Connect with us
Advertisement

DAERAH

Delapan Poin Penting Pesan Gubernur kepada H Mukti

Published

on

detail.id/, Merangin – H Multi resmi dilantik Gubernur Jambi H Al Haris sebagai Penjabat Bupati Merangin selama setahun ke depan di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Jumat pagi, 22 September 2023.

Pada pelantikan tersebut, Gubernur Jambi Al Harus menitipkan delapan poin penting kepada Penjabat Bupati Merangin, H Mukti. Kedelapan poin penting itu pertama. “Kepada H Mukti, yang terpenting disadari adalah tugasnya melanjutkan seluruh tugas-tugas pemerintahan dengan baik,” kata Gubernur Jambi, Al Haris.

Turut hadir pada acara tersebut Wagub Jambi H Abdullah Sani dan Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto.

Kedua, lanjut H Al Haris, ciptakan situasi yang kondusif, aman, nyaman dan tertib, sehingga proses Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2024 berjalan dengan baik dan lancar. “Itu amanah negara. Amanah Mendagri,” ujar Al Haris.

Tugas pokok H Multi sambung H Al Haris, di samping tugasnya sebagai Penjabat Bupati Merangin, tetapi yang paling penting adalah persiapkan Pemilukada serentak di daerahnya secara baik dengan situasi yang kondusif aman nyaman dan tertib.

“Itu yang paling pokok sekali. Tugas Penjabat Bupati itu diberikan setahun. Kita lihat ke depan nanti. Yang jelas sampai akhir Desember 2024, kita berharap semua proses politik sudah selesai semua,” ucapnya.

Poin ketiga, H Multi diminta gubernur dapat menjalin hubungan baik dengan unsur Forkopimda dan seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Merangin, karena tugas Penjabat Bupati itu berat, tidak ada wakil. Hanya ada Sekda.

“Jadi walaupun Penjabat Bupati Merangin itu diangkat tidak dipilih oleh masyarakat, tapi jabatannya juga jabatan politis, sehingga harus bisa merangkul semua elemen lapisan mayarakat Merangin dengan baik,” tuturnya.

Pesan gubernur poin keempat, H Mukti harus bisa menciptakan kondisi di internal pegawai dengan baik, sehingga para pegawai di jajaran Pemkab Merangin bisa lebih nyaman dalam bekerja.

Pada pelantikan yang berlangsung khidmat tersebut, gubernur pada poin kelima meminta H Mukti serius menurunkan angka stunting, kemiskinan ekstrim dan poin ketujuh mampu mengendalikan inflasi.

“Inflasi ini sangat mempengaruhi kestabilan daerah,’” kata H Al Haris. Sedangkan poin terakhir gubernur meminta ke H Mukti mampu menurunkan angka pengangguran.

Terpisah, di Bangko para pejabat di jajaran Pemkab Merangin menyaksikan acara pelantikan Penjabat Bupati Merangin secara virtual yang digelar Dinas Kominfo Kabupaten Merangin di Aula Bappeda Merangin.

“Alhamdulillah seluruh rangkaian acara pelantikan Bapak Pj Bupati Merangin dapat kami ikuti sampai tuntas secara virtual,” ujar Kadis Kominfo Merangin, M Arief dibenarkan Asisten II Setda Merangin, Suherman.

Acara pelantikan Penjabat Bupati Merangin yang disaksikan lewat layar lebar itu, juga diikuti 24 orang camat di Kabupaten Merangin dan sebanyak 205 kepala desa serta 10 orang lurah. Hadir juga para tokoh agama dan tokoh masyarakat Merangin.

Reporter: Daryanto

Advertisement Advertisement

DAERAH

Bupati Syukur: Pers Pilar Demokrasi dan Pengawas Kebijakan yang Objektif

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Merangin – Bupati Merangin, M. Syukur menegaskan bahwa insan pers memiliki peran yang krusial sebagai salah satu pilar demokrasi yang menjaga keseimbangan roda pemerintahan.

Hal ini disampaikannya dalam acara Buka Puasa Bersama Insan Pers Kabupaten Merangin yang berlangsung hangat di Pendopo Rumah Dinas Bupati pada Rabu, 4 Maret 2026.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Kadis Kominfo Ahmad Khoirudin beserta jajaran, Plt Kadis DPMPTSP Agus Salim Idris dan Kabag Umum Setda Merangin, Ari Aniko.

Dalam sambutannya, Bupati M. Syukur menyatakan bahwa pemerintah membutuhkan masukan dan kritik membangun dari media agar pembangunan daerah tetap sasaran.

“Tanpa media, jalannya roda pemerintahan juga tidak akan seimbang. Kita sama-sama berjuang untuk pembangunan daerah tapi dengan cara yang berbeda. Saya berjuang melalui birokrasi dan anggaran, rekan-rekan melalui karya jurnalistik. Media adalah bagian dari pengawasan sekaligus dorongan bagi kami untuk memperbaiki kinerja,” kata Bupati.

Meski demikian, Bupati M. Syukur juga menitipkan pesan agar insan pers tetap mengedepankan prinsip Tabayyun (klarifikasi) sebelum mempublikasikan informasi, sesuai dengan kode etik jurnalistik.

“Harapan saya, cek dulu kebenarannya sesuai aturan atau tidak. Jangan langsung menghujat tanpa dasar. Jika informasi yang disampaikan akurat, masyarakat akan percaya dan semangat membacanya,” ujarnya dengan nada akrab.

Di hadapan awak media, Bupati secara transparan memaparkan tantangan fiskal yang dihadapi Kabupaten Merangin. Ia mengungkapkan adanya pemotongan anggaran yang signifikan sejak ia menjabat.

“Tahun 2025 saja ada pemotongan hampir Rp 150 miliar, dan di 2026 ini sekitar Rp 240 miliar. Belanja pegawai kita sudah mencapai 60%, padahal standarnya 30%. Dengan 11.000 pegawai (PNS dan P3K), ruang gerak fiskal kita sempit, namun kita tetap berupaya kreatif agar pembangunan tetap berjalan,” tuturnya.

Di sisi lain, Isu lingkungan masih menjadi sorotan utama. Bupati meminta bantuan media untuk mengedukasi masyarakat terkait penanganan sampah. Ia menyayangkan masih rendahnya kesadaran lingkungan, bahkan di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Pak Presiden sudah menyatakan perang terhadap sampah. Kami di Merangin sudah menambah armada truk dan TPS. Namun, kendalanya adalah kesadaran. Masih ada oknum PNS yang buang sampah dari mobil dinas. Kita harus punya budaya malu—malu buang sampah sembarangan, malu terlambat kantor,” ucap M. Syukur.

Sebagai bentuk apresiasi dan keterbukaan terhadap insan pers, Bupati berencana memfasilitasi Sekretariat Bersama bagi para jurnalis untuk memudahkan koordinasi dan diskusi ide pembangunan.

“Saya tidak pernah menutup diri. Silakan cari ruang di Kominfo untuk sekretariat bersama agar kita bisa sering berdiskusi. Terkadang ide teman-teman media lebih segar dibandingkan ide di OPD. Kami butuh itu untuk perencanaan program yang lebih matang,” ujarnya. (*)

Continue Reading

DAERAH

Resmi Menerima Tongkat Estafet Kepemimpinan Manajemen Persekabpas, Rusdi Sutedjo Berkomitmen Bawa Persekabpas Naik Kasta

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Pasuruan – Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menerima tingkat estafet kepemimpinan manajemen Perserikatan Sepak Bola Kabupaten Pasuruan (Persekabpas). Ia memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi pengurus lama yang tetap konsisten menjaga eksistensi klub meski dalam keterbatasan.

Bupati Rusdi mengatakan, dengan rasa bersyukur dan sangat berterima kasih kepada seluruh pengurus Persekabpas lama yang berhasil menjaga Persekabpas tetap berada di Liga 3. “Tugas pengurus yang baru untuk bisa membawa Persekabpas naik ke liga 2,” katanya pada Rabu, 4 Maret 2026.

Ia berkomitmen membawa tim ke kasta yang lebih tinggi sesuai impian para supporter setia, Sakeramania. Ia berharap kepengurusan yang baru nanti bisa langsung melakukan gebrakan dengan mengoptimalkan potensi talenta pemain lokal yang berlimpah di wilayah Pasuruan.

“Banyak pemain muda terlihat saat Piala Bupati kemarin harus cepat bergerak agar Persekabpas kembali dicintai masyarakat. Pemerintah daerah berencana melakukan renovasi terhadap fasilitas Stadion Pogar Bangil serta fokus pada kompetisi pemain memenuhi kualifikasi saat tim berhasil menembus liga 2,” ujar Rusdi.

Ia menjelaskan, kepemilikan klub ke depan juga akan dikaji ulang melalui pelibatan perusahaan daerah serta penguatan peran klub-klub di bawah Askab PSSI.

“Stadion segera dilakukan perombakan fasilitas, home base juga kita bangun serta kepemilikan klub akan segera dibahas setelah manajemen berganti,” tuturnya. (Tina)

Continue Reading

DAERAH

Bupati M. Syukur Santuni 77 Anak Yatim di Sela Pesantren Kilat

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Merangin – Bupati Merangin, M. Syukur, menyantuni sedikitnya 77 anak yatim berusia di bawah 15 tahun di sela kegiatan Pesantren Kilat jenjang SD dalam rangka Gebyar Ramadhan 1447 H / 2026.

Acara tersebut berlangsung khidmat di Masjid Raya Istiqomah, Pasar Bawah Bangko, pada Senin, 2 Maret 2026.

Pemberian santunan ini menjadi bagian dari rangkaian agenda Pemerintah Kabupaten Merangin untuk mempererat tali asih sekaligus memberikan dukungan moril kepada anak-anak yatim di awal bulan suci Ramadhan.

Dalam sambutannya, Bupati M. Syukur tidak hanya menekankan pentingnya pendidikan agama bagi generasi muda, tetapi juga menitipkan pesan khusus kepada Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Merangin.

Beliau berharap syiar Islam tidak hanya berpusat di wilayah perkotaan (Bangko), melainkan merata hingga ke pelosok.

“Saya berharap BKMT bisa ekspansi ke kecamatan-kecamatan untuk menghidupkan pengajian-pengajian. Jadi tidak terpusat hanya di kota, tapi memang harus ada kegiatan rutin pengajian sebulan sekali di tingkat kecamatan,” ujar M. Syukur.

Menurut Bupati, penguatan pengajian di tingkat kecamatan dan desa sangat krusial. Selain untuk meningkatkan pemahaman keagamaan masyarakat, kegiatan tersebut berfungsi sebagai wadah silaturahmi yang efektif antara pemerintah dan tokoh masyarakat.

“Disamping pengajian, tentu ini menjadi sarana menjaga hubungan silaturahmi dengan tokoh-tokoh masyarakat yang ada di kecamatan maupun di desa-desa,” katanya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat teras di lingkup Pemkab Merangin, di antaranya Zulhifni (Sekda Merangin), Sukoso (Asisten I Sekda), Agus Salim Idris (Kabag Kesra), Eduar (Camat Bangko), Sri Rezeki (Ketua DWP Kabupaten Merangin), Marzuki Yahya (Ketua BAZNAS Merangin) dan sejumlah undangan lainnya. (*)

Continue Reading
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs