Connect with us
Advertisement

NASIONAL

Mutasi Besar-besaran Kapolsek Polda Metro Jaya, 30 Orang Kena Rombak

Published

on

Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran melakukan mutasi dan rotasi jabatan puluhan kapolsek di jajaran Polda Metro Jaya.

Mutasi jabatan ini tertuang dalam surat telegram nomor ST/41/I/KEP./2023 yang ditandatangani Karo SDM Polda Metro Jaya Komisaris Besar Langgeng Purnomo tanggal 31 Januari.

“Iya benar,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Trunoyudo Wisnu Andiko ketika dikonfirmasi terkait surat telegram tersebut, Rabu, 1 Februari 2023.

Berikut daftar Kapolsek di jajaran Polda Metro Jaya yang dimutasi:

1. AKBP Rohman Yonky Dilatha dari Kapolsek Metro Taman Sari ke Ps Kasubdit 5 Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Posisinya digantikan Kompol Adhi Wananda yang sebelumnya menjabat Ps Kasatbinmas Polres Metro Jakarta Timur

2. AKP Sugeng Haryanto dari Kapolsek Setu menjadi Ps Wakasat Binmas Polres Metro Bekasi Kota. Posisi Kapolsek Setu sekarang diisi Iptu Karina Kartika Sari Dewi dari Kaurbinopsnal Satreskrim Polres Metro Bekasi

3. Kompol Fahrul Sudiana dari Ps Kapolsek Metro Setiabudi dimutasi ke Analisis Kebijakan Pertama Ro SDM Polda Metro Jaya dalam rangka Dik Sesko/Sespimen. Posisinya digantikan Kompol Arif Purnama Oktora yang sebelumnya menduduki jabatan Wakasatnarkoba Polres Metro Jakarta Barat

4. AKP Rusnawati dari posisi Ps Kapolsek Tambun ke Ps Kasikorwaspolsus Subditbinsatpam/ Polsus Ditbinmas Polda Metro Jaya. Posisinya digantikan Kompol Stanlly Soselisa Kapolsek Jatiuwung ke Kapolsek Tambun

5. Kompol Donni Bagus Wibisono dari Kapolsek Metro Kebayoran Baru dimutasi menjadi Kapolsek Jatiuwung. Donni digantikan Kompol Tribuana Roseno yang sebelumnya menjabat Kapolsek Matraman

6. Kompol Mobri Cardo Panjaitan dari posisi Ps Kasatreskrim Polres Metro Tangerang Kota menjadi Kapolsek Matraman. Mobri digantikan Kompol Rio Mikael Tobing yang sebelumnya menduduki jabatan Wakasatreskrim Polres Metro Jakarta Utara

7. Kompol Mustakim dari Kapolsek Cikarang menjadi Wakasatreskrim Polres Metro Jakarta Utara. Posisinya digantikan Kompol Samsono dari jabatan sebelumnya yakni Kapolsek Bantar Gebang

8. AKP Ririn Sri Damayanti dari Kanitregident Satlantas Polres Metro Bekasi Kota dimutasi menjadi Ps Kapolsek Bantar Gebang

9. Kompol Muhammad Budiyono dari jabatan Kapolsek Bekasi Selatan dimutasi menjadi Kapolsek Ciracas. Budiyono digantikan Kompol Jupriono Kapolsek Ciracas yang sebelumnya menjabat Kapolsek Bekasi Selatan.

10. Kompol Ade Candra dari Kapolsek Pamulang dimutasi ke Analisis Kebijakan Pertama Ro SDM Polda Metro Jaya dalam rangka Dik Sesko/Sespimen. Ia digantikan Kompol Fiernando Andriansyah yang sebelumnya menjabat Kanit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang.

11. AKP Syabillah Putri Ramadhani dari jabatan Kapolsek Cisauk dimutasi menjadi Kaurmin Sat Gatur Ditlantas Polda Metro Jaya. Posisinya digantikan yang sebelumnya menjabat AKP James Herizanto Ps Kanitsamapta Polsek Metro Penjaringan

12. Kompol Happy Saputra dari Kapolsek Pademangan dimutasi menjadi Ps Kasatlantas Polres Metro Bekasi. Ia digantikan Kompol Binsar Hatorangan yang sebelumnya menjabat Kapolsek Metro Gambir

13. Kompol Mugia Yarry Junanda dari Ps Kasatbinmas Polres Metro Jakarta Pusat dimutasi menjadi Ps Kapolsek Metro Gambir

14. AKP Marbintang Rogate Exaudi Panjaitan dari Bhayangkara Operasional Penyelia Bidang Subdit 3 Ditreskrimsus Polda Metro Jaya didapuk menjadi Kapolsek Teluk Naga

15. Kompol Evarmon Lubis dari Kapolsek Serpong menjadi Auditor 1 Itbid 2 Itwasda Polda Metro Jaya. Posisinya digantikan AKP Darma Adi Waluyo dari jabatan sebelumnya Kapolsek Teluk Naga

NASIONAL

Kolaborasi Pendidikan Global: Chungbuk University Korea Selatan Kunjungi SMA Kolese De Britto Yogyakarta

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Yogyakarta – SMA Kolese De Britto Yogyakarta menerima kunjungan akademik dari Chungbuk National University, Korea Selatan, yang berlangsung selama 2–6 Februari 2026. Kunjungan ini menjadi bagian dari penguatan jejaring Internasional sekaligus ruang pembelajaran lintas budaya dalam dunia pendidikan.

Selama hampir sepekan, delegasi Chungbuk University terlibat langsung dalam berbagai agenda utama, mulai dari praktik mengajar di kelas-kelas, workshop pengembangan profesional guru, hingga kegiatan City Tour budaya Yogyakarta bersama siswa dan pembimbing SMA Kolese De Britto.

Pada agenda praktik mengajar, para dosen dan mahasiswa Chungbuk University berinteraksi langsung dengan siswa di berbagai kelas. Kegiatan ini menjadi sarana pertukaran pendekatan pedagogis, memperkenalkan perspektif pendidikan global, sekaligus membangun suasana belajar yang dialogis dan kolaboratif.

Puncak kegiatan akademik dilaksanakan pada Rabu, 4 Februari 2026, melalui Workshop Guru yang berlangsung pukul 13.30–15.00 WIB. Workshop ini diikuti oleh para guru SMA Kolese De Britto dan difokuskan pada pengembangan praktik pembelajaran, refleksi pedagogi, serta berbagi pengalaman pendidikan antara Indonesia dan Korea Selatan. Suasana workshop berlangsung dinamis, penuh diskusi, dan saling memperkaya wawasan profesional pendidik.

Selain agenda akademik, delegasi Chungbuk University juga diajak mengenal kekayaan budaya Yogyakarta melalui City Tour pada Kamis, 5 Februari 2026, pukul 10.00–16.00 WIB. Bersama perwakilan siswa dan pembimbing SMA Kolese De Britto, rombongan mengunjungi Keraton Yogyakarta dan Museum Sonobudoyo. Kegiatan ini menjadi ruang perjumpaan lintas budaya, di mana nilai-nilai sejarah, tradisi, dan kearifan lokal Yogyakarta diperkenalkan secara langsung kepada tamu Internasional.

Kunjungan ini tidak hanya memperkuat kerja sama antar lembaga pendidikan lintas negara, tetapi juga sejalan dengan semangat pendidikan humanis yang dihidupi SMA Kolese De Britto, pendidikan yang membuka diri pada dunia, membangun dialog, serta menumbuhkan sikap saling menghargai dalam keberagaman.

Kunjungan Chungbuk University menegaskan komitmen SMA Kolese De Britto Yogyakarta untuk menghadirkan pendidikan yang berwawasan global, reflektif, dan berakar pada nilai kemanusiaan.

Continue Reading

NASIONAL

MBG di Muaro Jambi Bikin 104 Orang Masuk Rumah Sakit, Kanreg BGN Jambi Bilang Begini…

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Jambi – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Jambi dibikin heboh oleh insiden keracunan massal sejumlah pelajar di lingkup Kecamatan Sekernan dan Sengeti, Kabupaten Muara Jambi, Jumat 30 Januari 2026.

‎Hingga sekira pukul 21.30, pihak RSUD Ahmad Ripin mencatat terdapat sebanyak 104 pelajar dari berbagai sekolah mulai dari TK, SD, SMP, dan SMA. Selain itu ada pula Guru dan Balita mengalami keracunan makanan.

‎Penyebabnya diduga kuat dari konsumsi soto, menu MBG yang disajikan oleh SPPG Sengeti. Pihak Pemprov Jambi lewat Satgas Pangan pun mengambil langkah cepat dengan menonaktifkan sekentara SPPG yang dikelola oleh Yayasan Aziz Rukiyah Aminah.

‎Soal ini Kepala Regional (Kanreg) BGN Provinsi Jambi, Adityo mengklaim bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Muaro Jambi juga Provinsi Jambi dan BPOM untuk melakukan uji lab atas sampel makanan.

‎”Kita masih nunggu hasil dari pengecekan lab. Yng dicek itu dari sampel makanan dan air,” ujar Adityo, Jumat 30 Januari 2026, di RSUD Ahmad Ripin.

‎Kalau menurut Kanreg BGN Jambi itu, insiden keracunan yang terjadi di Muara Jambi merupakan kali pertama dalam pelaksanaan MBG di Provinsi Jambi. Kepada murid, wali murid serta pihak terdampak lainnya. Dia pun menyampaikan permohonan maaf.

‎Untuk tindak lanjut dari BGN sendiri, SPPG Sengeti dihentikan sementara sembari hasil investigasi penyebab keracunan massal terungkap. Penyaluran terhadap 28 sekolah oleh SPPG Sengeti pun disetop sementara.

‎Disinggung terkait hasil pengecekan sementara, Adityo menolak untuk berkomentar dengan dalih bahwa saat ini investigasi masih dilakukan. Soal standar operasional masing-masing SPPG di Provinsi Jambi, dia mengklaim semua yang beroperai sudah tersertifikasi.

‎”Yang operasional itu semua sudah menggunakan sertifikasi Laik Higiene Sanitasi. Jadi memang kita memang sudah sesuai standar yang berlaku,” katanya.

‎Sementara untuk prosedur pengolahan dan penyajian makanan, Adityo kembali mengklaim bahwa semua sudah sesuai SOP yang berlaku meskipun ia tak menjelaskan secara detail SOP yang dimaksud.

‎Berdasarkan pengakuan masyarakat di RSUD Ahmad Ripin terdapat pelajar yang membawa pulang jatah MBG nya, kemudian dikonsumsi oleh keluarga. Selain itu terdapat juga guru yang turut mencicip makanan MBG.

Disini Adityo bilang kalau serah terima jatah MBG dilakukan pada penerima manfaat yang terdata. “Jadi kalau memang sudah nyampe di sekolah memang itu balik lagi ke pihak sekolahnya,” katanya.

‎Lantas bagaimana pengawasan dari BGN Regional terhadap pelaksanaan MBG di daerah-daerah? Disini Kanreg BGN Jambi lagi-lagi menekankan soal sertifikasi Laik Higiene Sanitasi.

‎Dengan insiden di SPPG Sengeti, Adityo menolak untuk sertifikasinya diragukan. Kata dia, bukan diragukan, berarti ada pelaksanaan SOP nya yang kurang berjalan dengan baik oleh pihak SPPG.

‎Dari insiden ini, Adityo mengklaim bahwa sudah terdapat banyak hal untuk melakukan pencegahan mulai dari penentuan menu makanan, pemilihan bahan baku hingga seluruh hal teknis harus sesuai SOP yang berlaku.

‎”Kali ini fatal. Karna kalau saya pribadi, apapun yang terjadi klau memang sudah ada yang terdampak itu fatal. Mkanya saya pribadi sebagai Kepala Regional memohon maaf atas kejadian ini,” katanya.

‎Reporter: Juan Ambarita

Continue Reading

NASIONAL

Terus Bertambah! Korban Keracunan MBG dari SPPG Sengeti Kini Sudah 102, Ada Balita Hingga Guru

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Jambi – Jumlah korban  keracunan MBG dari SPPG Sengeti terus bertambah, terbaru Sekda Muaro Jambi Budi Hartono didampingi Kadinkes Aang Hambali menyampaikan bahwa tercatat 102 korban yang sudah mendapat perawatan medis di RSUD Ahmad Ripin, Jumat malam 30 Januari 2026.

‎”Saat ini sudah terdata tadi 102 anak dari TK SD SMP, ada 1 orang SMA. Ada juga anak-anak yang itu kakaknya membawa makanan ke rumah terus dimakan sama adiknya, kena. Ada juga beberapa orang guru, kena juga,” ujar Sekda Budi, Jumat malam, 30 Januari 2026.

‎Lebih lanjut Sekda Muara Jambi itu menyampaikan terdapat 2 Balita yang dirujuk ke RSUD Raden Mattaher. Prtama berusia 1 tahun 4 bulan kedua 2 tahun 9 bulan.

‎Berdasarkan pemantauan sementara Pemkab Muara Jambi, penanganan terhadap korban keracunan MBG dapat tertangani sejauh ini. RSUD Ahmad Ripin disebut mengerahkan seluruh tenaga medisnya untuk melayani korban keracunan MBG.

‎Imbas insiden keracunan kali ini, operasional SPPG Sengeti dihentikan sementara berdasarkan hasil rapat bersama pihak BGN dan juga Pemerintah Provinsi Jambi.

‎”kemudian sampel makanan itu yang ada di dapur maupun di sekolah-sekolah akan diteliti nanti di labor kita. Setelah itu nanti akan kita investigasi dimana ini kelalaiannya,” katanya.

‎Terkait sanksi, menurut Sekda hal tersebut menjadi domain dari BGN RI.
‎Sementara itu pihak SPPG Sengeti ketika dikunjungi oleh awak media terkesan tertutup. Beberapa kendaraan roda dua dan 4 tampak mejeng depan SPPG.

‎Namun pihak keamanan mengatakan bahwa tidak ada pihak berwenang yang dapat memberi keterangan.

‎”Tadi dari Polres sama dari Dinkes udah datang. Sampel udah diambil,” ujar security SPPG Sengeti.

‎Informasi dihimpun, bahwa SPPG Sengeti dibawah Yayasan Aziz Rukiyah Aminah melayani 28 sekolah dengan 3400 porsi MBG bagi sekolah di Kecamatan Sekernan dan Sengeti.

‎Reporter: Juan Ambarita

Continue Reading
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs