SIASAT
Hasil Pleno KPU: Jumlah Pemilih di Batanghari Terjadi Pengurangan
detail.id/, Batanghari – Komisioner KPU Batanghari Divisi Perencanaan Data dan Informasi, Muhammad Apri mengatakan terjadi pengurangan jumlah pemilih pada perbaikan rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 226 pemilih.
“Pengurangan jumlah pemilih tertuang dalam lampiran berita acara Nomor: 90/PP.01-BA/1504/KPU-Kab/X/2020 tentang rapat pleno perbaikan Daftar Pemilih Tetap Kabupaten Batanghari pada pemilihan serentak lanjutan tahun 2020,” kata Apri kepada detail, Kamis 22 Oktober 2020.
Jumlah pemilih pada DPT semula sebanyak 195.155 pemilih, terdiri dari 99.121 laki-laki dan 96.034 perempuan. Setelah dilakukan perbaikan rekapitulasi, kata Apri, jumlah pemilih menjadi sebanyak 194.292 pemilih, terdiri dari 99.001 laki-laki dan 95.928 perempuan.
“Jadi total pengurangan jumlah pemilih pada perbaikan rekapitulasi sebanyak 226 pemilih,” ucapnya.
Perbaikan rekapitulasi DPT Kabupaten Batanghari, kata Apri, sebagai tindak lanjut terhadap masukan dan saran perbaikan yang tertuang dalam Surat Bawaslu Provinsi Jambi Nomor: 337/K.Bawaslu Prov.JA/PM.00.01/X/2020 yang diterima pada saat pleno rekapitulasi DPT tingkat Provinsi Jambi, terdapat masukan dan saran data ganda sebanyak 514 pemilih tersebar di delapan kecamatan.
“Dengan rincian laki-laki berjumlah 274 pemilih dan perempuan berjumlah 240 pemilih,” katanya.
Setelah ditindaklanjuti dan difaktualkan oleh PPK dan PPS, kata Apri, ditemukan jumlah yang memenuhi syarat berjumlah 288 pemilih dengan rincian laki-laki 154 pemilih dan perempuan 134 pemilih. Sedangkan tidak memenuhi syarat berjumlah 226 pemilih dengan rincian 120 pemilih laki-laki dan 106 pemilih perempuan.
“Berita acara perbaikan DPT juga kita sampaikan salinan kepada KPU RI melalui KPU Provinsi Jambi, KPU Provinsi Jambi, Bawaslu Batanghari dan tim kampanye pasangan calon serta perangkat daerah yang menyelenggarakan urusan kependudukan dan catatan sipil setempat,” ujarnya.
[jnews_element_newsticker newsticker_title=”Baca Juga” newsticker_icon=”empty” enable_autoplay=”true” autoplay_delay=”2500″ newsticker_animation=”vertical”]
Pemilih Kecamatan Bajubang semula berjumlah 26.240 terdiri 13.505 pemilih laki-laki dan 12.735 pemilih perempuan, menjadi 26.222 pemilih dengan rincian 13.500 laki-laki dan 12.722 pemilih perempuan. Kecamatan Bajubang memiliki 101 TPS dengan jumlah Desa/Kelurahan sebanyak 10.
Pemilih Kecamatan Batin XXIV semula berjumlah 20.939 terdiri 10.681 pemilih laki-laki dan 10.258 pemilih perempuan, menjadi 20.912 pemilih dengan rincian 10.668 laki-laki dan 10.251 pemilih perempuan. Kecamatan Batin XXIV memiliki 65 TPS dengan jumlah Desa/Kelurahan sebanyak 17.
Pemilih Kecamatan Maro Sebo Ilir semula berjumlah 10.610 terdiri 5.477 pemilih laki-laki dan 5.133 pemilih perempuan, menjadi 10.592 pemilih dengan rincian 5.471 laki-laki dan 5.121 pemilih perempuan. Kecamatan Maro Sebo Ilir memiliki 32 TPS dengan jumlah Desa/Kelurahan sebanyak 8.
Pemilih Kecamatan Maro Sebo Ulu semula berjumlah 24.498 terdiri 12.449 laki-laki dan 12.049 pemilih perempuan, menjadi 24.455 pemilih dengan rincian 12.425 laki-laki dan 12.030 pemilih perempuan. Kecamatan Maro Sebo Ulu memiliki 84 TPS dengan jumlah Desa/Kelurahan sebanyak 17.
Pemilih Kecamatan Mersam semula berjumlah 21.090 terdiri 10.592 laki-laki dan 10.498 pemilih perempuan, menjadi 21.076 pemilih dengan rincian 10.584 laki-laki dan 10.492 pemilih perempuan. Kecamatan Mersam memiliki 67 TPS dengan jumlah Desa/Kelurahan sebanyak 18.
Pemilih Kecamatan Muara Bulian semula berjumlah 45.391 terdiri 22.966 laki-laki dan 22.425 pemilih perempuan, menjadi 45.317 pemilih dengan rincian 22.922 laki-laki dan 22.395 pemilih perempuan. Kecamatan Muara Bulian memiliki 159 TPS dengan jumlah Desa/Kelurahan sebanyak 21.
Pemilih Kecamatan Muara Tembesi semula berjumlah 22.089 terdiri 11.143 laki-laki dan 10.946 pemilih perempuan, menjadi 22.072 pemilih dengan rincian 11.135 laki-laki dan 10.937 pemilih perempuan. Kecamatan Muara Tembesi memiliki 72 TPS dengan jumlah Desa/Kelurahan sebanyak 14.
Pemilih Kecamatan Pemayung semula berjumlah 24.298 terdiri 12.308 laki-laki dan 11.990 pemilih perempuan, menjadi 24.276 dengan rincian 12.296 laki-laki dan 11.980 pemilih perempuan. Kecamatan Pemayung memiliki 84 TPS dengan jumlah Desa/Kelurahan sebanyak 19.
SIASAT
Reses, Daulat Sitorus Serap Aspirasi Buruh
DETAIL.ID, Jambi – Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jambi, Daulat Sitorus menggelar reses khusus bersama para buruh di Rumah Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Provinsi Jambi, Senin, 25 Mei 2026.
Dalam pertemuan tersebut, para buruh menyampaikan sejumlah aspirasi terkait persoalan ketenagakerjaan di Provinsi Jambi. Salah satu yang menjadi perhatian yakni pentingnya dukungan anggaran terhadap Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit sebagai forum komunikasi antara pemerintah, pengusaha dan pekerja.
Selain itu, para buruh juga menyoroti maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dilakukan sejumlah perusahaan dengan dalih efisiensi.
Menanggapi hal tersebut, Daulat menegaskan dirinya akan memperjuangkan seluruh aspirasi buruh di DPRD Provinsi Jambi.
Daulat pun menekankan bahwa perjuangan buruh harus mendapat perhatian serius dari pemerintah, terutama di tengah kondisi ekonomi yang membuat banyak pekerja berada dalam situasi tidak pasti.
”Terkait banyaknya perusahaan melakukan pengurangan tenaga kerja dengan alasan efisiensi. Ini tentu harus menjadi perhatian bersama agar hak-hak pekerja tetap terlindungi,” ujar Daulat.
Politisi PDI Perjuangan itu juga mengaku memiliki kedekatan emosional dengan kalangan pekerja. Menurutnya, dirinya berasal dari lingkungan buruh dan dibesarkan oleh perjuangan kaum buruh.
”Saya berasal dari buruh dan dibesarkan oleh buruh. Karena itu, aspirasi para pekerja akan terus saya perjuangkan,” katanya.
Reses tersebut menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dan para pekerja untuk menyampaikan berbagai persoalan ketenagakerjaan yang terjadi di lapangan, mulai dari ancaman PHK hingga perlindungan hak-hak buruh di Provinsi Jambi.
Reporter: Juan Ambarita
SIASAT
Hasto Kristianto Sampaikan Pesan-pesan Megawati di Konferda dan Konfercab PDI Perjuangan se-Provinsi Jambi
DETAIL.ID, Jambi – Sekretaris Jendral DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristianto menyampaikan sejumlah poin penting dalam agenda Konferda dan Konfercab PDI Perjuangan se-Provinsi Jambi pada Minggu, 30 November 2025.
Hasto bilang, dirinya mendapat pesan dari Megawati untuk menyerukan politik lingkungan PDI Perjuangan yang diawali dengan semangat kecintaan terhadap tanah air. Sebagaimana gerakan merawat pertiwi yang telah dicanangkan dan harus terus digerakkan. PDI perjuangan pun menyerukan untuk moratorium hutan, agar tidak disalahgunakan bagi kepentingan segelintir pihak.
“Selain menyelamatkan ekosistem kita, Ibu Mega juga berpesan agar Badan Penanggulangan Bencana terus bergerak membantu rakyat membantu rakyat dalam tanggap darurat bemcana, sebagaimana terjadi di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat serta daerah-daerah lain,” ujar Hasto.
Menurut Hasto, PDI Perjuangan lewat organisasi sayap Badan Serbaguna (Baguna) kini juga tengah aktif bergerak membantu masyarakat terdampak bencana tanpa membeda-bedakan afiliasi politiknya. Semua itu, kata Hasto, digerakkan oleh nilai-nilai kemanusiaan.
Sekjen PDI Perjuangan tersebut juga menyoroti kondisi ekosistem lingkungan yang jadi pemicu bencana alam di sejumlah daerah di Indonesia saat ini, terkhusus di Pulau Sumatera. Oleh karena itu Ketua Umum PDI Perjuangan juga mengajak agar semua masyarakat bersama-sama saling merawat ekosistem lingkungan, yang tak lain merupakan jalan peradaban manusia itu sendiri.
“Maka mari kita jaga peradaban kita, dengan (menjaga) hutan-hutan tropis sebagai paru-paru dunia dan pusat ekosistem yang harusnya kita kaji manfaatnya bagi kemanusiaan, bukan dieksploitasi yang kemudian menciptakan bencana di mana-mana,” katanya.
Sementara itu disinggung terkait target Pemilu 2029, Hasto bilang saat ini PDI Perjuangan lebih berbicara pada konsolidasi mulai ideologi hingga organisasi politik kader. Sebab menurut Hasto target politik PDI Perjuangan sendiri merupakan fungsi di tengah-tengah rakyat.
“Itu akan dicanangkan di dalam Konferda dan Konfercab ini serta sikap politik kita. Terhadap lingkungan, perekonomian rakyat, sikap politik terhadap geopolitik dan geostrategis dari Jambi. Ini semua akan disampaikan kepada masyarakat luas,” katanya.
Secara geografis, letak Provinsi Jambi yang berada di tengah-tengah Pulau Sumatera, maka menurut Hasto aspek konektografi harus dikedepankan. Selain itu ia kembali menekankan soal pentingnya menjaga lingkungan khususnya ekosistem Sungai Batanghari.
Kata Hasto, agar tidak ada lagi limbah industri yang dibuang ke Sungai Batanghari, yang telah merekam jejak peradaban yang luar biasa.
“Itu pesan utama dari ibu Megawati, cintailah lingkungan hidup. Selamatkanlah hutan-hutan kita, selamatkanlah sungai-sungai kita,” ujarnya.
SIASAT
Sah! Pelantikan Kepala Daerah dan Wakil Daerah Terpilih Pemilukada 2024 Dipercepat
DETAIL.ID, Tebo – Pelantikan Bupati dan Wakil Terpilih Kabupaten Tebo dijadwalkan akan dilangsungkan pada tanggal 6 Februari 2025.
Hal tersebut diketahui setelah terbitnya surat dengan kop Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) tertanggal 22 Januari 2025 tentang kesimpulan rapat kerja dan rapat dengar pendapat Komisi II DPR RI dengan Kementerian Dalam Negeri, Komisi Pemilihan Umum RI, Badan Pengawas Pemilu RI, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum RI.
Dalam isi surat tersebut, pada point pertama DPR RI dan peserta rapat diatas menyetujui pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih dari hasil pemilihan serentak tahun 2024 yang tidak ada sengketa hasil perselisihan di Mahkamah Konstitusi dan telah ditetapkan ditetapkan oleh KPU Kabupaten serta sudah diusulkan oleh DPRD Provinsi/Kabupaten/Kota kepada Presiden RI/Menteri Dalam Negeri RI untuk Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota dilaksanakan pelantikan serentak pada tanggal 6 Februari 2025 oleh Presiden Republik Indonesia di Ibukota Negara, kecuali Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Provinsi Aceh sesuai dengan Peraturan Perundang Undangan yang berlaku.
Kemudian pada point kedua, pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih dari hasil pemilihan serentak tahun 2024 yang masih dalam proses sengketa perselisihan hasil pemilihan di Mahkamah Konstitusi RI akan dilaksanakan setelah Putusan Mahkamah Konstitusi RI berkekuatan Hukum. Sesuai dengan peraturan perundang undangan yang berlaku.
Terkait hal ini, Ketua Tim Koalisi Partai Agus – Nazar, H.Harmain saat di wawancarai media ini pada Rabu, 22 Januari 2025, mengatakan sangat bersyukur jadwal pelantikan ini di majukan lebih cepat dari jadwal semula.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur kepada Allah, semoga pelantikan ini berjalan dengan lancer sesuai dengan harapan,” ujar Harmain.
Kemudian, Harmain juga berpesan kepada Bupati dan Wakil Bupati Tebo terpilih yaitu saudara Agus dan Nazar, pasca pelantikan nanti dapat menjalankan amanah dari rakyat dengan sebaik-baiknya dalam membangun Kabupaten Tebo untuk lima tahun mendatang sesuai dengan visi dan misi yang berkeadilan demi Tebo Maju.
Reporter: Hary Irawan



