Connect with us
Advertisement

ADVERTORIAL

Ketua DPRD Tanjab Timur Hadiri Serah Terima PPM SKK Migas

Published

on

TANJAB TIMUR – Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Mahrup turut menghadiri acara penandatanganan Berita Acara Serah Terima Program Pengembangan Masyarakat (PPM) SKK Migas Petrochina di Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjab Timur, pada Selasa (21/3/2023).

Komandan Korem (Danrem) 042/ Garuda Putih, Brigjen TNI Supriono,berharap dengan adanya gerai Koramil 419-05 dapat mengoptimalkan pelaksanaan tugas Pembinaan Teritorial sekaligus memudahkan para Babinsa menjalankan tugas membantu masyarakat.

Danrem mengatakan bahwa Koramil 419-05/ merupakan gerai Koramil baru yang segera dioperasikan.

Sebagai pelaksana tugas yang berkedudukan langsung di bawah Komandan Kodim, memiliki tugas pokok menyelenggarakan Pembinaan Teritorial untuk pemberdayaan wilayah pertahanan di tiga Kecamatan yaitu Kecamatan Mendahara Ulu, Kec. Mendahara Ilir adan Kec. Geragai.

Babinsa dan para Aparat Koramil yang bertugas nantinya harus mampu melaksanakan Program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman tentang Ketahanan Pangan, Kampung Pancasila, Pengentasan Stunting, dan Babinsa Masuk Dapur. Serta harus senantiasa mampu menjadi solusi dalam mengatasi permasalahan dan kesulitan yang dihadapi masyarakat.

“Berikan kontribusi yang maksimal bagi peningkatan kinerja Kodim 0419/Tanjab dalam menyiapkan kekuatan pertahanan wilayah, serta senantiasa membantu Pemerintah Daerah dalam rangka melaksanakan pembangunan nasional dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap, Danrem.

Keberadaan Koramil 419/Geragai harus mampu mendorong akselerasi pembangunan. Selain itu juga diharuskan turut membantu peningkatan kesejahteraan masyarakat dan menjamin rasa aman serta nyaman di wilayah.

Danrem juga berpesan kepada anggota semua, agar manfaatkan, merawat dengan baik sarana ini dan peduli terhadap fasilitas yang ada sehingga semuanya terpelihara dengan baik.

“Atas nama TNI Angkatan Darat, saya mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Tanjab Timur dan pihak Petrochina serta seluruh masyarakat yang telah mendukung atas terbangunnya Koramil 419-05/Geragai,” tutur Brigjen TNI Supriono.

Adapun Program Pengembangan Masyarakat (PPM) SKK Migas Petrochina yang diserah terimakan berupa 1 unit bangunan Kantor Koramil, 1 unit rumah dinas Danramil, 2 unit rumah staf dan 1 unit barak yang diperuntukkan Koramil 419-05/Geragai Kodim 0419/Tanjab.

Turut dalam acara tersebut Bupati Tanjab Timur H. Romi Hariyanto, SE, Dandim 0419/Tanjab Letkol Kav Muslim Rahim Tompo, S.H., M.Si, Kapolres Tanjab Timur AKBP Heri Supriawan, Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas, Perwakilan Sumbagsel Bapak Andi Ari Pangeran, Pimpinan Petrochina Internasional Bapak Dencio Renato Boele.

Advertisement Advertisement

ADVERTORIAL

Pemkab Jember Segera Cairkan Beasiswa Cinta Bergema 2026, Gus Fawait: Besok Sabtu Tindaklanjutnya!

DETAIL.ID

Published

on

Bupati Jember, Muhammad Fawait. (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Realisasi beasiswa Cinta Bergema tahun 2026 kian dekat.

Pemerintah Kabupaten Jember memastikan proses pencairan segera dilakukan setelah tahapan administrasi dirampungkan dalam waktu dekat.

Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah percepatan melalui pertemuan langsung dengan para mahasiswa penerima manfaat.

Pertemuan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 28 Maret 2026 sebagai bagian dari proses akhir sebelum dana dicairkan.

Dalam agenda tersebut, mahasiswa akan diminta melengkapi sejumlah dokumen serta mengikuti tahapan verifikasi data.

“Bagi adik-adik yang kemarin banyak bertanya saat saya live di media sosial, besok tindak lanjutnya hari Sabtu. Kita akan ada sosialisasi plus persiapan pencairan untuk tahap selanjutnya,” kata Gus Fawait.

Melalui upaya ini, Pemkab Jember berharap penyaluran beasiswa dapat berjalan lancar dan tepat sasaran.

Dukungan terhadap pendidikan tetap menjadi fokus utama pemerintah daerah dalam membantu mahasiswa memenuhi kebutuhan akademik mereka.

“Yang paling penting adalah beasiswa untuk tahun 2026 bisa segera direalisasikan,” tuturnya.

[post-view]

Continue Reading

ADVERTORIAL

Bunga Desaku Dongkrak Layanan Adminduk, Hampir 2.000 Dokumen Terbit di Jember

DETAIL.ID

Published

on

Layanan Adminduk dalam rangkaian Bunga Desaku. (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) mencatat capaian signifikan dalam pelayanan administrasi kependudukan sepanjang 2025.

Melalui rangkaian program Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan (Bunga Desaku), sebanyak 1.976 dokumen berhasil diterbitkan dari 12 kegiatan yang tersebar di delapan kecamatan.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kecamatan Tanggul, Silo, Ambulu, Panti, Arjasa, Kencong, Sumberbaru, hingga Tempurejo.

Program ini menjadi salah satu upaya mendekatkan layanan publik langsung ke masyarakat desa.

Kepala Dispendukcapil Jember, Bambang Saputro, menjelaskan bahwa pelayanan dimulai secara intensif sejak Mei 2025, dengan lokasi awal di Desa Kramatsukoharjo, Kecamatan Tanggul.

Dalam empat kali kunjungan selama bulan tersebut, pihaknya mampu menerbitkan 719 dokumen.

Permohonan KTP menjadi layanan paling banyak, dengan puncak pada 13 Mei mencapai 107 pemohon.

Memasuki Juni, layanan berlanjut di Kecamatan Arjasa melalui kegiatan Pasar Murah dengan 68 layanan.

Pada akhir bulan, kegiatan di Kecamatan Silo mencatat 215 layanan di Desa Sempolan dan 99 layanan di Desa Sidomulyo.

“Pada paruh kedua tahun 2025, volume pelayanan menunjukkan angka yang fluktuatif namun signifikan. Pada Juli & September di Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu (27 Juli), tercatat ada sebanyak 256 layanan dengan dominasi KTP sejumlah 179 dokumen,” kata Bambang, Kamis, 26 Maret 2026.

Capaian tertinggi dalam satu kali kunjungan terjadi di Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru pada 27 September, dengan total 349 layanan.

Lonjakan terlihat pada pengurusan Kartu Keluarga sebanyak 99 dokumen dan Akta Kelahiran 65 dokumen.

Sementara itu, kegiatan di Kecamatan Panti dan Desa Wonoasri, Kecamatan Tempurejo, masing-masing mencatat 28 dan 34 layanan.

Namun, antusiasme warga kembali meningkat saat peringatan Hari Kependudukan di Kecamatan Kencong dengan total 208 layanan.

“Secara keseluruhan, akumulasi layanan selama tahun 2025 didominasi oleh penerbitan KTP sebanyak 1.090 lembar. Disusul kemudian oleh pengurusan Kartu Keluarga (KK) sebanyak 398 dokumen dan Akte Kelahiran sebanyak 268 dokumen,” ucapnya.

Selain itu, Dispendukcapil juga mencatat layanan lain seperti 192 perekaman data, 8 akta kematian, 8 surat pindah, 6 biometrik, 4 Kartu Identitas Anak (KIA), serta 2 aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Untuk Surat Keterangan (SUKET), tidak terdapat permohonan selama periode tersebut.

Continue Reading

ADVERTORIAL

Komisi C DPRD Jember Ulas Dampak Nyata Program Bunga Desaku di Desa

DETAIL.ID

Published

on

Ardi Pujo Prabowo diwawancarai media. (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Jember, Ardi Pujo Prabowo, menilai program Bunga Desaku menghadirkan dampak langsung bagi masyarakat desa, Kamis, 26 Maret 2026.

Program Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan) yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Jember menghadirkan pelayanan publik dengan pola turun langsung ke wilayah desa.

Skema ini membuat pemerintah daerah dapat menjangkau persoalan warga secara lebih cepat.

Ardi menyebut langkah tersebut sejalan dengan visi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang mengarahkan pemimpin untuk hadir dekat dengan masyarakat.

“Kami dari legislatif, khususnya Fraksi Gerindra, sangat mendorong dan mendukung program ini. Apa yang dilakukan Bupati sudah searah dengan pesan Bapak Presiden Prabowo untuk selalu mendekatkan diri kepada masyarakat, mengayomi rakyat, serta mendengar langsung keluh kesah mereka,” ujar Ardi.

Ia memaparkan bahwa pembiayaan program telah melalui tahapan pembahasan resmi antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), sehingga berjalan sesuai ketentuan.

“Secara teknis, anggaran ini sudah melalui tahapan yang benar dalam pembahasan di legislatif. Jadi, menurut kami tidak ada masalah yang perlu dibesar-besarkan. Justru sudah sepatutnya pemerintah daerah hadir lebih dekat dengan rakyat,” katanya.

Menurut Ardi, kehadiran bupati di desa memberi ruang bagi warga untuk menyampaikan persoalan secara langsung, termasuk perbaikan jalan, fasilitas umum, serta kendala yang dihadapi petani di lapangan.

“Ini adalah bentuk pelayanan publik yang sesungguhnya. Dengan berada di pelosok, pemerintah bisa lebih cepat menerima masukan untuk kepentingan daerah kita tercinta,” tutur Ardi.

Continue Reading
Advertisement Seedbacklink
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs