DAERAH
Soal Pemberian Dua Opsi Pemprov Jambi, Herlambang Akhirnya Menyikapi
Jambi – Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi, Dr. dr. Herlambang, SpOG-FKM akhirnya menyatkan sikap terkait penegasan status kepegawaian yang diminta oleh Pemerintah Provinsi Jambi melalui surat Nomor: S- 204/BKD-3.1/I/2023 tanggal 16 Januari 2023.
Surat yang ditandatangani oleh Sekda, Sudirman itu menawarkan 2 pilihan kepada Herlambang. Tetap bertugas sebagai Direktur RSUD Mattaher, selanjutnya melakukan mutasi dari Kemendikbudristek ke Pemprov Jambi atau kembali bertugas pada Universitas Jambi dan mengajukan pengunduran diri sebagai Direktur RSUD Mattaher.
Surat dibalas surat. Herlambang kemudian menanggapi permintaan pernyataan sikap tersebut melalui surat tertanggal 20 Januari 2023.
Dalam surat yang diterima detail.id/ pada Minggu, 22 Januari 2023, Herlambang menyampaikan beberapa hal. Pertama, ia menegaskan jika dirinya telah diangkat sebagai Direktur RSUD Raden Mattaher yang dilantik oleh Gubernur Jambi pada 25 Mei 2022.
“Sebagaimana tercantum dalam Surat Keputusan Gubernur Jambi Nomor: 422/KEP.GUB/BKD-3.3/2022 tanggal 25 Mei 2022,” katanya.
Kemudian Herlambang menyampaikan jika dirinya telah melewati proses dan tahapan seleksi secara terbuka sebelum diangkat sebagai Direktur RSUD Raden Mattaher.
Ia mempertegas tidak ada satupun yang mensyaratkan adanya pemberhentian dari jabatan dosen dan mutasi dalam persyaratan, seleksi administrasi hingga tahap akhir seleksi. Hal yang sama tidak ia temukan hingga akhirnya ia dilantik oleh Gubenur Jambi sebagai Direktur RSUD Raden Mattaher.
Sebagai ASN, Herlambang mengaku sangat menaati aturan dan arahan serta perintah dari Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) di lingkungan Pemprov Jambi, yakni Gubernur Jambi, Al Haris.
Ia menyebut patuh terhadap perintah Gubernur Jambi yang notabene memiliki kewenangan menetapkan pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian ASN dan pembinaan manajemen ASN di Pemerintah Provinsi Jambi.
“Di samping itu saya sebagai Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi diangkat oleh Gubenur Jambi dan sampai saat masih menjabat sebagai Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi,” ujar Herlambang dalam surat tersebut.
“Sebagai ASN/PNS tentunya saya akan mengikuti arahan dan keputusan dari Gubenur Jambi selaku PPK, yang saat ini sedang proses di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan R.I,” tuturnya.
Di akhir, dalam menyelesaikan persoalan tersebut, ia meminta untuk menunggu arahan dan keputusan dari Gubenur Jambi sekaligus selaku PPK yang saat ini sedang menunaikan ibadah Umroh di Makkah.
“Bahwa jamak diketahui saat ini Gubenur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H. sedang menunaikan ibadah Umroh di Makkah, tentunya tanpa mengurangi rasa hormat kami kepada Bapak H. Sudirman, S.H.M.H selaku Sekda Provinsi Jambi untuk menunggu arahan dan keputusan dari Gubenur Jambi sekaligus selaku PPK, hingga persoalan ini dapat diselesaikan dengan sebaik-baik mungkin sesuai dengan Surat Gubenur Jambi Nomor : S-3300/BKD-2.3/VII/2022 tertanggal 28 Juli 2022 dan ketentuan hukum yang berlaku,” katanya.
Reporter: Frangki Pasaribu
DAERAH
Kementerian ATR/BPN Raih Juara II Invitasi Bulu Tangkis Kementan, Ukir Prestasi dan Jalin Silaturahmi
Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) meraih juara II dalam Invitasi Bulu Tangkis yang digelar Kementerian Pertanian (Kementan) mulai 29 Oktober lalu. Setelah berhasil menaklukan tim lawan hingga masuk ke partai final, Kementerian ATR/BPN harus mengakui keunggulan tim tuan rumah yang keluar sebagai juara I setelah menang 3-1 dalam kompetisi lintas institusi ini.
“Alhamdulillah, Kementerian ATR/BPN ikut berpartisipasi di turnamennya Kementan dan bisa meraih juara II. Yang jelas, ini bukan hanya berkompetisi, tapi jadi wadah silaturahmi kita dengan teman-teman dari instansi lain dan tentunya wadah silaturahmi bagi karyawan ATR/BPN dari berbagai daerah,” ujar Ketua Kontingen Persatuan Bulu Tangkis (PB) ATR/BPN yang juga menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Kalimantan Timur, Shamy Ardian, usai pertandingan final, di Gedung Bulu Tangkis Marinir Cilandak, Jakarta, Minggu, 1 November 2026.
Kementan dan Kementerian ATR/BPN menjadi Juara I dan II, sedangkan juara III dalam kompetisi bulu tangkis ini diraih oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan disusul Kementerian Hukum yang menempati posisi ke-IV. Final yang berlangsung dalam 3 set permainan ini menutup rangkaian kompetisi yang diikuti oleh tim dari kementerian, lembaga, dan institusi pendidikan.
Menurut Shamy Ardian, kemenangan tim Kementan menjadi motivasi sekaligus bahan evaluasi bagi tim ATR/BPN untuk terus melatih kemampuan diri. “Tentunya ini menjadi penyemangat kita untuk bisa lebih meningkatkan lagi kualitas permainan badminton di ATR/BPN. Supaya ke depan semakin banyak tenaga dari daerah yang bisa kita ajak bermain bersama untuk mengikuti turnamen-turnamen selanjutnya,” katanya.
Invitasi Bulu Tangkis yang berlangsung selama empat hari ini diikuti oleh 11 kementerian/lembaga serta institusi pendidikan. Selain Kementan, Kementerian ATR/BPN, KKP, dan Kementerian Hukum, tim peserta berasal dari Badan Pusat Statistik, Badan Pemeriksa Keuangan, Badan Pangan Nasional, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Koordinator Bidang Pangan, serta IPB University.
Kementerian ATR/BPN sendiri menurunkan total 15 pemain yang terdiri dari sembilan pemain inti dan enam pemain cadangan. Ketua PB ATR/BPN, Bagas Agung Wibowo, melaporkan bahwa kontingen ATR/BPN berlaga di lima kategori beregu campuran, yaitu ganda putra total usia 100 tahun (minimal 50 tahun per pemain), ganda putri total usia 80 tahun, tunggal putra usia bebas, ganda putra total usia 95 tahun (minimal 45 tahun per pemain), dan ganda putra usia bebas.
Capaian runner-up dalam invitasi ini menjadi hal positif bagi Kementerian ATR/BPN. Bukan sekadar mengejar podium, partisipasi ATR/BPN dalam kompetisi ini menjadi momen untuk memperkuat kekompakan, menjunjung tinggi sportivitas, sekaligus mempererat silaturahmi lintas instansi maupun antarpegawai ATR/BPN di daerah melalui olahraga bulu tangkis. (*)
DAERAH
Kafilah Merangin Datang Bersatu, Membawa Syiar, Membawa Menang
DETAIL.ID, Jambi — Perhelatan akbar Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) Tingkat Provinsi Jambi ke-55 resmi dibuka dengan meriah di Halaman Kantor Wali Kota Jambi, Minggu, 1 November 2026 malam.
Ajang yang berlangsung dari tanggal 30 Oktober hingga 8 November 2026 ini diikuti oleh 629 kafilah dari 11 kabupaten/kota se-Provinsi Jambi.
Kemeriahan acara pembukaan langsung terlihat pada sesi defile kontingen. Bertindak sebagai tuan rumah, Kota Jambi membuka barisan defile dengan penampilan unik pasukan berkuda yang sukses menyemarakkan suasana dan menarik perhatian ribuan pasang mata.
Tepat di belakang barisan pembuka, kontingen dari Kabupaten Merangin tampil sebagai kontingen pertama yang berjalan di hadapan podium kehormatan.
Semangat juang dan kekompakan kontingen langsung terpancar saat mereka membawakan pantun khas yang membahana:
“Ke Geopark Merangin Melihat Batu, Sungai Batanghari airnya tenang,
Kafilah Merangin datang bersatu, membawa syiar, membawa menang.”
Kehadiran kafilah Merangin di arena pembukaan disaksikan langsung oleh Bupati Merangin M. Syukur beserta istri Ny. Lavita Syukur, dan Wakil Bupati A. Khafidh beserta istri Ny. Emi Khafidh.
Dari atas podium kehormatan, para pimpinan daerah ini tampak antusias melambaikan tangan, melemparkan senyum, serta memberikan dukungan moral bagi para kafilah Merangin.
Usai acara, Bupati M. Syukur, menunjukkan rasa keyakinan yang tinggi terhadap prestasi kontingen Merangin tahun 2026 ini. Ia menargetkan agar kafilah Merangin dapat menembus jajaran tiga besar.
“Tahun 2024 kita berada di peringkat 10, tahun 2025 naik ke peringkat 8, dan untuk tahun 2026 ini target kita minimal 3 besar. Itu harapan kita bersama dan semoga saja terwujud,” ujar Bupati M. Syukur penuh optimisme.
Ia juga menambahkan bahwa kehadiran jajaran pemerintah Kabupaten Merangin secara langsung di lokasi acara adalah untuk memberikan dukungan moril agar para peserta tampil lebih percaya diri.
“Kami hadir untuk memberikan dukungan dan semangat kepada para kafilah agar lebih percaya diri sehingga bisa mengerahkan kemampuan secara maksimal dalam perlombaan,” ucapnya.
Dengan kekuatan 62 kafilah terbaik yang dikirimkan usai mengikuti tiga kali Training Center (TC), Kabupaten Merangin siap mengikuti perlombaan untuk mengharumkan nama daerah dan mewujudkan target besar di ajang MTQH Provinsi Jambi tahun 2026. (*)
DAERAH
Kepakan Sayap LSN Jangkau Kalimantan dan Belasan Daerah Jawa Timur
DETAIL.ID, Jember – Gerakan Laskar Sholawat Nusantara (LSN) kian masif memperluas jangkauan organisasinya hingga melintasi batas pulau.
Tak sekadar memperkuat barisan di tingkat daerah, penataan struktur keorganisasian kini merambah belasan kabupaten dan kota di Jawa Timur hingga menembus Kalimantan.
Pengukuhan pengurusan yang telah mengantongi SK meliputi daerah Lumajang, Banyuwangi, Bondowoso, Surabaya, Gresik, Bangkalan, Pamekasan, Sumenep, Sampang, Probolinggo, Pasuruan, hingga Kabupaten Malang.
Sementara di Pulau Kalimantan, pembentukan struktur resmi berdiri di Kabupaten Hulu Sungai Utara dan Banjarmasin.
Sekretaris Panitia Milad ke-7 LSN Jember, M Khoiron Kisan, menyampaikan bahwa langkah perluasan wilayah ini merupakan fondasi utama pergerakan lembaga ke depan.
“Itu yang menjadi komitmen presiden LSN maupun kami si kepengurusan,” tegas Khoiron dalam konferensi pers di Dira Cafe, Minggu, 1 November 2026 malam.
Ia memaparkan, pelebaran sayap ini dilakukan untuk membumikan motto keagamaan sekaligus menguatkan peran di ranah publik dan tata pemerintahan.
Penataan tersebut akan dikukuhkan secara serentak dalam gelaran Apel Sholawat Akbar sekaligus memperingati Milad ke-7 LSN pada Minggu, 8 November 2026 mendatang, yang melibatkan pengurus dari tingkat pusat, 31 kecamatan di Jember, hingga tingkat desa.
Momen tersebut juga ditandai dengan pergantian struktur kepemimpinan, di mana posisi Ketua DPP LSN diserahterimakan dari Ustaz Abdul Adim kepada Hermin, serta posisi Ketua DPC Jember berpindah dari Abdullah Waid kepada Kamiluddin.
Ketua Panitia Milad ke-7 LSN Jember, Agus Nur Yasin, menilai ekspansi masif ini sejalan dengan spirit dasar pendirian organisasi untuk memberi dampak positif nyata bagi khalayak luas.
“Kita berharap dapat memberikan kemanfaatan pada masyarakat,” ujar Agus.
Menurutnya, kiprah LSN yang terus berkembang luas dibuktikan lewat pelbagai saluran, termasuk kiprah di panggung politik yang berhasil mengantarkan Gus Fawait menduduki kursi kepemimpinan daerah.
“LSN membuktikan kemanfaatannya dengan syiar sholawat dan berbagai jalur, salah satunya jalur politik. Hari ini kita membuktikan Gus Fawait mulai di Jawa Timur (DPRD) hingga menjadi Bupati Jember, senyampang bisa memberikan kemanfaatan,” tuturnya.



