DAERAH
Minta Fadhil-Bakhtiar Tak PHP, Warga Pompa Air: Pemimpin Sekarang Tak Tepat Janji
detail.id/, Batanghari – Masyarakat Desa Pompa Air, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari, minta pasangan bakal calon (Balon) Bupati-Wakil Bupati Batanghari, Muhammad Fadhil Arief dan Bakhtiar tak PHP (Pemberi Harapan Palsu).
Kekecewaan warga disampaikan dalam gelaran silaturrahmi bersama Balon Wakil Bupati Batanghari, H Bakhtiar. Warga tak ingin pasangan Fadhil-Bakhtiar umbar janji kepada masyarakat, seperti yang pernah diucapkan calon selama ini.
Celakanya, janji calon Bupati Batanghari sebelumnya bukan hanya sebatas ucapan dalam pertemuan dengan warga, melainkan ada perjanjian tertulis di atas materai.
“Kami ingin cari pemimpin yang baru, karena yang selama ini tidak tepat janji. Selaku tim pemenangan calon yang menang di desa ini pada Pilkada lalu, kami malu dengan warga karena tak menepati janji,” kata Ishak, salah seorang warga kepada Bahktiar.
Ishak berujar, perjanjian tertulis tersebut ditandangani oleh semua warga. Dalam perjanjian itu, warga hanya meminta perbaikan jalan Desa Pompa Air. Namun sudah hampir lima tahun janji itu tak terealisasi.
[jnews_element_newsticker newsticker_title=”baca juga” newsticker_icon=”empty” enable_autoplay=”true” autoplay_delay=”2500″ newsticker_animation=”vertical” include_category=”4″]
Beragam upaya telah dilakukan warga Desa Pompa Air. Mereka berulang kali bertanya perihal janji perbaikan jalan kepada Tim Kabupaten, maupun kepada pihak yang berjanji. Ironinya, warga pulang ke rumah dengan bekal jawaban tak semestinya.
“Ketika kami tanya bermacam-macam alasan, tahun depan lah, nanti lah, saya ini bukan Bupati milik warga Pompa Air saja, tapi Bupati milik masyarakat Batanghari. Akhirnya, sampai saat ini tak kunjung terealisasi,” ucap Imam Masjid Desa Pompa Air ini.
Ishak sangat mendukung penuh dan siap berjuang memenangkan pasangan Fadhil-Bakhtiar pada Pilkada serentak 9 Desember 2020. Dia optimistis pasangan ini mampu mensejahterakan kehidupan masyarakat.
“Kami mendukung Bang Fadhil Arief dan Muk Bakhtiar sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Batanghari dan kami meyakini mereka berdua bukan pemimpin yang suka PHP,” ujarnya.
Dukungan terhadap pasangan Fadhil-Bakhtiar turut mengalir dari Jakfar. Pengalaman birokrasi Fadhil-Bakhtiar, menjadi modal dasar dalam melihat permasalahan yang ada di setiap desa.
“Maka kami yakin, ketika mereka duduk sebagai pemimpin nanti, mereka sudah tau apa yang harus dibuat untuk warganya, terutama terhadap kami warga Desa Pompa Air,” kata Jakfar.
Tinggi antusias dukungan warga Desa Pompa Air kepada pasangan Fadhil-Bakhtiar, membuat Bakhtiar selaku balon Wabup Batanghari terharu. Dia minta warga terus menjalin hubungan silaturahmi, baik dengan dirinya maupun dengan Fadhil Arief selaku balon Bupati.
“Komitmen kami adalah pemimpin itu harus dekat dengan rakyatnya, dan rakyatnya pun harus merasa dekat dengan pemimpinnya. Kalau pemimpin sudah dekat dengan rakyat, maka rakyat pun tak sungkan untuk mengingatkan kepada sang pemimpin akan sesuatu yang terlupakan,” ucapnya.
DAERAH
Menteri ATR/Kepala BPN Hormati Proses Hukum KPK dan Pastikan Pelayanan Pertanahan Tetap Berjalan
DETAIL.ID, Jakarta – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan bahwa Kementerian ATR/BPN menghormati proses hukum yang sedang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia menyatakan, siap untuk mengikuti dan membantu proses hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Pertama, kami menghormati apa yang diproses oleh aparat penegak hukum, dalam hal ini KPK. Kami juga akan mengikuti dan membantu proses yang ada di sini,” ujar Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid usai Salat Jumat kepada awak media, di Kementerian ATR/BPN, Jakarta pada Jumat, 18 September 2026.
Menteri ATR/Kepala BPN berharap, proses yang sedang berlangsung bisa menjadi momentum untuk mempercepat perbaikan pelayanan di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Menurutnya, penguatan tata kelola dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas Kementerian ATR/BPN.
“Semoga dengan kejadian ini ada proses percepatan perbaikan pelayanan di internal Kantor Pertanahan,” kata Menteri ATR/Kepala BPN.
Di tengah proses hukum yang berlangsung, Menteri ATR/Kepala BPN memastikan pelaksanaan tugas dan pelayanan pertanahan tetap berjalan. Sejumlah program percepatan layanan yang telah menjadi komitmen Kementerian ATR/BPN tetap dilaksanakan sesuai dengan target dan ketentuan yang telah ditetapkan.
“Insyaallah tidak terganggu. Pelayanan tetap jalan. Peralihan Hak 10 hari tetap jalan. Pengukuran Terjadwal tetap jalan,” ujar Menteri ATR/Kepala BPN.
Di kesempatan tersebut, Menteri Nusron juga menegaskan bahwa kerja sama dengan KPK yang ia inisiasi sejak 22 Oktober 2025 akan terus berlanjut. Kerja sama tersebut dilakukan guna memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat pelayanan pertanahan dan tata ruang, menjamin kepastian hukum, mengamankan aset daerah, dan mendukung peningkatan pendapatan daerah. “Jalan terus. Tetap kita jalan (bersama KPK),” tuturnya.
Turut mendampingi Menteri Nusron pada kesempatan ini, Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, serta sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN. (*)
DAERAH
Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat
DETAIL.ID, Depok – Kepastian waktu proses pengukuran tanah adalah informasi dasar yang dibutuhkan masyarakat saat sedang mengurus sertipikat. Kejelasan mengenai tahapan yang akan dilalui masyarakat coba dihadirkan lewat layanan Pengukuran Terjadwal yang kini bisa didapati di 466 Kantor Pertanahan di penjuru Indonesia. Dengan layanan ini, masyarakat bisa mengetahui pasti kapan jadwal kunjungan petugas untuk pengukuran hingga estimasi pengambilan dokumen hasil pengukuran.
“Dengan adanya prosedur yang lebih jelas kami jadi sangat terbantu bagaimana teknisnya sehingga kita bisa tahu kapan dikunjungi, kemudian terjadinya pengukuran sampai pengambilan dokumen,” ujar Yulianti Azhari, warga Depok yang tengah mengurus tanah dengan alamat di Jalan Cisadane Raya, Depok Timur.
Kejelasan prosedur tersebut membuat masyarakat lebih mudah memahami proses yang harus dilalui dalam pengurusan layanan pertanahan. “Saya sangat mendukung karena program ini akan mempercepat proses pengukurannya. Program ini seharusnya menjadi prosedur yang dilanjutkan,” ujar Yulianti Azhari.
Pengalaman serupa dirasakan Venty, ibu rumah tangga asal Jakarta Selatan, yang memanfaatkan layanan Pengukuran Terjadwal saat mengurus sertipikat miliknya. Ia mengaku puas karena proses pengukuran hingga pemberitahuan bahwa Peta Bidang Tanah (PBT) dapat diambil berlangsung dalam waktu singkat.
“Proses yang sangat memuaskan buat saya karena dari awal proses dari hari pertama saya ambil formulir sampai proses datang pengukuran ke lokasi itu sangat cepat,” tutur Venty.
Venty menceritakan, ia menerima informasi bahwa PBT telah dapat diambil di Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Selatan dalam waktu kurang dari satu minggu sejak proses pengukuran dilakukan. “Dengan adanya Pengukuran Terjadwal saya merasa sangat puas dengan layanan yang ada di Kantah Jaksel, semoga pelayanannya semakin baik dan bisa membantu masyarakat yang ingin mengurus sertipikat tanah,” katanya. (*)
DAERAH
Pemerintah Kabupaten Pasuruan Menggelar Carnival dengan Tema Mahakarya Pesona Budaya Nusantara
DETAIL.ID, Pasuruan – Pemerintah Kabupaten Pasuruan tahun ini kembali menggelar Pasuruan Carnival pada Minggu pagi, 20 September 2026 di sepanjang jalan dari Alun-alun Bangil. Pawai ini digelar sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke 1.907 dengan tema Mahakarya Pesona Budaya Nusantara.
Karnaval budaya, sejarah dan kearifan lokal kecamatan se-Kabupaten Pasuruan ini dibuka oleh Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo. Carnival tahun ini diikuti sebanyak 39 peserta. Yakni dari 24 kecamatan se-Kabupaten Pasuruan, 11 kelurahan dan empat desa di Kecamatan Bangil.
Setiap peserta menampilkan aneka cerita dari daerah masing-masing. Dalam sambutannya, Bupati Pasuruan ini mengajak generasi muda Kabupaten Pasuruan untuk tidak hanya menjadi penonton saja. Akan tetapi menjadi bagian penting dari proses pembangunan daerah.
“Terima kasih untuk semua peserta yang ikut Carnival ini. Saya sangat bangga pada Anda semua. Matur nuwon Camat, Kades, Lurah sampai sekolah atau lembaga yang tampil habis-habisan dalam Pasuruan Carnival 2026,” ucapnya.
Di akhir sambutannya, Rusdi berharap hadirnya Pasuruan Carnival 2026 tetap berlangsung tertib dan aman serta dapat memberikan banyak manfaat, khususnya perputaran ekonomi warga maupun peningkatan jumlah kunjungan wisata ke Kabupaten Pasuruan.
Ia berterima kasih kepada seluruh panitia, perangkat daerah, aparat keamanan, para peserta Carnival, komunitas, pelaku usaha, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Pasuruan Carnival.
“Saya berharap kegiatan ini dapat berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk bagi pelaku UMKM dan sektor ekonomi di sekitar lokasi kegiatan. Mari kita jadikan Pasuruan Carnival sebagai ruang untuk mempererat persaudaraan dan kebersamaan,” katanya.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pasuruan, Agus Hari Wibawa menjelaskan Pasuruan Carnival diikuti oleh perwakilan 24 kecamatan di wilayah Kabupaten Pasuruan, desa/kelurahan di Kecamatan Bangil yang di dalamnya ada beberapa, komunitas seni dan budaya, sekolah dan/atau lembaga pendidikan serta elemen masyarakat lainnya.
Reporter: Tina



