Connect with us
Advertisement

ADVERTORIAL

Usai Buka MTQ ke-50, Gubernur Jalin Silaturahmi dengan Warga Kuala Tungkal

Published

on

detail.id/, Kualatungkal – Usai membuka MTQ tingkat Provinsi Jambi ke- 50 di Tanjungjabung Barat, Minggu 3Oktober 2021, Gubernur Jambi Dr. H Al Haris S.Sos M.H., melakukan beberapa kegiatan sebagai upaya menjalin silaturahmi dengan warga Kualatungkal selaku tuan rumah MTQ ke-50.

Kegiatan-kegiatan yang dilakukan Al Haris antara lain mengunjungi penginapan khalifah peserta MTQ dari Sungai Penuh, Kerinci, Merangin, Bungo, Tebo dan Sarolangun.

Setelahnya, Gubernur memberikan bantuan sembako kepada tukang becak di Kualatungkal dan mengunjungi wisata Titian Orang Kayo Mustiko Rajo Alam Kualatungkal menggunakan becak. Setelah itu Gubernur Al Haris mengikuti pertandingan sepak bola dalam rangka persahabatan bersama all star legend Kualatungkal. Kegiatan ini diikuti oleh Danrem 042 Gapu, Bupati Batanghari dan beberapa pimpinan OPD Provinsi Jambi. Di kesempatan ini Gubernur juga sampaikan ungkapan dan sukacita atas raihan medali oleh atlet-atlet Jambi yang berlaga di PON Papua.

“Tadi kita sudah membuka MTQ ke-50 Provinsi Jambi yang dilaksanakan di Tanjab Barat. Tentu kita berharap MTQ ini MTQ yang pertama dilaksanakan di tengah suasana covid 19 mudah-mudahan MTQ ini akan menjadi MTQ yang memberi semangat untuk masyarakat untuk hidup lebih sehat lagi lebih menjaga protokol kesehatan tidak berkerumun,” ungkapnya.
Gubernur juga mengungkapkan harapannya agar dengan adanya tren jumlah penderita covid yang mulai turun ekonomi akan mulai pulih.
“Melalui MTQ ini kita berharap akan terjadi pertumbuhan ekonomi yang bermanfaat bagi masyarakat contohnya untuk tingkat hunian hotel dan pemanfaatan restoran kita lihat baik,” ungkapnya.
Gubernur berharap agar kegiatan MTQ ini semoga bermanfaat bagi masyarakat kecil seperti becak, inilah yang menyebabkan Gubernur secara spontan memberikan bantuan kepada tukang becak di Kualatungkal.
Setelah berkeliling memberikan bantuan sembako kepada tukang becak, di sore hari Gubernur menyempatkan diri untuk melakukan pertandingan persahabatan sepak bola bersama warga Kualatungkal. Kegiatan ini dimaksud untuk menjalin silaturahmi dan membiasakan masyarakat untuk melaksanakan kegiatan olahraga di tengah pandemi.
Gubernur juga menyampaikan kebanggaan dan terima kasih atas raihan medali dari para atlet Jambi yang berlaga di Pon Papua. “Saya bangga sekali Jambi meraih emas di cabang wushu atas nama Melisa dan mudah-mudahan masih ada cabang-cabang lainnya yang akan bisa menyumbangkan medali. Kita masih ada final di cabang panahan, cabang dayung kita berharap Jambi masih akan meraih medali lagi,” ungkapnya.
Advertisement

ADVERTORIAL

Gerak Cepat Tanpa Menunggu Pusat, Pemkab Jember Gelontorkan Layanan Homecare Jemput Bola

DETAIL.ID

Published

on

Tim medis Homecare Jember memeriksa lansia. (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember — Langkah progresif ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Jember dalam mereformasi pelayanan kesehatan masyarakat.

Alih-alih menunggu hasil pengkajian teoritis dari instansi pusat atau institusi perguruan tinggi, Pemkab Jember di bawah kepemimpinan Bupati Gus Fawait memilih langsung tancap gas mengeksekusi program Homecare langsung ke rumah-rumah warga.

Bupati Gus Fawait menegaskan bahwa keputusan untuk langsung menerjunkan layanan jemput bola ini didasari oleh prinsip kedaruratan medis.

Menurutnya, urusan kesehatan warga tidak boleh ditunda-tunda oleh birokrasi yang panjang maupun riset akademis yang memakan waktu lama.

“Ketika tingkat pusat maupun perguruan tinggi masih mendalami formulasinya, Jember memilih untuk langsung bertindak di lapangan. Masalah kesehatan masyarakat adalah urusan mendesak yang membutuhkan kepastian, bukan penundaan,” kata Gus Fawait.

Secara filosofis, program Homecare ini dirancang sebagai bentuk manifestasi kepedulian dan empati negara terhadap warga yang terpinggirkan.

Melalui program ini, tim medis dan nakes dikerahkan secara berkala minimal satu kali dalam sebulan untuk memantau lima kelompok sasaran prioritas:

  1. Lansia Tunggal: Warga lanjut usia yang hidup sebatang kara tanpa ada keluarga yang mendampingi.
  2. Ibu Hamil Risiko Tinggi: Menyasar kelompok kurang mampu yang terdeteksi memiliki komplikasi kehamilan berdasarkan hasil USG dan analisis dokter spesialis obgyn guna menekan angka kematian ibu.
  3. Warga Disabilitas dengan Penyakit Bawaan: Memastikan hak aksesibilitas kesehatan yang setara bagi penyandang disabilitas yang mengalami gangguan kronis.
  4. Balita Terindikasi Stunting: Langkah preventif jangka panjang demi menyelamatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) generasi masa depan Jember.
  5. Masyarakat Kurang Mampu Penderita Penyakit Kronis: Menjangkau pasien stroke, diabetes, hingga penderita yang membutuhkan cuci darah berkala yang kerap terkendala finansial.

“Program ini memastikan kesehatan fisik mereka tetap terpantau sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi masa muda mereka bagi daerah,” ucap bupati.

Untuk mengoptimalkan pergerakan di lapangan, Pemkab Jember telah menyiapkan 50 mobil armada Homecare.

Tidak hanya itu, bupati juga berencana menghadirkan tambahan armada roda dua guna mengatasi berbagai kendala geografis dan akses jalan yang sulit dilalui mobil.

Rencana penambahan armada motor ini mendapat sambutan positif dari para nakes di lapangan.

Kepala Puskesmas Sumberjambe, dr. Sukron Nanda Firmansyah, menyatakan dukungan penuh karena kebijakan tersebut dinilai sangat solutif bagi mobilitas tenaga medis.

“Kami sangat mendukung rencana tersebut karena pasti akan memudahkan mobilitas teman-teman nakes di lapangan, terutama untuk menjangkau akses-akses pemukiman yang memang tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda empat,” ujar dr. Sukron.

Ia menambahkan, meskipun di wilayah Sumberjambe mobil masih bisa masuk meski jalurnya sempit, masih banyak titik dan daerah lain di Jember yang memiliki medan jalan jauh lebih berat sehingga membutuhkan armada roda dua.

“Banyak daerah lain atau titik tertentu yang jalannya lebih sulit,” ujar Sukron. (*)

Continue Reading

ADVERTORIAL

Kucuran Bantuan Pusat Cair, SMPN 7 Jember Perbarui 9 Kelas hingga Lab Komputer

DETAIL.ID

Published

on

Gus Fawait dan stakeholder terkait meninjau SMPN 7 Jember, Senin (10/8/2026). (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember — Sembilan ruang kelas dan satu laboratorium komputer di SMP Negeri 7 Jember resmi direvitalisasi memanfaatkan alokasi bantuan dari Pemerintah Pusat di bawah pimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Pembaruan ini menyasar perbaikan fisik bangunan serta pemenuhan fasilitas penunjang belajar siswa.

Bupati Jember Gus Fawait mendatangi lokasi sekolah untuk melihat langsung hasil perbaikan sarana tersebut sekaligus menemui para siswa dan jajaran tenaga pendidik, Senin, 10 Agustus 2026.

Peninjauan ini dilakukan untuk memantau pemanfaatan bantuan infrastruktur pendidikan di daerah.

Kepala SMPN 7 Jember, Davit Rahman, menyambut positif rampungnya perbaikan gedung dan ruang laboratorium di sekolahnya.

Menurutnya, pembaruan fisik ini membawa suasana baru yang berdampak langsung pada motivasi belajar siswa.

“Dukungan revitalisasi ini luar biasa bagi kami. Insyaallah, dengan fasilitas yang semakin baik, siswa kami akan lebih semangat untuk belajar dan proses pembelajaran dapat berjalan dengan lebih nyaman,” kata Davit.

Selain fokus pada ruang kelas, sekolah juga memaksimalkan keberadaan gedung olahraga (GOR) yang ada di kompleks SMPN 7 Jember.

Fasilitas tersebut tidak hanya digunakan untuk jam pelajaran olahraga siswa, tetapi juga disiapkan sebagai tempat latihan bagi atlet-atlet Kabupaten Jember dalam menghadapi ajang olahraga daerah. (*)

Continue Reading

ADVERTORIAL

Rabu Berkah TP PKK Provinsi Jambi, Hesti Haris Ajak Masyarakat Perkuat Literasi Keuangan dan Budaya Kelola Sampah dari Rumah

DETAIL.ID

Published

on

Jambi – Di balik semangkuk sarapan hangat, tersimpan ilmu yang mampu mengubah cara hidup. Itulah semangat yang dibawa Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Jambi dalam kegiatan Rabu Berkah yang digelar di Halaman Sekretariat TP PKK Provinsi Jambi, Rabu, 5 Agustus 2026.

Kegiatan ini bukan sekadar berbagi makanan kepada masyarakat. TP PKK Provinsi Jambi menghadirkan edukasi penting bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jambi dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jambi agar masyarakat semakin cerdas mengelola keuangan sekaligus peduli terhadap lingkungan.

Ketua TP PKK Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris, S.E. atau Hesti Haris mengatakan, Rabu Berkah kini menjadi ruang belajar yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Melalui Sarapan di PKK ini, masyarakat tidak hanya menikmati sarapan bersama, tetapi juga mendapatkan ilmu yang sangat bermanfaat. OJK mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap aktivitas keuangan ilegal, sedangkan Dinas Lingkungan Hidup memberikan solusi bagaimana mengelola sampah dari rumah, khususnya sampah organik yang dapat diolah menjadi pupuk sehingga bernilai manfaat,” ujar Hesti Haris.

Menurutnya, perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil di rumah. Karena itu, ia mengajak masyarakat membiasakan diri memilah sampah sejak dini.

Sampah organik, kata Hesti, dapat diolah menjadi kompos yang menyuburkan tanaman. Sementara sampah anorganik bisa dikumpulkan untuk didaur ulang sehingga memiliki nilai ekonomi dan tidak langsung berakhir di tempat pembuangan akhir.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jambi, Arief Munandar, menyampaikan apresiasi kepada TP PKK Provinsi Jambi yang terus membuka ruang edukasi bagi masyarakat.

Ia menegaskan persoalan sampah telah menjadi tantangan nasional yang tidak bisa diselesaikan pemerintah sendirian. Dibutuhkan peran aktif setiap keluarga melalui penerapan konsep 3R, yakni Reduce, Reuse, dan Recycle.

“Penanganan sampah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Pengurangan sampah harus dimulai dari rumah tangga melalui kebiasaan memilah dan memanfaatkan kembali sampah yang masih memiliki nilai guna. Sampah organik dapat diolah menjadi pupuk, sementara sampah anorganik dapat didaur ulang sehingga mengurangi beban TPA,” kata Arief.

Ia juga mengingatkan bahwa biaya pengelolaan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sangat besar. Karena itu, mengurangi sampah sejak dari sumbernya menjadi solusi paling efektif untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan berkelanjutan.

Tak hanya soal lingkungan, masyarakat juga dibekali pengetahuan mengenai keamanan finansial. Asisten Manager OJK Provinsi Jambi, Mayarizka Chandra, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran investasi maupun pinjaman yang tidak memiliki izin resmi.

Masyarakat diajak mengenali ciri-ciri aktivitas keuangan ilegal serta selalu menggunakan layanan jasa keuangan yang berada di bawah pengawasan OJK agar terhindar dari berbagai bentuk penipuan.

Kolaborasi TP PKK Provinsi Jambi, DLH Provinsi Jambi, dan OJK Provinsi Jambi ini diharapkan mampu melahirkan keluarga yang semakin cerdas dalam mengelola keuangan, semakin peduli terhadap lingkungan, serta menjadikan kebiasaan baik dimulai dari rumah untuk masa depan Jambi yang lebih bersih, sehat, dan sejahtera. (*)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs