ADVERTORIAL
Bupati Safrial Resmikan Bank Jambi dan Proyek-proyek Fisik 2016-2020
detail.id/, Tanjungjabung Barat – Bupati Tanjungjabung Barat, Dr. Ir. H. Safrial, MS meresmikan pembangunan Kantor Bank 9 Jambi yang berada di Kecamatan Tebing Tinggi pada Kamis, 7 Januari 2021.
Peresmian ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Kabupaten Tanjungjabung Barat, Amir Sakib; Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjungjabung Barat, Agus Sanusi; Dandim 0419/ Tanjung Jabung, Letkol Inf Erwan Susanto; Staf Ahli; para asisten dan para kepala OPD se-Kabupaten Tanjungjabung Barat.
Turut hadir, Direktur Pemasaran Bank Jambi, Khairul Suhairi; Kepala Divisi Perencanaan Eko Widodo; Kepala Bank Jambi Cabang Kualatungkal Zulbadrin; KCP Tebing Tinggi, Denok Dwi Rahayu; dan Ketua OJK Jambi, Endang Nuryadin.
Dalam kunjungannya Dr. Ir. H. Safrial, MS ini tidak hanya meresmikan Bank 9 Jambi, tetapi juga sekaligus meresmikan proyek-proyek fisik yang telah dikerjakan selama masa periode dia menjabat yakni dari 2016 hingga 2021 yang ada di wilayah Kecamatan Tebing Tinggi, Tungkal Ulu, Batang Asam Renah Mendaluh, Merlung dan Muara Papalik.
“Saya berharap pembangunan ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, terutama untuk Bank 9 Jambi kita berharap dengan berdirinya gedung ini, SDM di sekitar juga turut menjadi bagian dari Bank 9 Jambi,” kata Safrial.
Sementara itu, Ketua OJK Jambi, Endang Nuryadin menyebutkan ke depan diharapkan masyarakat dapat menyadari persoalan-persoalan tentang keuangan. Sehingga diharapkan tumbuh kembang perekonomian semakin meningkat termasuk dengan kesehatan dari perbankan.
“Kita berharap masyarakat semakin paham tentang keuangan. Sehingga dengan demikian, perputaran perekonomian terutama dalam hal perbankan dapat semakin berkembang,” ucapnya.
Kemudian, Direktur Pemasaran Bank Jambi, Khairul Suhairi menyebutkan bahwa hadirnya KCP Bank 9 Jambi di Kecamatan Tebing Tinggi dapat berkontribusi untuk memudahkan masyarakat untuk menabung dan melakukan transaksi pelayanan Bank 9 Jambi lainnya.
“Kita berharap masyarakat khususnya di Kecamatan Tebing Tinggi dapat mempercayakan menabung dan melakukan transaksi di Bank 9 Jambi, selain itu kita juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Tanjungjabung yang telah mensupport hadirnya Bank 9 Jambi di Kecamatan Tebing Tinggi,” katanya. (**)
ADVERTORIAL
Rawat Tradisi Gus Miek, Bupati Jember Siap Bumikan Majelis Moloekatan
DETAIL.ID, Jember – Halaman Pemkab Jember kembali bergetar oleh lantunan ayat suci dan selawat dalam agenda Majelis Sema’an Al-Qur’an dan Dzikrul Ghofilin Moloekatan Gus Miek, Sabtu, 23 Mei 2026.
Memasuki tahun kedua pelaksanaannya sejak 2025, agenda spiritual yang digagas oleh waliyullah KH. Moch. Hamim Jazuli (Gus Miek) ini sukses menyedot ratusan jamaah, tokoh agama, kiai, dan gus dari berbagai penjuru Jember.
Langkah Pemkab Jember memfasilitasi majelis akbar ini menjadi bukti nyata komitmen daerah dalam merawat tradisi religi sekaligus memperkuat ukhuwah islamiyah di bumi pendalungan.
Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, menegaskan bahwa pemerintah daerah siap mengawal penuh syiar Al-Qur’an dan pembumian majelis dzikir semacam ini demi keberkahan daerah.
Sebagai pemimpin yang tumbuh dari kultur pesantren, Gus Fawait juga menyampaikan pesan menyentuh mengenai ketakzimannya kepada garis keturunan (dzurriyah) para ulama besar.
“Saya hanya seorang santri yang tidak punya apa-apa kecuali rasa cinta kepada wali Allah, kepada Gus Miek dan dzurriyah beliau-beliau. Untuk kegiatan yang berkaitan dengan majelis ini, Pemerintah Kabupaten Jember siap ikut serta membumikan majelis ini semampu kami sebagai kepala daerah. Kami berharap doa dari para kiai, para gus, dan seluruh jamaah untuk Kabupaten Jember,” kata Gus Fawait.
Melalui majelis ini, Pemkab Jember berharap kekuatan doa kolektif dari para ulama dan jamaah yang hadir mampu menjadi benteng spiritual sekaligus motor penggerak kebaikan bagi kemaslahatan masyarakat, bangsa, dan umat.
ADVERTORIAL
Jemaah Haji Wajib Pastikan Status BPJS Kesehatan Tetap Aktif
DETAIL.ID, Sumenep — BPJS Kesehatan mengingatkan seluruh calon jemaah haji untuk memastikan status kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mereka dalam kondisi aktif sebelum berangkat ke tanah suci.
Hal ini krusial untuk memberikan perlindungan finansial dan kesehatan bagi jemaah maupun keluarga yang ditinggal di tanah air.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan, Galih Anjung Sari, menegaskan bahwa status aktif JKN kini menjadi salah satu syarat administrasi wajib.
Mengingat gangguan kesehatan bisa terjadi kapan saja tanpa diduga, jaminan ini akan memastikan jemaah mendapatkan layanan medis tanpa kendala biaya.
“Calon jemaah haji bisa saja mengalami gangguan kesehatan kapan saja. Oleh sebab itu, pentingnya menjaga status kepesertaan JKN tetap aktif agar saat membutuhkan pelayanan kesehatan, biaya pengobatan dapat dijamin sesuai ketentuan,” kata Galih.
Galih juga mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan digital seperti PANDAWA atau Aplikasi Mobile JKN untuk mengecek status kepesertaan mereka secara berkala demi kelancaran ibadah.
Manfaat dari kepatuhan ini diakui langsung oleh Maryamah (68), salah satu peserta JKN asal Kabupaten Sumenep.
Ia mengaku merasa jauh lebih tenang dan bisa berkonsentrasi penuh pada ibadahnya di tanah suci karena urusan perlindungan kesehatan telah terjamin.
“Menjaga status kepesertaan JKN tetap aktif menurut saya memang menjadi kewajiban sebagai peserta. Kita tidak pernah tahu kapan akan sakit, sehingga perlindungan kesehatan sangat penting dimiliki,” tutur Maryamah.
Melalui kemudahan Aplikasi Mobile JKN, Maryamah menambahkan bahwa pengecekan status kini sangat praktis karena dapat diakses kapan saja dan di mana saja tanpa harus mengantre di kantor BPJS Kesehatan.
Reporter: Zainul Hasan
ADVERTORIAL
Bermasalah! Pemkab Jember Minta SPPG Al Mubarok dan Sumbersari 2 Ditutup
DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember merekomendasikan penghentian operasional dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayahnya, yaitu SPPG Al Mubarok Kaliwates dan SPPG Sumbersari 2.
Rekomendasi tersebut disampaikan langsung melalui surat resmi Bupati Jember, Gus Fawait, kepada Badan Gizi Nasional menyusul hasil evaluasi lapangan dan aduan masyarakat melalui kanal “Wadul Guse”.
Menurut PJ Sekretaris Daerah Jember sekaligus Ketua Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG), Achmad Imam Fauzi, surat tersebut dikirimkan pada 22 Mei 2026.
Langkah ini diambil setelah ditemukan berbagai masalah fatal terkait standar kebersihan, pengelolaan makanan, hingga keamanan kerja di kedua dapur tersebut.
Masalah serius terjadi di SPPG Al Mubarok Kaliwates yang diduga kuat menjadi penyebab keracunan makanan pada sejumlah anak PAUD dan TK.
Selain itu, petugas menemukan pelanggaran fatal berupa peletakan tabung gas di ruang tertutup yang mengancam keselamatan.
“Faktanya ada korban. Itu menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Keselamatan penerima manfaat program harus menjadi prioritas utama,” ujar Fauzi.
Di sisi lain, SPPG Sumbersari 2 juga dinilai bermasalah setelah sempat mengalami kebakaran akibat kebocoran gas di ruang oven pengering.
Kondisi ini diperparah dengan lokasi bangunan yang berada di dekat saluran irigasi besar dan rawan terjangkit banjir.
Pemkab Jember menegaskan tidak akan main-main dengan Program MBG karena menyangkut kesehatan anak-anak.
Seluruh mitra pun diwajibkan memenuhi standar operasional yang ketat.
Walau demikian, nasib akhir dari operasional kedua SPPG ini kini sepenuhnya berada di tangan keputusan Badan Gizi Nasional.



