ADVERTORIAL
Bupati Anwar Sadat, Hadiri Peringatan Dies Natalis HMI Tanjungjabung Barat Ke-75
detail.id/, Tanjungjabung Barat – Dies Natalis ke -75 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Tanjung Jabung Barat yang mengusung tema “Arah baru HMU, berdata bersama menuju Indonesia Emas 2045” di Balai pertemuan Kantor Bupati Tanjung Jabung Barat, Sabtu 5 Februari 2022.
“Saya ingin keluarga besar HMI dan OKP lainnya untuk bersama saya dalam membangun Tanjung Jabung Barat dan HMI sebagai kelompok pendidik masuk dalam kemajuan Madrasah,” kata Bupati H. Anwar Sadat saat menghadiru Dies Natalis HMI Cabang Tanjung Jabung Barat ke-75.
Diakui Anwar Sadat jika dirinya senang jika berdiskusi dengan Mahasiswa dan berharap HMI dapat meningkatkan peran aktifnya untuk kemajuan Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
“Mengasah soft skill pada Mahasiswa itu memang harus ditekankan karena membangun Sumber Daya Manusia itu perlu sejak awal,” ujarnya.
Baru – baru ini telah diadakan berbagai pelatihan di BLK dengan tujuan untuk meningkatkan kompetensi sehingga bisa memainkan perananannya agar potensi daerah bisa dimanfaatkan dengan baik.
“Bank Tanggo Rajo sudah diminta untuk memberikan pinjaman tanpa bunga dan tanpa jaminan untuk mewadahi kelompok Mahasiswa dan UMKM,” kata Bupati lagi.
H Anwar Sadat mengucapkan Selamat dies natalis yang ke – 75 tahun untuk HMI mari berdaya bersama, selalulah bersama jamaah. Karena yang dibutuhkan adalah ijtihad dalam tim.
“Untuk seluruh OKP yang ada di Tanjung Jabung Barat hendaknya dapat memberikan masukan – masukan serta pemikiran untuk membangun Sumber Daya Manusia sehingga pemikiran cerdas itu bisa kita tuangkan untuk kemajuan Tanjung Jabung Barat kedepannya,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Umum HMI Cabang Tanjung Jabung Barat Muhammad Luqman menyampaikan di Usia yang ke – 75 Tahun HMI masih produktif dan terus eksis dalam memberikan kontribusinya bagi kehidupan bangsa Indonesia.
“HMI harus membangun koalisi, tidak boleh sendiri dan harus bersinergi dengan OKP dalam membangun daerah dalam mengawal kehidupan berbangsa dan bernegara. Jika untuk kemajuan Tanjung Jabung Barat kedepan Insyaallah HMI siap berada di garis terdepan,” kata Luqman.
Selaku kader HMI harus berpikir dan bertindak kreatif serta Inovatif untuk mengasah soft skill yang memadai demi menumbuhkan daya saing, untuk menuju Indonesia emas 2045. Karena tanpa adanya usaha yang terstruktur dan sistematif tidak akan bisa terwujud.
“Jangan sampai bonus demografi yang seharusnya dinikmati berubah menjadi bencana demografi,” ucapnya.
Muhammad Luqman menyebutkan, HMI Cabang Tanjung Jabung Barat sekarang sedang berupaya mengoptimalkan pengembangan SDM kader HMI. Sebab menurutnya, Kader HMI memiliki potensi-potensi kreatif, disaat persaingan yang makin kompetitif.
“Jika kader HMI tidak dibekali kompetensi ia akan sulit bersaing maka Kepengurusan HMI Cabang Tanjung Jabung Barat periode 2021 – 2022 berkomitmen kepada pengembangan SDM dan kader HMI juga harus terjun ke dunia usaha,” katanya.
ADVERTORIAL
Inovasi Layanan Publik Jember Raih Apresiasi PWI Jatim Award 2026, Gus Fawait Persembahkan untuk Rakyat
DETAIL.ID, Jember – Langkah Pemerintah Kabupaten Jember dalam mempercepat dan mempermudah akses layanan bagi masyarakat mendapat pengakuan dari insan pers.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, secara resmi menerima penghargaan kategori Tokoh Daerah Peningkatan Layanan Publik dalam puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan HUT PWI Jatim ke-80 yang berlangsung di Dyandra Convention Center, Surabaya, Kamis, 16 April 2026 malam.
Kehadiran Bupati Jember dalam acara tersebut diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jember, Regar Jeane Dealen Nangka.
Penghargaan dari PWI Jawa Timur ini diberikan atas komitmen nyata Pemkab Jember dalam memangkas sekat birokrasi melalui berbagai platform inovatif.
Dalam keterangan tertulisnya, Gus Fawait menyambut baik apresiasi tersebut dan menganggapnya sebagai dorongan moral bagi seluruh jajaran birokrasi di Jember.
Ia menegaskan bahwa pengakuan ini menjadi pengingat untuk terus konsisten dalam melayani masyarakat.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada PWI Jawa Timur atas penghargaan ini. Ini adalah vitamin bagi kami semua untuk bekerja lebih giat dan lebih semangat lagi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Jember,” ucap Gus Fawait.
Sejumlah program unggulan yang menjadi motor penggerak perubahan di Jember di antaranya adalah UHC (Universal Health Coverage) Prioritas untuk akses kesehatan gratis, serta Peta Cinta yang memungkinkan warga mencetak KTP dan Kartu Keluarga langsung di kantor kecamatan.
Selain itu, program Wadul Gus’e juga menjadi kanal krusial bagi warga untuk menyampaikan aspirasi maupun keluhan secara langsung kepada pimpinan daerah.
Bupati menyatakan bahwa kelancaran program-program tersebut, terutama yang berkaitan dengan administrasi kependudukan, akan terus didukung dengan ketersediaan logistik yang memadai di tingkat akar rumput.
Ia pun mengajak masyarakat untuk terus proaktif memanfaatkan kanal komunikasi yang telah disediakan pemerintah.
Gus Fawait menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Oleh karena itu, ia mempersembahkan penghargaan tersebut sebagai bentuk keberhasilan kolektif seluruh warga Jember.
“Penghargaan ini saya dedikasikan untuk seluruh rakyat Jember dan elemen Pemerintah Kabupaten Jember. Mari kita melangkah bersama menuju Jember Baru, Jember Maju,” tutur.
ADVERTORIAL
Sekda Sudirman Buka Rakerda Pramuka 2026: Fokus Evaluasi Strategi, Kaderisasi Pemimpin Muda
Jambi – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Sudirman, resmi membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Gerakan Pramuka Jambi Tahun 2026. Kegiatan ini digelar di Aula Maschun Sofwan Kwarda Jambi, pada Jumat, 17 April 2026 malam.
Dalam sambutannya, Sudirman menegaskan bahwa Rakerda merupakan forum penting untuk mengevaluasi program kerja sekaligus menyusun strategi ke depan. Ia menyebut, rapat kerja tahunan ini menjadi sarana untuk memperkuat arah kebijakan organisasi serta meningkatkan kolaborasi antar jajaran Pramuka.
“Rapat kerja adalah sarana evaluasi dan pengendalian organisasi yang rutin dilaksanakan setiap tahun. Melalui forum ini, program dan strategi dapat dipertajam untuk mencapai visi dan misi organisasi,” ujarnya.
Sudirman berharap pertemuan tersebut dimanfaatkan secara optimal untuk merumuskan kebijakan dan langkah strategis, khususnya dalam mendukung program unggulan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jambi masa bakti 2022–2027.
Beberapa fokus utama yang disorot antara lain pencapaian Pramuka Garuda, rintisan Kampung Pramuka di seluruh Kwarcab, pra akreditasi gugus depan, hingga peningkatan kualitas tenaga pendidik kepramukaan.
Menurutnya, konsistensi pelaksanaan rapat kerja menjadi indikator penting organisasi yang sehat. Hal ini juga berpengaruh terhadap berbagai capaian prestasi yang diraih Kwarda Jambi, termasuk predikat Kwartir Daerah Tergiat I tingkat nasional.
“Atas nama pemerintah dan Mabida Gerakan Pramuka Jambi, saya menyampaikan apresiasi atas capaian yang telah diraih. Ini menunjukkan komitmen kuat dalam membina generasi muda,” katanya.
Ia menambahkan, Gerakan Pramuka memiliki peran strategis sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam membentuk karakter generasi muda. Melalui pendidikan kepramukaan, diharapkan lahir pemimpin masa depan yang berintegritas dan mampu berkontribusi di berbagai bidang.
Sudirman pun mengucapkan selamat atas pelaksanaan Rakerda 2026 dan berharap kegiatan ini menghasilkan program terbaik guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya Pramuka di Provinsi Jambi.
Sementara itu, Ketua Kwarda Jambi, Jancik Mohza, menegaskan bahwa Gerakan Pramuka merupakan wadah pendidikan nonformal yang fokus pada pembinaan karakter, keterampilan, dan semangat kebangsaan.
“Berlandaskan Trisatya dan Dasa Darma, Pramuka bertujuan membentuk kader pemimpin bangsa yang berakhlak mulia, disiplin, dan berjiwa sosial tinggi,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerja sama antara Kwarda Jambi dan Universitas Adiwangsa Jambi, yang dihadiri langsung oleh rektor universitas tersebut. Kerja sama ini diharapkan semakin memperkuat pengembangan pendidikan dan pembinaan generasi muda di Jambi. (*)
ADVERTORIAL
Hadapi El Nino Ekstrem, Gubernur Al Haris dan APHI Perkuat Strategi Cegah Karhutla
Jambi – Gubernur Jambi, Al Haris, bersama Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) memperkuat komitmen dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama menghadapi ancaman musim kering akibat fenomena El Nino yang diprediksi cukup ekstrem.
Komitmen tersebut disampaikan saat Gubernur Al Haris menerima kunjungan kerja APHI di rumah dinas Gubernur Jambi, Kamis, 16 April 2026. Pertemuan ini menitikberatkan pada langkah-langkah pencegahan dini agar karhutla tidak kembali meluas dan menimbulkan kabut asap.
Al Haris menegaskan bahwa upaya pencegahan karhutla tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi kuat lintas sektor. Ia menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak, mulai dari perusahaan, masyarakat hingga aparat keamanan.
“Perusahaan, manggala agni, masyarakat peduli api, TNI dan Polri harus aktif. Kami juga masih menunggu penetapan status siaga darurat dari kabupaten dan kota untuk meningkatkan langkah antisipasi,” ujar Al Haris.
Menurutnya, sinergi yang kuat menjadi kunci agar Jambi tidak lagi menjadi penyumbang kabut asap bagi daerah lain. Ia meminta seluruh pihak meningkatkan koordinasi dan kesiapsiagaan sejak dini.
Sementara itu, Ketua Umum APHI, Soewarso, menyatakan pihaknya siap mendukung penuh upaya pencegahan karhutla di Jambi. Ia menegaskan pentingnya langkah mitigasi dilakukan sebelum potensi kebakaran muncul.
“Kami ingin pencegahan dilakukan dari awal. APHI juga siap melakukan modifikasi cuaca sebagai bagian dari upaya antisipasi,” katanya.
Selain itu, APHI terus mendorong sosialisasi konsep multi usaha kehutanan berkelanjutan kepada para pelaku usaha. Edukasi kepada masyarakat juga diperkuat agar kesadaran menjaga hutan semakin meningkat.
Dengan kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha, diharapkan upaya pencegahan karhutla di Jambi semakin solid dan mampu menekan risiko kebakaran, sekaligus menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat. (*)



