NASIONAL
12 Penyebab Pembengkakan Jantung, Bukan Hanya Alasan Penyakit
detail.id/, Jakarta – Kondisi pembengkakan jantung tidak mampu dianggap enteng alasannya adalah bisa menyebabkan komplikasi sampai berujung pada kematian. Untuk itu, penting untuk mengenal penyebab pembengkakan jantung.
Melansir Mayo Clinic, pembengkakan jantung atau dalam bahasa medis disebut kardiomegali sejatinya bukan penyakit, melainkan tanda dari masalah kesehatan.
Pembengkakan jantung yakni keadaan saat ukuran jantung membesar melampaui keadaan normal. Biasanya, hal ini terjadi alasannya adalah jantung harus memompa darah lebih keras dari biasanya, sehingga menghancurkan otot jantung.
Salah satunya mampu alasannya seseorang melakukan olahraga berat dengan intensitas yang rutin. Artinya, pembengkakan jantung tak selalu alasannya penyakit, namun juga alasannya adalah acara dan kondisi sehari-hari.
Gejala Pembengkakan Jantung
Mengutip laman Siloam Hospitals, berikut beberapa tanda-tanda pembengkakan jantung.
- Napas pendek, terutama ketika beraktivitas fisik atau berbaring datar
- Sesak napas, utamanya saat berbaring
- Berat badan bertambah
- Mudah merasa lelah
- Jantung berdebar
- Irama jantung tidak teratur
- Dada terasa nyeri
- Tungkai kaki dan perut ikut membesar
Penyebab Pembengkakan Jantung
Biasanya, jantung membengkak alasannya adalah organ ini merespons perubahan kondisi atau beban kerja jantung di dalam badan. Misalnya, jantung harus memompa darah lebih keras dari lazimnya , sehingga otot jantung rusak dan ukurannya membengkak.
Beberapa masalah pembengkakan jantung juga terjadi alasannya adalah hadirnya tekanan di dalam badan dalam jangka pendek, misalnya pada periode kehamilan yang menyebabkan kelainan otot jantung atau kardiomiopati peripartum.
Kondisi ini biasanya terjadi sementara, meski jikalau tidak ditangani dengan cepat juga bisa menjadikan kelainan jantung secara permanen hingga menimbulkan kematian. Namun, hal ini tidak sering terjadi.
Berdasarkan Mayo Clinic, berikut penyebab pembengkakan jantung.
1. Cacat bawaan sejak lahir
Cacat bawaan sejak lahir dapat menciptakan struktur dan fungsi jantung tidak wajar , tergolong ukurannya yang lebih bisul dari umumnya.
2. Serangan jantung
Serangan jantung mampu menjadikan kerusakan jaringan parut dan struktural pada jantung, sehingga organ ini kesusahan memompa darah dan menyebabkan ketegangan. Ketegangan ini mampu membuat jantung jerawat sampai gagal jantung.
3. Penyakit kelainan otot jantung
Penyakit kelainan otot jantung atau dalam bahasa medis disebut kardiomiopati juga mampu mengakibatkan pembengkakan jantung. Sebab, hal ini menciptakan jantung jadi kaku atau tebal, sehingga sukar memompa darah.
4. Penumpukan cairan di jantung
Penumpukan cairan di jantung atau disebut efusi perikardial juga bisa menjadikan jantung membesar. Khususnya ketika penderitanya melaksanakan rontgen dada.
5. Penyakit katup jantung
Penyakit katup jantung terjadi alasannya adanya kerusakan katup jantung, sehingga membuat anutan darah jadi terganggu dan menciptakan ruang jantung jadi lebih besar.
6. Tekanan darah tinggi
Tekanan darah tinggi atau hipertensi menciptakan jantung harus memompa lebih keras dari umumnya untuk mengalirkan darah ke seluruh badan. Hal ini menjadikan ketegangan, otot jantung membengkak, dan kesannya menyebabkan pembengkakan jantung.
7. Tekanan darah tinggi di arteri paru-paru
Tak hanya di jantung, tekanan darah tinggi di arteri paru-paru juga bisa berujung pembengkakan jantung. Sebab, sama-sama menciptakan jantung melakukan pekerjaan lebih berat untuk memindahkan darah antara paru-paru dan jantung.
8. Darah rendah
Kondisi darah rendah atau anemia juga perlu diwaspadai karena bisa mengakibatkan pembengkakan jantung. Ketika anemia, penderita akan mengalami kekurangan sel darah merah atau berada di level yang rendah.
Akibatnya, kadar oksigen di dalam badan juga akan menurun alasannya minimnya darah yang menenteng oksigen ke seluruh tubuh. Hal ini membuat jantung yang harus mengambil peranan untuk memompa lebih banyak darah, sehingga terjadi ketegangan dan pembengkakan.
9. Gangguan tiroid
Gangguan tiroid atau kondisi ketika kelenjar tiroid kurang aktif (hipotirodisme) dan tiroid terlalu aktif (hipertirodisme) juga bisa menciptakan jantung jadi membengkak.
10. Terlalu banyak zat besi di tubuh
Sesuatu yang berlebihan memang tidak baik, tergolong zat besi di dalam tubuh. Sebab, zat besi yang terlalu banyak di dalam badan memiliki peluang menciptakan zat ini mengendap di ruang jantung kiri bawah, sehingga mampu menyebabkan pembengkakan.
11. Endapan protein dan lemak di sekeliling jantung
Endapan protein yang tidak biasa di jantung atau disebut amilodosis jantung dapat menjadikan penebalan dinding jantung, sehingga jantung ikut membengkak. Tak cuma protein, lemak yang mengendap di sekeliling jantung juga bisa menyebabkan keadaan ini.
12. Olahraga fisik terlalu berat
Olahraga fisik yang terlalu berat dan dilakukan secara rutin juga mampu menambah beban kerja jantung, sehingga ukurannya membengkak. Hal ini lazimnya terjadi di golongan atlet, meski tidak senantiasa.
NASIONAL
Kolaborasi Pendidikan Global: Chungbuk University Korea Selatan Kunjungi SMA Kolese De Britto Yogyakarta
DETAIL.ID, Yogyakarta – SMA Kolese De Britto Yogyakarta menerima kunjungan akademik dari Chungbuk National University, Korea Selatan, yang berlangsung selama 2–6 Februari 2026. Kunjungan ini menjadi bagian dari penguatan jejaring Internasional sekaligus ruang pembelajaran lintas budaya dalam dunia pendidikan.
Selama hampir sepekan, delegasi Chungbuk University terlibat langsung dalam berbagai agenda utama, mulai dari praktik mengajar di kelas-kelas, workshop pengembangan profesional guru, hingga kegiatan City Tour budaya Yogyakarta bersama siswa dan pembimbing SMA Kolese De Britto.
Pada agenda praktik mengajar, para dosen dan mahasiswa Chungbuk University berinteraksi langsung dengan siswa di berbagai kelas. Kegiatan ini menjadi sarana pertukaran pendekatan pedagogis, memperkenalkan perspektif pendidikan global, sekaligus membangun suasana belajar yang dialogis dan kolaboratif.

Puncak kegiatan akademik dilaksanakan pada Rabu, 4 Februari 2026, melalui Workshop Guru yang berlangsung pukul 13.30–15.00 WIB. Workshop ini diikuti oleh para guru SMA Kolese De Britto dan difokuskan pada pengembangan praktik pembelajaran, refleksi pedagogi, serta berbagi pengalaman pendidikan antara Indonesia dan Korea Selatan. Suasana workshop berlangsung dinamis, penuh diskusi, dan saling memperkaya wawasan profesional pendidik.
Selain agenda akademik, delegasi Chungbuk University juga diajak mengenal kekayaan budaya Yogyakarta melalui City Tour pada Kamis, 5 Februari 2026, pukul 10.00–16.00 WIB. Bersama perwakilan siswa dan pembimbing SMA Kolese De Britto, rombongan mengunjungi Keraton Yogyakarta dan Museum Sonobudoyo. Kegiatan ini menjadi ruang perjumpaan lintas budaya, di mana nilai-nilai sejarah, tradisi, dan kearifan lokal Yogyakarta diperkenalkan secara langsung kepada tamu Internasional.

Kunjungan ini tidak hanya memperkuat kerja sama antar lembaga pendidikan lintas negara, tetapi juga sejalan dengan semangat pendidikan humanis yang dihidupi SMA Kolese De Britto, pendidikan yang membuka diri pada dunia, membangun dialog, serta menumbuhkan sikap saling menghargai dalam keberagaman.
Kunjungan Chungbuk University menegaskan komitmen SMA Kolese De Britto Yogyakarta untuk menghadirkan pendidikan yang berwawasan global, reflektif, dan berakar pada nilai kemanusiaan.
NASIONAL
MBG di Muaro Jambi Bikin 104 Orang Masuk Rumah Sakit, Kanreg BGN Jambi Bilang Begini…
DETAIL.ID, Jambi – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Jambi dibikin heboh oleh insiden keracunan massal sejumlah pelajar di lingkup Kecamatan Sekernan dan Sengeti, Kabupaten Muara Jambi, Jumat 30 Januari 2026.
Hingga sekira pukul 21.30, pihak RSUD Ahmad Ripin mencatat terdapat sebanyak 104 pelajar dari berbagai sekolah mulai dari TK, SD, SMP, dan SMA. Selain itu ada pula Guru dan Balita mengalami keracunan makanan.
Penyebabnya diduga kuat dari konsumsi soto, menu MBG yang disajikan oleh SPPG Sengeti. Pihak Pemprov Jambi lewat Satgas Pangan pun mengambil langkah cepat dengan menonaktifkan sekentara SPPG yang dikelola oleh Yayasan Aziz Rukiyah Aminah.
Soal ini Kepala Regional (Kanreg) BGN Provinsi Jambi, Adityo mengklaim bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Muaro Jambi juga Provinsi Jambi dan BPOM untuk melakukan uji lab atas sampel makanan.
”Kita masih nunggu hasil dari pengecekan lab. Yng dicek itu dari sampel makanan dan air,” ujar Adityo, Jumat 30 Januari 2026, di RSUD Ahmad Ripin.
Kalau menurut Kanreg BGN Jambi itu, insiden keracunan yang terjadi di Muara Jambi merupakan kali pertama dalam pelaksanaan MBG di Provinsi Jambi. Kepada murid, wali murid serta pihak terdampak lainnya. Dia pun menyampaikan permohonan maaf.
Untuk tindak lanjut dari BGN sendiri, SPPG Sengeti dihentikan sementara sembari hasil investigasi penyebab keracunan massal terungkap. Penyaluran terhadap 28 sekolah oleh SPPG Sengeti pun disetop sementara.
Disinggung terkait hasil pengecekan sementara, Adityo menolak untuk berkomentar dengan dalih bahwa saat ini investigasi masih dilakukan. Soal standar operasional masing-masing SPPG di Provinsi Jambi, dia mengklaim semua yang beroperai sudah tersertifikasi.
”Yang operasional itu semua sudah menggunakan sertifikasi Laik Higiene Sanitasi. Jadi memang kita memang sudah sesuai standar yang berlaku,” katanya.
Sementara untuk prosedur pengolahan dan penyajian makanan, Adityo kembali mengklaim bahwa semua sudah sesuai SOP yang berlaku meskipun ia tak menjelaskan secara detail SOP yang dimaksud.
Berdasarkan pengakuan masyarakat di RSUD Ahmad Ripin terdapat pelajar yang membawa pulang jatah MBG nya, kemudian dikonsumsi oleh keluarga. Selain itu terdapat juga guru yang turut mencicip makanan MBG.
Disini Adityo bilang kalau serah terima jatah MBG dilakukan pada penerima manfaat yang terdata. “Jadi kalau memang sudah nyampe di sekolah memang itu balik lagi ke pihak sekolahnya,” katanya.
Lantas bagaimana pengawasan dari BGN Regional terhadap pelaksanaan MBG di daerah-daerah? Disini Kanreg BGN Jambi lagi-lagi menekankan soal sertifikasi Laik Higiene Sanitasi.
Dengan insiden di SPPG Sengeti, Adityo menolak untuk sertifikasinya diragukan. Kata dia, bukan diragukan, berarti ada pelaksanaan SOP nya yang kurang berjalan dengan baik oleh pihak SPPG.
Dari insiden ini, Adityo mengklaim bahwa sudah terdapat banyak hal untuk melakukan pencegahan mulai dari penentuan menu makanan, pemilihan bahan baku hingga seluruh hal teknis harus sesuai SOP yang berlaku.
”Kali ini fatal. Karna kalau saya pribadi, apapun yang terjadi klau memang sudah ada yang terdampak itu fatal. Mkanya saya pribadi sebagai Kepala Regional memohon maaf atas kejadian ini,” katanya.
Reporter: Juan Ambarita
NASIONAL
Terus Bertambah! Korban Keracunan MBG dari SPPG Sengeti Kini Sudah 102, Ada Balita Hingga Guru
DETAIL.ID, Jambi – Jumlah korban keracunan MBG dari SPPG Sengeti terus bertambah, terbaru Sekda Muaro Jambi Budi Hartono didampingi Kadinkes Aang Hambali menyampaikan bahwa tercatat 102 korban yang sudah mendapat perawatan medis di RSUD Ahmad Ripin, Jumat malam 30 Januari 2026.
”Saat ini sudah terdata tadi 102 anak dari TK SD SMP, ada 1 orang SMA. Ada juga anak-anak yang itu kakaknya membawa makanan ke rumah terus dimakan sama adiknya, kena. Ada juga beberapa orang guru, kena juga,” ujar Sekda Budi, Jumat malam, 30 Januari 2026.
Lebih lanjut Sekda Muara Jambi itu menyampaikan terdapat 2 Balita yang dirujuk ke RSUD Raden Mattaher. Prtama berusia 1 tahun 4 bulan kedua 2 tahun 9 bulan.
Berdasarkan pemantauan sementara Pemkab Muara Jambi, penanganan terhadap korban keracunan MBG dapat tertangani sejauh ini. RSUD Ahmad Ripin disebut mengerahkan seluruh tenaga medisnya untuk melayani korban keracunan MBG.
Imbas insiden keracunan kali ini, operasional SPPG Sengeti dihentikan sementara berdasarkan hasil rapat bersama pihak BGN dan juga Pemerintah Provinsi Jambi.
”kemudian sampel makanan itu yang ada di dapur maupun di sekolah-sekolah akan diteliti nanti di labor kita. Setelah itu nanti akan kita investigasi dimana ini kelalaiannya,” katanya.
Terkait sanksi, menurut Sekda hal tersebut menjadi domain dari BGN RI.
Sementara itu pihak SPPG Sengeti ketika dikunjungi oleh awak media terkesan tertutup. Beberapa kendaraan roda dua dan 4 tampak mejeng depan SPPG.
Namun pihak keamanan mengatakan bahwa tidak ada pihak berwenang yang dapat memberi keterangan.
”Tadi dari Polres sama dari Dinkes udah datang. Sampel udah diambil,” ujar security SPPG Sengeti.
Informasi dihimpun, bahwa SPPG Sengeti dibawah Yayasan Aziz Rukiyah Aminah melayani 28 sekolah dengan 3400 porsi MBG bagi sekolah di Kecamatan Sekernan dan Sengeti.
Reporter: Juan Ambarita


