ADVERTORIAL
Gubernur Al Haris Hadir di Job Fair yang Diadakan SMK N 1 Kota Jambi
Jambi – Gubernur Jambi, Al Haris mengatakan Job Fair yang diselenggarakan SMK Negeri 1 Kota Jambi salah satu cara efektif tekan angka pengganguran di Provinsi Jambi, selain itu paling efektif menambah keahlian bagi seluruh siswa SMK, sehingga lulusan SMK menjadi lulusan yang siap kerja.
Hal tersebut dikatakannya pada saat Pembukaan Job Fair Expo SMK Negeri 1 Kota Jambi, yang diselenggarakan di Ramayana Kota Jambi, Sabtu, 16 September 2023.
Adapun tema JOB FAIR Expo SMK NEGERI 1 KOTA JAMBI kali ini adalah “Bersama SMK Negeri 1 Kota Jambi Sukses Berkarir dan Berwirausaha”.
Dalam kata sampaiannya, Gubernur Al Haris juga memberikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh jajaran SMK Negeri 1 Kota Jambi beserta panitia pelaksana yang telah menyelenggarakan kegiatan ini.
“Saya mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan Job Fair Expo ini, serta kepada perusahaan-perusahaan serta dunia usaha yang ikut bersinergi dalam kegiatan ini, selain dapat memenuhi kebutuhan akan tenaga kerja, juga berperan dan berkontribusi dalam rangka mengurangi penganggguran di Provinsi Jambi,” ucap Gubernur Al Haris.
Al Haris mengatakan, sumber daya manusia yang unggul merupakan modal paling penting dalam pembangunan bangsa.
“SMK merupakan wadah yang tepat untuk menyiapkan kader-kader terbaik, menyiapkan putra terbaik yang didalam mencetak mendidik untuk menjadi seorang yang siap bekerja sesuai dengan kebutuhan di bursa kerja.
Untuk saat ini SMK tidak bisa lagi dipandang sebelah mata, sudah banyak terbukti bisa diterima di dunia usaha,” kata Gubernur Al Haris.
Selanjutnya Gubernur Al Haris mengatakan sebagai informasi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Jambi terus mengalami peningkatan, yaitu pada tahun 2020 IPM Provinsi Jambi 71.29, lalu pada tahun 2021 sebesar 71.63 dan 72.14 pada tahun 2022. IPM merupakan hasil perpaduan dari berbagai sektor, salah satunya sektor pendidikan, termasuk pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
“Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah angkatan kerja di Jambi pada Februari 2023 sebanyak 1,85 juta orang, bertambah 3,44 ribu orang dibanding Februari 2022. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Februari 2023 sebesar 4,50 % atau turun 0,2 % poin dibandingkan dengan Februari 2022,” kata Gubernur Al Haris.
“Pemerintah Provinsi Jambi terus berupaya meningkatkan kesiapan angkatan kerja untuk mencari/memasuki dunia kerja, yakni dengan meningkatkan keterampilan siswa siswi SMK, mengadakan pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK), dan pelatihan life skill. Selain itu, diberikan Bantuan Permodalan untuk UKM yaitu UKM Mak-mak, Start Up (pemula), dan Milenial, sebagai upaya membuka lapangan kerja baru,” kata Gubernur Al Haris.
Gubernur Al Haris pun menuturkan, melalui Job Fair dengan mempunyai terobosan yang efektif dalam menekan angka pengangguran menjadi jembatan antara perusahaan pengguna tenaga kerja dengan pencari kerja. “Lulusan SMK sudah mempunyai skill, tinggal memperdalam lagi, bisa kita kursus di BLK untuk menambah ilmu yang akan kita sesuaikan dengan kebutuhan dunia pasar kerja,” ujar Gubernur Al Haris.
Pada kesempatan tersebut Gubernur Al Haris juga berharap Job Fair Expo dapat menyerap tenaga kerja sebanyak-banyaknya.
“Bagi lulusan SMK tetap semangat serta berusaha, tetap fokus dengan meningkatkan kualitas dan kompetensi, sehingga menjadi SDM yang handal, berdaya saing, sehingga dapat memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan dalam bursa kerja atapun dunia usaha. Keberhasilan merupakan hasil dari niat dan perjuangan dalam diri kita, yang tentunya diiringi dengan doa,” kata Gubernur Al Haris.
Usai pembukaan Job Fair Expo SMK Negeri 1 Kota Jambi Gubernur Al Haris mengatakan, Job Fair Expo merupakan ajang mengasah kemampuan anak didik, memperlihatkan hasil kerja apa yang bisa mereka buat, disini akan timbul rasa percaya dirinya, bahwa mereka bisa membuat sesuatu yang berharga, dan mempersiapkan diri apabila dibutuhkan oleh perusahan bisa diterima dengan baik.
“Jadi Job Fair sangat penting, disini ada BKK Bursa Kerja Khusus, ini kami anggap kolaborasi Diknas dan Tenaga Kerja ini sangat dibutuhkan Masyarakat. Kedepannya agar terus dikembangkan, akan lebih kuat SMK kita kalau semua dinas terkait ikut menumpang kegiatan mereka,” kata Gubernur.
Sementara Itu, Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Kota Jambi Dr. Budi Prasetyo, HS, Mpdi dalam laporannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh majelis guru di SMK Negeri 1 Jambi yang telah berperan dan membimbing anak didik memperkaya ilmu dan memperdalam skil keterampilan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh majelis guru yang telah membimbing anak didik bisa ikut memperkaya ilmu dan memperdalam skil ketrampilan, sehingga kita bisa melaksanakan Job Fair Expo ini untuk memasuki dunia kerja. Dan kegiatan ini nantinya setiap tahun akan dilakukan,” ujar Budi Prasetyo.
ADVERTORIAL
Pemkab Jember Lobi Kemensos Soal Bansos dan Disabilitas
DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) mendatangi Kementerian Sosial RI pada Rabu, 23 September 2026.
Kedatangan rombongan Pemkab Jember ini bertujuan membereskan persoalan kuota bantuan sosial yang belum terpenuhi sekaligus memperjuangkan bantuan alat kesehatan bagi penyandang disabilitas.
Kepala Dinsos PPPA Jember, Lingga Diputra, memimpin langsung koordinasi tersebut mendampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jember, Akhmad Helmi Luqman.
Tim Pemkab Jember menggelar pertemuan khusus bersama Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) serta Direktorat Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Kemensos.
Data evaluasi Pusdatin Kemensos per Agustus 2026 mengungkapkan adanya under kuota sebanyak 9.815 data penerima manfaat di Kabupaten Jember.
Menyikapi selisih angka tersebut, Pemkab Jember mengajukan penyesuaian data agar keterisian kuota bansos di wilayahnya dapat digenjot hingga di atas 80 persen.
“Kami mendorong agar penambahan kuota ini tidak dilakukan secara bertahap, melainkan bisa diselesaikan sekaligus. Namun, pelaksanaannya tentu tetap menyesuaikan dengan kebijakan dan kondisi pembagian kuota bersama kabupaten lain,” kata Lingga.
Di samping pembenahan data bansos, Lingga memaparkan kebutuhan 49 unit alat bantu berupa tangan dan kaki palsu bagi warga kurang mampu.
Dari total usulan tersebut, Kemensos telah memasukkan 20 permohonan ke dalam prioritas desil penerima.
Adapun 29 permohonan alat bantu lainnya masih perlu melewati tahapan pemutakhiran data administratif.
Langkah ini wajib dilakukan agar alokasi bantuan fisik dari kementerian tidak salah sasaran.
“Namun sejumlah 29 usulan sisanya memerlukan perbaikan dan pemutakhiran data administratif agar tepat sasaran, mengingat penerima manfaat berasal dari kalangan masyarakat kurang mampu,” ucapnya.
Dalam dialog itu, Pemkab Jember juga menyampaikan kebutuhan kaki palsu berbahan carbon bagi atlet sepak bola disabilitas asal Jember yang bertanding di tingkat internasional.
Lantaran pengadaan alat bantu olahraga tersebut memerlukan biaya tinggi dan spesifikasi khusus, Kemensos menyarankan Pemkab Jember untuk turut menggandeng Kementerian Pemuda dan Olahraga. (*)
ADVERTORIAL
Bupati Batanghari Fadhil Arief Sambut Kunjungan Pangkogabwilhan I, Perkuat Sinergi Penanganan Karhutla di Tahura
Batanghari – Bupati Batanghari Fadhil Arief menerima kunjungan dari Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I), Letjen TNI Kunto Arief Wibowo didampingi Danrem 042/Garuda Putih Brigjen TNI Nyamin, pada Selasa, 22 September 2026.
Pertemuan yang berlangsung hangat itu berlangsung di rumah dinas Bupati Batanghari.
Pertemuan tersebut digelar setelah Letjen Kunto mengecek penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Thaha Saifuddin, Kabupaten Batanghari.
Di mana, kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi lapangan sekaligus memastikan langkah penanganan karhutla berjalan secara terpadu, cepat dan terukur.
Pada pertemuan di rumah dinas Bupati Batanghari, Pangkogabwilhan I melanjutkan pembahasan bersama Bupati Batanghari dan seluruh unsur terkait mengenai perkembangan Karhutla di kawasan Tahura Batanghari.
Pertemuan tersebut menjadi forum koordinasi untuk mengevaluasi langkah yang telah dilakukan sekaligus menyatukan strategi penanganan berikutnya, baik melalui operasi darat maupun dukungan unsur lainnya.
Dalam pembahasan tersebut, sinergi antara TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten Batanghari, BPBD Kabupaten Batanghari, Manggala Agni dan Damkar Kabupaten Batanghari menjadi bagian penting dalam memastikan penanganan Karhutla berlangsung efektif.
Sebelumnya, Pangkogabwilhan I menekankan, penanganan karhutla harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari deteksi dini, pencegahan, patroli, pemadaman, pendinginan hingga pemulihan, dengan memperkuat koordinasi seluruh stakeholder.
“Jangan hanya berpikir bagaimana memadamkan api, tetapi bagaimana persoalan ini dikerjakan, diselesaikan dan dicegah sejak awal. Semua unsur harus bergerak bersama dan memahami kondisi lapangan,” katanya.
Letjen Kunto bilang, karakteristik kawasan yang terbakar harus menjadi perhatian dalam menentukan metode penanganan.
Sementara, Bupati Batanghari Fadhil Arief mengatakan, Pemerintah Kabupaten Batanghari terus memperkuat koordinasi bersama TNI, Polri dan seluruh unsur terkait dalam menangani karhutla, khususnya di kawasan Tahura Sultan Thaha Saifuddin.
Menurutnya, penanganan tidak hanya berfokus pada pemadaman, tetapi juga pencegahan dan pengawasan agar kebakaran tidak kembali meluas.
Fadhil Arief menegaskan, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam menghadapi karhutla, terutama dengan mempertimbangkan kondisi dan karakteristik wilayah di lapangan. (*)
ADVERTORIAL
Pemkab Jember Siapkan Langkah Strategis Tata Penataan Pasar Tanjung
DETAIL.ID, Jember — Pemerintah Kabupaten Jember menyiapkan sejumlah langkah konkret guna membenahi Pasar Tanjung sebagai pusat perekonomian rakyat.
Kebijakan ini dirumuskan usai Bupati Jember, Gus Fawait, menemui ratusan pedagang yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Pasar Tanjung serta elemen mahasiswa di Pendopo Wahyawibawagraha, Selasa, 22 September 2026.
Massa aksi yang semula berada di luar gedung diarahkan masuk ke aula pendopo untuk menggelar dialog terbuka secara lesehan.
Dalam forum tersebut, perwakilan pedagang menyampaikan keluhan terkait kondisi penataan lapak di area bawah yang dinilai semrawut hingga berdampak pada kelangsungan usaha pedagang lama.
Bupati Jember menyatakan pembenahan dan pengembalian fungsi pasar tradisional menjadi agenda prioritas pemerintah daerah.
Langkah ini diambil usai dirinya meninjau langsung kondisi lapangan setelah menerima masukan dari para mahasiswa.
“Pasar tradisional adalah benteng ekonomi warga dan tempat wong cilik mengadu nasib. Apa yang menjadi harapan para pedagang dan mahasiswa, itu pula yang menjadi komitmen kami di Pemkab Jember,” kata Gus Fawait.
Dari dialog terbuka tersebut, Pemkab Jember menawarkan solusi yang disepakati bersama oleh seluruh peserta forum.
Rencana aksi tersebut mencakup uji coba rekayasa lalu lintas di Jalan Samanhudi, pembentukan Satgas Gabungan Penataan Pasar, serta pengaturan jadwal waktu berjualan bagi para pedagang.
Skema hasil kesepakatan ini dijadwalkan mulai berlaku pada Rabu, 23 September 2026, dengan membuka peluang evaluasi jika dalam pelaksanaannya masih membutuhkan penyesuaian.
Pertemuan ini sekaligus merealisasikan kesanggupan pemkab kepada pedagang sepekan sebelumnya untuk merumuskan pembenahan jangka panjang.
“Saya bangga dengan pemikiran kritis teman-teman mahasiswa. Semua gagasannya, mulai dari rekayasa lalu lintas, Satgas, sampai penataan trotoar kami akomodasi. Mari kawal bersama prosesnya di lapangan,” ujar Gus Fawait.
Selain di Pasar Tanjung, program penataan dan penyerapan aspirasi pedagang secara bertahap juga akan diterapkan pada pasar-pasar tradisional lain yang tersebar di wilayah Jember. (*)



