ADVERTORIAL
Bupati Batanghari M Fadhil Arief Kunjungi Graha Pena Jambi Independent, Ini yang Dibahas
Batanghari – Bupati Batanghari, M Fadhil Arief, kunjungi Graha Pena Jambi Independent, pada Kamis, 9 Februari 2023.
Kedatangan Bupati Batanghari, M Fadhil Arief bersama Kadis Kominfo Batanghari, Amir Hamzah dan jajaran, disambut oleh GM Jambi Independent, Munawir.
Tampak mendampingi pula Pimpinan Perusahaan Jambi Independent, Hamsir, dan Kabag Iklan Jambi Independent, Herman, dan krew redaksi Jambi Independent.
“Terima kasih sudah menyempatkan hadir di Kantor Graha Pena Jambi Independent,” ujar GM Jambi Independent, Munawir.
Dalam kunjungan tersebut, ada banyak hal yang dibahas oleh krew Jambi Independent dan Bupati Batanghari, M Fadhil Arief.
Salah satunya mengenai pembangunan fisik yang akan dilakukan Pemda Batanghari.
Di mana, pada tahun 2023 ini ada tiga pembangunan fisik yang akan dibangun oleh Pemda Batanghari.
Di antaranya, Sirkuit Center, Pusat Kerajinan Oleh-oleh Batanghari, dan Islamic Center.
“Itu untuk pembangunan fisik yang akan difokuskan dibangun pada tahun ini,” ujar Bupati Batanghari, M Fadhil Arief.
“Dari 36 program, sudah jalan, ada 3 pembangunan fisik di tahun ini ditargetkan, tinggal sempurna atau tidaknya saja,” kata Fadhil Arief.
Bupati Batanghari, M Fadhil Arief hadir pada Manifest SMAN 3 Kota Jambi, Kamis 9 Februari 2023.
Manifest, yang merupakan singkatan dari Magic in Netco’s Illustrious Festival ini, sekaligus dalam rangkaian HUT SMAN 3 Kota Jambi ke-45.
Bupati Batanghari yang merupakan alumni SMAN 3 Kota Jambi tahun 1993 ini, datang dengan mengenakan baju kemeja berwarna abu-abu.
Tampak hadir pada Manifest SMAN 3 Kota Jambi, mantan Kapolda Jambi, Irjen Pol Purnawirawan Muchlis.
Kemudian, Kepala Dinas Provinsi Jambi, Varial Adhi Putra, yang juga merupakan alumni SMAN 3 Kota Jambi.
Selain itu, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Gubernur, Khusairi, yang juga alumni SMAN 3 Kota Jambi.
BACA JUGA:Promo McD Hari ini, 6 Potong Ayam Goreng Harga Rp 80 Ribuan
BACA JUGA:Bertemu Baznas, Bupati Batanghari Minta Kades dan Lurah Update Data Kemiskinan
Tampak hadir pula GM Jambi Independent, Munawir.
Kegiatan Manifest SMAN 3 Kota Jambi itu dibuka oleh Gubernur Jambi, Al Haris diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Gubernur, Khusairi.
Dalam sambutannya, Khusairi berpesan agar siswa SMAN 3 Kota Jambi dapat memanfaatkan kesempatan dengan baik selama masa bersekolah.
Rangkaian Manifest yang termasuk dalam HUT SMAN 3 Kota Jambi ini, ditandai dengan pelepasan 45 balon.
ADVERTORIAL
Flyover Mangli Didorong Tuntas, Gus Fawait dan Menteri PU Siapkan Empat Jalur untuk Jember 20 Tahun ke Depan
DETAIL.ID, Jember – Menteri Pekerjaan Umum RI, Dody Hanggodo, bersama Bupati Jember, Mohammad Fawait atau Gus Fawait, membahas rencana pembangunan flyover di kawasan Mangli saat kunjungan kerja di Kabupaten Jember, dengan target awal pelaksanaan pada 2026.
Flyover sepanjang kurang lebih 1,1 kilometer itu akan menghubungkan kawasan Mangli menuju pusat kota.
Estimasi anggaran berada pada kisaran Rp700–800 miliar, sementara Detail Engineering Design (DED) masih dalam tahap persiapan.
Dalam pertemuan tersebut, Menteri PU memaparkan bahwa secara teknis simpang Mangli masih bisa diatur melalui manajemen lalu lintas.
Namun, ia melihat proyeksi pertumbuhan kawasan dan arah industrialisasi Jember membutuhkan infrastruktur jangka panjang yang lebih kuat.
“Kalau kita bangun, sebaiknya sekalian empat jalur agar 20 tahun ke depan masih aman. Kalau hanya dua jalur, saya khawatir lima tahun sudah penuh lagi. Kemacetan di flyover jauh lebih berbahaya dibandingkan kemacetan di jalan biasa,” katanya menjelaskan.
Ia juga menyebutkan kesiapan lahan menjadi prasyarat utama agar proyek bisa berjalan.
Pemerintah pusat menargetkan kick-off pembangunan pada 2026 dengan estimasi waktu pengerjaan normal sekitar tiga tahun.
Atas permintaan Bupati, dua jalur awal diupayakan selesai lebih cepat.
Gus Fawait memandang proyek flyover Mangli sebagai langkah membuka ruang investasi di Jember.
Ia menilai kemacetan yang terjadi hampir setiap hari di simpang tersebut berpotensi menghambat minat investor.
“Kalau kemacetan dibiarkan, ini tidak menarik bagi investor. Industrialisasi membutuhkan infrastruktur yang memadai. Kita ingin Jember lebih maju, dan itu harus disiapkan dari sekarang,” tuturnya.
Reporter: Dyah Kusuma
ADVERTORIAL
104 Rumah Terindikasi Langgar Bantaran Sungai, Satgas Tata Ruang Jember Siapkan Penertiban
DETAIL.ID, Jember – Satgas Infrastruktur dan Tata Ruang Kabupaten Jember mengidentifikasi 104 rumah di Villa Indah Tegal Besar yang berpotensi melanggar aturan bantaran sungai dan memicu banjir di wilayah ini.
Satgas menyampaikan langkah ini usai menerima aspirasi warga Villa Indah Tegal Besar di Aula Prajamukti Pemkab Jember, Sabtu malam, 21 Februari 2026.
Anggota Satgas Infrastruktur dan Tata Ruang, Edi Budi Susilo, menyebut penanganan tersebut berjalan atas arahan langsung Bupati Jember untuk membenahi tata kelola ruang.
“Bencana banjir ini ternyata tidak hanya disebabkan faktor alam, tetapi juga faktor manusia. Ketua Satgas telah menyampaikan ada 104 perumahan yang berpotensi melanggar dan memicu banjir,” katanya.
Satgas mencatat, dari total 104 rumah, 13 rumah telah menjalani identifikasi mendalam, sementara 91 lainnya akan segera disurvei untuk memastikan ada atau tidaknya pelanggaran.
“Nanti akan kita putuskan apakah posisinya memang melanggar atau tidak. Ke depan, hal-hal yang menyangkut pelanggaran di bantaran sungai akan kita tertibkan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan arahan pimpinan daerah terkait penertiban tersebut.
“Kita mencoba di eranya Gus Bupati, beliau memberikan arahan kepada kita Satgas untuk menertibkan hal-hal yang selama ini tidak tertangani dengan baik,” ucapnya.
Perwakilan warga Villa Indah Tegal Besar, Udin, menyambut langkah Satgas dan berharap tuntutan warga segera mendapat tindak lanjut.
“Ini kabar baik bagi kami. Kami berterima kasih karena Satgas dan Bupati Gus Fawait yang mengutamakan korban di atas hal lainnya. Kami berharap agar tuntutan kami segera direalisasikan melalui penegakan hukum yang ada,” tuturnya.
Warga Villa Indah Tegal Besar mengajukan sembilan tuntutan sebagai berikut:
- Bahwa kami menginginkan mempunyai hunian perumahan yang aman dan nyaman;
- Atas peristiwa banjir yang terjadi dalam beberapa waktu sebelumnya, kami menilai perlu adanya normalisasi sungai bedadung;
- Menuntut pihak pengembang PT. S8L untuk Membangun tanggul yang kokoh sebagai penahanan air Sungai Bedadung;
- Menuntut pihak pengembang PT. SBL untuk membangun pagar pengaman;
- Menuntut pihak pengembang PT. SBL untuk melakukan rekayasa drainase yang bisa mencegah air Sungai masuk melatui saluran pembuangan rumah tangga;
- Menuntut pihak pengembang PT. SBL untuk merelokasi warga terdampak, tanpa biaya apapun yang dikeluarkan warga;
- Kami meminta adanya keringanan angsuran, baik potongan bunga dan kelonggaran angsuran (retaksasi);
- Kami meminta Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Jember untuk segera melakukan pengukuran batas sepadan atau bantaran sungai;
- Kami meminta Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Jember untuk meninjau ulang semua.
Reporter: Dyah Kusuma
ADVERTORIAL
Mendikdasmen RI Resmikan 124 Sekolah Hasil Revitalisasi APBN 2025 di Jember, Gus Fawait Kembali Ajukan 300 Sekolah Tahun Ini
DETAIL.ID, Jember – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu’ti, meresmikan 124 sekolah hasil program revitalisasi APBN 2025 di SMP Negeri 1 Balung, Sabtu sore, 21 Februari 2026.
Program tersebut menggunakan anggaran sekitar Rp4 miliar dan mencakup perbaikan ruang kelas, toilet, laboratorium, serta sarana penunjang pembelajaran.
Abdul Mu’ti hadir bersama Bupati Jember Muhammad Fawait dan melakukan peresmian secara simbolis.
Selain pembenahan fisik, sekolah penerima juga memperoleh perangkat interactive flat panel untuk mendukung pembelajaran berbasis teknologi.
Secara nasional, Kemendikdasmen menjalankan program revitalisasi 2025 dengan anggaran Rp16,9 triliun dan menjangkau sekitar 16 ribu sekolah.
Pada 2026, pemerintah pusat menyiapkan Rp14 triliun untuk melanjutkan program tersebut.
“Revitalisasi ini, tahun depan Insya Allah akan tetap kita laksanakan dengan sistem swakelola. Harapan kami, secara bertahap sebelum tahun 2029, seluruh sekolah di Indonesia sudah selesai direvitalisasi,” ucapnya.
Bupati Muhammad Fawait menyampaikan saat awal menjabat, lebih dari 1.500 gedung sekolah di Jember berada dalam kondisi rusak berat.
Pemkab Jember mengajukan perbaikan ke Kemendikdasmen RI hingga 124 sekolah memperoleh program revitalisasi pada 2025.
“Alhamdulillah, di era Presiden Prabowo, Kabupaten Jember menerima program revitalisasi sekolah terbesar di Indonesia,” kata Bupati Fawait dalam sambutannya.
Tahun ini, Pemkab Jember kembali mengajukan lebih dari 300 sekolah untuk memperoleh bantuan serupa.
Pemerintah daerah berharap program tersebut meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan mencetak generasi unggul di Jember.
Reporter: Dyah Kusuma


