ADVERTORIAL
DPRD Tanjungjabungtimur Menggelar Sidang Paripurna Membahas LKPJ, Begini Pandangan Fraksi DPRD Tanjabtim
Tanjungjabung Timur – Sidang Paripurna DPRD Tanjungjabung Timur yang membahas laporan Pansus LKPJ Bupati Tanjung Jabung Timur Tahun Anggaran 2022 telah digelar pada Kamis, 27 April 2023.
Dalam sidang paripurna tersebut, fraksi-fraksi di DPRD Tanjungjabung Timur memberikan pandangan mereka terhadap laporan Pansus.
Fraksi PAN dibacakan oleh Hj. Tri Astuti Handayani menyatakan sependapat dengan Pemerintah bahwa Prioritas Pembangunan “ Mempercepat Ketersediaan Infrastruktur Umum secara merata dan Berkeadilan” dan memahami Kondisi Obyektif LKPJ Tahun Anggaran 2022 guna memenuhi tugas Konstitusional sebagaimana diatur dalam Perundang–undangan.
Selanjutnya itu, Fraksi Partai Golkar yang disampaikan oleh Alam Bakri meminta kepada Pemerintah agar lebih Responsif dan tanggap atas laporan dan keluhan dari masyarakat untuk segera dapat diselesaikan.
Adapun rekomendasi dan catatan tambahan Fraksi Golkar terhadap Laporan Pansus yaitu:
- Dinas Dukcapil Merekomendasikan untuk meningkatkan Pelayanan Administrasi Kependudukan yang berbasis Online, adanya Program–program Uptodate selaras dengan Perkembangan Teknologi IT.
- Dinas Kominfo Merekomendasikan agar terus menambah Daerah jangkauan jaringan terhadap Blankspot Area, dengan melakukan komunikasi terhadap Perusahaan Provider Komunikasi.
- Dinas PUPR Merekomendasikan untuk segera mengambil langkah strategis guna perbaikan/ pemeliharaan jalan di beberapa Kecamatan yang sulit dilalui oleh Masyarakat yang berdampak pada perekonomian masyarakat.
- Dinas Perhubungan Merekomendasikan untuk pencegahan kerusakan jalan–jalan kabupaten bersifat sementara agar mengeluarkan Surat edaran Dinas Perhubungan atas pembatasan Tonase muatan kendaraan barang.
BKPSDM Merekomendasikan agar Penerimaan Tenaga PPPK lebih ditingkatkan jumlahnya. - Dinas Pendidikan Merekomendasikan agar dalam pelaksanaan program pembangunan fisik, terkhusus kepada infrastruktur Pendidikan, benar–benar dilakukan pengawasan yang konprehensif.
Disisi lain Fraksi PDI P yang disampaikan oleh Muhammad Guntur, S.Pi memberikan catatan dan Rekomendasi sebagai berikut :
- Fraksi PDI P menuturkan ulang atas saran, masukan, kritikan yang bersifat objektif yang telah disampaikan oleh Pansus DPRD untuk segera ditindaklanjuti
- Fraksi PDI P menegaskan kembali kepada beberapa OPD dan beberapa Kecamatan yang ada di Kabupaten Tanjungjabung Timur yang penyerapan Anggarannya masih sangat rendah ditahun 2022 untuk bergerak cepat dalam merealisasikan Program Kegiatan dan Anggarannya agar di akhir tahun tidak meninggalkan silpa.
- Terhadap masih rendahnya harga jual komoditi Pinang, Fraksi PDI P sepakat terhadap Pansus dan merekomendasikan kepada Dinas Perkebunan dan Perikanan serta Dinas Perdagangan untuk terus melakukan upaya kongkrit dalam mengatasi melemahnya harga pinang dan terus menggali informasi terkait harga komoditi pinang internasional meningat pinang merupakan salah satu komoditi unggulan Kab. Tanjungjabung Timur.
Selanjutnya dari Fraksi Bulan Bintang Indonesia yang disampaikan oleh Ambo Acok, S.T merekomendasikan beberapa hal, yang salah satunya adalah terkait laporan Pansus Dinas Ketahanan Pangan adanya pemasaran Beras Bulog yang berasal dari negara Thailand, Fraksi Bulan Bintang Indonesia mengharapkan agar diperhatikan dengan serius karena ini sangat berdampak terhadap hasil pertanian Kab. Tanjungjabung Timur.
Selanjutnya, salah satu keluhan Nelayan adalah kurangnya persediaan Es Balok untuk nelayan, serta BBM yang kurang, Fraksi BBI mengharapkan kepada Instansi terkait agar mencari solusi untuk kedepannya karena ini selalu menjadi kendala para Nelayan dari tahun ke tahun.
Fraksi Restorasi Nurani Rakyat (RNR) yang disampaikan oleh Yudi Hariyanto EY menyoroti kurangnya transparansi dalam pelaksanaan program pemerintah daerah di Tanjungjabung Timur.
Hal ini diungkapkan dalam laporan Pansus atas LKPJ Bupati Tanjungjabung Timur tahun anggaran 2022.
“Kami menemukan beberapa program pemerintah daerah yang masih belum transparan dalam pelaksanaannya, sehingga membuat masyarakat kesulitan untuk memantau realisasi anggaran,” kata juru bicara Fraksi RNR.
Selain itu, Fraksi RNR juga mempertanyakan capaian program unggulan pemerintah daerah, seperti program peningkatan kesejahteraan masyarakat dan peningkatan kualitas infrastruktur. Fraksi ini menilai bahwa program-program tersebut belum mencapai target yang diharapkan.
“Kami mengimbau pemerintah daerah untuk lebih meningkatkan transparansi dalam pelaksanaan program-program daerah dan memperkuat evaluasi capaian program unggulan, agar masyarakat bisa lebih merasakan manfaat dari program-program tersebut,” tutur Yudi.
Pernyataan dari kelima fraksi tersebut akan dijadikan bahan pertimbangan untuk menentukan rekomendasi dan tindak lanjut terhadap laporan Pansus LKPJ Bupati Tanjungjabung Timur tahun anggaran 2022.
Rapat paripurna tersebut ditutup dengan penyampaian rekomendasi dari fraksi-fraksi kepada pemerintah daerah, guna meningkatkan kualitas program-program daerah dan mewujudkan pemerintahan yang lebih transparan dan akuntabel di Tanjungjabung Timur.
ADVERTORIAL
Kabar Baik! UNJA Buka Seleksi Mandiri 2026 Pakai Skor UTBK dan SMMPTN Barat
Mendalo – Universitas Jambi (UNJA) resmi membuka penerimaan mahasiswa baru melalui Jalur Seleksi Mandiri Berdasarkan Skor UTBK-SNBT atau SMMPTN Barat Tahun 2026. Jalur ini diperuntukkan bagi lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat yang telah mengikuti UTBK-SNBT maupun UTBK SMMPTN Barat 2026 dan ingin melanjutkan pendidikan di UNJA tanpa mengikuti ujian tulis tambahan.
Seleksi dilakukan dengan memanfaatkan skor resmi UTBK-SNBT atau UTBK SMMPTN Barat Tahun 2026. Penilaian dilaksanakan secara objektif, transparan, dan kompetitif dengan mempertimbangkan nilai peserta, daya tampung masing-masing program studi, serta ketentuan yang berlaku di UNJA.
Pembukaan jalur seleksi ini merupakan bagian dari komitmen UNJA dalam memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus memberikan kesempatan yang lebih luas kepada calon mahasiswa untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi negeri. Melalui pemanfaatan skor seleksi yang telah dimiliki peserta, proses penerimaan diharapkan menjadi lebih efisien tanpa mengurangi prinsip seleksi yang adil dan berkualitas.
Calon peserta dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui laman resmi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Jambi di https://pmb.unja.ac.id dengan melengkapi seluruh persyaratan administrasi yang telah ditetapkan. Peserta juga diimbau untuk memperhatikan jadwal pendaftaran, tahapan seleksi, serta pengumuman hasil agar tidak melewatkan setiap proses yang telah ditentukan.
UNJA berharap jalur seleksi mandiri ini mampu menjaring lebih banyak calon mahasiswa berprestasi dari berbagai daerah di Indonesia. Selain menjadi kesempatan bagi peserta yang belum lolos pada jalur seleksi sebelumnya, skema ini juga menjadi upaya UNJA dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas, inklusif, dan berdaya saing.
Informasi lengkap mengenai jadwal, persyaratan, tata cara pendaftaran, biaya, serta daftar program studi yang menerima mahasiswa melalui Jalur Seleksi Mandiri Berdasarkan Skor UTBK-SNBT dan SMMPTN Barat Tahun 2026 dapat diakses melalui laman resmi PMB Universitas Jambi di https://pmb.unja.ac.id serta kanal media sosial resmi UNJA. (www.unja.ac.id)
ADVERTORIAL
Homecare Segera Hadir, Pemkab Jember Siapkan 50 Mobil dan 1.200 Nakes ke Pelosok
DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember mengambil langkah progresif untuk mendekatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.
Melalui program prioritas Homecare, Pemkab Jember menyiapkan sebanyak 50 armada mobil operasional beserta ribuan tenaga medis yang siap berkeliling mendatangi warga.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, menjelaskan bahwa program ini dirancang khusus untuk mengatasi hambatan jarak dan mobilitas yang kerap dialami warga saat hendak berobat ke fasilitas kesehatan.
“Masyarakat yang tidak mampu itu punya kesulitan untuk ke puskesmas dan ke rumah sakit sehingga kita antar, jemput bola ya, jemput bola ke rumah-rumahnya,” kata Bupati yang akrab disapa Gus Fawait tersebut saat kegiatan Bunga Desaku di Desa/Kecamatan Pakusari pada Senin, 20 Juli 2026.
Peresmian perdana layanan Home Care ini dijadwalkan berlangsung pada 24 Juli mendatang di wilayah pinggiran.
Kecamatan Sumberbaru dipilih sebagai titik awal karena lokasinya yang jauh dari pusat rumah sakit daerah.
“Tanggal 24 (Juli) nanti di Kecamatan Sumberbaru. Salah satu kecamatan yang terjauh dari rumah sakit yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Jember,” tuturnya.
Untuk memastikan kualitas layanan setara dengan fasilitas medis pada umumnya, Pemkab Jember melibatkan 1.200 tenaga kesehatan.
Layanan ini bahkan menghadirkan dokter spesialis hingga pemanfaatan teknologi telemedicine secara langsung dari rumah pasien.
“Nanti bisa kita tentukan apakah dia dirawat tetap di rumahnya, terus dia membutuhkan obatnya apa. Kalau memang tidak dibawa kan akan kita antar nanti obatnya,” ujar Gus Fawait menjelaskan alur penanganan medis di rumah warga.
Adapun sasaran utama program ini difokuskan pada kelompok rentan yang membutuhkan perhatian khusus, mulai dari lansia, penyandang disabilitas, hingga penanganan tengkes atau stunting.
“Kita identifikasi mulai dari lansia, terutama lansia sebatang kara. Kemudian saudara-saudara disabilitas. Anak-anak stunting dan beberapa kriteria-kriteria lain yang sudah kita identifikasi,” tuturnya.
Pemerintah daerah berharap partisipasi aktif dari masyarakat untuk saling menginformasikan jika ada tetangga atau warga sekitar yang membutuhkan akses layanan Home Care tersebut agar bantuan dapat segera disalurkan.
ADVERTORIAL
Telemedicine Jadi Andalan Homecare Jember, Dokter Spesialis Bisa Diakses dari Rumah
DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember menyiapkan layanan telemedicine sebagai salah satu penopang utama program Homecare yang segera diterapkan.
Melalui sistem ini, tenaga kesehatan yang melakukan kunjungan ke rumah warga dapat berkonsultasi langsung dengan dokter umum, dokter spesialis, hingga subspesialis saat menangani pasien.
Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, mengatakan kehadiran telemedicine bertujuan mempercepat pengambilan keputusan medis sehingga pasien memperoleh penanganan yang tepat tanpa harus menunggu lama.
“Ketika nanti ke lapangan, kalau dirasa membutuhkan konsultasi dengan dokter umum, dokter spesialis, maupun subspesialis, nanti disediakan fasilitas telemedicine atau melalui handphone, seperti layanan Halodoc dan sejenisnya,” ujar Gus Fawait saat mengunjungi Puskesmas Pakusari, Senin, 20 Juli 2026.
Menurutnya, hasil konsultasi tersebut menjadi dasar bagi tim medis untuk menentukan langkah penanganan, mulai dari perawatan di rumah, rujukan ke fasilitas kesehatan, hingga pemberian obat sesuai kondisi pasien.
Pemkab Jember juga menyiapkan mekanisme distribusi obat apabila kebutuhan pasien tidak dapat dipenuhi saat kunjungan berlangsung.
“Sehingga nanti bisa kita tentukan apakah dia dirawat tetap di rumahnya, terus dia membutuhkan obatnya apa. Kalau memang tidak dibawa, akan kita antar nanti obatnya,” katanya.
Selain didukung teknologi telemedicine, program Homecare akan diperkuat oleh 1.200 tenaga kesehatan yang disiagakan untuk memberikan pelayanan langsung ke rumah warga di berbagai wilayah Kabupaten Jember.
Gus Fawait memastikan pelayanan tersebut berlangsung sepanjang waktu agar masyarakat dapat memperoleh akses kesehatan kapan pun dibutuhkan.
“Ada 1.200 nakes. Jadi, 1.200 nakes itulah yang akan nanti keliling-keliling untuk melaksanakan home care. Pelaksanaannya 24 jam, pokoknya sampai tuntas,” tuturnya.



