ADVERTORIAL
Bupati Anwar Sadat Secara Resmi Launching Internet Gratis di Ruang Publik
detail.id/, Tanjungjabung Barat – Bupati Tanjungjabung Barat H. Anwar Sadat secara resmi melaunching Internet Publik berupa layanan wifi gratis dalam rangkain kegiatan Ekonomi Kreatif Festifal (Ekraf Fest) yang dipusatkan di Alun-Alun Kuala Tungkal pada Jumat, 30 September 2022.
Internet publik ini untuk menjawab kebutuhan infrastruktur telekomunikasi di era digitalisasi saat ini. Internet telah menjadi kebutuhan dalam mendukung berbagai aktifitas masyarakat. Sejak Agustus 2022 internet publik telah diujicobakan di kawasan Alun-Alun dan Taman Persitaj (Siswa) hingga akhirnya secara resmi dilaunching Bupati.
Layanan internet gratis ini merupakan terobosan dari Dinas Kominfo Tanjungjabung Barat selaku leading sector infrastuktur layanan internet dan intranet OPD. Berdasarkan hasil monitoring yang dilaksanakan oleh Dinas Kominfo bahwa penggunaan layanan internet di luar jam kerja di masing-masing OPD cukup rendah.
“Saat ini setralisasi infrastuktur layanan internet dan intranet OPD melalui Dinas Kominfo. Karena minimnya pemanfaatan internet di luar jam kerja perlu adanya terobosan pemanfaatan layanan internet yang ada agar lebih termanfaatkan. Untuk memudahkan dan meningkatkan akses telekomunikasi sesuai misi ke-5 Bupati Tanjungjabung Barat maka kita sediakan layanan internet gratis di fasilitas umum yang saat ini telah diujicobakan di Alun-Alun dan Taman Persitaj,” ucap Plt. Kadis Kominfo Sofian Kadry.
Sementara itu, Bupati Tanjungjabung Barat berharap layanan internet gratis ini tidak hanya memenuhi kebutuhan masyarakat atas akses internet di ruang publik, namun juga dapat dimanfaatkan dalam mendukung ekonomi kreatif.
“Saya harap masyarakat dapat memanfaatkan internet ini untuk hal-hal yang bersifat produktif, untuk berkarya, belajar, meningkatkan wawasan pengetahuan dan menunjang ekonomi kreatif yang saat ini sedang gencar-gencarnya dilakukan pemerintah. Gunakan layanan publik ini dengan sebaik-baiknya dan jangan disalah gunakan,” ujar Bupati H. Anwar Sadat.
Disampaikan Bupati layanan internet gratis ini bisa mendukung beberapa sub sector ekonomi kreatif yang ada seperti desain komunikasi visual, fotografi, desain produk, periklanan, aplikasi dan sampai pengembangan permainan. Sehingga kedepannya alun-alun bisa menjadi Taman Ekonomi Kreatif.
Terkait waktu pemanfaatan, Plt Kepala Dinas Kominfo Tanjungjabung Barat Sofian Kadry menyampaikan layanan internet gratis ini dapat dimanfaatkan masyarakat umum saat diluar jam kerja.
“Pemanfaatannya di luar jam kerja, hari senin-kamis pukul 16.30 hingga pukul 07.00 keesokan harinya, hari jumat dimulai pukul 13.30 hingga senin pagi pukul 07.00, untuk tahap uji coba awal guna mengukur penggunaan internet oleh masyarakat dalam memanfaatkan fasilitas layanan internet gratis ini telah tersedia di Alun alun dan Taman Persitaj (Siswa), serta bila memungkinkan akan ditambah dititik keramaian lainnya,” tuturnya.
Di akhir keterangannya, Sofian juga mengucapkan terimakasih kepada Dinas Perumahan Rakyat dan Pemukiman Tanjab Barat untuk dukungan dalam penyediaan listrik pada menara internet.
“Ini juga di support Dinas Perakim untuk pasokan listrik menara,” tuturnya.
ADVERTORIAL
Pemkab Jember Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah untuk Percepat Pengentasan Kemiskinan
DETAIL.ID, Jember – Langkah proaktif Pemerintah Kabupaten Jember dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan warga terus digenjot melalui pendekatan kolaboratif bersama pemerintah pusat.
Komitmen ini mengemuka saat Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, memaparkan berbagai program strategis daerah di hadapan jajaran kementerian di Jakarta.
Dalam kunjungan tersebut, Pemkab Jember tidak hanya membawa daftar usulan, melainkan memaparkan data faktual, sistem pendukung digital, serta rekam jejak pelaksanaan program di lapangan guna memastikan sinkronisasi kebijakan berjalan efektif.
“Kami datang bukan hanya membawa usulan. Kami ingin menunjukkan apa yang sudah dikerjakan di Jember, lengkap dengan data dan sistemnya, kemudian mencari peluang untuk menyinergikannya dengan program pemerintah pusat,” kata Gus Fawait.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk mendukung target besar pemerintah pusat dalam mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem hingga nol persen, serta menurunkan angka kemiskinan nasional secara berkelanjutan.
Di Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), Pemkab Jember memaparkan efektivitas program Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan) serta layanan kesehatan jemput bola Homecare.
Melalui program Bunga Desaku, pemerintah kabupaten mendekatkan berbagai jenis pelayanan publik, menyerap aspirasi warga secara langsung, hingga mengoptimalkan pengendalian inflasi di tingkat lokal.
Sementara itu, layanan Homecare hadir memberikan akses kesehatan gratis langsung ke rumah warga miskin dan rentan yang memiliki keterbatasan mobilitas.
Selain sektor pemberdayaan desa dan pelayanan kesehatan, Pemkab Jember juga memperkuat kerja sama dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (Kementerian PKP) melalui percepatan program bedah rumah atau Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).
Berkat kesiapan data dan kecepatan administratif, Pemkab Jember berhasil memenuhi seluruh tahapan program sesuai tenggat waktu yang ditetapkan pusat.
Gus Fawait menegaskan bahwa penanganan masalah sosial dan ekonomi tidak bisa diselesaikan secara parsial, melainkan membutuhkan integrasi lintas sektor yang komprehensif.
“Kemiskinan tidak bisa diselesaikan dengan satu program. Kesehatan, rumah layak, pendidikan, pelayanan publik, infrastruktur dan ekonomi keluarga saling berkaitan. Karena itu penanganannya juga harus dilakukan bersama dan terintegrasi,” tutur Gus Fawait.
ADVERTORIAL
Pemkab Jember Jamin Kontrak Aman, Siap Sambut Peralihan PPPK ke PNS
DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember memastikan tidak pernah ada pemutusan kontrak bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) maupun PPPK Paruh Waktu di lingkungan pemerintahan daerah.
Di bawah kepemimpinan Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, pemkab terus berkomitmen menjaga keberlangsungan status dan kepastian nasib para pegawai.
Langkah ini beriringan dengan apresiasi yang disampaikan Pemkab Jember kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, serta pimpinan DPR RI atas arah kebijakan nasional.
Kebijakan tersebut membuka peluang peralihan status PPPK Paruh Waktu menjadi PPPK Penuh Waktu dengan pembiayaan anggaran pusat, serta rencana pengangkatan lanjutan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Gus Fawait menyatakan kesiapan penuh jajarannya untuk memproses seluruh kebutuhan administratif demi kelancaran transisi status kepegawaian.
“Pemerintah daerah berprinsip untuk terus mengamankan dan menjamin kepastian nasib para pegawai. Kami sangat bahagia dan bangga atas kebijakan Pak Presiden,” ujar Gus Fawait.
ADVERTORIAL
Umpan Balik Penilaian Kompetensi, Proses Penentuan Arah Pengembangan Pegawai Kementerian ATR/BPN
DETAIL.ID, Jakarta – Penilaian kompetensi dilakukan terhadap setiap pegawai negeri sipil (PNS) di Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Penilaian diambil saat Pelatihan Dasar (Latsar) bukan hanya untuk mengukur kemampuan individu, tapi menjadi pijakan untuk membaca kekuatan dan kesenjangan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dalam organisasi. Menindaklanjuti penilaian tersebut, Kementerian ATR/BPN melaksanakan kegiatan Umpan Balik (Feedback) Pemetaan Kompetensi Pegawai pada Rabu, 19 Agustus 2026, untuk membantu jajaran memahami kompetensi yang telah dimiliki dan area yang masih perlu dikembangkan.
“Hasil penilaian kompetensi sudah kita masukkan ke dalam SINTEN (Sistem Informasi Kompetensi). Sesi ini menjadi momentum yang baik untuk arah pengembangan ke depan Bapak/Ibu seperti apa. Bapak/Ibu juga dapat mengetahui kompetensinya seperti apa, baik kompetensi manajerial sosial kultural maupun aspek teknis, termasuk di mana kekurangannya,” ujar Kepala Pusat Penilaian Kompetensi, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Heri Mulianto, di Aula Prona Kementerian ATR/BPN, Jakarta.
Heri Mulianto menjelaskan, hasil Feedback akan dijadikan dasar penyusunan individual development plan (IDP), termasuk menentukan pelatihan maupun bentuk pengembangan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing pegawai.
“Ini juga membantu pegawai melihat standar kompetensi yang dipersyaratkan pada jabatannya. pegawai dapat mengetahui kompetensi yang masih dimiliki dan langkah yang perlu dilakukan untuk memenuhinya. Jadi bukan hanya melihat kondisi kita saat ini, tetapi juga melihat apa yang akan kita tuju dan apa yang harus kita lakukan untuk menuju ke sana,” tuturnya.
Pada kegiatan ini, PNS yang telah melalui tahap penilaian kompetensi saat Latsar 2025, melakukan sesi one on one atau sesi tatap muka bersama asesor aparatur. Jumlah pegawai yang mengikuti sesi asesmen pada tanggal 19 Agustus 2026 sebanyak 18 orang, kemudian 13 orang lainnya akan mengikuti sesi asesmen pada 20 Agustus 2026 esok.
Kepala Biro Sumber Daya Manusia, Budi Santosa, menyebut Feedback Penilaian Kompetensi ini jadi bagian penting dalam mendukung transformasi organisasi dan pengembangan kapasitas pegawai. Saat ini Kementerian ATR/BPN juga melakukan penguatan transformasi organisasi melalui penerapan sistem Organisasi Berbasis Wilayah yang diluncurkan pada Senin, 17 Agustus 2026, di Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Administrasi Jakarta Barat.
Menurut Budi Santosa, penerapan Organisasi Berbasis Wilayah tersebut akan berdampak pada penataan jabatan dan kebutuhan kompetensi pegawai. “Ini jadinya Kepala Seksi di Kantah terbagi ke dalam 6 wilayah sesuai kapasitas dari Kantah masing-masing. Ini bisa menjadi momentum dalam mempersiapkan kebutuhan tersebut melalui penilaian kompetensi pegawai ini,” katanya.



