ADVERTORIAL
Fadhil Arief Dilantik Sebagai Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) SMA Negeri 3 Kota Jambi
Jambi – Bupati Batanghari, Fadhil Arief dilantik sebagai ketua Ikatan Keluarga Alumni SMA Negeri 3 Kota Jambi periode 2023-2026 di Ev Garden pada Sabtu, 10 Juni 2023.
Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Hilman Hadi yang merupakan alumni 1984 dan selaku ketua Dewan Pembina IKA SMA Negeri 3 Kota Jambi melantik secara langsung Ketua IKA Fadhil Arief yang mengucapkan sumpah janji jabatan.
Kegiatan ini juga dikemas dengan acara baksos donor darah, tali asih keluarga stunting, bantuan alat olahraga dan Al Quran ke pihak sekolah.
Dalam sambutannya, Ketua Periode 2019-2023 Bakhtiar berharap dengan kepengurusan baru IKA SMA Negeri 3 Kota Jambi dibawah Fadhil Arief bisa lebih banyak berkontribusi untuk kemajuan SMA Negeri 3 Kota Jambi.
“Alhamdulillah Alumni SMA 3 punya peran strategis dalam rangka bagaimana berkontribusi membangun daerah maupun indonesia, dan itu terus kita wujudkan terutama dibawah kepemimpinan Fadhil Arief,” ujarnya.
Sementara itu Fadhil Arief, setelah resmi dilantik mengatakan bahwa saat ini sangat banyak alumni SMA 3 yang hebat, dan melalui kepengurusan ini semua bisa disatukan dan dikolaborasikan supaya memiliki manfaat yang lebih baik untuk SMA 3.
“Mudah-mudahan kami bisa berbuat, sama dengan yang dilakukan oleh guru-guru menghasilkan orang-orang yang hebat, anak-anak yang bermanfaat bagi keluarganya, bagi kedua orang tua, bagi bangsa, agama dan negara kita semua,” ucapnya.
Fadhil Arief yang merupakan Alumni tahun 1993 ini mengatakan bahwa kedepannya akan turut serta menyiapkan anak-anak SMA Negeri 3 Kota Jambi dengan membuat berbagai kegiatan untuk dapat meningkatkan intelegensi, kepercayaan diri dan daya kritis yang hebat.
“Mudah-mudahan kami bisa berbuat kepada adek-adek kami di SMA 3, kita akan latih kreativitasnya, nanti kita akan koordinasi dengan kepala sekolah bahwa ada ruang yang tidak dianggarkan oleh Sekolah, kita coba masuk karena kebetulan banyak alumni yang sukses,” katanya.
Sementara itu, Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Hilman Hadi selaku Ketua Dewan Pembina dan juga alumni tahun 1984 berpesan kepada Fadhil Arief agar dapat berkontribusi memajukan SMA Negeri 3 Kota Jambi.
“Prioritas kita bagaimana alumni SMA 3 dan adek kita dalam proses pendidikan bisa kita bimbing, agar bisa memperoleh kesuksesan, itu tanggung jawab kita sebagai alumni untuk mendorong mereka supaya juga berpertasi,” ucapnya.
Kegiatan Pelantikan ini dihadiri oleh Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Hilman Hadi, Kasdam II Sriwijaya Brigjen Ruslan Effendy, Kasrem 042/Gapu Kolonel Inf Ali Aminuddin, Dandim 0415 Jambi Letkol Arm Eko Pristiono, Ketua Umum IKA SMA Negeri 3 Kota Jambi 2019-2023 Bakhtiar AS yang merupakan Kepala Bulog Kanwil Bengkulu, Azrin Karo administrasi pembangunan Setda Provinsi Jambi, Amir Syakib yang merupakan Alumni SMA Negeri 3 Kota Jambi.
Selain itu juga dihadiri oleh Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Kota Jambi, Guru-guru SMA 3 dan Alumni SMA 3 lainnya.
ADVERTORIAL
Pemkab Jember Evaluasi SOP BBM Subsidi untuk Permudah Petani dan Nelayan
DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember memastikan akan membenahi mekanisme penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi bagi kalangan petani dan nelayan.
Langkah taktis ini diambil sebagai respons cepat setelah munculnya sejumlah kendala teknis dalam proses pembelian di lapangan.
Komitmen pembenahan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait, saat menghadiri agenda Pro Gus’e Update di Kantor Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Jember, Sabtu, 6 Juni 2026.
Gus Fawait memaparkan bahwa kebutuhan pasokan BBM subsidi sangat vital untuk menyokong operasional alat mesin pertanian (alsintan) serta aktivitas melaut para nelayan.
Oleh sebab itu, regulasi yang dinilai menghambat produktivitas warga akan segera dievaluasi total.
“Insyaallah akan ada perbaikan SOP terkait pembelian BBM subsidi untuk alsintan dan para petani kita. Pada prinsipnya, Pemerintah Kabupaten Jember akan terus melakukan perbaikan-perbaikan untuk mempermudah petani dan juga nelayan,” ujar Gus Fawait.
Ia tidak menampik adanya persoalan dalam pelaksanaan kebijakan distribusi di tingkat bawah.
Namun, pihak pemkab menegaskan tidak akan menutup mata terhadap seluruh keluhan yang dialami masyarakat.
“Beberapa waktu lalu memang ada kejadian yang berkaitan dengan BBM subsidi. Jika ada kendala yang membuat proses tersendat, saya mohon maaf sebesar-besarnya atas nama Pemerintah Kabupaten Jember,” tuturnya.
Lebih lanjut, Gus Fawait menerangkan bahwa hambatan tersebut murni berada pada ranah tata kelola birokrasi daerah dan bukan dipicu oleh keterbatasan kuota.
Ia memastikan alokasi BBM maupun pupuk bersubsidi dari pusat sebenarnya masih sangat mencukupi kebutuhan riil di daerah.
“Yang salah bukan pemerintah pusat, tetapi Pemerintah Kabupaten Jember, karena kuota BBM ada dan kuota pupuk juga tersedia,” katanya.
Selain merombak SOP, Pemkab Jember kini bergerak cepat guna memastikan sistem pelayanan publik berjalan lebih cepat, efektif, dan responsif agar hambatan serupa tidak kembali terulang di kemudian hari.
Gus Fawait juga memaparkan bahwa atensi pemerintah terhadap penguatan sektor agraria terus merangkak naik.
Hal tersebut terefleksi nyata dari masifnya dukungan anggaran serta berbagai program strategis yang digelontorkan melalui instrumen APBN dari tahun ke tahun.
“Perhatian pemerintah pusat kepada sektor pertanian bisa dilihat dari data dan angka. Dari tahun ke tahun sektor pertanian mendapatkan perhatian yang besar melalui APBN,” ujarnya.
ADVERTORIAL
Anggaran Pertanian Tembus Rp312 Miliar, Terbesar Sepanjang Sejarah Jember
DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengungkapkan bahwa komitmen ketahanan pangan di wilayahnya dibuktikan lewat alokasi anggaran sektor pertanian yang fantastis.
Sinergitas Pemkab Jember dan pemerintah pusat sukses mengucurkan bantuan hingga Rp312 miliar sepanjang 2025 dan 2026.
Gus Fawait mendesak seluruh pihak untuk menguji data secara objektif sebelum melempar kritik mengenai kepedulian pemerintah terhadap nasib petani lokal.
“Ini adalah yang terbesar dalam sejarah Kabupaten Jember, sehingga kalau ada yang mengatakan Pemkab Jember dan pemerintah pusat tidak perhatian kepada sektor pertanian, saya pikir harus dicek dulu data yang dimiliki,” ucap Gus Fawait dalam acara Pro Gus’e Update di Kantor Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Jember, Sabtu, 6 Juni 2026.
Ia menjelaskan, salah satu pilar utama dari besarnya anggaran tersebut dimanifestasikan melalui program Optimalisasi Lahan (Oplah).
Program ini dirancang sebagai instrumen taktis untuk mendongkrak frekuensi dan volume panen secara masif.
“Tadi jelas yang biasanya panen sekali, bisa panen dua kali. Yang biasanya panen dua kali, bisa panen tiga kali. Yang produktivitasnya awalnya berapa, hari ini meningkat,” ucapnya.
Berdasarkan data teknis dinas, total cakupan program Oplah di Jember selama periode 2025–2026 mencapai hampir 12.000 hektare, dengan target intervensi khusus pada 2026 seluas 7.070 hektare.
Langkah ini, menurut Gus Fawait, menjadi strategi jitu yang digulirkan Presiden Prabowo Subianto dalam mengatasi problem penyusutan serta keterbatasan lahan pertanian di Pulau Jawa.
“Di Pulau Jawa agak susah karena memang terbatas lahan kita. Tetapi yang bisa kita lakukan strateginya adalah meningkatkan luas panen dan salah satu tools-nya adalah optimalisasi lahan,” katanya.
Menutup keterangannya, Bupati Jember memerintahkan masyarakat yang masih meragukan efektivitas program ini untuk meninjau langsung fakta di lapangan, sekaligus berpesan agar bantuan ini dikelola dengan penuh tanggung jawab.
“Optimalisasi lahan ini adalah membantu luas panen. Mudah-mudahan bisa amanah dan saya titip kepada seluruh penerima program optimalisasi lahan untuk dikerjakan sebaik mungkin,” tuturnya.
ADVERTORIAL
Peringatan HLUN 2026, Pemkab Jember Komitmen Muliakan Lansia Lewat Program Nyata
DETAIL.ID, Jember – Suasana penuh khidmat dan penghormatan mewarnai Alun-Alun Nusantara Jember pada Sabtu, 6 Juni 2026.
Ratusan warga lanjut usia (lansia) dari seluruh penjuru Kabupaten Jember berkumpul untuk merayakan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026 dengan mengusung tema “Lansia Tangguh, Indonesia Tumbuh”.
Momentum ini menjadi bentuk apresiasi konkret atas dedikasi dan kontribusi besar para lansia dalam perjalanan pembangunan bangsa.
Agenda strategis tersebut dihadiri oleh berbagai elemen, mulai dari organisasi sosial, komunitas pemerhati lansia, unsur Forkopimda, hingga jajaran pemerintah daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Jember, Indra Tri Purnomo, hadir mewakili Bupati Jember untuk menyampaikan sambutan resmi.
Dalam pidatonya, Indra menegaskan bahwa HLUN tidak boleh hanya dipandang sebagai agenda tahunan biasa, melainkan momentum sakral untuk menghargai rekam jejak, perjuangan, dan pengabdian para orang tua serta sesepuh.
“Para lansia harus dipandang sebagai sumber kebijaksanaan, teladan, inspirasi, sekaligus penguat nilai-nilai kehidupan bagi generasi muda. Dari merekalah kita belajar tentang perjuangan, kesabaran, kerja keras, dan semangat untuk terus berkarya,” ujar Indra Tri Purnomo.
Lebih lanjut, Indra menjelaskan bahwa tema Lansia Tangguh, Indonesia Tumbuh mengandung pesan mendalam tentang pentingnya peran lansia dalam mendukung kemajuan bangsa.
Kemajuan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh produktivitas generasi muda, tetapi juga oleh kontribusi para lanjut usia yang selama puluhan tahun telah mengabdikan tenaga, pikiran, dan pengalamannya.
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember memiliki komitmen kuat dalam mewujudkan kesejahteraan lansia.
Komitmen tersebut sejalan dengan semangat yang terus digaungkan oleh Bupati Jember melalui jargon “Gus Bupati Cinta Lansia”.
“Ini bukan sekadar slogan, melainkan komitmen moral dan komitmen pembangunan. Kami ingin menghadirkan Kabupaten Jember yang menghormati, melindungi, dan memuliakan para orang tua serta lanjut usia. Sebab ukuran kemajuan suatu daerah tidak hanya dilihat dari pertumbuhan ekonomi maupun pembangunan fisik, tetapi juga dari bagaimana daerah tersebut memperlakukan para lansianya dengan hormat, kasih sayang, dan bermartabat,” tuturnya.



