ADVERTORIAL
Bupati Batanghari Resmikan Gebyar Batanghari Tangguh Penggerak Menuju Arah Baru Budaya Taat Pajak 2023
Batanghari – Bupati Batanghari Mhd Fadhil Arief, SE mengikuti sekaligus membuka secara resmi Acara Gebyar Batanghari Tangguh Penggerak Menuju Arah Baru Budaya Taat Pajak Tahun 2023 pada Rabu, 11 Januari 2023, bertempat di Serambi Rumdis Bupati Batanghari.
Hadir pada acara tersebut Wakil Bupati Batanghari H. Bakhtiar, SP, Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Pelayangan Jambi Bpk. Subandiyono, Sekretaris Daerah Batanghari, para Kepala OPD, para Kepala Cabang Bank di wilayah Batanghari, Pejabat eselon III masing-masing OPD, Kepala Desa se Kabupaten Batanghari dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati mengatakan bahwa upaya peningkatan pajak daerah tidak cukup dengan kalkulasi angka nominal potensi untuk target dapat tercapai, namun harus juga diperkuat melalui budaya taat pajak yang harus ditanamkan kepada wajib pajak/masyarakat secara terstruktur, sistematis dan massip terutama kepada pelaku usaha.
Potensi yang besar tanpa didukung oleh budaya taat pajak akan menjadi catatan tunggakan piutang pajak daerah yang akan mengurangi kualitas keuangan daerah.
“Untuk itu mari dukung dan sukseskan kegiatan ini dengan harapan dapat mendorong kapasitas fiskal daerah guna membangun kesejahteraan masyarakat Kabupaten Batanghari yang kita cintai ini, kata Bupati.
Pada kesempatan itu Bupati menyampaikan kepada masyarakat terutama pelaku usaha harusnya merasa malu jika hanya bisa mengkritik kelemahan-kelemahan pemerintah akan tetapi harus mengerti dengan kewajiban kita sebagai wajib pajak yang harus kita taati dan penuhi, agar daerah dimana kita hidup dan tinggal menjadi lebih baik.
Bupati menambahkan bahwa kemampuan keuangan suatu daerah merupakan hal penting dalam menentukan perencanaan dan pembangunan serta menjamin keberhasilan otonomi suatu daerah yaitu dengan menggali potensi sumber pendapatan daerah melalui intensifikasi dan ekstensifikasi PAD.
Untuk itu agar daerah mendapatkan bagian secara proporsional maka dapat ditempuh dengan upaya seperti peningkatan pengawasan, koordinasi dan penyederhanaan proses administrasi pemungutan serta koordinasi dengan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi.
Diakhir sambutannya Bupati menambahkan bahwa kami selaku Kepala Daerah yang mendapat amanah dan dititipkan impian besar masyarakat Batanghari untuk perubahan kehidupan yang lebih baik, telah kami jawab dengan komitmen politik anggaran berbasis kesejahteraan dan akselerasi pembangunan yang nyata di berbagai sektor dan wilayah di kabupaten Batang Hari mulai dapat dilihat dan dirasakan diantaranya Alun-alun Lapangan Garuda, Alun-alun Pendopo dan Taman Trotoar Jalan Jendral Sudirman, mempercantik taman PKK, Taman Ojek, Lampu Hias Simpang Empat Tugu Jam, Taman Gor Basket, dan Lampu Hias tugu Tapah Melenggang, Alhamdulillah semua dapat terealisasi meskipun dengan kekuatan fiskal daerah yang terbatas.
Acara dilanjutkan dengan Poto bersama dan diakhiri dengan makan siang bersama Bupati dan Wakil Bupati Batanghari serta para undangan.
ADVERTORIAL
Gus Fawait Instruksikan Faskes Jember Siaga Hadapi Risiko Kesehatan saat Lebaran
DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, menginstruksikan seluruh fasilitas kesehatan di wilayah ini berada dalam kondisi siaga selama masa libur Idulfitri, Senin, 23 Maret 2026.
Pemerintah Kabupaten Jember merealisasikan langkah ini untuk menghadapi potensi peningkatan gangguan kesehatan masyarakat akibat perubahan pola konsumsi makanan saat Lebaran.
Gus Fawait menjelaskan, setelah menjalani puasa Ramadan masyarakat biasanya memasuki masa penyesuaian pola makan.
Tradisi silaturahmi atau ngelencer membuat masyarakat sering menikmati berbagai hidangan khas Lebaran yang banyak mengandung santan.
“Kita tahu setelah puasa ada masa peralihan. Apalagi ditambah budaya ngelencer (silaturahmi, Red), di mana hidangan banyak mengandung santan dan berbagai jenis makanan lainnya. Biasanya ini memicu peningkatan kebutuhan pelayanan kesehatan,” kata Gus Fawait.
Pemerintah Kabupaten Jember menyiapkan puskesmas dan rumah sakit milik pemerintah agar tetap memberikan pelayanan selama libur panjang.
Tenaga medis serta armada ambulans berada dalam posisi siaga untuk melayani masyarakat.
“Saya akan turun langsung ke beberapa fasilitas kesehatan untuk meninjau kesiapan. Puskesmas daerah setempat hingga rumah sakit Pemerintah sudah kita siagakan total,” ujar Gus Fawait.
Selain sektor kesehatan, pemerintah daerah juga berkoordinasi dengan Kepolisian, Dinas Perhubungan, serta Satuan Polisi Pamong Praja guna menjaga kelancaran arus lalu lintas di kawasan wisata yang diperkirakan ramai selama libur Lebaran.
“Intinya seluruh kewajiban pemerintah sudah direalisasikan agar masyarakat bisa lebaran dengan tersenyum dan tenang,” tutur Gus Fawait.
ADVERTORIAL
Gus Fawait Minta Puskesmas di Sekitar Wisata Jember Siaga Selama Libur Lebaran
DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, meminta puskesmas di sekitar kawasan wisata menyiagakan ambulans dan tenaga medis selama periode libur Lebaran, Jumat, 20 Maret 2026.
Instruksi tersebut ia sampaikan kepada Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana agar layanan kesehatan tetap tersedia di lokasi yang berpotensi mengalami lonjakan kunjungan wisatawan.
“Saya minta puskesmas, khususnya yang di sekitar wilayah wisata, kiranya nanti untuk bersiap siaga terkait masalah ambulans apabila dibutuhkan oleh masing-masing objek wisata di Kabupaten Jember,” kata Gus Fawait.
Gus Fawait juga meminta perhatian khusus pada kawasan wisata yang diperkirakan dipadati pengunjung selama libur Lebaran.
“Jangan sampai ada daerah-daerah yang menjadi pusat titik kumpul massa malah tidak ada ambulans dan tenaga medisnya. Terutama Papuma dan Watu Ulo ini akan membeludak sehingga perlu dukungan penuh untuk memastikan mereka standby di sana,” ujarnya.
Penyiagaan tenaga medis dan ambulans di kawasan wisata tersebut bertujuan memastikan wisatawan dan masyarakat sekitar memperoleh layanan kesehatan dengan cepat ketika terjadi keadaan darurat selama masa libur Lebaran.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Jember, Muhammad Zamroni, menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah memetakan sembilan titik strategis yang menjadi fokus penyiagaan layanan kesehatan selama masa libur.
“Penyiagaan personel medis ini dijadwalkan berlangsung mulai 13 Maret hingga 29 Maret 2026,” ucap Zamroni.
Beberapa lokasi yang menjadi prioritas meliputi Alun-alun Jember, Kecamatan Puger dan kawasan sekitarnya seperti Pondok Dalem dan Paseban, serta destinasi wisata Pantai Watu Ulo dan Pantai Papuma.
ADVERTORIAL
Gus Fawait Ajak Warga Jember Manfaatkan Layanan Publik Gratis
DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, mengajak warga memanfaatkan berbagai layanan publik gratis saat Safari Ramadan di Kecamatan Ledokombo, Selasa, 17 Maret 2026.
Gus Fawait menggunakan agenda tersebut untuk bertemu langsung dengan masyarakat sekaligus menyampaikan berbagai program layanan yang dapat diakses warga Kabupaten Jember tanpa biaya.
Dalam rangkaian kegiatan itu, ia berdialog dengan berbagai elemen masyarakat di Ledokombo.
Ia juga menyerahkan santunan kepada anak yatim serta meresmikan pemasangan instalasi listrik gratis bagi warga kurang mampu.
Gus Fawait menguraikan bahwa sebagian warga masih belum mengetahui hak mereka dalam mengakses layanan publik yang telah disediakan pemerintah daerah.
“Kabupaten Jember ini memiliki jumlah penduduk yang sangat besar. Ternyata di lapangan, masih banyak warga yang belum tahu kalau ada program pengobatan gratis hanya dengan KTP, pembuatan dokumen kependudukan yang mudah, dan lain sebagainya,” ujar Gus Fawait.
Melalui Safari Ramadan tersebut, ia juga memberi penjelasan mengenai program Universal Health Coverage (UHC) yang memungkinkan warga memperoleh layanan pengobatan gratis cukup menggunakan KTP.
Selain itu, pemerintah daerah juga memberi kemudahan dalam pengurusan berbagai dokumen administrasi kependudukan.
Selain layanan kesehatan dan administrasi kependudukan, sosialisasi tersebut turut membahas isu lain di masyarakat, antara lain pencegahan pernikahan dini, penurunan angka stunting, serta persoalan infrastruktur.
Pada akhir kegiatan, Gus Fawait mengajak warga memanfaatkan layanan pengaduan Wadul Gus’e untuk menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi di lapangan, mulai dari warga miskin yang belum menerima bantuan hingga kendala pelayanan publik di Kabupaten Jember.



