Connect with us
Advertisement

ADVERTORIAL

Al Haris Memuji Peran Kapolda Jambi Dalam Mengayomi Masyarakat

Published

on

Jambi – Gubernur Jambi, Al Haris, memuji peran Kapolda Jambi Irjen Pol Drs. Rusdi Hartono, M.Si dalam mengayomi masyarakat Provinsi Jambi.

Hal ini disampaikan Gubernur pada VISITASI KOMPOLNAS AWARDS 2023, bertempat Aula Lantai 4 Gedung Mapolda Jambi, Selasa, 13 Juni 2023.

“Pada hari ini kita melihat peran Kapolda Jambi sangat baik dalam mengayomi masyarakat sehingga saat ini dinilai oleh KOMPOLNAS dan masuk dalam nominasi POLDA terbaik di Indonesia. Tentu ini semua bukan rekayasa, tapi ini fakta dan kondisi yang berkembang di masyarakat. Polda Jambi ini sudah ada bukti-bukti bahwa Polda Jambi memang betul melayani masyarakat,” ujar Gubernur Al Haris.

“Saya yakin bahwa Kapolda Jambi dan seluruh Jajaran telah berupaya untuk melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, baik untuk internal kepolisian maupun untuk eksternal, terutama dalam pelayanan kepada masyarakat, guna mewujudkan Provinsi Jambi yang aman, tertib dan tentram, kondisi yang sangat dibutuhkan dan sangat mendukung dalam pelaksanaan program pembangunan,” ujar Al Haris.

Sebelumnya, Gubernur Al Haris juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kepala Sekretariat Komisi Kepolisian Nasional (Kaset Kompolnas) Republik Indonesia beserta Tim di Provinsi Jambi.

“Selamat datang kami ucapkan kepada Kepala Sekretariat Komisi Kepolisian Nasional (Kaset Kompolnas) Republik Indonesia Brigjend. Pol. Musa Tampubolon beserta Tim di Provinsi Jambi, yang melaksanakan visitasi dalam rangka Kompolnas Awards Tahun 2023,” ucap Gubernur Al Haris.

Al Haris menyampaikan, kedatangan Tim Sekretariat Kompolnas bertujuan untuk menilai kinerja Polda Jambi dalam Kompolnas Awards 2023.

“Kami berharap agar data-data yang dibutuhkan oleh Sekretariat Komisi Kepolisian Nasional dari Polda Jambi dapat terpenuhi semua, untuk memenuhi indikator penilaian kinerja Polda Jambi dalam Kompolnas Awards 2023. Namun, lebih jauh lagi, kami yakin bahwa visitasi Sekretariat Komisi Kepolisian Nasional turut mendorong peningkatan kinerja Polda Jambi, demi mewujudkan Polda Jambi yang berkinerja tinggi, melayani dengan prima dan berintegritas,” kata Gubernur Al Haris.

“Saya sangat mendukung agar Kapolda dan Polda Jambi mendapatkan Kompolnas Awards 2023, atas kerja keras dan kerja sinergis dalam mendukung pembangunan daerah dan nasional. Selanjutnya, kami juga berharap agar ada masukan-masukan dari Sekretariat Komisi Kepolisian Nasional, baik kepada Polda Jambi maupun kepada Forkopimda Provinsi Jambi, yang tentunya juga bermanfaat untuk meningkatkan kemajuan dan daya saing Provinsi Jambi,” tuturnya.

Selanjutnya, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jambi Irjen. Pol. Drs. Rusdi Hartono, M.Si mengatakan, Polda Jambi termasuk 5 besar terbaik dari 28 polda yang masuk nominasi Kompolnas Awards 2023.

Menurut data Charta Politika, pada penelitian bulan April 2023 memperoleh kepercayaan masyarakat sebesar 82,2% yang merupakan 5 besar dari kapolda lainnya.

“Alhamdulillah pada bulan April 2023 meraih kepuasan dan kepercayaan masyarakat menjadi 82,2%. Tentu yang kami lihat yaitu 17,8% yang artinya belum puas dengan pekerjaan tugas-tugas yang dilakukan oleh Polda Jambi,” ujar Kapolda Jambi.

Sementara itu juga, Kepala Sekretariat Komisi Kepolisian Nasional (Kaset Kompolnas) Republik Indonesia Brigjend. Pol. Musa Tampubolon mengatakan, tugas dan Fungsi Kompolnas yaitu membantu Presiden dalam menetapkan arah kebijakan Polri dan memberikan pertimbangan kepada Presiden dalam pengangkatan dan pemberhentian Kapolri.

Advertisement

ADVERTORIAL

Pemkab Jember Lobi Kemensos Soal Bansos dan Disabilitas

DETAIL.ID

Published

on

Kepala Dinsos PPPA dan Kepala Diskominfo Jember saat berkunjung ke Kementerian Sosial RI, Rabu (23/9/2026). (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) mendatangi Kementerian Sosial RI pada Rabu, 23 September 2026.

Kedatangan rombongan Pemkab Jember ini bertujuan membereskan persoalan kuota bantuan sosial yang belum terpenuhi sekaligus memperjuangkan bantuan alat kesehatan bagi penyandang disabilitas.

Kepala Dinsos PPPA Jember, Lingga Diputra, memimpin langsung koordinasi tersebut mendampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jember, Akhmad Helmi Luqman.

Tim Pemkab Jember menggelar pertemuan khusus bersama Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) serta Direktorat Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Kemensos.

Data evaluasi Pusdatin Kemensos per Agustus 2026 mengungkapkan adanya under kuota sebanyak 9.815 data penerima manfaat di Kabupaten Jember.

Menyikapi selisih angka tersebut, Pemkab Jember mengajukan penyesuaian data agar keterisian kuota bansos di wilayahnya dapat digenjot hingga di atas 80 persen.

“Kami mendorong agar penambahan kuota ini tidak dilakukan secara bertahap, melainkan bisa diselesaikan sekaligus. Namun, pelaksanaannya tentu tetap menyesuaikan dengan kebijakan dan kondisi pembagian kuota bersama kabupaten lain,” kata Lingga.

Di samping pembenahan data bansos, Lingga memaparkan kebutuhan 49 unit alat bantu berupa tangan dan kaki palsu bagi warga kurang mampu.

Dari total usulan tersebut, Kemensos telah memasukkan 20 permohonan ke dalam prioritas desil penerima.

Adapun 29 permohonan alat bantu lainnya masih perlu melewati tahapan pemutakhiran data administratif.

Langkah ini wajib dilakukan agar alokasi bantuan fisik dari kementerian tidak salah sasaran.

“Namun sejumlah 29 usulan sisanya memerlukan perbaikan dan pemutakhiran data administratif agar tepat sasaran, mengingat penerima manfaat berasal dari kalangan masyarakat kurang mampu,” ucapnya.

Dalam dialog itu, Pemkab Jember juga menyampaikan kebutuhan kaki palsu berbahan carbon bagi atlet sepak bola disabilitas asal Jember yang bertanding di tingkat internasional.

Lantaran pengadaan alat bantu olahraga tersebut memerlukan biaya tinggi dan spesifikasi khusus, Kemensos menyarankan Pemkab Jember untuk turut menggandeng Kementerian Pemuda dan Olahraga. (*)

Continue Reading

ADVERTORIAL

Bupati Batanghari Fadhil Arief Sambut Kunjungan Pangkogabwilhan I, Perkuat Sinergi Penanganan Karhutla di Tahura

DETAIL.ID

Published

on

Batanghari – Bupati Batanghari Fadhil Arief menerima kunjungan dari Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I), Letjen TNI Kunto Arief Wibowo didampingi Danrem 042/Garuda Putih Brigjen TNI Nyamin, pada Selasa, 22 September 2026.

Pertemuan yang berlangsung hangat itu berlangsung di rumah dinas Bupati Batanghari.

Pertemuan tersebut digelar setelah Letjen Kunto mengecek penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Thaha Saifuddin, Kabupaten Batanghari.

Di mana, kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi lapangan sekaligus memastikan langkah penanganan karhutla berjalan secara terpadu, cepat dan terukur.

Pada pertemuan di rumah dinas Bupati Batanghari, Pangkogabwilhan I melanjutkan pembahasan bersama Bupati Batanghari dan seluruh unsur terkait mengenai perkembangan Karhutla di kawasan Tahura Batanghari.

Pertemuan tersebut menjadi forum koordinasi untuk mengevaluasi langkah yang telah dilakukan sekaligus menyatukan strategi penanganan berikutnya, baik melalui operasi darat maupun dukungan unsur lainnya.

Dalam pembahasan tersebut, sinergi antara TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten Batanghari, BPBD Kabupaten Batanghari, Manggala Agni dan Damkar Kabupaten Batanghari menjadi bagian penting dalam memastikan penanganan Karhutla berlangsung efektif.

Sebelumnya, Pangkogabwilhan I menekankan, penanganan karhutla harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari deteksi dini, pencegahan, patroli, pemadaman, pendinginan hingga pemulihan, dengan memperkuat koordinasi seluruh stakeholder.

“Jangan hanya berpikir bagaimana memadamkan api, tetapi bagaimana persoalan ini dikerjakan, diselesaikan dan dicegah sejak awal. Semua unsur harus bergerak bersama dan memahami kondisi lapangan,” katanya.

Letjen Kunto bilang, karakteristik kawasan yang terbakar harus menjadi perhatian dalam menentukan metode penanganan.

Sementara, Bupati Batanghari Fadhil Arief mengatakan, Pemerintah Kabupaten Batanghari terus memperkuat koordinasi bersama TNI, Polri dan seluruh unsur terkait dalam menangani karhutla, khususnya di kawasan Tahura Sultan Thaha Saifuddin.

Menurutnya, penanganan tidak hanya berfokus pada pemadaman, tetapi juga pencegahan dan pengawasan agar kebakaran tidak kembali meluas.

Fadhil Arief menegaskan, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam menghadapi karhutla, terutama dengan mempertimbangkan kondisi dan karakteristik wilayah di lapangan. (*)

Continue Reading

ADVERTORIAL

Pemkab Jember Siapkan Langkah Strategis Tata Penataan Pasar Tanjung

DETAIL.ID

Published

on

Bupati Jember, Muhammad Fawait, diwawancarai media. (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember — Pemerintah Kabupaten Jember menyiapkan sejumlah langkah konkret guna membenahi Pasar Tanjung sebagai pusat perekonomian rakyat.

Kebijakan ini dirumuskan usai Bupati Jember, Gus Fawait, menemui ratusan pedagang yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Pasar Tanjung serta elemen mahasiswa di Pendopo Wahyawibawagraha, Selasa, 22 September 2026.

Massa aksi yang semula berada di luar gedung diarahkan masuk ke aula pendopo untuk menggelar dialog terbuka secara lesehan.

Dalam forum tersebut, perwakilan pedagang menyampaikan keluhan terkait kondisi penataan lapak di area bawah yang dinilai semrawut hingga berdampak pada kelangsungan usaha pedagang lama.

Bupati Jember menyatakan pembenahan dan pengembalian fungsi pasar tradisional menjadi agenda prioritas pemerintah daerah.

Langkah ini diambil usai dirinya meninjau langsung kondisi lapangan setelah menerima masukan dari para mahasiswa.

“Pasar tradisional adalah benteng ekonomi warga dan tempat wong cilik mengadu nasib. Apa yang menjadi harapan para pedagang dan mahasiswa, itu pula yang menjadi komitmen kami di Pemkab Jember,” kata Gus Fawait.

Dari dialog terbuka tersebut, Pemkab Jember menawarkan solusi yang disepakati bersama oleh seluruh peserta forum.

Rencana aksi tersebut mencakup uji coba rekayasa lalu lintas di Jalan Samanhudi, pembentukan Satgas Gabungan Penataan Pasar, serta pengaturan jadwal waktu berjualan bagi para pedagang.

Skema hasil kesepakatan ini dijadwalkan mulai berlaku pada Rabu, 23 September 2026, dengan membuka peluang evaluasi jika dalam pelaksanaannya masih membutuhkan penyesuaian.

Pertemuan ini sekaligus merealisasikan kesanggupan pemkab kepada pedagang sepekan sebelumnya untuk merumuskan pembenahan jangka panjang.

“Saya bangga dengan pemikiran kritis teman-teman mahasiswa. Semua gagasannya, mulai dari rekayasa lalu lintas, Satgas, sampai penataan trotoar kami akomodasi. Mari kawal bersama prosesnya di lapangan,” ujar Gus Fawait.

Selain di Pasar Tanjung, program penataan dan penyerapan aspirasi pedagang secara bertahap juga akan diterapkan pada pasar-pasar tradisional lain yang tersebar di wilayah Jember. (*)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs