SIASAT
IKP Batanghari Urutan 94 Nasional, Iskandar: Level 4 Kategori Sedang
detail.id/, Batanghari – Komisioner Bawaslu Kabupaten Batanghari, Jambi, Iskandar mengatakan Indeks Kerawanan Pilkada (IKP) Kabupaten Batanghari berada pada urutan 94 nasional dari 261 kabupaten/kota peserta Pilkada serentak 2020.
“IKP launching 25 Februari 2020 dihadiri Wakil Presiden RI Ma’aruf Amin. Khusus Kabupaten Batanghari, IKP telah bergulir disusun Bawaslu RI bekerja sama dengan pihak-pihak lain seperti KPU dan pihak kepolisian,” kata Iskandar dalam konferensi pers, Kamis (27/2/2020) di Kantor Bawaslu Batanghari.
Penyusunan IKP telah berlangsung sejak Oktober 2019 hingga launching 25 Februari 2020. Total kabupaten/kota peserta Pilkada serentak berjumlah 261 dan 9 provinsi. Iskandar berujar tujuan penerbitan IKP untuk menyediakan data analisis dan rekomendasi bagi pengawas pemilu dari tingkat provinsi sampai tingkat kabupaten/kota.
“Selain itu sebagai upaya pencegahan dan pemetaan terhadap penyelenggara pemilu terkait dengan kerawanan yang mungkin bisa saja terjadi pada saat pelaksanaan Pilkada kali ini. Selain itu juga sebagai langkah awal mungkin pihak-pihak terkait ada yang ingin membutuhkan data-data ini ataupun hasil dari IKP ini, khusus terkait dengan penyelenggara pemilu,” ujarnya.
[jnews_element_newsticker newsticker_title=”Baca Juga” newsticker_icon=”empty” enable_autoplay=”true” autoplay_delay=”2500″ newsticker_animation=”vertical”]
Dalam menentukan IKP, kata Iskandar, Bawaslu RI menggunakan teori Six Sigma yang kategorinya berdasarkan susunan level. Level ini berjumlah enam. Level 1 dan 2 dikatakan dengan level kerawanan rendah. Level 3 dan 4 kerawanan sedang serta level 5 dan 6 dikatakan level kerawanan tinggi.
“Untuk instrumen dimensinya terdiri dari variabel kerawanan pemilu dalam dimensi konteks sosial politik. Kemudian dimensi penyelenggaraan pemilu yang bebas dan adil, kontestasi dan terakhir dimensi partisipasi politik,” ucapnya.
Dari empat dimensi ini dijabarkan ke dalam 162 indikator. Jadi, dalam pengumpulan datanya pertanyaan berjenis YA atau TIDAK. Jikalau pertanyaan dijawab YA, maka diwajibkan melampirkan dokumen-dokumen pendukung.
“Misal, Bawaslu pernah menangani pelanggan dan diminta softcopy untuk dikirim ke Bawaslu RI. Begitu juga terkait pemberitaan. Misal, pada Pilkada 2015 lalu ada semacam sengketa hasil pilkada, kita lampirkan dalam bentuk berita, baik itu berita online maupun berita media cetak,” katanya didampingi Komisioner Bawaslu Andi Kurnia.
Kabupaten Batanghari secara urutan kerawanan berada dalam posisi 94 urutan nasional dari 261 kabupaten/kota peserta Pilkada serentak 2020. Kalau dari segi level, kata Iskandar, Kabupaten Batanghari berada pada level 4 dalam kategori sedang.
“Skor IKP Kabupaten Batanghari 52,19. Kemudian dibagi dalam klasifikasi dimensi konteks sosial politik 49,06. Selanjutnya penyelenggara pemilu yang bebas dan adil 41,84 dan kontestasi 69,61 serta partisipasi politik 50,10,” ujarnya.
Penilaian tertinggi adalah dimensi kontestasi. Artinya, kontestasi ada sub bagian dimensi berjumlah tiga. Pertama hak politik, kedua proses pencalonan dan ketiga kampanye calon. Dari tiga sub dimensi ini, Kabupaten Batanghari indeks tertinggi nilainya dibanding dengan dimensi-dimensi lain.
“Maka setelah didapatkan penilaian dari sub dimensi, pada rata-rata dengan empat dimensi itu, maka diperoleh skor IKP 52,19,” katanya.
Reporter: Ardian Faisal
SIASAT
Reses, Daulat Sitorus Serap Aspirasi Buruh
DETAIL.ID, Jambi – Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jambi, Daulat Sitorus menggelar reses khusus bersama para buruh di Rumah Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Provinsi Jambi, Senin, 25 Mei 2026.
Dalam pertemuan tersebut, para buruh menyampaikan sejumlah aspirasi terkait persoalan ketenagakerjaan di Provinsi Jambi. Salah satu yang menjadi perhatian yakni pentingnya dukungan anggaran terhadap Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit sebagai forum komunikasi antara pemerintah, pengusaha dan pekerja.
Selain itu, para buruh juga menyoroti maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dilakukan sejumlah perusahaan dengan dalih efisiensi.
Menanggapi hal tersebut, Daulat menegaskan dirinya akan memperjuangkan seluruh aspirasi buruh di DPRD Provinsi Jambi.
Daulat pun menekankan bahwa perjuangan buruh harus mendapat perhatian serius dari pemerintah, terutama di tengah kondisi ekonomi yang membuat banyak pekerja berada dalam situasi tidak pasti.
”Terkait banyaknya perusahaan melakukan pengurangan tenaga kerja dengan alasan efisiensi. Ini tentu harus menjadi perhatian bersama agar hak-hak pekerja tetap terlindungi,” ujar Daulat.
Politisi PDI Perjuangan itu juga mengaku memiliki kedekatan emosional dengan kalangan pekerja. Menurutnya, dirinya berasal dari lingkungan buruh dan dibesarkan oleh perjuangan kaum buruh.
”Saya berasal dari buruh dan dibesarkan oleh buruh. Karena itu, aspirasi para pekerja akan terus saya perjuangkan,” katanya.
Reses tersebut menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dan para pekerja untuk menyampaikan berbagai persoalan ketenagakerjaan yang terjadi di lapangan, mulai dari ancaman PHK hingga perlindungan hak-hak buruh di Provinsi Jambi.
Reporter: Juan Ambarita
SIASAT
Hasto Kristianto Sampaikan Pesan-pesan Megawati di Konferda dan Konfercab PDI Perjuangan se-Provinsi Jambi
DETAIL.ID, Jambi – Sekretaris Jendral DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristianto menyampaikan sejumlah poin penting dalam agenda Konferda dan Konfercab PDI Perjuangan se-Provinsi Jambi pada Minggu, 30 November 2025.
Hasto bilang, dirinya mendapat pesan dari Megawati untuk menyerukan politik lingkungan PDI Perjuangan yang diawali dengan semangat kecintaan terhadap tanah air. Sebagaimana gerakan merawat pertiwi yang telah dicanangkan dan harus terus digerakkan. PDI perjuangan pun menyerukan untuk moratorium hutan, agar tidak disalahgunakan bagi kepentingan segelintir pihak.
“Selain menyelamatkan ekosistem kita, Ibu Mega juga berpesan agar Badan Penanggulangan Bencana terus bergerak membantu rakyat membantu rakyat dalam tanggap darurat bemcana, sebagaimana terjadi di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat serta daerah-daerah lain,” ujar Hasto.
Menurut Hasto, PDI Perjuangan lewat organisasi sayap Badan Serbaguna (Baguna) kini juga tengah aktif bergerak membantu masyarakat terdampak bencana tanpa membeda-bedakan afiliasi politiknya. Semua itu, kata Hasto, digerakkan oleh nilai-nilai kemanusiaan.
Sekjen PDI Perjuangan tersebut juga menyoroti kondisi ekosistem lingkungan yang jadi pemicu bencana alam di sejumlah daerah di Indonesia saat ini, terkhusus di Pulau Sumatera. Oleh karena itu Ketua Umum PDI Perjuangan juga mengajak agar semua masyarakat bersama-sama saling merawat ekosistem lingkungan, yang tak lain merupakan jalan peradaban manusia itu sendiri.
“Maka mari kita jaga peradaban kita, dengan (menjaga) hutan-hutan tropis sebagai paru-paru dunia dan pusat ekosistem yang harusnya kita kaji manfaatnya bagi kemanusiaan, bukan dieksploitasi yang kemudian menciptakan bencana di mana-mana,” katanya.
Sementara itu disinggung terkait target Pemilu 2029, Hasto bilang saat ini PDI Perjuangan lebih berbicara pada konsolidasi mulai ideologi hingga organisasi politik kader. Sebab menurut Hasto target politik PDI Perjuangan sendiri merupakan fungsi di tengah-tengah rakyat.
“Itu akan dicanangkan di dalam Konferda dan Konfercab ini serta sikap politik kita. Terhadap lingkungan, perekonomian rakyat, sikap politik terhadap geopolitik dan geostrategis dari Jambi. Ini semua akan disampaikan kepada masyarakat luas,” katanya.
Secara geografis, letak Provinsi Jambi yang berada di tengah-tengah Pulau Sumatera, maka menurut Hasto aspek konektografi harus dikedepankan. Selain itu ia kembali menekankan soal pentingnya menjaga lingkungan khususnya ekosistem Sungai Batanghari.
Kata Hasto, agar tidak ada lagi limbah industri yang dibuang ke Sungai Batanghari, yang telah merekam jejak peradaban yang luar biasa.
“Itu pesan utama dari ibu Megawati, cintailah lingkungan hidup. Selamatkanlah hutan-hutan kita, selamatkanlah sungai-sungai kita,” ujarnya.
SIASAT
Sah! Pelantikan Kepala Daerah dan Wakil Daerah Terpilih Pemilukada 2024 Dipercepat
DETAIL.ID, Tebo – Pelantikan Bupati dan Wakil Terpilih Kabupaten Tebo dijadwalkan akan dilangsungkan pada tanggal 6 Februari 2025.
Hal tersebut diketahui setelah terbitnya surat dengan kop Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) tertanggal 22 Januari 2025 tentang kesimpulan rapat kerja dan rapat dengar pendapat Komisi II DPR RI dengan Kementerian Dalam Negeri, Komisi Pemilihan Umum RI, Badan Pengawas Pemilu RI, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum RI.
Dalam isi surat tersebut, pada point pertama DPR RI dan peserta rapat diatas menyetujui pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih dari hasil pemilihan serentak tahun 2024 yang tidak ada sengketa hasil perselisihan di Mahkamah Konstitusi dan telah ditetapkan ditetapkan oleh KPU Kabupaten serta sudah diusulkan oleh DPRD Provinsi/Kabupaten/Kota kepada Presiden RI/Menteri Dalam Negeri RI untuk Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota dilaksanakan pelantikan serentak pada tanggal 6 Februari 2025 oleh Presiden Republik Indonesia di Ibukota Negara, kecuali Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Provinsi Aceh sesuai dengan Peraturan Perundang Undangan yang berlaku.
Kemudian pada point kedua, pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih dari hasil pemilihan serentak tahun 2024 yang masih dalam proses sengketa perselisihan hasil pemilihan di Mahkamah Konstitusi RI akan dilaksanakan setelah Putusan Mahkamah Konstitusi RI berkekuatan Hukum. Sesuai dengan peraturan perundang undangan yang berlaku.
Terkait hal ini, Ketua Tim Koalisi Partai Agus – Nazar, H.Harmain saat di wawancarai media ini pada Rabu, 22 Januari 2025, mengatakan sangat bersyukur jadwal pelantikan ini di majukan lebih cepat dari jadwal semula.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur kepada Allah, semoga pelantikan ini berjalan dengan lancer sesuai dengan harapan,” ujar Harmain.
Kemudian, Harmain juga berpesan kepada Bupati dan Wakil Bupati Tebo terpilih yaitu saudara Agus dan Nazar, pasca pelantikan nanti dapat menjalankan amanah dari rakyat dengan sebaik-baiknya dalam membangun Kabupaten Tebo untuk lima tahun mendatang sesuai dengan visi dan misi yang berkeadilan demi Tebo Maju.
Reporter: Hary Irawan



