Connect with us
Advertisement

DAERAH

Tiga Warga SAD Dirawat di RSUD Tebo

Published

on

DETAIL ID, Tebo – Tiga orang warga Suku Anak Dalam (SAD) di Provinsi Jambi terpaksa dirawat di RSUD Tebo karena sakit.

Tiga orang SAD tersebut yakni Syukur, laki-laki SAD kelompok Temenggung Bujang Itam di Sungai Ibul Desa Sungai Paur Kabupaten Tanjungjabung Barat, Jambi. Kemudian Belai, perempuan SAD kelompok Temenggung Hasan dari rombongan Rafik di Kecamatan Sumay Kabupaten Tebo. Dan Temenggung Apung, pemimpin SAD Desa Muara Kilis Kecamatan Tengah Ilir Kabupaten Tebo.

“Sudah beberapa hari ini bapak mengeluh jika bagian perutnya sakit. Kondisi bapak sepertinya sudah parah nian,” kata anak kandung Temenggung Apung, Malenggang saat mengantar bapaknya berobat di RSUD Tebo, Rabu 8 Juni 2022.

Menurut Malenggang, Temenggung Apung sangat sulit dibujuk untuk berobat ke rumah sakit. Biasanya, jika sakit hanya minum obat dari bidan desa atau Puskesmas terdekat. “Tadi waktu dibawa ke rumah sakit, bapak hanya pasrah. Itu tandanya penyakit bapak sudah parah,” kata Malenggang lagi dan berharap bapaknya itu bisa sembuh seperti sedia kala.

Kondisi ini dibenarkan Ketua Yayasan Orang Rimbo Kito (ORIK), Ahmad Firdaus. Kata dia, keterangan dari pihak keluarga mengatakan jika Belai menderita sakit pada bagian kepala. Perempuan asal Air Panas Bukit Suban Kecamatan Air Hitam Kabupaten Sarolangun ini juga menderita penyakit asam urat.

“Kalau Sukur menderita sakit pada bagian perut saja, begitu juga dengan Temenggung Apung,” kata pendamping SAD di Tebo, Jambi ini.

Firdaus menjelaskan, untuk Temenggung Apung menderita sakit pada bagian perut. Namun menurut dokter, dugaan sementara Temenggung Apung menderita penyakit DBD. “Kata dokter tadi trombosit pak Apung turun. Besar kemungkinan kena DBD,” ujar Firdaus.

Kembali dijelaskan Firdaus jika Syukur dan Balai sudah dua hari dirawat di RSUD Tebo. “Kalau pak Apung siang ini baru masuk RSUD. Tadi langsung ditangani petugas kesehatan di ruang IGD. Sekarang pak Apung dirawat di ruang penyakit dalam, satu ruangan dengan Syukur. Mudah-mudahan mereka semua segera sembuh,” katanya.

Yang menjadi persoalan, lanjut Firdaus berkata, tidak ada ruangan atau gedung khusus untuk pasien warga SAD di RSUD Tebo. Dengan kondisi ini, pihak rumah sakit terpaksa menggabungkan pasien dari warga SAD dengan pasien umum lainnya. Hal itu menurut Firdaus, bisa menggangu pasien umum yang sama-sama dirawat di rumah sakit tersebut.

“Bayangkan saja, satu pasien SAD terkadang di jaga sampai 10 orang. Kalau yang jaga perempuan, biasanya mereka membawa anak kecil. Kalau yang jaga laki-laki, mereka meski merekok. Ini bisa menggangu pasien lain,” tutur dia.

Firdaus berkata, dirinya maupun secara kelembagaan sudah sering mengusulkan kepada Pemkab Tebo agar membangun gedung khusus untuk warga SAD di RSUD Tebo. Gedung tersebut terdiri dari ruang perawatan, ruang jaga (ruang keluarga) dan dapur. Gedung tersebut harus terpisah dengan gedung yang lain namun masih dalam kawasan RSUD Tebo agar mudah dijangkau.

“Jadi, bila ada rombongan SAD yang menjaga atau menjenguk keluarganya yang dirawat di RSUD Tebo, pasien lain tidak merasa terganggu. Maklum saja, sudah tradisi SAD bila ada yang sakit, mereka beramai-ramai menjaganya. Kalau sudah ramai tentunya bising. Ditambah lagi sampah makanan dan puntung rokok yang berserakan,” ujarnya.

Reporter: Syahrial

Advertisement

DAERAH

Kantah Merangin Ikuti Upacara Peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang Tahun 2026

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Merangin – Pada Kamis, 24 September 2026, Kantor Pertanahan Kabupaten Merangin mengikuti pelaksanakan Upacara Bendera dalam rangka Memperingati 66 Tahun Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) dan Hari Agraria dan Tata Ruang (HANTARU) Tahun 2026 di lingkungan Kantor Wilayah BPN Provinsi Jambi.

Upacara dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jambi dan diikuti oleh seluruh jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi.

Peringatan ini menjadi momentum bagi jajaran Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk merefleksikan peran dan tanggung jawab dalam menghadirkan pelayanan pertanahan dan tata ruang yang semakin berkualitas. Pelaksanaan upacara juga menjadi ruang untuk memperkuat semangat kebersamaan serta menyelaraskan komitmen seluruh jajaran dalam menjalankan tugas dan fungsi organisasi.

Keterlibatan seluruh Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi mencerminkan pentingnya sinergi dan kesatuan langkah dalam mendukung agenda pertanahan dan tata ruang. Dengan koordinasi yang kuat, pelaksanaan program strategis nasional dan pelayanan kepada masyarakat diharapkan dapat terus ditingkatkan, baik dari sisi kualitas, kepastian, maupun akuntabilitas.

Momentum ini juga menjadi pengingat bahwa tugas pertanahan dan tata ruang tidak hanya berkaitan dengan administrasi dan pengelolaan data, tetapi memiliki keterkaitan langsung dengan kepastian hukum, pemanfaatan ruang, serta kesejahteraan masyarakat. Karena itu, integritas, profesionalisme, dan orientasi pelayanan perlu terus menjadi landasan dalam pelaksanaan tugas setiap jajaran. (*)

Continue Reading

DAERAH

Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Kantah Merangin Gelar Rakor Awal Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kabupaten Merangin Tahun 2026

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Merangin – Kantor Pertanahan Kabupaten Merangin gelar Rapat Koordinasi Awal Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kabupaten Merangin Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan sinergi lintas sektor dalam pelaksanaan Reforma Agraria di Kabupaten Merangin pada Senin,, 22 September 2026.

Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Merangin, Nur Adi Kusno, S.T., M.Eng. Selanjutnya, rapat dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Merangin, Zulhifni, S.T., M.E.

Rapat tersebut dihadiri oleh anggota Gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten Merangin, instansi vertikal, perangkat daerah terkait, serta para pejabat yang mewakili berbagai lembaga dan pemangku kepentingan yang memiliki keterkaitan dengan pelaksanaan Reforma Agraria di Kabupaten Merangin.

Pertemuan ini menjadi ruang awal untuk menyatukan persepsi, memperkuat koordinasi, serta membangun langkah kerja bersama dalam pelaksanaan Reforma Agraria Tahun 2026. Reforma Agraria pada dasarnya tidak hanya berbicara mengenai tanah dan sertipikat, tetapi merupakan agenda yang memiliki dimensi lebih luas, yaitu bagaimana penataan aset dapat berjalan beriringan dengan penataan akses sehingga tanah dapat memberikan manfaat yang lebih optimal bagi masyarakat.

Hal tersebut sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 62 Tahun 2023 tentang Percepatan Pelaksanaan Reforma Agraria, yang mengatur bahwa pelaksanaan Reforma Agraria dilakukan melalui strategi antara lain legalisasi aset, redistribusi tanah, pemberdayaan ekonomi Subjek Reforma Agraria, penguatan kelembagaan Reforma Agraria, serta partisipasi masyarakat.

Tantangan utama dalam pelaksanaan Reforma Agraria adalah memastikan bahwa koordinasi yang telah dibangun dapat diterjemahkan menjadi kegiatan yang konkret, terukur, dan berkelanjutan.

Oleh karena itu, tindak lanjut dari rapat koordinasi ini dapat diarahkan pada beberapa langkah penting, yaitu sinkronisasi dan pemutakhiran data antarinstansi, verifikasi subjek dan objek Reforma Agraria, pemetaan sosial masyarakat, penguatan program pemberdayaan ekonomi, serta identifikasi dan penanganan permasalahan atau Konflik Agraria sesuai kewenangan masing-masing pihak. (*)

Continue Reading

DAERAH

Kantor Pertanahan Kabupaten Merangin Sambut Peserta Program Pemagangan Nasional MagangHub Batch 2 Angkatan II Tahun 2026

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Merangin – Pada Senin, 22 September 2026, ertempat di Ruang Rapat Kantor Pertanahan Kabupaten Merangin, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Merangin, Nur Adi Kusno, S.T., M.Eng., didampingi jajaran, menyambut kedatangan peserta Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Batch 2 Angkatan II Tahun 2026 dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, dengan penugasan di Kantor Pertanahan Kabupaten Merangin.

Kegiatan penyambutan tersebut menjadi langkah awal bagi para peserta untuk mengenal lebih dekat lingkungan kerja pemerintahan, khususnya dalam penyelenggaraan pelayanan pertanahan sekaligus memperoleh pengalaman praktis mengenai dunia kerja di lingkungan instansi pemerintah.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Merangin menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta Program Pemagangan Nasional.

“Selamat datang kepada seluruh peserta Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Batch 2 Angkatan II Tahun 2026 di Kantor Pertanahan Kabupaten Merangin,” ucapnya.

Kehadiran peserta MagangHub diharapkan dapat turut mendukung dan mengoptimalkan pelayanan, khususnya pada Seksi Survei dan Pemetaan serta Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran, sejalan dengan berbagai perkembangan dan transformasi pelayanan yang terus dilakukan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional.

Bagi Kantor Pertanahan Kabupaten Merangin, kehadiran peserta MagangHub juga menjadi bagian dari semangat untuk membangun lingkungan kerja yang terbuka terhadap proses pembelajaran dan pengembangan kompetensi generasi muda.

Sementara bagi para peserta, masa pemagangan merupakan kesempatan untuk tidak hanya belajar tentang pekerjaan, tetapi juga memahami pentingnya disiplin, tanggung jawab, integritas, komunikasi, kerja sama, serta orientasi pelayanan dalam menjalankan tugas di lingkungan pemerintahan. (*)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs