Connect with us
Advertisement

ADVERTORIAL

Wakil Bupati Tanjungjabung Barat Safari Ramadan di Pasar Senin

Published

on

DETAIL.ID, Tanjungjabung Barat – Wakil Bupati Tanjungjabung Barat Hairan, S.H didampingi Ketua GOW, Uni Yati Hairan melaksanakan safari Ramadan 1443H di Masjid Nurul Hidayah Desa Pasar Senin, Kecamatan Pengabuan, Kamis 7 April 2022.

Tim Safari Ramadan yang dipimpin langsung Wakil Bupati Hairan, S.H ini terdiri dari unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, Staf Ahli, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Ketua DWP, OPD, Camat Pengabuan, Kabag di Lingkup Sekretariat Daerah Kabupaten Tanjungjabung Barat, Kapolsek, Kades Pasar Senin dan undangan lainnya.

Mengawali sambutannya, Wakil Bupati Hairan, S.H mengajak para jamaah untuk mendoakan Bupati Tanjungjabung Barat yang sedang melaksanakan umrah agar diberikan kelancaran dan keselamatan.

Wakil Bupati turut menyampaikan bulan Ramadan merupakan bulan yang ditunggu umat Islam kehadirannya dan disambut dengan suka cita. Karena bulan Ramadan adalah bulan dimana semua amal Ibadah dilipatgandakan pahalanya.

“Bahkan jika kita mengerjakan ibadah sunnah dalam bulan ini dengan penuh rasa keimanan dan keikhlasan maka bernilai sama dengan penuh rasa dengan ibadah wajib. Oleh sebab itu, sebagai ungkapan rasa syukur kita masih dipertemukan dengan bulan Ramadan hendaknya kita menjaga bulan ini dengan penuh kekhusyuan, kesabaran dan keikhlasan hingga menuju ketakwaan,” ujar Wakil Bupati.

Idul Fitri kali ini, kata Hairan menjadi momentum tahun kedua bagi masyarakat Desa Pasar Senin menikmati fasilitas listrik.

“Alhamdulillah besok akan menjadi Idul Fitri ke-2 masyarakat di Desa Pasar Senin bisa menikmati fasilitas listrik dan ini menjadi salah satu visi misi kami melaksanakan pembangunan di Tanjungjabung Barat,” tambah Wakil Bupati.

Pada kesempatan itu Wakil Bupati juga mengimbau masyarakat di Desa Pasar Senin yang belum melaksanakan vaksinasi dosis ke-2 dan booster.

“Vaksinasi dosis ke-2 itu nanti akan berpengaruh pada kegiatan yang ada di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Insya Allah pada tahun ini kita akan melaksanakan arakan sahur dengan catatan vaksinasi dosis ke-2 nya harus tinggi. Oleh karena itu kami menghimbau masyarakat agar melaksanakan vaksinasi,“ ucap dia.

“Semoga harapan kedepannya apa yang menjadi visi misi kami dapat terealisasikan dan semoga melalui momentum pelaksanaan safari Ramadan Pemkab Tanjungjabung Barat ini dapat menjadi semangat baru dalam mempererat silahturahmi,” tutup Wakil Bupati.

Pada kesempatan ini, Pemerintah Daerah Tanjungjabung Barat memberikan bantuan dana CSR sebesar Rp 5 juta rupiah untuk Pembangunan Masjid Nurul Hidayah dan Al-Qur’an. Kegiatan dirangkai dengan buka puasa bersama dilanjutkan Sholat Magrib Berjamaah, sholat Isya, ceramah agama serta salat Tarawih.

Advertisement

ADVERTORIAL

Rawat Tradisi Gus Miek, Bupati Jember Siap Bumikan Majelis Moloekatan

DETAIL.ID

Published

on

Bupati Jember menghadiri Majelis Moloekatan Gus Miek, Sabtu (23/5/2026), malam. (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Halaman Pemkab Jember kembali bergetar oleh lantunan ayat suci dan selawat dalam agenda Majelis Sema’an Al-Qur’an dan Dzikrul Ghofilin Moloekatan Gus Miek, Sabtu, 23 Mei 2026.

Memasuki tahun kedua pelaksanaannya sejak 2025, agenda spiritual yang digagas oleh waliyullah KH. Moch. Hamim Jazuli (Gus Miek) ini sukses menyedot ratusan jamaah, tokoh agama, kiai, dan gus dari berbagai penjuru Jember.

Langkah Pemkab Jember memfasilitasi majelis akbar ini menjadi bukti nyata komitmen daerah dalam merawat tradisi religi sekaligus memperkuat ukhuwah islamiyah di bumi pendalungan.

Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, menegaskan bahwa pemerintah daerah siap mengawal penuh syiar Al-Qur’an dan pembumian majelis dzikir semacam ini demi keberkahan daerah.

Sebagai pemimpin yang tumbuh dari kultur pesantren, Gus Fawait juga menyampaikan pesan menyentuh mengenai ketakzimannya kepada garis keturunan (dzurriyah) para ulama besar.

“Saya hanya seorang santri yang tidak punya apa-apa kecuali rasa cinta kepada wali Allah, kepada Gus Miek dan dzurriyah beliau-beliau. Untuk kegiatan yang berkaitan dengan majelis ini, Pemerintah Kabupaten Jember siap ikut serta membumikan majelis ini semampu kami sebagai kepala daerah. Kami berharap doa dari para kiai, para gus, dan seluruh jamaah untuk Kabupaten Jember,” kata Gus Fawait.

Melalui majelis ini, Pemkab Jember berharap kekuatan doa kolektif dari para ulama dan jamaah yang hadir mampu menjadi benteng spiritual sekaligus motor penggerak kebaikan bagi kemaslahatan masyarakat, bangsa, dan umat.

Continue Reading

ADVERTORIAL

Jemaah Haji Wajib Pastikan Status BPJS Kesehatan Tetap Aktif

DETAIL.ID

Published

on

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan, Galih Anjung Sari. (Foto: Dok/Humas BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan)

DETAIL.ID, Sumenep — BPJS Kesehatan mengingatkan seluruh calon jemaah haji untuk memastikan status kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mereka dalam kondisi aktif sebelum berangkat ke tanah suci.

Hal ini krusial untuk memberikan perlindungan finansial dan kesehatan bagi jemaah maupun keluarga yang ditinggal di tanah air.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan, Galih Anjung Sari, menegaskan bahwa status aktif JKN kini menjadi salah satu syarat administrasi wajib.

Mengingat gangguan kesehatan bisa terjadi kapan saja tanpa diduga, jaminan ini akan memastikan jemaah mendapatkan layanan medis tanpa kendala biaya.

“Calon jemaah haji bisa saja mengalami gangguan kesehatan kapan saja. Oleh sebab itu, pentingnya menjaga status kepesertaan JKN tetap aktif agar saat membutuhkan pelayanan kesehatan, biaya pengobatan dapat dijamin sesuai ketentuan,” kata Galih.

Galih juga mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan digital seperti PANDAWA atau Aplikasi Mobile JKN untuk mengecek status kepesertaan mereka secara berkala demi kelancaran ibadah.

Manfaat dari kepatuhan ini diakui langsung oleh Maryamah (68), salah satu peserta JKN asal Kabupaten Sumenep.

Ia mengaku merasa jauh lebih tenang dan bisa berkonsentrasi penuh pada ibadahnya di tanah suci karena urusan perlindungan kesehatan telah terjamin.

“Menjaga status kepesertaan JKN tetap aktif menurut saya memang menjadi kewajiban sebagai peserta. Kita tidak pernah tahu kapan akan sakit, sehingga perlindungan kesehatan sangat penting dimiliki,” tutur Maryamah.

Melalui kemudahan Aplikasi Mobile JKN, Maryamah menambahkan bahwa pengecekan status kini sangat praktis karena dapat diakses kapan saja dan di mana saja tanpa harus mengantre di kantor BPJS Kesehatan.

Reporter: Zainul Hasan

Continue Reading

ADVERTORIAL

Bermasalah! Pemkab Jember Minta SPPG Al Mubarok dan Sumbersari 2 Ditutup

DETAIL.ID

Published

on

Pj. Sekda Jember, Achmad Imam Fauzi, diwawancarai media. (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember merekomendasikan penghentian operasional dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayahnya, yaitu SPPG Al Mubarok Kaliwates dan SPPG Sumbersari 2.

Rekomendasi tersebut disampaikan langsung melalui surat resmi Bupati Jember, Gus Fawait, kepada Badan Gizi Nasional menyusul hasil evaluasi lapangan dan aduan masyarakat melalui kanal “Wadul Guse”.

Menurut PJ Sekretaris Daerah Jember sekaligus Ketua Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG), Achmad Imam Fauzi, surat tersebut dikirimkan pada 22 Mei 2026.

Langkah ini diambil setelah ditemukan berbagai masalah fatal terkait standar kebersihan, pengelolaan makanan, hingga keamanan kerja di kedua dapur tersebut.

Masalah serius terjadi di SPPG Al Mubarok Kaliwates yang diduga kuat menjadi penyebab keracunan makanan pada sejumlah anak PAUD dan TK.

Selain itu, petugas menemukan pelanggaran fatal berupa peletakan tabung gas di ruang tertutup yang mengancam keselamatan.

“Faktanya ada korban. Itu menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Keselamatan penerima manfaat program harus menjadi prioritas utama,” ujar Fauzi.

Di sisi lain, SPPG Sumbersari 2 juga dinilai bermasalah setelah sempat mengalami kebakaran akibat kebocoran gas di ruang oven pengering.

Kondisi ini diperparah dengan lokasi bangunan yang berada di dekat saluran irigasi besar dan rawan terjangkit banjir.

Pemkab Jember menegaskan tidak akan main-main dengan Program MBG karena menyangkut kesehatan anak-anak.

Seluruh mitra pun diwajibkan memenuhi standar operasional yang ketat.

Walau demikian, nasib akhir dari operasional kedua SPPG ini kini sepenuhnya berada di tangan keputusan Badan Gizi Nasional.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs