ADVERTORIAL
Bupati Tanjungjabung Barat Lantik 4 Pejabat Eslon III Jabatan Struktural
detail.id/, Kualatungkal – Pemantapan dan peningkatan kapasitas kelembagaan serta pengisian jabatan yang kosong, Bupati Anwar Sadat melantik 4 (empat) orang Pejabat Struktural di Lingkungan Pemkab Tanjung Jabung Barat di Pola Utama Kantor Bupati, Senin 6 September 2021. Pelantikan sekaligus pengambilan sumpah jabatan ini juga turut dihadiri oleh Wakil Bupati Hairan, Sekretaris Daerah, Staf Ahli, Para Asisten, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemkab Tanjung Jabung Barat.
“Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat administrator dan pengawas pada hari ini merupakan bagian dari kehidupan berorganisasi dalam rangka pemantapan dan peningkatan kapasitas kelembagaan dan mengisi kekosongan pejabat administrasi yang lowong serta merupakan bagian dari pola pembinaan karier pegawai negeri sipil yang tentu mengacu pada penilaian evaluasi kinerja serta didasarkan pada kebutuhan untuk menjawab tantangan yang dihadapi di masa yang akan datang dengan mempertimbangkan kompetensi, integritas dan aspek manajemen sumber daya manusia,” jelas bupati dalam sambutannya.
“Jabatan merupakan sebuah amanah yang harus diemban dan dilaksanakan dengan baik, terutama amanah dari masyarakat kabupaten tanjung jabung barat yang memiliki harapan guna mewujudkan tatanan pemerintah dan kehidupan yang lebih baik,” lanjutnya.
Lebih lanjut bupati mengungkapkan, Aparatur Sipil Negara (ASN) telah membawa perubahan dalam kehidupan karir yang selama ini dianggap sebagai zona nyaman menjadi zona kompetitif, di mana parameter utama yang digunakan dalam menentukan jabatan bagi PNS dilakukan melalui pertimbangan kapasitas kompetensi, integritas serta moralitas dan juga nilai pengabdian dan komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab kepada negara sehingga akan tercapai kinerja perangkat daerah yang kualitasnya terus meningkat karena adanya kompetisi kepegawaian yang sehat dalam menunjukkan kinerjanya yang terbaik.
“Saya minta adanya kerjasama yang solid di antara pegawai negeri sipil, jangan membangun fitnah, mempunyai tanggung jawab moral yang tinggi atas kepercayaan yang diberikan ini,” tegasnya.
“Semoga akan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah pada khususnya dan kesejahteraan masyarakat tanjung jabung barat pada umumnya, dan juga terus tingkatkan kompetensi diri, kinerja dan disiplin serta menjalankan amanah yang telah diberikan,” tutupnya.
Berikut daftar pejabat administrator dan pengawas yang dilantik,
- Syafrun ST jabatan baru Administrator Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
- Apri Dasman, ST. MT jabatan baru administrator Kabid Cipta Karya dinas pekerjaan umum dan penataan ruang Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
- Herri Yansa Wijaya, S. Kom, ME jabatan baru administrator Kabid pengembangan pendapatan badan pendapatan daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
- Cipto Hamonangan Siregar, S. Sos, MH jabatan baru pengawas kasubbag penanaman modal dan BUMD bagian perekonomian perekonomian setda Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Reporter: Robby Cahyadi
ADVERTORIAL
Gerak Cepat Tanpa Menunggu Pusat, Pemkab Jember Gelontorkan Layanan Homecare Jemput Bola
DETAIL.ID, Jember — Langkah progresif ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Jember dalam mereformasi pelayanan kesehatan masyarakat.
Alih-alih menunggu hasil pengkajian teoritis dari instansi pusat atau institusi perguruan tinggi, Pemkab Jember di bawah kepemimpinan Bupati Gus Fawait memilih langsung tancap gas mengeksekusi program Homecare langsung ke rumah-rumah warga.
Bupati Gus Fawait menegaskan bahwa keputusan untuk langsung menerjunkan layanan jemput bola ini didasari oleh prinsip kedaruratan medis.
Menurutnya, urusan kesehatan warga tidak boleh ditunda-tunda oleh birokrasi yang panjang maupun riset akademis yang memakan waktu lama.
“Ketika tingkat pusat maupun perguruan tinggi masih mendalami formulasinya, Jember memilih untuk langsung bertindak di lapangan. Masalah kesehatan masyarakat adalah urusan mendesak yang membutuhkan kepastian, bukan penundaan,” kata Gus Fawait.
Secara filosofis, program Homecare ini dirancang sebagai bentuk manifestasi kepedulian dan empati negara terhadap warga yang terpinggirkan.
Melalui program ini, tim medis dan nakes dikerahkan secara berkala minimal satu kali dalam sebulan untuk memantau lima kelompok sasaran prioritas:
- Lansia Tunggal: Warga lanjut usia yang hidup sebatang kara tanpa ada keluarga yang mendampingi.
- Ibu Hamil Risiko Tinggi: Menyasar kelompok kurang mampu yang terdeteksi memiliki komplikasi kehamilan berdasarkan hasil USG dan analisis dokter spesialis obgyn guna menekan angka kematian ibu.
- Warga Disabilitas dengan Penyakit Bawaan: Memastikan hak aksesibilitas kesehatan yang setara bagi penyandang disabilitas yang mengalami gangguan kronis.
- Balita Terindikasi Stunting: Langkah preventif jangka panjang demi menyelamatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) generasi masa depan Jember.
- Masyarakat Kurang Mampu Penderita Penyakit Kronis: Menjangkau pasien stroke, diabetes, hingga penderita yang membutuhkan cuci darah berkala yang kerap terkendala finansial.
“Program ini memastikan kesehatan fisik mereka tetap terpantau sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi masa muda mereka bagi daerah,” ucap bupati.
Untuk mengoptimalkan pergerakan di lapangan, Pemkab Jember telah menyiapkan 50 mobil armada Homecare.
Tidak hanya itu, bupati juga berencana menghadirkan tambahan armada roda dua guna mengatasi berbagai kendala geografis dan akses jalan yang sulit dilalui mobil.
Rencana penambahan armada motor ini mendapat sambutan positif dari para nakes di lapangan.
Kepala Puskesmas Sumberjambe, dr. Sukron Nanda Firmansyah, menyatakan dukungan penuh karena kebijakan tersebut dinilai sangat solutif bagi mobilitas tenaga medis.
“Kami sangat mendukung rencana tersebut karena pasti akan memudahkan mobilitas teman-teman nakes di lapangan, terutama untuk menjangkau akses-akses pemukiman yang memang tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda empat,” ujar dr. Sukron.
Ia menambahkan, meskipun di wilayah Sumberjambe mobil masih bisa masuk meski jalurnya sempit, masih banyak titik dan daerah lain di Jember yang memiliki medan jalan jauh lebih berat sehingga membutuhkan armada roda dua.
“Banyak daerah lain atau titik tertentu yang jalannya lebih sulit,” ujar Sukron. (*)
ADVERTORIAL
Kucuran Bantuan Pusat Cair, SMPN 7 Jember Perbarui 9 Kelas hingga Lab Komputer
DETAIL.ID, Jember — Sembilan ruang kelas dan satu laboratorium komputer di SMP Negeri 7 Jember resmi direvitalisasi memanfaatkan alokasi bantuan dari Pemerintah Pusat di bawah pimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Pembaruan ini menyasar perbaikan fisik bangunan serta pemenuhan fasilitas penunjang belajar siswa.
Bupati Jember Gus Fawait mendatangi lokasi sekolah untuk melihat langsung hasil perbaikan sarana tersebut sekaligus menemui para siswa dan jajaran tenaga pendidik, Senin, 10 Agustus 2026.
Peninjauan ini dilakukan untuk memantau pemanfaatan bantuan infrastruktur pendidikan di daerah.
Kepala SMPN 7 Jember, Davit Rahman, menyambut positif rampungnya perbaikan gedung dan ruang laboratorium di sekolahnya.
Menurutnya, pembaruan fisik ini membawa suasana baru yang berdampak langsung pada motivasi belajar siswa.
“Dukungan revitalisasi ini luar biasa bagi kami. Insyaallah, dengan fasilitas yang semakin baik, siswa kami akan lebih semangat untuk belajar dan proses pembelajaran dapat berjalan dengan lebih nyaman,” kata Davit.
Selain fokus pada ruang kelas, sekolah juga memaksimalkan keberadaan gedung olahraga (GOR) yang ada di kompleks SMPN 7 Jember.
Fasilitas tersebut tidak hanya digunakan untuk jam pelajaran olahraga siswa, tetapi juga disiapkan sebagai tempat latihan bagi atlet-atlet Kabupaten Jember dalam menghadapi ajang olahraga daerah. (*)
ADVERTORIAL
Ribuan Pelajar Bungo Deklarasi Tolak Radikalisme, Narkoba hingga Geng Motor, Al Haris: Gunakan Usia Sekolah untuk Belajar
Jambi – Ribuan pelajar tingkat SMA, SMK, Madrasah Aliyah, SMP hingga MTs se-Kabupaten Bungo memadati kegiatan Deklarasi Akbar Tolak Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, Terorisme (IRET), tindak kekerasan, perundungan, bahaya narkoba, dan geng motor di lingkungan pendidikan, pada Rabu, 5 Agustus 2026.
Kegiatan yang digelar sebagai upaya memperkuat ketahanan generasi muda ini dihadiri langsung Gubernur Jambi Al Haris, Bupati Bungo Dedy Putra, Kepala BNN RI Brigjen Pol Asep Saepudin, Kasatgaswil Densus 88 AT Jambi Kombes Pol Beri Diatra, Wakil Bupati Bungo, Forkopimda Kabupaten Bungo, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, para kepala sekolah, guru, serta ribuan pelajar dari berbagai sekolah.
Di hadapan para siswa, Gubernur Al Haris mengingatkan bahwa masa sekolah merupakan periode yang sangat menentukan masa depan seseorang. Karena itu, para pelajar diminta fokus belajar dan tidak mudah terpengaruh oleh berbagai hal negatif yang dapat menghancurkan masa depan.
“Anak-anakku sekalian, kalian sedang berada di usia yang menentukan masa depan. Gunakan waktu untuk belajar, bergaul dengan baik, dan jangan sampai terlibat narkoba, judi online, maupun paham radikal,” kata Al Haris.
Al Haris menjelaskan, ancaman yang dihadapi generasi muda saat ini semakin beragam. Mulai dari paham radikalisme, judi online, penyalahgunaan narkoba, aksi geng motor, street crime hingga perundungan di lingkungan sekolah.
Menurutnya, pemerintah juga menerima data adanya anak-anak yang mulai terpapar paham radikal melalui situs maupun konten terlarang di internet. Kondisi itu menjadi perhatian serius karena para pelajar masih berada pada usia yang belum sepenuhnya mampu membedakan mana yang benar dan mana yang salah.
“Karena itu mereka kita kumpulkan hari ini. Pemerintah ingin menegaskan bahwa kita menolak paham radikal, menolak bullying, menolak geng motor, judi online, narkoba, dan semua perilaku yang bisa merusak masa depan anak-anak kita,” katanya.
Al Haris mengatakan, seluruh pihak memiliki tanggung jawab memastikan generasi muda tidak terjerumus ke dalam berbagai bentuk penyimpangan. Ia berharap para pelajar memanfaatkan masa sekolah untuk menimba ilmu, mengembangkan prestasi, serta membangun karakter yang baik.
“Selama usia sekolah, gunakanlah waktu yang baik untuk belajar, menimba ilmu pengetahuan, dan jauhi hal-hal negatif yang bisa merusak masa depan,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Bungo Dedy Putra mengapresiasi sinergi Pemerintah Provinsi Jambi, Badan Narkotika Nasional, dan Densus 88 Antiteror yang memberikan edukasi langsung kepada ribuan pelajar di Kabupaten Bungo.
Menurut Dedy, ancaman radikalisme, narkoba, hingga kenakalan remaja harus dicegah sejak dini melalui pendidikan dan pembinaan yang berkelanjutan.
“Kami berharap anak-anak mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh. Materi seperti ini sangat penting dan belum tentu bisa dilaksanakan setiap tahun. Jadikan kesempatan ini sebagai bekal untuk menjaga diri dan masa depan,” kata Dedy.
Bupati juga menyoroti masih maraknya penyalahgunaan narkoba yang berkaitan dengan aktivitas tambang emas ilegal. Menurutnya, keuntungan dari aktivitas tersebut justru banyak habis untuk membeli narkotika sehingga tidak memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat.
Dedy berharap seluruh pelajar di Kabupaten Bungo tumbuh menjadi generasi yang sehat, berprestasi, cinta tanah air, serta mampu menolak segala bentuk radikalisme, narkoba, kekerasan, perundungan, maupun perilaku menyimpang lainnya.
Deklarasi akbar ini ditandai dengan komitmen bersama ribuan pelajar untuk menolak intoleransi, radikalisme, ekstremisme, terorisme, narkoba, geng motor, kekerasan, dan perundungan sebagai bentuk tekad menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan berkarakter. (*)



