ADVERTORIAL
Paripurna DPRD Tanjungjabung Timur Eksekutif Beberkan Penyertaan Modal Terhadap Bank Pembangunan Jambi
DETAIL.ID, Tanjungjabung Timur – Paripurna DPRD Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) dengan agenda sidang penyampaian tanggapan Eksekutif atas pandangan umum fraksi fraksi DPRD atas Ranperda tentang penambahan penyertaan modal pemerintah Tanjungjabung Timur pada PT. Bank Pembangunan Daerah Jambi dalam penyampaian ini Sekda dihadapan Legislatif membeberkan secara detail dan terperinci.
Menanggapi pemandangan umum Fraksi Restorasi Nurani Rakyat (RNR) pada sidang DPRD sebelumnya Eksekutif yang dalam hal ini disampaikan Sekda Tanjungjabung Timur, Sapril, S.IP membeberkan bahwa deviden penyertaan modal Pemkab Tanjungjabung Timur ke Bank Jambi tahun anggaran 2021,sebesar TUJUH MILYAR DELAPAN PULUH DELAPAN JUTA DELAPAN RATUS DELAPAN RIBU DUA RATUS EMPAT BELAS RUPIAH TUJUH PULUH TIGA SEN, ujar Sapril.
Deviden yang diterima Pemkab Tanjungjabung Timur dari PT. Bank Pembangunan Daerah Jambi sampai sampai saat ini terdata sebesar TUJUH PULUH MILYAR DELAPAN RATUS LIMA PULUH SATU JUTA ENAM RATUS TUJUH PULUH DUA RIBU ENAM RATUS SEMBILAN PULUH DUA RUPIAH DUA PULUH SEN, ujar Sekda.
Sapril mengatakan jumlah penyertaan modal Pemkab Tanjungjabung Timur mulai tahun 2010 sampai tahun 2022 sebesar EMPAT PULUH ENAM MILYAR LIMA RATUS EMPAT BELAS JUTA RUPIAH, ujar Sapril.
Lebih lanjut dia katakan sebagaimana yang disampaikan Fraksi Bulan Bintang Indonesia perencanaan penyertaan penambahan modal dari anggaran tahun 2021 sampai tahun 2024 sebesar 52 Milyar penambahan modal yang dimaksud akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah, ujar Sapril menanggapi Fraksi Bulan Bintang Indonesia.
Dalam penyampaiannya guna kelancaran pembahasan Ranperda ini Sekda memerintahkan seluruh jajaran OPD yang berkaitan dengan pembahasan Ranperda untuk segera menyiapkan dokumen maupun data yang diperlukan, ujar Sekda diakhir penyampaiannya.
Sidang Paripurna ini,dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Tanjungjabung Mahrup,SE serta didampingi para Wakil Ketua DPRD Saidina Hamzah,SE dan Gatot Sumarto, S.H pada Senin, 27 Juni 2022.
ADVERTORIAL
Rute Penerbangan Jember-Surabaya Resmi Beroperasi Tepat di Hari Pancasila
DETAIL.ID, Jember — Akses udara di ujung timur Pulau Jawa kian terbuka lebar.
Mulai Senin, 1 Juni 2026, rute penerbangan Jember-Surabaya resmi beroperasi, menyusul jalur udara Jember yang sebelumnya telah terhubung dengan Jakarta dan Bali.
Kehadiran rute ini diharapkan mampu mendongkrak investasi baru serta mempercepat program pengentasan kemiskinan di daerah tersebut.
Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, memimpin langsung seremoni peresmian ini.
Beliau menyebut momentum ini sebagai babak baru bagi kemajuan transportasi lokal, sekaligus solusi atas keterbatasan akses udara yang sempat menghambat pertumbuhan ekonomi Jember selama beberapa tahun terakhir.
“Hari ini adalah hari bersejarah bagi Kabupaten Jember. Setelah terhubung dengan Jakarta dan Bali, kini Jember kembali terhubung dengan Surabaya. Ini merupakan hasil perjuangan bersama dan bentuk nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila untuk memajukan daerah,” kata Gus Fawait.
Dengan lancarnya mobilitas warga, pelaku usaha, dan investor menuju Kota Pahlawan, optimisme baru pun tumbuh untuk kawasan Tapal Kuda.
Gus Fawait yakin roda ekonomi daerah akan bergerak jauh lebih cepat.
“Kalau sinergi ini terus kita pertahankan, saya yakin Jember akan kembali menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di ujung timur Pulau Jawa,” ujarnya.
Bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan fasilitas ini, penerbangan Jember-Surabaya dijadwalkan mengudara empat kali sepekan, tepatnya pada Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu.
Pesawat lepas landas dari Surabaya pukul 09.05 WIB dan mendarat di Jember pukul 10.05 WIB.
Untuk rute sebaliknya, pesawat berangkat dari Jember pukul 10.30 WIB dan tiba di Surabaya pukul 11.20 WIB.
ADVERTORIAL
Kawal Kualitas Makan Gratis, Pemkab Jember Terjunkan Tim ke 209 SPPG
DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menunjukkan komitmennya dalam mengawal kesuksesan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
Melalui instruksi langsung dari Bupati Jember dan Sekretaris Daerah, pemerintah daerah menggelar Supervisi Pemetaan Potensi Masalah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) secara serentak di seluruh wilayah Jember.
Berbeda dari evaluasi biasa, supervisi kali ini menggunakan metode door-to-door untuk menyisir total 209 SPPG di 31 kecamatan.
Fokus utama dari gerakan massal ini adalah memastikan standardisasi kualitas pelayanan telah berjalan sesuai parameter yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
“Tujuannya adalah untuk memotret kondisi eksisting Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) saat ini secara objektif. Kami ingin memastikan kualitasnya benar-benar terjaga dengan baik, sehingga ke depannya dapat mengantisipasi dan mencegah terjadinya potensi masalah, seperti kasus keracunan makanan atau kendala operasional lainnya,” ucap Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Jember, Indra Tri Purnomo, Jumat, 29 Mei 2026.
Indra memaparkan bahwa kunci keberhasilan standardisasi ini berada di tangan kepala dapur dan ahli gizi sebagai personel bentukan BGN.
Seluruh petugas dapur diminta untuk bekerja profesional, mematuhi SOP secara ketat, serta tidak berkompromi dengan mitra kerja jika ditemukan hal yang menyimpang dari standar kesehatan.
“Tercatat ada sebanyak 209 SPPG yang tersebar di 31 kecamatan yang dikunjungi,” tuturnya.
ADVERTORIAL
Pemkab Jember Sukses Pertahankan Predikat WTP
DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember kembali membuktikan akuntabilitasnya dengan sukses mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.
Agenda penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) tersebut dilaksanakan oleh BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Timur pada Jumat, 29 Mei 2026.
Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, hadir secara langsung dan mengapresiasi ketelitian tim pemeriksa BPK serta kerja keras seluruh jajaran ASN di lingkungan Pemkab Jember.
“Kami sangat mengapresiasi koreksi, masukan, serta rekomendasi konstruktif yang diberikan oleh tim BPK selama proses pemeriksaan. Kerja keras ini menuntut profesionalisme dan ketelitian yang luar biasa,” ujar Gus Fawait.
Menurutnya, opini WTP yang diraih secara beruntun ini merupakan cerminan dari komitmen nyata seluruh elemen daerah dalam mengelola keuangan negara, bukan sekadar mengejar piala formalitas.
“Ini buah dari kerja keras, kecerdasan, dan keikhlasan seluruh elemen penatausahaan keuangan daerah. Capaian ini juga menunjukkan bahwa komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas di Jember telah membumi, bukan lagi sekadar jargon politik,” ucapnya.
Gus Fawait mengimbau jajarannya untuk tetap mengevaluasi catatan kecil yang ada demi menyempurnakan laporan ke depan. Ia mengingatkan bahwa substansi dari pengelolaan anggaran adalah dampak nyata yang dirasakan masyarakat.
“Tujuan akhir kita yang paling hakiki adalah memastikan setiap rupiah dalam APBD Jember benar-benar mengalir dan memberikan dampak konkret bagi pembangunan, kemakmuran, serta kesejahteraan seluruh masyarakat Jember,” tuturnya.



