Connect with us
Advertisement

ADVERTORIAL

Bupati Anwar Sadat Dampingi Wakil Gubernur Tinjau Persiapan Pelaksanaan MTQ ke-50

Published

on

detail.id/, Kualatungkal – Bupati Tanjungjabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat M. Ag mendampingi Wakil Gubernur Jambi H. Abdullah Sani dalam rangka meninjau persiapan Pelaksanaan MTQ ke-50 Tingkat Provinsi Jambi di Kabupaten Tanjungjabung Barat, pada Kamis 30 September 2021.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut, Staf Ahli kemasyarakatan, Kasat Pol PP Provinsi Jambi, Kadiskominfo Provinsi Jambi, Karo Umum Provinsi Jambi, Karo Adpim Provinsi Jambi, Karo Kesra Provinsi Jambi, serta turut dihadiri oleh Wakil Bupati Tanjungjabung Barat, Kapolres Tanjungjabung Barat, Dandim 0419/ Tanjungjabung Barat, Asisten Pemerintahan dan Kesra, dan Kepala OPD di lingkup Pemkab Tanjungjabung Barat.

Peninjauan diawali dari Terminal Pembengis Kuala Tungkal lalu menuju Balai Adat dilanjut ke pemondokan Kafilah  ke Arena Utama Mesjid Syekh Utsman Tungkal dan diakhiri meninjau stand oleh-oleh Dekranasda di eks-Rumah Jabatan Sekda.

Di sela peninjauan Wakil Gubernur Jambi Drs.H. Abdullah Sani M.Pd. I menyampaikan bahwa pelaksanaan MTQ telah direncanakan dengan serius dari jauh hari, hal ini dikarenakan MTQ kali ini berbeda dengan MTQ sebelumnya yang mana dalam kondisi pandemi Virus Corona.

“Di samping bagaimana musabaqoh ini berjalan semestinya, dan utamanya jangan sampai menimbulkan klaster baru, jangan sampai prokes terlanggar, maka diberlakukan pengetatan di wilayah ini, baik sudah di vaksin atau belum, swab, atau yang lainya, itu juga berlaku bagi para kafilah, Dewan hakim, dan Panitia di dalam pagelaran MTQ ke-50 Tingkat Provinsi ini, katanya

Ditambahkannya, sebagai upaya dalam memastikan pencegahan penyebaran Covid-19 selama gelaran MTQ, akan dilakukan pengecekan kesehatan secara umum di terminal pembengis, dilanjutkan pemeriksaan PCR dan swab secara random dari  20% kafilah setiap kabupaten di balai adat, jika terbukti aman baru di bawa kepemondokan.

“Semua persiapan sudah dilakukan sesuai rencana. Pada intinya Tanjungjabung Barat sudah siap melaksanakan MTQ ke-50 tingkat Provinsi Jambi, hanya ada hal-hal kecil yang dalam 2 hari ini dapat disiapkan,” tutupnya

Sementara itu Bupati Tanjungjabung Barat Drs. H. Anwar Sadat M. Ag mengatakan, terkait pelaksanaan MTQ, Pemkab Tanjungjabung Barat sudah maksimal dalam persiapannya dengan mengggerakan semua stakeholder di Tanjungjabung Barat, mulai dari Pemerintah Daerah, Polres Tanjungjabung Barat, Kodim 0419 Tanjab dan lainnya.

“Harapan kita masyarakat dapat mendukung kegiatan ini, dan nanti akan ditayangkan secara streaming dapat ditonton di rumah tanpa harus datang ke arena utama, saya juga menghimbau kepada masyarakat menjaga Protokol Kesehatan sehingga Masyarakat tetap sehat dan MTQ ini tidak terganggu,” harapnya.

Reporter: Robby Cahyadi

Advertisement Advertisement

ADVERTORIAL

IPM Jember Tembus 71,57, Kemiskinan Turun ke Level Terendah 10 Tahun

DETAIL.ID

Published

on

Bupati Jember, Muhammad. (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, menyampaikan capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Jember yang mencapai 71,57, Jumat, 3 April 2026.

Angka tersebut naik 3,42 persen dibandingkan tahun 2024 yang berada di posisi 69,20, seiring dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat di berbagai sektor.

Selain itu, Kabupaten Jember juga mencatat penurunan angka kemiskinan menjadi 8,67 persen atau sekitar 216.760 jiwa, yang menjadi capaian terendah dalam sepuluh tahun terakhir dan berada di bawah rata-rata Provinsi Jawa Timur sebesar 9,50 persen.

“Alhamdulillah, ikhtiar kita bersama membuahkan hasil nyata. Fokus kami jelas, mengurangi beban pengeluaran warga sekaligus menggenjot pendapatan per kapita melalui 43 kegiatan lintas sektor yang menyasar hampir dua juta individu,” ujar Gus Fawait.

Kenaikan IPM didorong oleh peningkatan daya beli masyarakat sebesar 4,18 persen, didukung penguatan sektor UMKM dan perluasan lapangan kerja di daerah.

“Kita tidak hanya membangun fisik, tapi membangun manusianya. Dimensi pengetahuan juga kita genjot melalui Rata-rata Lama Sekolah (RLS) yang pertumbuhannya melompat dari 0,31 persen menjadi 1,53 persen tahun ini,” katanya.

Pada sektor kesehatan, penurunan stunting tercatat dari 30,4 persen pada 2024 menjadi 20,1 persen pada 2025, dengan cakupan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mencapai 99,46 persen.

“Kesehatan adalah fondasi. Dengan penurunan angka kematian ibu dan bayi (AKI/AKB) yang signifikan serta UHC yang hampir 100 persen, kami ingin memastikan tidak ada warga Jember yang takut berobat karena kendala biaya,” tutur Gus Fawait.

Continue Reading

ADVERTORIAL

Investasi Jember Melonjak 70 Persen di Tengah Inflasi 3,84 Persen

DETAIL.ID

Published

on

Bupati Jember, Muhammad Fawait. (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Kabupaten Jember mencatatkan performa ekonomi yang solid sepanjang tahun 2025 dengan lonjakan investasi yang signifikan di tengah tekanan inflasi yang tetap terkendali.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) per Maret 2026 menunjukkan inflasi tahunan Jember berada di angka 3,84 persen.

Meski sedikit lebih tinggi dibandingkan inflasi nasional sebesar 3,48 persen dan Jawa Timur 3,79 persen, kondisi tersebut masih dalam kategori stabil.

Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait menegaskan bahwa pengendalian inflasi terus diperkuat melalui strategi 4K yang dijalankan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), meliputi keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, serta komunikasi efektif.

“Kami terus bergerak cepat di lapangan melalui operasi pasar rutin dan penguatan sinergi lintas instansi. Langkah ini penting untuk menjaga ketersediaan stok BBM, LPG, serta bahan pangan agar tetap terjangkau bagi masyarakat,” ujar Gus Fawait, Kamis, 2 April 2026.

Tekanan inflasi terjadi pada sejumlah komponen pengeluaran, terutama perawatan pribadi yang mengalami kenaikan hingga 13,66 persen.

Namun demikian, kondisi tersebut tertahan oleh deflasi pada sektor teknologi informasi dan jasa keuangan sebesar 2,56 persen.

Di sisi lain, realisasi investasi Jember pada 2025 menunjukkan lonjakan tajam.

Berdasarkan data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, nilai investasi mencapai Rp2,57 triliun atau meningkat 70,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp1,51 triliun.

Capaian tersebut bahkan melampaui target RPJMD 2025–2029 yang ditetapkan sebesar Rp1,85 triliun.

Investasi tersebut berasal dari 457 unit usaha, dengan sektor properti dan kawasan industri menjadi kontributor utama, disusul industri makanan, kimia dan farmasi, mineral non-logam, serta perdagangan dan reparasi.

“Investasi adalah urat nadi pembangunan. Dengan masuknya modal sebesar Rp 2,57 triliun dari 457 unit usaha, kita berhasil menyerap hampir 10 ribu tenaga kerja baru. Fokus kami adalah memastikan investasi ini berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Continue Reading

ADVERTORIAL

UHC Jadi Andalan, Pemkab Jember Fokus Turunkan AKI/AKB dan Stunting

DETAIL.ID

Published

on

Ketua TP-PKK Jember foto bersama ibu hamil. (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember terus mengoptimalkan program Universal Health Coverage (UHC) sebagai langkah nyata dalam menekan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi (AKI/AKB) serta stunting yang masih menjadi pekerjaan rumah di tahun 2026.

Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, menegaskan bahwa layanan kesehatan yang merata menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah.

Ia menyebut, UHC menjadi solusi untuk mengurangi kesenjangan akses kesehatan, terutama bagi masyarakat kurang mampu.

Gus Fawait mengingatkan agar data kesehatan tidak dibaca secara parsial.

Menurutnya, perbandingan data harus dilakukan secara menyeluruh dalam satu tahun anggaran agar menghasilkan kesimpulan yang tepat.

“Membandingkan angka tidak bisa hanya per tiga bulan dengan data setahun penuh. Namun, kami pastikan bahwa UHC adalah instrumen utama untuk menurunkan AKI dan AKB. Salah satu faktor ketimpangan saat pertumbuhan ekonomi naik adalah akses kesehatan. Dengan UHC, kita meminimalisir hambatan bagi warga tidak mampu untuk mendapatkan layanan medis berkualitas,” kata Gus Fawait.

Sebagai langkah percepatan, Pemkab Jember menyiapkan program pemeriksaan kesehatan intensif bagi ibu hamil di seluruh wilayah.

Pemerintah menargetkan seluruh ibu hamil sudah menjalani pemeriksaan USG pada akhir April 2026.

“Kita punya target, akhir April ini seluruh ibu hamil di Jember harus sudah di-USG. Ini adalah deteksi dini untuk memastikan kesehatan janin dan ibu, sehingga risiko saat persalinan bisa kita minimalisir sejak awal,” tuturnya.

Continue Reading
Advertisement Seedbacklink
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs