ADVERTORIAL
Gubernur Al Haris Lantik 54 Pejabat Eselon III, Ini Nama-namanya
Jambi – Gubernur Jambi, Al Haris melantik 54 pejabat eselon III ruang linkup Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Jambi di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Jumat, 13 Januari 2023.
Pada pelantikan pejabat eselon III ini tanpak hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Sudirman dan sejumlah pejabat eselon II Pemprov Jambi.
Gubernur Jambi Al Haris berpesan kepada pejabat yang baru dilantik untuk bersyukur atas amanah yang diberikan.
Gubernur menyebutkan dari data BKD ada 500 orang yang memeuhi persyaratan untuk jabatan eselon III dan seribuan eselon IV.
“Bapak /ibu masih beruntung dapat jabatan, tetapi yang lain Allah belum takdirkan yang dilantik. Artinya masih dapat amanah. Maka jaga amanah ini, dan ini rezeki yang diberikan Allah sekejap Allah bisa ambil dan berikan,” kata Gubernur Al Haris.
Gubernur Jambi, Al Haris juga menegaskan pada pejabat yang baru dilantik untuk memahami visi dan misi Gubernur untuk mewujudkan Jambi Mantap.
“Apa yang menjadi visi misi gubernur pahami dengan baik, pahami visi misi Jambi mantap. Kita satu arah satu tujuan, kalau bapak ibu tidak berkenan dengan perahu saya silakan keluar dari perahu saya,” ucapnya.
Berikut nama-nama pejabat yang dilantik Gubernur Al Haris:
- Muhammad Syahran dilantik sebagai Sekretaris pada Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jambi
2.Cecep Apkin dilantik sebagai Kepala Bidang Pembudayaan dan Olahraga pada Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jambi
- Rino Oetami dilantik sebagai dilantik sebagai Kepala Bidang Pembudayaan dan Olahraga pada Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jambi
-
Atma Jaya dilantik sebagai Sekretaris pada Dinas Perhubungan Provinsi Jambi
-
Faisal Reza dilantik sebagai Kepala Bidang Pengembangan Jaringan Transportasi Udara pada Dinas Perhubungan Provinsi Jambi6. Bambnag Budiharjo dilantik sebagai Kepala Bidang Perhubungan Laut, Sungai, Danau Penyebrangan dan Udara pada Dinas Perhubungan Provinsi Jambi
-
Chairun Nasichin dilantik sebagai Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa pada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Provinsi Jambi
-
Rakhmad Darmawan dilantik sebagai Kepala Bidang Pengembangan dan Penyuluhan Perkebunan pada Dinas Perkebunan Provinsi Jambi
-
Pancapria dilantik sebagai Kepala Bidang Sarana Prasarana dan Perlindungan Perkebunan pada Dinas Perkebunan Provinsi Jambi
-
Yulian Raya Sangon dilantik sebagai Kepala Bidang Pengolahan, Standarisasi dan Pemasaran Hasil Perkebunan pada Dinas Perkebunan Provinsi Jambi
-
Ahmad Thaulaon dilantik sebagai Sekretaris pada Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jambi
-
Romy Tri Nugraha dilantik sebagai Kepala Bidang Ilmu Pengetahuan Tekhnologi dan Kerja Sama pada Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jambi
13, Bukri dilantik sebagai Sekretaris pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Provinsi Jambi
- Agus Salim dilantik sebagai Kepala Bidang Prasarana dan Sarana pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Provinsi Jambi
-
Misrinadi dillantik sebagai Sekretaris pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jambi16. Bahrul Akbar dilantik sebagai Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jambi
-
Desfian Dilantik sebagai Kepala Bidang Perlindungan Konsumern dan Tertib pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jambi
-
Umar dilantik sebagai Sekretaris pada Dinas Pendidikan Provinsi Jambi
-
Zet Herman dilantik sebagai Kepala Bidang Pembinaan pada Dinas Pendidikan Provinsi Jambi
20, Harmadeli dilantik sebagai Kepala Bidang Pembinaan SMA pada Dinas Pendidikan Provinsi Jambi
21, Hariyanto dilantik sebagai Kepala Bidang Penilaian Kinerja Aparatur dan Penghargaan pada Badan Kepagawaian Daerah Provinsi Jambi
- Dedy Ardiansyah dilantik sebagai Kepala Bidang Transmigrasi pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jambi
-
Dodi Haryanto dilantik sebagai Kepala Bidang Pembinaan, Pengawasan Ketenagakerjaan dan Hubungan Industrial pada pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jambi
-
Budi Hermanto dilantik sebagai Kepala Bidang Penataan pada Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jambi
-
Oktobrani dilantik sebagai Kepala Bidangn Perencanaan dan Pengembangan Iklim Penanaman Modal pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Jambi26. Tuti Widiaastuti dilantik sebagai Kepala Bidang Pengendalian dan Pelaksanaan dan Informasi pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jambi
-
Muhammad Arif Apriyanto dilantik sebagai Sekretaris pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Jambi
-
Arsyad Nur dilantik sebagai Kepala Bagian Keuangan pada Sekretariat DPRD Provinsi Jambi
-
Bambang Supriyadi dilantik sebagai Kepala Bagian Umum pada Sekretariat DPRD Provinsi Jambi
-
Zidni Aisyah dialntik sebagai Kepala Bagian Persidangan dan Produk Hukum pada Sekretariat DPRD Provinsi Jambi
-
Edi Johannas dilantik sebagai Sekretaris pada Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi
-
Alfiansyah dilantik sebagai Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Kecil pada Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menegah Provinsi Jambi
-
Muhammad Syafrizal dilantik sebagai Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Provinsi Jambi
-
Revo Anhar dilantik sebagai Wakil Direktur Pengembangan SDM dan Sarana Prasarana pada RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi
35.Abd Aziz dilantik sebagai Kepala Bagian Perencanaan dan Kepegawaian Sekretariat Daerah pada Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Jambi36. Abrizal dilantik sebagai Sekretaris pada Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Jambi
-
Olvi Oktina dilantik sebagai Sekretaris pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi
-
Sri Purnama Syam dilantik sebagai Kepala Bidang Pengembangan Nilai Budaya dan Seni pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi
-
Syafrial dilantik sebagai Kepala Bidang Sejarah dan Pubakala pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi
-
Wasis Sudibya dilantik sebagai Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Provinsi Jambi41. Wahyudi Apdian dilantik sebagai Kepala Bidang Bina Program dan Tata Ruang pada pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Provinsi Jambi
-
Agung Yuwanda dilantik sebagai Kepala Bidang Bina Konstruksi dan Pengendalian pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Provinsi Jambi
-
Ariesto Harun Wijaya dilantik sebagai Kepala Bidangn Perumahan pada pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Provinsi Jambi
-
Ismei Kurnia dilantik sebagai Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin pada Dinas Sosial Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Jambi
-
Dessy Isbarani dilantik sebagai Kepala Bidang Deposit Pengembangan Koleksi Layanan dan Pelestarian Bahan Perpustakaan pada Dinas Perpusatakaan dan Arsip Daerah Provinsi Jambi46. Siti Ajir dilantik sebagai Kepala Bidang Konsrvasi Arsip pada pada Dinas Perpusatakaan dan Arsip Daerah Provinsi Jambi
-
Saliman dilantik sebagai Kepala Bagian Tatalaksana pada Biro Organisasi Setda Provinsi Jambi
-
Yopie Said Ramadhany dilantik sebagai Kepala Bagian Rumah Tangga pada Biro Umum Setda Provinsi Jambi
-
Izhar dilantik sebagai Kepala UPTD Balai Pengembangan dan Produksi Benih Tanaman Perkebunan pada Dinas Perkebunan Provinsi Jambi
-
As,ad dilantik sebagai Kepala UPTD Balai Pengawasan Ketenagakerjaan pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jambi
-
Dedi Apriansyah Risman dilantik sebagai Kepala UPTD KPHP Tebo Timur Unit X pada Dinas Kehutanan Provinsi Jambi
-
Mabrur dilantik sebagai Kepala UPTB Kabupaten Tanjung Jabung Barat pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Provinsi Jambi
-
Irmawati dilantik sebagai Kepala UPTD Panti Sosial UPTD Panti Sosial Tresna Werdha (Budi Luhur) pada Dinas Sosial Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Jambi
-
Akhmad Beriyolis dilantik sebagai Kepala Bagian Administrasi Umum dan Keuangan pada RSJ Daerah Provinsi Jambi.
ADVERTORIAL
Gus Fawait Ungkap Pendidikan Agama Jadi Solusi Utama Tuntaskan Persoalan Kompleks di Jember
DETAIL.ID, Jember – Berbagai persoalan rumit di tingkat lokal hingga nasional diyakini dapat diatasi melalui penguatan sektor pendidikan dan penanaman nilai-nilai keagamaan.
Fondasi akhlak mulia ini dinilai mutlak untuk membentengi generasi penerus dari dampak buruk berbagai pengaruh negatif di era modern.
Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Bupati Jember, Gus Fawait, ketika menghadiri kegiatan Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan (Bunga Desaku) di Kantor Desa Sukoreno, Kecamatan Umbulsari, pada Selasa, 3 November 2026.
Di hadapan para guru ngaji, tokoh agama, serta masyarakat, ia menegaskan bahwa ilmu yang berlandaskan agama adalah bekal utama pembentukan karakter.
Pemerintah Kabupaten Jember memberikan atensi khusus kepada para pendidik keagamaan dari beragam latar belakang keyakinan.
Kelompok pengajian, majelis taklim, dan kegiatan rohani lintas agama dinilai memiliki peran vital dalam melahirkan generasi bangsa yang saleh, salehah, dan berkualitas.
Komitmen kuat juga disampaikan pemkab untuk terus bersinergi bersama para guru ngaji demi menyemarakkan kegiatan rohani warga.
“Dengan semakin maraknya majelis ilmu dan pengajian, diharapkan Kabupaten Jember senantiasa dilimpahi keberkahan dan kemakmuran,” kata Gus Fawait.
Di samping fokus pada pembangunan sumber daya manusia daerah, ia turut mengajak warga untuk mendoakan para pemimpin bangsa, khususnya Presiden Prabowo Subianto beserta jajaran pemerintahan pusat.
Persatuan dan kesatuan antarwarga dipandang sebagai landasan kokoh untuk mencapai cita-cita bersama.
“Semangat kebersamaan yang berakar dari nilai-nilai luhur kebangsaan dan keagamaan diyakini menjadi kunci utama dalam membawa bangsa Indonesia, khususnya Kabupaten Jember, menjadi daerah yang semakin unggul dan disegani,” tuturnya. (*)
ADVERTORIAL
Warga Jember Rasakan Manfaat Nyata Layanan JKN, Berobat Jadi Lebih Tenang
DETAIL.ID, Jember – Kehadiran Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dirasakan langsung oleh masyarakat dari berbagai kalangan sebagai bentuk perlindungan saat membutuhkan layanan medis.
Hal tersebut dialami Fatimah (45), seorang ibu rumah tangga yang berasal dari Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, yang telah lama terdaftar sebagai peserta JKN.
Bagi dirinya, program ini menghadirkan rasa tenang bagi keluarga manakala harus menjalani proses pengobatan di fasilitas kesehatan.
Sebagai bagian dari peserta JKN segmen Pekerja Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja yang mendapatkan fasilitasi dari Pemerintah Daerah, Fatimah menceritakan pengalamannya ketika menghadapi gangguan kesehatan pada saluran kemih atau urologi.
Kondisi tersebut memaruskannya memperoleh penanganan medis secara komprehensif hingga harus dirujuk ke rumah sakit.
Situasi itu membuatnya menyadari bahwa ketersediaan jaminan pembiayaan kesehatan sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya untuk mengantisipasi besarnya biaya pemeriksaan lanjutan maupun tindakan medis di rumah sakit.
“Bagi saya, Program JKN ini sangat membantu. Kita tidak pernah tahu kapan akan sakit dan membutuhkan pengobatan. Dengan adanya JKN yang iurannya ditanggung pemerintah, saya merasa lebih tenang karena ketika saya atau keluarga membutuhkan pelayanan kesehatan, tidak perlu terlalu khawatir memikirkan biaya pengobatannya,” ujar Fatimah, Jumat, 30 Oktober 2026.
Selain aspek pembiayaan, kemudahan akses serta mutu pelayanan di fasilitas kesehatan turut mendatangkan kesan positif baginya selama menjalani rangkaian perawatan.
Ia menilai pihak fasilitas kesehatan terus berbenah memberikan pelayanan terbaik demi kenyamanan pasien.
“Selama menggunakan JKN, saya merasa sangat terbantu dengan pelayanan yang diberikan. Ketika membutuhkan pengobatan, kami bisa mendapatkan penanganan sesuai prosedur. Saya juga melihat rumah sakit terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanannya agar pasien merasa lebih nyaman,” tuturnya.
Di akhir pengalamannya, Fatimah menyampaikan harapan agar Program JKN dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga.
Menurutnya, program ini merefleksikan semangat gotong royong dalam memenuhi hak dasar kesehatan bagi masyarakat luas.
“Menurut saya, JKN sangat bermanfaat bagi masyarakat. Jangan sampai kita baru menyadari pentingnya jaminan kesehatan ketika sudah sakit. Saya berharap program ini terus ada dan semakin baik pelayanannya, karena manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat seperti kami,” ucapnya. (*)
ADVERTORIAL
Dokter Puskesmas Semboro Jember Rasakan Dampak Nyata JKN Lewat Semangat Gotong Royong
DETAIL.ID, Jember – Setiap hari, Puskesmas Semboro di Kabupaten Jember kedatangan warga yang ingin berobat dengan memanfaatkan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Salah satu dokter umum di puskesmas tersebut, dr. Ignatius Yuli Sugiarto (50), menyaksikan langsung bagaimana program ini membantu masyarakat memperoleh layanan medis tanpa beban biaya pengobatan yang besar.
Bagi dr. Sugiarto, kemudahan akses tersebut memberikan rasa aman bagi peserta ketika membutuhkan pemeriksaan maupun penanganan medis.
Situasi ini membuat pasien bisa lebih fokus menjalani proses pengobatan dan pemulihan tanpa dihantui kecemasan finansial.
“Setiap hari saya melayani peserta JKN di Puskesmas Semboro. Banyak masyarakat yang menyampaikan rasa syukur karena dengan adanya BPJS Kesehatan, mereka bisa mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa harus khawatir dengan biaya pengobatan yang cukup besar. Sebagai dokter, saya merasa senang melihat program ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata dr. Sugiarto, Jumat, 30 Oktober 2026.
Komitmen untuk memberikan layanan terbaik terus dipegang teguh oleh jajaran tenaga kesehatan di puskesmas tersebut.
Melihat warga terbantu menjadi kepuasan tersendiri sekaligus dorongan untuk menjaga kualitas pelayanan tetap prima.
“Kami di Puskesmas Semboro berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta JKN. Bagi kami, melihat masyarakat terbantu dan mendapatkan layanan kesehatan yang mereka butuhkan merupakan kepuasan tersendiri sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan,” ujar dr. Ignatius.
Di luar aspek pembiayaan medis, ia menilai Program JKN menyimpan nilai sosial mendalam yang sejalan dengan karakter bangsa, yakni gotong royong.
Sistem iuran rutin yang dibayarkan peserta menjadi wadah kolektif untuk saling menolong tatkala ada yang jatuh sakit.
Melalui mekanisme tersebut, peserta yang berada dalam kondisi sehat turut menopang mereka yang membutuhkan pertolongan medis.
“Menurut saya, Program JKN mengajarkan nilai gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia. Saat ini kita sehat dan rutin membayar iuran, berarti kita ikut membantu saudara-saudara kita yang sedang sakit dan membutuhkan pelayanan kesehatan. Suatu saat ketika kita membutuhkan, sistem ini juga akan memberikan manfaat bagi kita,” katanya.
Menjelang akhir keterangannya, dr. Ignatius mengajak masyarakat untuk bersama-sama merawat keberlangsungan program ini dengan menjaga keaktifan kepesertaan serta memenuhi kewajiban iuran.
Kolaborasi antara kepatuhan peserta dan peningkatan mutu fasilitas kesehatan diyakini mampu menghadirkan perlindungan kesehatan yang merata.
“JKN ini merupakan program yang sangat baik karena mengedepankan kepedulian dan kebersamaan. Mari kita jaga bersama, karena melalui semangat gotong royong, kita bisa saling membantu agar semua masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pelayanan kesehatan,” tuturnya. (*)



