Connect with us
Advertisement

ADVERTORIAL

Bupati Tanjungjabung Barat Launching Becak Transportasi Wisata

Published

on

detail.id/, Kualatungkal – Bupati Tanjungjabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat M. Ag didampingi ketua TP-PKK Umi Hj. Fadhilah Sadat Launching Becak Transportasi Wisata, pada Jum’at 1 Oktober 2021. Launching digelar di Titian Orang Kayo Mustiko Raja Alam (WFC Kuala Tungkal).

Dalam rangka mengurangi lintas kendaraan roda 4 Kadis Disparpora, Otto Riyadi menyebutkan kegiatan ini merupakan salah satu program peningkatan daya tarik destinasi pariwisata Kabupaten Tanjungjabung Barat.

“Becak transportasi wisata ini diharapkan akan menjadi sarana promosi usaha dan armada pariwisata guna menunjang pemasaran usaha sektor pariwisata di Tanjungjabung Barat dan terus kita tingkatkan menjadi kendaraan wisata,” harapnya.

Sementara itu Bupati Tanjungjabung Barat H. Anwar Sadat dalam sambutannya mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya atas dukungannya launching becak transportasi wisata Tanjungjabung Barat.

“Dengan terobosan dan inovasi yang baik dan mengingat peran becak wisata adalah bagian dari pembangunan dunia pariwisata di tanjung jabung barat dan nantinya akan menciptakan daya tarik bagi wisatawan yang akan berkunjung ke Kota Kualatungkal dan juga akan berdampak terhadap peningkatan pendapatan Tukang Becak,” ungkapnya

Dirinya juga menambahkan dalam 11 Kabupaten Kota di Provinsi Jambi, Kabupaten Tanjungjabung Barat merupakan salah satu kabupaten yang memiliki tranportasi becak.

“Masukan tentang becak tranportasi wisata ini sudah lama dari masyarakat dan para penggiat sosial, hanya saja kita mencari momen yang tepat untuk launchingnya,” tambahnya.

“Dalam rangka pelaksaan MTQ tingkat Provinsi Jambi ini merupakan momen yang tepat untuk memeperkenalkan dan melestarikan Transportasi Umum yang tertua yakni becak,” katanya.

Bupati Tanjungjabung Barat juga berharap mudah-mudahan kegiatan ini berupaya membangkitkan atau menghidupkan kembali kendaraan tradisional yang merupakan satu-satunya kendaraan becak yang ada di 11 kabupaten kota di provinsi jambi yakni kabupaten Tanjungjabung Barat.

“Dan juga saya berharap dengan launching-nya transportasi wisata becak, membantu abang-abang becak menambah penghasilan keluarga dan memberikan pendapatan asli daerah (PAD),” tutupnya.

Usai dilaunchingya transportasi wisata becak oleh Bupati Tanjungjabung Barat, area Titian Orang Kayo Mustiko Raja Alam (WFC Kuala Tungkal), dihiasi dengan iring iringan becak yang disi oleh Bupati Didampingi Ketua TP PKK, Wakil Bupati Didampingi Ketua GOW, Sekretaris Daerah didampingi Ketua DWP, Perwakilan Unsur Forkopimda, Kepala OPD terkait, Kabag Prokopim, dan insan pers.

Reporter: Robby Cahyadi

Advertisement Advertisement

ADVERTORIAL

Gus Fawait Instruksikan Faskes Jember Siaga Hadapi Risiko Kesehatan saat Lebaran

DETAIL.ID

Published

on

Bupati Jember saat menjenguk warga di RS. (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, menginstruksikan seluruh fasilitas kesehatan di wilayah ini berada dalam kondisi siaga selama masa libur Idulfitri, Senin, 23 Maret 2026.

Pemerintah Kabupaten Jember merealisasikan langkah ini untuk menghadapi potensi peningkatan gangguan kesehatan masyarakat akibat perubahan pola konsumsi makanan saat Lebaran.

Gus Fawait menjelaskan, setelah menjalani puasa Ramadan masyarakat biasanya memasuki masa penyesuaian pola makan.

Tradisi silaturahmi atau ngelencer membuat masyarakat sering menikmati berbagai hidangan khas Lebaran yang banyak mengandung santan.

“Kita tahu setelah puasa ada masa peralihan. Apalagi ditambah budaya ngelencer (silaturahmi, Red), di mana hidangan banyak mengandung santan dan berbagai jenis makanan lainnya. Biasanya ini memicu peningkatan kebutuhan pelayanan kesehatan,” kata Gus Fawait.

Pemerintah Kabupaten Jember menyiapkan puskesmas dan rumah sakit milik pemerintah agar tetap memberikan pelayanan selama libur panjang.

Tenaga medis serta armada ambulans berada dalam posisi siaga untuk melayani masyarakat.

“Saya akan turun langsung ke beberapa fasilitas kesehatan untuk meninjau kesiapan. Puskesmas daerah setempat hingga rumah sakit Pemerintah sudah kita siagakan total,” ujar Gus Fawait.

Selain sektor kesehatan, pemerintah daerah juga berkoordinasi dengan Kepolisian, Dinas Perhubungan, serta Satuan Polisi Pamong Praja guna menjaga kelancaran arus lalu lintas di kawasan wisata yang diperkirakan ramai selama libur Lebaran.

“Intinya seluruh kewajiban pemerintah sudah direalisasikan agar masyarakat bisa lebaran dengan tersenyum dan tenang,” tutur Gus Fawait.

Continue Reading

ADVERTORIAL

Gus Fawait Minta Puskesmas di Sekitar Wisata Jember Siaga Selama Libur Lebaran

DETAIL.ID

Published

on

Bupati Jember saat meminta Nakes siaga di kawasan wisata. (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, meminta puskesmas di sekitar kawasan wisata menyiagakan ambulans dan tenaga medis selama periode libur Lebaran, Jumat, 20 Maret 2026.

Instruksi tersebut ia sampaikan kepada Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana agar layanan kesehatan tetap tersedia di lokasi yang berpotensi mengalami lonjakan kunjungan wisatawan.

“Saya minta puskesmas, khususnya yang di sekitar wilayah wisata, kiranya nanti untuk bersiap siaga terkait masalah ambulans apabila dibutuhkan oleh masing-masing objek wisata di Kabupaten Jember,” kata Gus Fawait.

Gus Fawait juga meminta perhatian khusus pada kawasan wisata yang diperkirakan dipadati pengunjung selama libur Lebaran.

“Jangan sampai ada daerah-daerah yang menjadi pusat titik kumpul massa malah tidak ada ambulans dan tenaga medisnya. Terutama Papuma dan Watu Ulo ini akan membeludak sehingga perlu dukungan penuh untuk memastikan mereka standby di sana,” ujarnya.

Penyiagaan tenaga medis dan ambulans di kawasan wisata tersebut bertujuan memastikan wisatawan dan masyarakat sekitar memperoleh layanan kesehatan dengan cepat ketika terjadi keadaan darurat selama masa libur Lebaran.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Jember, Muhammad Zamroni, menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah memetakan sembilan titik strategis yang menjadi fokus penyiagaan layanan kesehatan selama masa libur.

“Penyiagaan personel medis ini dijadwalkan berlangsung mulai 13 Maret hingga 29 Maret 2026,” ucap Zamroni.

Beberapa lokasi yang menjadi prioritas meliputi Alun-alun Jember, Kecamatan Puger dan kawasan sekitarnya seperti Pondok Dalem dan Paseban, serta destinasi wisata Pantai Watu Ulo dan Pantai Papuma.

Continue Reading

ADVERTORIAL

Gus Fawait Ajak Warga Jember Manfaatkan Layanan Publik Gratis

DETAIL.ID

Published

on

Bupati Jember berpidato dalam Safari Ramadan di Ledokombo, Selasa (17/3/2026). (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, mengajak warga memanfaatkan berbagai layanan publik gratis saat Safari Ramadan di Kecamatan Ledokombo, Selasa, 17 Maret 2026.

Gus Fawait menggunakan agenda tersebut untuk bertemu langsung dengan masyarakat sekaligus menyampaikan berbagai program layanan yang dapat diakses warga Kabupaten Jember tanpa biaya.

Dalam rangkaian kegiatan itu, ia berdialog dengan berbagai elemen masyarakat di Ledokombo.

Ia juga menyerahkan santunan kepada anak yatim serta meresmikan pemasangan instalasi listrik gratis bagi warga kurang mampu.

Gus Fawait menguraikan bahwa sebagian warga masih belum mengetahui hak mereka dalam mengakses layanan publik yang telah disediakan pemerintah daerah.

“Kabupaten Jember ini memiliki jumlah penduduk yang sangat besar. Ternyata di lapangan, masih banyak warga yang belum tahu kalau ada program pengobatan gratis hanya dengan KTP, pembuatan dokumen kependudukan yang mudah, dan lain sebagainya,” ujar Gus Fawait.

Melalui Safari Ramadan tersebut, ia juga memberi penjelasan mengenai program Universal Health Coverage (UHC) yang memungkinkan warga memperoleh layanan pengobatan gratis cukup menggunakan KTP.

Selain itu, pemerintah daerah juga memberi kemudahan dalam pengurusan berbagai dokumen administrasi kependudukan.

Selain layanan kesehatan dan administrasi kependudukan, sosialisasi tersebut turut membahas isu lain di masyarakat, antara lain pencegahan pernikahan dini, penurunan angka stunting, serta persoalan infrastruktur.

Pada akhir kegiatan, Gus Fawait mengajak warga memanfaatkan layanan pengaduan Wadul Gus’e untuk menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi di lapangan, mulai dari warga miskin yang belum menerima bantuan hingga kendala pelayanan publik di Kabupaten Jember.

Continue Reading
Advertisement Seedbacklink
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs