ADVERTORIAL
Bupati Anwar Sadat Ikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pencegahan Korupsi Pemerintah Daerah Se-Provinsi Jambi
detail.id/, Jambi – Bupati Tanjungjabung Barat, Drs.H.Anwar Sadat M. Ag ikuti rakor Pencegahan Korupsi Pemerintah Daerah Se-Provinsi Jambi yang dilaksanakan di Ruang Auditorium Rumah Dinas Gubenur Jambi. Senin 27 September 2021.
Dalam Rakor yang dibuka langsung oleh Gubenur Jambi Dr. H. Al Haris S. Sos, M.H itu, juga dilaksanakan penandatanganan Pernyataan Komitmen bersama Pencegahan Korupsi antara KPK, Pemerintah Provinsi Jambi, serta Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi.
Rakor turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I, Sekda Prov. Jambi H. Sudirman, S.H., M.H, Kabinda Jambi Brigjen Pol Drs. Irawan David Syah, Kepala Perwakilan BРКР Provinsi Jambi, Bupati/ Walikota se-Provinsi Jambi, Sekda Kab/Kota se-Provinsi Jambi, Direktur Bank Jambi, Kakanwil BPN Provinsi Jambi, BPN Kab/Kota se-Provinsi, Kepala Inspektorat Provinsi Jambi, Kepala Inspektorat Kab/Kota se-Provinsi Jambi dan OPD Provinsi Jambi. Selain itu, Sebagai upaya meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik, dalam rakor tersebut mendatangkan Ketua KPK Republik Indonesia Komjen Pol. Firli Bahuri, M.SI. sebagai pemateri.
“Selamat datang kepada Ketua KPK RI, Bapak Firli Bahuri beserta Rombongan di Bumi Sepucuk Jambi sembilan Lurah, dengan kunjungan Bapak hari ini diharapkan dapat memberikan arahan-arahan dalam upaya meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik,” ujar Gubernur Jambi dalam sambutannya
“Harapan kami dapat memberikan rekomendasi dan arahan strategis dalam menciptakan penyelenggaran Pemerintahan yang baik bagi Provinsi Jambi,” imbuhnya
Sementara itu, Bupati Tanjab Barat Drs. H. Anwar Sadat, M. Ag saat diwawancara usai kegiatan mengatakan, dalam rapat koordinasi pencegahan korupsi pemerintah Provinsi Jambi ada beberapa pengarahan Ketua KPK kepada Bupati/Walikota se Provinsi Jambi, yakni komitmen bersama program pemberantasan Korupsi terintigrasi wilayah Jambi. Hal itu dilaksanakan dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih transparan akuntabel dan bebas dari korupsi, kolusi,nepotisme pada pemerintahan daerah melalui program pemberantasan korupsi terintegrasi.
“Mudah mudahan pertemuan ini menjadi pedoman bagi kita semua tidak hanya eksekutif tapi legislatif kita harapkan seluruh stekholder pemerintahan Kabupaten Tanjung Jabung Barat untuk kinerja bersih jujur dan bertanggung jawab,” pungkasnya.
Reporter: Robby Cahyadi
ADVERTORIAL
Gerak Cepat Tanpa Menunggu Pusat, Pemkab Jember Gelontorkan Layanan Homecare Jemput Bola
DETAIL.ID, Jember — Langkah progresif ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Jember dalam mereformasi pelayanan kesehatan masyarakat.
Alih-alih menunggu hasil pengkajian teoritis dari instansi pusat atau institusi perguruan tinggi, Pemkab Jember di bawah kepemimpinan Bupati Gus Fawait memilih langsung tancap gas mengeksekusi program Homecare langsung ke rumah-rumah warga.
Bupati Gus Fawait menegaskan bahwa keputusan untuk langsung menerjunkan layanan jemput bola ini didasari oleh prinsip kedaruratan medis.
Menurutnya, urusan kesehatan warga tidak boleh ditunda-tunda oleh birokrasi yang panjang maupun riset akademis yang memakan waktu lama.
“Ketika tingkat pusat maupun perguruan tinggi masih mendalami formulasinya, Jember memilih untuk langsung bertindak di lapangan. Masalah kesehatan masyarakat adalah urusan mendesak yang membutuhkan kepastian, bukan penundaan,” kata Gus Fawait.
Secara filosofis, program Homecare ini dirancang sebagai bentuk manifestasi kepedulian dan empati negara terhadap warga yang terpinggirkan.
Melalui program ini, tim medis dan nakes dikerahkan secara berkala minimal satu kali dalam sebulan untuk memantau lima kelompok sasaran prioritas:
- Lansia Tunggal: Warga lanjut usia yang hidup sebatang kara tanpa ada keluarga yang mendampingi.
- Ibu Hamil Risiko Tinggi: Menyasar kelompok kurang mampu yang terdeteksi memiliki komplikasi kehamilan berdasarkan hasil USG dan analisis dokter spesialis obgyn guna menekan angka kematian ibu.
- Warga Disabilitas dengan Penyakit Bawaan: Memastikan hak aksesibilitas kesehatan yang setara bagi penyandang disabilitas yang mengalami gangguan kronis.
- Balita Terindikasi Stunting: Langkah preventif jangka panjang demi menyelamatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) generasi masa depan Jember.
- Masyarakat Kurang Mampu Penderita Penyakit Kronis: Menjangkau pasien stroke, diabetes, hingga penderita yang membutuhkan cuci darah berkala yang kerap terkendala finansial.
“Program ini memastikan kesehatan fisik mereka tetap terpantau sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi masa muda mereka bagi daerah,” ucap bupati.
Untuk mengoptimalkan pergerakan di lapangan, Pemkab Jember telah menyiapkan 50 mobil armada Homecare.
Tidak hanya itu, bupati juga berencana menghadirkan tambahan armada roda dua guna mengatasi berbagai kendala geografis dan akses jalan yang sulit dilalui mobil.
Rencana penambahan armada motor ini mendapat sambutan positif dari para nakes di lapangan.
Kepala Puskesmas Sumberjambe, dr. Sukron Nanda Firmansyah, menyatakan dukungan penuh karena kebijakan tersebut dinilai sangat solutif bagi mobilitas tenaga medis.
“Kami sangat mendukung rencana tersebut karena pasti akan memudahkan mobilitas teman-teman nakes di lapangan, terutama untuk menjangkau akses-akses pemukiman yang memang tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda empat,” ujar dr. Sukron.
Ia menambahkan, meskipun di wilayah Sumberjambe mobil masih bisa masuk meski jalurnya sempit, masih banyak titik dan daerah lain di Jember yang memiliki medan jalan jauh lebih berat sehingga membutuhkan armada roda dua.
“Banyak daerah lain atau titik tertentu yang jalannya lebih sulit,” ujar Sukron. (*)
ADVERTORIAL
Kucuran Bantuan Pusat Cair, SMPN 7 Jember Perbarui 9 Kelas hingga Lab Komputer
DETAIL.ID, Jember — Sembilan ruang kelas dan satu laboratorium komputer di SMP Negeri 7 Jember resmi direvitalisasi memanfaatkan alokasi bantuan dari Pemerintah Pusat di bawah pimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Pembaruan ini menyasar perbaikan fisik bangunan serta pemenuhan fasilitas penunjang belajar siswa.
Bupati Jember Gus Fawait mendatangi lokasi sekolah untuk melihat langsung hasil perbaikan sarana tersebut sekaligus menemui para siswa dan jajaran tenaga pendidik, Senin, 10 Agustus 2026.
Peninjauan ini dilakukan untuk memantau pemanfaatan bantuan infrastruktur pendidikan di daerah.
Kepala SMPN 7 Jember, Davit Rahman, menyambut positif rampungnya perbaikan gedung dan ruang laboratorium di sekolahnya.
Menurutnya, pembaruan fisik ini membawa suasana baru yang berdampak langsung pada motivasi belajar siswa.
“Dukungan revitalisasi ini luar biasa bagi kami. Insyaallah, dengan fasilitas yang semakin baik, siswa kami akan lebih semangat untuk belajar dan proses pembelajaran dapat berjalan dengan lebih nyaman,” kata Davit.
Selain fokus pada ruang kelas, sekolah juga memaksimalkan keberadaan gedung olahraga (GOR) yang ada di kompleks SMPN 7 Jember.
Fasilitas tersebut tidak hanya digunakan untuk jam pelajaran olahraga siswa, tetapi juga disiapkan sebagai tempat latihan bagi atlet-atlet Kabupaten Jember dalam menghadapi ajang olahraga daerah. (*)
ADVERTORIAL
Rabu Berkah TP PKK Provinsi Jambi, Hesti Haris Ajak Masyarakat Perkuat Literasi Keuangan dan Budaya Kelola Sampah dari Rumah
Jambi – Di balik semangkuk sarapan hangat, tersimpan ilmu yang mampu mengubah cara hidup. Itulah semangat yang dibawa Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Jambi dalam kegiatan Rabu Berkah yang digelar di Halaman Sekretariat TP PKK Provinsi Jambi, Rabu, 5 Agustus 2026.
Kegiatan ini bukan sekadar berbagi makanan kepada masyarakat. TP PKK Provinsi Jambi menghadirkan edukasi penting bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jambi dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jambi agar masyarakat semakin cerdas mengelola keuangan sekaligus peduli terhadap lingkungan.
Ketua TP PKK Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris, S.E. atau Hesti Haris mengatakan, Rabu Berkah kini menjadi ruang belajar yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
“Melalui Sarapan di PKK ini, masyarakat tidak hanya menikmati sarapan bersama, tetapi juga mendapatkan ilmu yang sangat bermanfaat. OJK mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap aktivitas keuangan ilegal, sedangkan Dinas Lingkungan Hidup memberikan solusi bagaimana mengelola sampah dari rumah, khususnya sampah organik yang dapat diolah menjadi pupuk sehingga bernilai manfaat,” ujar Hesti Haris.
Menurutnya, perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil di rumah. Karena itu, ia mengajak masyarakat membiasakan diri memilah sampah sejak dini.
Sampah organik, kata Hesti, dapat diolah menjadi kompos yang menyuburkan tanaman. Sementara sampah anorganik bisa dikumpulkan untuk didaur ulang sehingga memiliki nilai ekonomi dan tidak langsung berakhir di tempat pembuangan akhir.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jambi, Arief Munandar, menyampaikan apresiasi kepada TP PKK Provinsi Jambi yang terus membuka ruang edukasi bagi masyarakat.
Ia menegaskan persoalan sampah telah menjadi tantangan nasional yang tidak bisa diselesaikan pemerintah sendirian. Dibutuhkan peran aktif setiap keluarga melalui penerapan konsep 3R, yakni Reduce, Reuse, dan Recycle.
“Penanganan sampah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Pengurangan sampah harus dimulai dari rumah tangga melalui kebiasaan memilah dan memanfaatkan kembali sampah yang masih memiliki nilai guna. Sampah organik dapat diolah menjadi pupuk, sementara sampah anorganik dapat didaur ulang sehingga mengurangi beban TPA,” kata Arief.
Ia juga mengingatkan bahwa biaya pengelolaan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sangat besar. Karena itu, mengurangi sampah sejak dari sumbernya menjadi solusi paling efektif untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan berkelanjutan.
Tak hanya soal lingkungan, masyarakat juga dibekali pengetahuan mengenai keamanan finansial. Asisten Manager OJK Provinsi Jambi, Mayarizka Chandra, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran investasi maupun pinjaman yang tidak memiliki izin resmi.
Masyarakat diajak mengenali ciri-ciri aktivitas keuangan ilegal serta selalu menggunakan layanan jasa keuangan yang berada di bawah pengawasan OJK agar terhindar dari berbagai bentuk penipuan.
Kolaborasi TP PKK Provinsi Jambi, DLH Provinsi Jambi, dan OJK Provinsi Jambi ini diharapkan mampu melahirkan keluarga yang semakin cerdas dalam mengelola keuangan, semakin peduli terhadap lingkungan, serta menjadikan kebiasaan baik dimulai dari rumah untuk masa depan Jambi yang lebih bersih, sehat, dan sejahtera. (*)



