Connect with us
Advertisement

ADVERTORIAL

57 Orang Pejabat Struktural di Pemkab Batanghari Dilantik, Ini Pesan Muhammad Azan

Published

on

Batanghari – Sekda Batanghari Muhammad Azan melantik dan mengambil sumpah terhadap 57 orang pejabat struktural di Pemkab Batanghari, Kamis, 9 Maret 2023.

Pelantikan 57 orang pejabat itu dilakukan di Serambi Rumah Dinas Bupati Batanghari.

Adapun yang dilantik tersebut diantaranya Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama atau eselon II, pejabat administrator atau eselon III, dan pejabat pengawas atau eselon IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batanghari.

Pelantikan ini merupakan rangkaian atau lanjutan dari beberapa kali pelantikan yang dilakukan sebelumnya dan merupakan konsekuensi atas terbitnya Perda Batanghari nomor 10 tahun 2022 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah serta Perbup nomor 80 tahun 2022.

Pelantikan ini berdasarkan Surat Keputusan Bupati Batanghari Nomor 821.22/58/BKPSDMD, 821.23/23/59/BKPSDMD, 821.24/60/BKPSDMD yang ditandatangani oleh Bupati Batanghari Mhd Fadhil Arief.

Turut Hadir dalam pelantikan ini Para Asisten dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah dilingkungan Pemerintah Kabupaten Batanghari.

Muhammad Azan meminta para pejabat Pemkab Batanghari yang baru dilantik untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Batanghari.

“Saya percaya bahwa saudara-saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai tanggung jawabnya masing-masing,” katanya.

Sekda berharap para pejabat yang baru dilantik itu tidak melupakan sumpah dan janjinya. Bekerja bukan sebagai bentuk loyalitas terhadap pimpinannya, akan tetapi bekerja untuk membangun demi kemajuan Kabupaten Batanghari.

“Tujuan kerja kita adalah mengabdi untuk bangsa dan khususnya Kabupaten Batanghari. Kemudian janganlah bekerja seperti pahat, yang baru dipukul baru mau bergerak. Yang paling penting niat kita adalah melakukan untuk melayani orang banyak.”

“Yang terpenting saya meminta kepada para pejabat yang baru dilantik itu, mempunyai jiwa integritas, loyalitas, kreatif dan inovatif. Bekerjalah dengan berkualitas demi menjadikan Kabupaten Batanghari tangguh,” tuturnya.

Advertisement

ADVERTORIAL

Gus Fawait Ajak KAUJE Berkolaborasi, Gagas Forum “Jember Merajut Mimpi”

DETAIL.ID

Published

on

Gala dinner Bupati Jember bersama KAUJE di Pendopo Wahyawibawagraha, Sabtu (4/7/2026) malam. (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, menggelar Gala Dinner bersama Keluarga Alumni Universitas Jember (KAUJE) di Pendopo Wahyawibawagraha, Sabtu, 4 Juli 2026 malam.

Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang nostalgia, tetapi juga wadah untuk merumuskan langkah konkret bagi pembangunan Kabupaten Jember.

Dalam acara yang dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Bupati Situbondo, Anggota DPR RI, dan Rektor Universitas Jember tersebut, Ketua KAUJE menegaskan komitmen organisasinya untuk terus mendukung program pemerintah daerah.

Tujuannya jelas, yakni mengoptimalkan seluruh potensi yang ada agar Jember dapat kembali melesat maju dan bersaing dengan daerah lain.

Bupati Fawait, atau yang akrab disapa Gus Fawait, merespons positif komitmen tersebut.

Ia memaparkan berbagai program strategis yang sedang berjalan dan membagikan kabar gembira mengenai rencana kucuran bantuan dari pemerintah pusat.

Gus Fawait secara khusus menyoroti peran strategis alumni Unej.

“Saya juga butuh dukungan dari Keluarga Alumni Universitas Jember karena memang alumni Unej ini tidak main-main,” kata Gus Fawait, mengakui rekam jejak dan kontribusi para alumni di berbagai sektor strategis nasional.

Keberhasilan mereka dinilai sebagai aset berharga yang dapat diakselerasi untuk kemajuan daerah.

Sebagai tindak lanjut dari pertemuan ini, Pemerintah Kabupaten Jember berencana menginisiasi sebuah forum komunikasi yang diberi nama “Jember Merajut Mimpi”.

Forum ini dirancang sebagai wadah untuk mengumpulkan dan menyatukan visi para tokoh serta figur asal Jember yang telah sukses berkiprah di tingkat nasional.

Melalui kolaborasi dan pemikiran bersama dalam forum tersebut, diharapkan dapat lahir gagasan-gagasan inovatif untuk membangun Jember yang lebih baik.

Menutup pertemuan, Gus Fawait menyambut hangat kehadiran para alumni.

“Jember memiliki sejarah panjang dalam mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas, dan kesuksesan yang diraih saat ini tidak lepas dari tempaan yang mereka terima selama berada di Bumi Pandalungan ini,” tuturnya. (*)

Continue Reading

ADVERTORIAL

Program Peta Cinta Pemkab Jember Sukses Cetak 111.648 Keping KTP-el di Kecamatan

DETAIL.ID

Published

on

Kepala Dispendukcapil Jember memberikan KTP-el kepada warga. (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) mencatat keberhasilan besar dalam urusan administrasi kependudukan (adminduk).

Melalui program inovatif Peta Cinta (Pelayanan Tuntas Cetak KTP-el di Kecamatan) yang diluncurkan pada 5 Januari 2026 lalu, penumpukan pengajuan KTP-el yang sempat menjadi persoalan menahun kini berhasil dituntaskan secara masif di tingkat kecamatan.

Sebelum inovasi ini berjalan, proses pengajuan dokumen kependudukan sering kali memakan waktu hingga berbulan-bulan akibat ketidakpastian blangko, minimnya petugas, dan jarak geografis yang jauh ke pusat kota.

Namun, efektivitas program Peta Cinta kini mulai membuahkan hasil nyata.

Keluhan terkait pengajuan KTP-el yang tertunda lama sudah tidak ditemukan lagi berkat penambahan petugas khusus dan jaminan ketersediaan blangko di 31 kecamatan.

Langkah taktis ini sukses menyelesaikan antrean cetak KTP-el tahun 2025 yang sempat menumpuk hingga mencapai 66 ribu pengajuan.

Bahkan, sejak awal tahun 2026 hingga saat ini, Dispendukcapil Jember tercatat telah berhasil mencetak sebanyak 111.648 keping KTP-el untuk masyarakat secara langsung dan gratis di kantor kecamatan masing-masing.

Kepala Dispendukcapil Kabupaten Jember, Bambang Saputro, menegaskan bahwa capaian ini merupakan bentuk komitmen penuh pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan publik yang prima dan cepat.

“Kami berkomitmen untuk menjaga ketersediaan blangko KTP-el demi memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat Jember. Tidak boleh ada lagi masyarakat yang kesulitan atau menunggu lama hanya untuk mendapatkan hak identitasnya,” ujar Bambang Saputro.

Sementara itu, Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, menyatakan bahwa arah pembangunan Pemkab Jember kini memang difokuskan pada pelayanan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar rakyat guna mengikis ketimpangan akses layanan antara pusat kota dan wilayah pelosok.

“Warga Jember tidak hanya tinggal di kota. Mereka ada di desa, di pelosok, di pinggir hutan, kebun, dan pantai. Kalau layanan hanya terpusat di kota, di situlah ketidakadilan bermula,” kata Gus Fawait.

Kini, dengan diperkuatnya setiap kecamatan oleh dua petugas Dispendukcapil beserta mesin cetak, tinta, dan blangko e-KTP, program Peta Cinta berhasil menjadi tolok ukur baru dalam transformasi pelayanan publik di Kabupaten Jember, mengubah proses yang semula memakan waktu lama menjadi tuntas seketika. (*)

Continue Reading

ADVERTORIAL

Penghargaan Jadi Penyemangat, Jember Perkuat Pendidikan dan Ekonomi Kreatif

DETAIL.ID

Published

on

Kepala Diskominfo Jember mewakili Bupati Gus Fawait menerima piagam penghargaan dari insan media "Kabar Terdepan" Award 2026. (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember melanjutkan penguatan sektor pendidikan dan ekonomi kreatif setelah Bupati Jember Gus Fawait menerima dua penghargaan dari insan media Kabar Terdepan dan Lingkar Daerah Belajar atas kontribusi di bidang pendidikan, ekonomi kreatif, dan pemberdayaan agraris.

Penghargaan yang diterima meliputi Pelopor Penggerak Ekonomi Kreatif Mendunia dan Tata Kelola Pemberdayaan Agraris Terbaik, serta apresiasi sebagai daerah yang menumbuhkan benih kepedulian dan keberanian membuka ruang belajar bersama demi kemajuan pendidikan.

Gus Fawait menyebut penghargaan tersebut menjadi suntikan motivasi untuk terus menghadirkan berbagai inovasi.

Meski demikian, ia memastikan penghargaan bukan menjadi tujuan utama dalam bekerja, melainkan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Secara teori, pendidikan adalah sebuah instrumen untuk mengangkat derajat hidup masyarakat, termasuk terkait masalah ekonomi, khususnya pengentasan kemiskinan,” ujarnya.

Menurut Gus Fawait, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang berperan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, sektor tersebut tetap menjadi salah satu fokus pembangunan di Jember.

Selain pendidikan, ia juga memandang ekonomi kreatif memiliki prospek besar untuk terus dikembangkan.

“Potensi itu telah tumbuh di Jember sejak puluhan tahun lalu,” ucap Gus Fawait.

Salah satu buktinya adalah Jember Fashion Carnaval (JFC) yang berkembang menjadi karnaval terbesar kedua di dunia setelah Rio de Janeiro, Brasil, dan kerap mewakili Indonesia dalam berbagai ajang internasional.

“Penguatan dua sektor tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Jember untuk mendorong kemajuan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutur Gus Fawait. (*)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs