Connect with us
Advertisement

DAERAH

HERSHARE 2023, Cara BEI Edukasi Perempuan Agar Cerdas Kelola Uang

Published

on

Kegiatan HER SHARE 2023 yang diadakan oleh BEI dan SRO, kemarin.

Medan – Bursa Efek Indonesia (BEI) punya banyak cara untuk mengedukasi masyarakat agar cerdas dalam mengelola uang.

Salah satu cara itu adalah dengan program HERSHARE 2023, sebuah cara pengelolaan uang yang diperuntukan bagi kaum perempuan.

HERSHARE 2023 ini sangat penting karena perempuan lah yang paling berperan dalam mengelola keuangan keluarga.

Perlu diketahui, keluarga yang sehat secara finansial sudah pasti karena perempuan di keluarganya pintar mengelola keuangan.

Dari keterangan resmi yang diterima para wartawan di Medan, Rabu, 15 Maret 2023, disebutkan kalau BEI bekerjasama dengan SRO atau Self Regulatory Organization lainnya di pasar modal dan dukungan pelaku pasar modal mengadakan kegiatan edukasi pengelolaan uang.

Kegiatan itu diberi judul “HERSHARE 2023” : Investing Made Easy for Women”.

Kegiatan ini diadakan dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional, serta meningkatkan literasi dan penguatan peranan perempuan khususnya di pasar modal syariah Indonesia.

Ibukota provinsi yang terkenal dengan makanan khas lumpia, menjadi kota tempat kegiatan ini dan mengambil lokasi acara di Ballroom Po Hotel, Semarang, Jawa Tengah.

Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per Januari 2023, jumlah investor pasar modal mencapai 10.481.044 investor.

Dari seluruh jumlah tersebut, sebanyak 37,47% adalah perempuan dengan total aset sebesar Rp 280,43 triliun (20% dari total aset investor pasar modal).

Dari seluruh jumlah tersebut, sebanyak 6,57% adalah ibu rumah tangga dengan total aset sebesar Rp 75,99 triliun (5% dari total aset investor pasar modal).

Selain itu, berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2022 yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dari sisi gender, untuk pertama kalinya indeks literasi keuangan perempuan lebih tinggi yakni sebesar 50,33% dibanding laki-laki 49,05%.

Di sisi lain, indeks inklusi keuangan laki–laki lebih tinggi yakni sebesar 86,28% dibanding indeks inklusi keuangan perempuan di angka 83,88%.

Berdasarkan Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia (SNLKI) 2021 – 2025 yang diterbitkan oleh OJK, perempuan dan ibu rumah tangga termasuk ke dalam 10 sasaran prioritas kegiatan literasi keuangan.

Sehingga dengan potensi peningkatan investor perempuan yang lebih tinggi untuk investasi khususnya di pasar modal syariah.

Ini juga sebagai upaya untuk memanfaatkan momen Hari Perempuan Internasional yang jatuh bertepatan pada tanggal 8 Maret 2023 lalu.

Di momen inilah BEI, KPEI dan KSEI berinisiatif untuk menyelenggarakan acara “HERSHARE 2023” ini.

HERSHARE menjadi kegiatan yang berfokus pada peran perempuan untuk mendorong aktivitas investasi.

Khususnya di pasar modal syariah yang rangkaiannya terdiri dari talk show, peluncuran IDX Islamic Challenge 2023, Doorprize dan Entertainment.

Selain itu, diselenggarakan juga Training of Trainers untuk marketing dan sales AB-SOTS, Galeri Investasi Syariah BEI dan Kantor Perwakilan BEI.

Penyelenggaraan HERSHARE 2023 diharapkan dapat meningkatkan literasi dan penguatan peranan perempuan khususnya di pasar modal Indonesia. Juga memfokuskan pada investasi syariah dengan melihat jumlah mayoritas perempuan Muslim.

Serta konsep ekonomi syariah yang bisa dijalankan tidak hanya bagi investor beragama Islam, juga bagi semua agama. Karena prinsip adil, halal, bebas riba juga berlaku bagi semua agama.

Peserta yang menghadiri HERSHARE terdiri dari dua kelompok, yaitu peserta undangan dan peserta umum. Peserta undangan sebanyak 170 orang dan mereka diundang ke venue. Mereka terdiri dari AB-SOTS, Komunitas, Galeri Investasi Syariah, dan Investor Syariah.

Sementara peserta umum adalah peserta yang mengikuti kegiatan ini melalui live streaming pada Youtube Indonesia Stock Exchange.

Penyelenggaraan HERSHARE 2023 diawali dengan opening ceremony, yaitu sambutan pembukaan oleh Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia PT Bursa Efek Indonesia, Risa Effennita Rustam.

Ia merupakan The WFE’s Women Leaders 2022 dan Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan Kantor OJK Regional 3 Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Lalu, Heru Prasetio yang juga secara resmi membuka rangkaian acara HERSHARE 2023.

Pembukaan rangkaian HERSHARE ditandai dengan pemutaran video prosesi pembukaan HERSHARE 2023 dan video peluncuran program IDX Islamic Challenge 2023.

Reporter: Heno

Advertisement

DAERAH

Ada Dugaan Pungli Program PTSL di Desa Bulukandang, Biaya Pengurusan Sertifikat Dimintai Rp 600 Ribu

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Pasuruan – Biaya pengurusan sertifikat tanah lewat program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Desa Bulukandang, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur sebenarnya hanya Rp 150 ribu. Namun ada warga yang dimintai biaya Rp 600 ribu.

Salah seorang warga mengatakan, dia tak pernah diundang untuk sosialiasi soal PTSL. Menurutnya, hanya perwakilan saja yang diundang. “Saya sendiri tidak pernah diundang untuk sosialisasi akan tetapi saya mengikuti arahan sesama warga di untuk bayar Rp 600 ribu kalau ingin mendaftarkan progam PTSL,” kata warga berinisial Ubii itu pada Sabtu, 23 Mei 2026.

Ia mengaku sudah membayar. “Pembayaran sudah saya lakukan sewaktu ada informasi sewaktu di tahun 2025 padahal saya dengar dari desa sebelah ada yang bayar Rp 400 ribu atau Rp 500 ribu itu agar cepat selesai saya tidak bertanya lagi,” ujarnya.

Salah satu rekan media mencoba menghubungi melalui telepon ke salah satu pemohon sekaligus oknum wartawan yang memback up program PTSL di Desa Bulukandang. Inisial Ti memaparkan melalui telepon menyebutkan kalau sekarang dialihkan ke anak media berinisial Nas. “Hubungi dia saja sekarang dia yang memback up progam PTSL,” ucapnya.

Kepala Desa Bulukandang, sewaktu hendak dikonfirmasi awak media tepatnya di lokasi perbaikan jembatan langsung menghindar pada Sabtu, 23 Mei 2026. Ia tidak mau dikonfirmasi awak media dan langsung melarikan diri dari tim media.

Ketua PTSL, Tajuli yang hendak dikonfirmasi di kantor balai desa ternyata sedang tidak berada di tempat. Salah satu perangkat desa menyarankan agar langsung menghubungi kepala desa.

Hingga berita ini diturunkan belum ada jawaban dari pihak terkait.

Reporter: Tina

Continue Reading

DAERAH

Samsat Bangil Rutin Mengedukasi Pajak Kendaraan kepada Masyarakat Sebelum Dilayani

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Pasuruan – Pelayanan pengurusan surat kendaraan telah tersedia di kantor Samsat Bangil Kabupaten Pasuruan bagi masyarakat yang hendak memperpanjang pajak atau balik nama unit motor atau mobil.

Demi meningkatkan kepatuhan dan kenyamanan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan kendaraan, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pasuruan memberikan pelayanan di Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Bangil.

Baur Cek Fisik Samsat Bangil, Aiptu Harid Kurniawan siap memberikan pelayanan prima serta memberikan edukasi langsung kepada para wajib pajak. “Saya secara langsung di saat bertugas di setiap hari menyapa masyarakat Pasuruan atau luar daerah yang datang ke Samsat memastikan setiap proses pemeriksaan berjalan cepat, tertib, dan transparan,” kata Harid pada Jumat, 22 Mei 2026.

Tidak hanya sekadar menyelesaikan tugas administrasi, ia juga meluangkan waktu untuk menjelaskan secara rinci mengenai tata cara pembayaran pajak tahunan maupun perpanjangan lima tahunan, persyaratan berkas yang wajib dibawa, hingga dampak dan risiko jika menunggak pembayaran pajak kendaraan.

“Kami dari Satlantas Polres Pasuruan ingin memastikan bahwa masyarakat tidak hanya dilayani dengan baik akan tetapi harus paham betul pentingnya membayar pajak tepat waktu. Karena dari pembayaran pajak masyarakat anggaran yang sudah terkumpul bisa digunakan untuk pembangunan daerah dan fasilitas umum yang bermanfaat bagi masyarakat sendiri,” ujarnya.

Harid memaparkan mengenai kemudahan layanan digital yang tersedia, agar wajib pajak semakin mudah dan tidak perlu mengantre lama.

“Kami memberikan pendekatan pelayanan yang humanis dan informatif ini agar masyarakat mendapatkan respons positif agar warga merasa terbantu supaya dalam pengurusan sesuai prosedur tidak lagi kata kebingungan yang baru dalam pengurusan perpajakan,” tuturnya.

Ia berharap semangat pelayanan seperti ini terus dipertahankan, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian dan layanan publik semakin meningkat.

Reporter: Tina

Continue Reading

DAERAH

DKP3 Kabupaten Pasuruan Memeriksa Dua Lapak Memastikan Hewan Kurban Bebas Penyakit

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Pasuruan – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Pasuruan berkeliling ke sejumlah lapak penjualan hewan kurban.

Seperti yang terlihat di dua lapak penjualan hewan kurban di wilayah Kecamatan Pohjentrek pada Rabu, 20 Mei 2026, salah satu dokter hewan dibantu petugas peternakan melakukan pemeriksaan antemortem, yakni prosedur pemeriksaan kesehatan yang dilakukan pada hewan kurban sebelum disembelih atau dipotong.

Selama pemeriksaan hewan yang akan dijadikan kurban, mereka mengamati kondisi fisik luar hewan meliputi mata, hidung, mulut, bulu, kulit, dan suhu tubuh, serta memastikan hewan dapat berdiri dan berjalan dengan normal.

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan DKP3 Kabupaten Pasuruan, Muhammad Syaifi mengatakan pemeriksaan antemortem penting untuk dilakukan. Terutama memastikan hewan bebas dari penyakit menular atau zoonosis, layak dijadikan kurban, serta menghasilkan daging yang Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH).

“Penyakit ternak masih ada seperti penyakit mulut dan kuku yang masih harus kita waspadai dan penyakit menular lainnya. Selain itu, kelayakan ternak untuk bisa digunakan sebagai hewan kurban atau tidak harus diperhatikan, dilihat poel tidaknya dan lainnya,” katanya.

Untuk melaksanakan pemeriksaan antemortem, para petugas dilengkapi dengan APD (alat pelindung diri) seperti masker, sarung tangan, apron dan lainnya.

Menurut Syaifi, total ada 100 orang petugas dan pengawas hewan kurban se-Kabupaten Pasuruan selama pemeriksaan antemortem maupun post mortem pada H+3 Hari Raya Idul Adha.

“Jadi kami bentuk Tim Pengawas Hewan Kurban ada 100 orang yang kita sebar di 24 kecamatan se-Kabupaten Pasuruan selama pemeriksaan hewan kurban,” ujarnya.

Dari dua lapak yang diperiksa, seluruh ternak dinyatakan sehat dan layak dijadikan hewan kurban. Kelayakan tersebut dibuktikan dengan diberikannya Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) kepada pemilik lapak untuk kemudian ditempel selama berjualan.

“Setelah kita periksa bersama, di lapak pertama ada 10 ekor sapi dan 28 ekor kambing. Sudah diperiksa dokter hewan dan petugas dengan hasil semuanya sehat dan kami berikan surat keterangan kesehatan hewan,” tuturnya.

Sementara itu, salah seorang pemilik lapak hewan kurban, Irfan mengaku punya 10 ekor sapi dan 80 ekor kambing yang dijual untuk kebutuhan kurban.

Dari jumlah tersebut, separuhnya telah terjual dengan harga mulai Rp 2,5 juta sampai Rp 4,5 juta untuk 1 ekor kambing serta Rp 20 juta untuk 1 ekor sapi Bali.

Reporter: Tina

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs