Connect with us
Advertisement

ADVERTORIAL

Al Haris Mengukuhkan Pengurus Persatuan Mahasiswa Jambi-Sumbar

Published

on

Jambi – Gubernur Jambi, H. Al Haris, mengukuhan Pengurus Persatuan Mahasiswa Jambi–Sumbar, (PERMAJA), Provinsi Jambi–Sumatera Barat riode 2022 – 2023, bertempat di Hotel Axena, Padang, Jumat malam, 9 Juni 2023.

Adapun Tema” Memperkokoh Silaturrahmi untuk berkolaborasi dalam mendukung SDM Jambi Mantap”. Adapun yang dilantik sebagai Ketua Umum Permaja adalah Yordipa Rizali, Ketua Harian Arrafi Siraj, dan Sekretaris Seliana Fitri.

Acara ini dihadiri oleh Ketua TP-PKK Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris, Karo Umum Sekda Provinsi Jambi Muzakkir, Karo Adpim Sekda Provinsi Jambi Edi Kusmiran, Kadis Kominfo Ariansyah, Kadisdik Syamsurizal, Kadis Ketahanan Pangan Asraf, Kadis Pertanian Provinsi Jambi.

Dalam penyampaiannya, Gubernur mengemukakan bahwa mahasiswa Provinsi Jambi yang berada saat ini adalah aset daerah yang penerus estafet perjuangan serta kepemimpinan Provinsi/Kabupaten/kota di masa mendatang, pembinaan mahasiswa secara konseptual dan terarah merupakan kewajiban dan tanggungjawab semua pihak.

”Selamat kepada pengurus Permaja Sumbar yang baru dilantik, tolong buat proggres pendataan seluruh mahasiswa provinsi Jambi yang ada di Sumbar, agar kita mengetahui berapa jumlah keseluruhannya, saya yakin, banyak sekali mahasiswa yang belum terdaftar, kita tahun selain Jambi Sumbar merupakan tempat tujuan para anak anak kita menuntut ilmu,” ujar Gubernur.

Gubernur menjelaskan bahwa melalui organisasi ini, para mahasiswa bisa berkumpul dan bersilaturrahmi saling mengenal antara mereka bersama bersatu. Belajar mengenal adat istiadat yang ada di daerah ini, diedukasi, yang baik diterapkan diwilayah masing masing.

“Mahasiswa Jambi yang berada di Sumbar merupakan sama-sama perantauan, pendatang ini tentu butuh saudara, butuh silaturahmi antar sesama daerah, jadi Permaja inilah wadahnya. Tempat saling silaturahmi dengan teman seperjuangan di perantauan, karena kita merantau ini yang pertama kali kita cari adalah teman atau saudara, maka inilah Permaja tempat kita,” tuturnya

Al Haris juga berpesan kepada seluruh mahasiswa Jambi yang sedang kuliah di Sumbar agar rajin tetap semangat dan serius dengan tujuan utamanya yakni menuntut ilmu.

“Permaja ini saya harap mampu menjadi pemersatu antara kita semua, dari Kabupaten, Kerinci, Merangin, Sungai Penuh, Tanjabtim, Tanjabar, Sarolangun, Bungo, Tebo, Muaro Jambi dan Kota Jambi mahasiswa Jambi di Sumbar ini. Ingatlah sesini menimpa ilmu memperkaya khasanah ilmu, banyak ilmu dari Sumbar ini yang perlu kita pelajari, budaya, dagang dan mengelola wisata. Jadi kita belajar raih ilmu itu, kita terapkan di wilayah kita masing masing.”katanya.

“Disini juga hadir kepala dinas Pendidikan Provinsi Jambi dan Kabit PUPR Provinsi Jambi, karena di daerah lain sudah ada dibangun asrama mahasiswa, tempat berkumpul, belajar, jadi di Sumbar ini perlu kita bangun, tadi saya sudah perintahkan Dinas Pendidikan dan PUPR untuk mencarikan lokasi dan bangun, melihat mahasiswa Jambi cukup banyak di Sumbar perlu segera dibangun asrama bang siswa,” katanya.

Selain itu Al Haris ingatkan mahasiswa Jambi jangan ada siswa sampai DO karena biaya.” Saya tidak mau ada mahasiswa Jambi di DO karena tidak ada biaya, kita harus berani terus terang, mereka mampu kita punya bea siswa bagi mereka yang tidak mampu,” ujarnya.

Dalam sambutan Ketua Umum Permaja Yordipa Rizali menyampaikan, ucapan terima kasih dengan kehadiran Gubernur Jambi Bapak Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH dan Ketua TP.PKK Provinsi Jambi Hj Hesnidar Al Haris dan para OPD Provinsi Jambi.” Saya merasa haru dan bangga dengan kehadiran beliau, kami merasa dihargai, kami mahasiswa provinsi jambi yang ada di Sumatra barat yang sudah di data lebih kurang 4000 siswa.” ucapnya.

Advertisement

ADVERTORIAL

Gus Fawait Dorong Hilirisasi Kopi dan Baksos Lewat Aksi Gowes Kebun Sumberwadung Jember

DETAIL.ID

Published

on

Gus Fawait gowes bareng di Kebun Sumberwadung, Senin (5/10/2026). (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember — Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, memimpin aksi gowes bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan camat se-Kabupaten Jember pada Senin, 5 Oktober 2026.

Menempuh rute dari Kebun Sumberwadung hingga Pendopo Wahyawibawagraha, kegiatan ini menggabungkan pemantauan ekonomi daerah dengan aksi sosial masyarakat.

Sepanjang rute perjalanan, rombongan menyalurkan bantuan sembako serta menyediakan layanan pengobatan gratis bagi warga setempat.

Gus Fawait menegaskan bahwa kegiatan lintas sektor ini menjadi sarana mempererat kebersamaan jajaran pemerintah daerah dalam membangun Jember.

Dalam peninjauan tersebut, Gus Fawait memberikan perhatian khusus pada kinerja BUMD Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan.

Beliau mengapresiasi inovasi dan langkah hilirisasi produk perkebunan yang dinilai mampu memberikan nilai tambah ekonomi serta mendorong pengentasan kemiskinan di kawasan pedesaan.

Langkah hilirisasi ini memperkuat rencana peluncuran branding “Jember Surga Kopi Indonesia”.

Potensi komoditas unggulan seperti kopi Liberika, Robusta, cerutu, hingga produk pangan sehat edamame dan cokelat menjadi modal kuat Jember sebagai pusat kopi nasional.

Selain sektor perkebunan, Gus Fawait juga menyoroti percepatan perbaikan sarana pendidikan melalui program revitalisasi sekolah.

“Kami mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan fasilitas sekolah yang rusak berat agar segera dijadikan prioritas penanganan oleh pemerintah daerah,” kata Gus Fawait. (*)

Continue Reading

ADVERTORIAL

Gus Fawait Pastikan Kontrak PPPK Jember Aman dan Siapkan Layanan Mobil Cinta

DETAIL.ID

Published

on

Bupati Jember, Muhammad Fawait, diwawancarai media. (Foto: DETAIL/Dyah Kusuma)

DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember menegaskan komitmennya untuk tidak memutus kontrak tenaga PPPK maupun PPPK paruh waktu dalam penyusunan Rancangan APBD 2027 pada Senin, 5 Oktober 2026.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Jember Muhammad Fawait seusai Rapat Paripurna III DPRD Jember terkait jawaban Bupati atas pandangan umum fraksi terhadap Raperda APBD Kabupaten Jember Tahun Anggaran 2027.

Bupati yang akrab disapa Gus Fawait tersebut menyampaikan bahwa kesamaan pandangan antara legislatif dan eksekutif menjadi modal penting untuk memperkuat ruang fiskal daerah, khususnya dalam menyokong sektor pelayanan dasar dan penanganan kemiskinan.

“Yang pertama tadi saya sampaikan bahwa hampir keseluruhannya kita mempunyai pandangan yang sama antara legislatif dan eksekutif,” kata Gus Fawait.

Jika skema pembiayaan PPPK paruh waktu nantinya ditanggung pemerintah pusat, tambahan ruang fiskal daerah akan difokuskan untuk memperluas cakupan layanan kesehatan dan pendidikan.

Pemkab Jember memperkuat program Universal Health Coverage (UHC) dan Home Care, serta menghadirkan operasional armada Mobil Cinta mulai Kamis mendatang untuk mengantar pasien kurang mampu pulang dari rumah sakit secara gratis.

Di sektor pendidikan, selain memetakan sekolah rusak berat untuk diajukan revitalisasinya ke pusat, Pemkab Jember menggandeng kelompok pengajian lintas agama guna menjalankan program kejar paket demi mendongkrak rata-rata lama sekolah.

“Ini tidak bisa kita lakukan secara biasa-biasa saja. Kita harus lakukan sebuah kebijakan yang out of the box, menggandeng semua pihak termasuk kelompok-kelompok pengajian,” ujarnya.

Layanan Home Care juga diintegrasikan langsung dengan petugas Dispenduk untuk penyelesaian dokumen kependudukan warga di tempat.

Sementara untuk program rumah tidak layak huni (RTLH), Pemkab Jember menargetkan perbaikan 2.000 rumah tahun ini dari total kebutuhan 7.000 hingga 12.000 unit berbasis kriteria Kementerian Perumahan.

Pendataan warga miskin turut diperketat dengan membagi kelompok desil 1 yang didata oleh ASN dan desil 2 oleh mahasiswa KKN kolaboratif.

Pemkab Jember membedakan penanganan antara warga tidak produktif yang disokong bantuan sosial dan pangan, dengan warga usia produktif yang didorong lewat pelatihan kerja.

Salah satu program unggulan bagi warga usia produktif adalah SMK Go Global yang disosialisasikan bersama Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia untuk membuka jalur kerja legal bagi siswa kurang mampu tingkat SMK, MA, dan SLTA sederajat.

“Bukan cuma rumahnya saja yang kita perbaiki, kalau usia produktif kita akan beri pelatihan. Kalau usia produktif, kita akan dorong supaya mereka punya pendapatan, salah satunya melalui program SMK Go Global,” tutur Gus Fawait.

Skema ini disiapkan agar upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Jember dapat berdampak jangka panjang dan berkelanjutan.

“Jember tidak ingin penanganan kemiskinan hanya berhenti pada bantuan, tetapi harus membuka jalan agar masyarakat produktif bisa bekerja dan meningkatkan pendapatannya,” ucapnya. (*)

Continue Reading

ADVERTORIAL

Gus Fawait Dorong Sinergi Pemkab-TNI Perkuat Produksi Beras Jember

DETAIL.ID

Published

on

HUT ke-81 TNI di Makodim 0824 Jember, Senin (5/10/2026). (Foto: DETAIL/Dyah Kusuma)

DETAIL.ID, Jember – Suasana peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Makodim 0824 Jember berlangsung hangat pada Senin, 5 Oktober 2026.

Bupati Jember Muhammad Fawait bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) secara sengaja datang tanpa kabar untuk memberikan kejutan langsung kepada jajaran TNI.

“Kami ingin memberikan surprise jajaran Forkopimda di sini, untuk datang secara bersama-sama menyampaikan selamat Hari Jadi TNI,” kata Bupati yang akrab disapa Gus Fawait tersebut.

Selain membawa pesan kebersamaan dan kekompakan untuk mendukung program pemerintah pusat era Presiden Prabowo Subianto, momentum ini juga dimanfaatkan untuk mempererat sinergi sektor ketahanan pangan.

Kolaborasi antara Pemkab Jember dan TNI dinilai membuahkan hasil signifikan terhadap peningkatan produksi beras daerah.

“Ke depan kita dan TNI juga punya tugas untuk ikut serta meningkatkan ketahanan pangan dan itu sudah di Jember. Produksi beras kita yang mungkin beberapa tahun yang lalu sempat nomor 5, nomor 4, hari ini sudah nomor 3. Itu bentuk sinergi konkret antara pemerintah daerah dengan TNI,” ujarnya.

Acara peringatan yang digelar secara sederhana dan kekeluargaan tersebut turut melibatkan berbagai lapisan elemen masyarakat, mulai dari institusi daerah hingga para pengemudi ojek online. (*)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs