Connect with us
Advertisement

DAERAH

Menjelang Tugas Berakhir, Bupati dan Wabup Merangin Pamitan dengan Warga di Empat Kecamatan

Published

on

DETAIL.ID, Merangin – Bupati Merangin, H Mashuri dan Wabup, Nilwan Yahya, melakukan kunjungan kerja dialog dengan perwakilan warga dari empat kecamatan yakni: Margo Tabir, Tabir Selatan, Tabir Ilir dan Tabir Timur.

Acara pamitan Bupati dan Wabup Merangin yang akan mengakhiri masa tugas pada 22 September 2023 mendatang tersebut, berlangsung meriah di pelataran Kantor Camat Tabir Selatan, Senin, 11 September 2023.

“Senang sekali hari ini kami bisa langsung bertatap muka dan menampung aspirasi warga dari empat kecamatan di Tabir. Terima kasih atas sambutan yang luar biasa ini,” ujar Bupati.

Setelah 2,8 tahun mengabdi sebagai Wakil Bupati Merangin dan selama 2,5 tahun mengabdi sebagai Bupati Merangin, H Mashuri merasa masih banyak aspirasi warga yang belum terakomodir.

“Untuk itu sebelum saya mengakhiri masa kerja, atas nama Pemerintah Kabupaten Merangin dan atas nama pribadi saya minta maaf yang sebesar-besarnya,” kata H Mashuri didampingi Wabup Nilwan Yahya.

Berbagai aspirasi warga yang belum terakomodir itu juga disebabkan Covid-19, karena anggaran yang mestinya bisa untuk membangun Merangin, justru disedot untuk penanggulangan Covid-19.

“Setelah Covid-19 kita dihadapkan lagi bagaimana memulihkan perekonomian masyarakat pasca Covid-19. Alhamdulillah sekarang pertumbuhan ekonomi Merangin berada di level positif,” ujar Bupati.

Program pemulihan ekonomi, lanjut bupati, juga semakin pesat dengan pertumbuhan 5,6 persen. Tingginya inflasi Provinsi Jambi akhir-akhir ini juga menjadi perhatian serius pemerintah pusat.

“Kita bersyukur karena untuk penurunan inflasi di seluruh Indonesia kita berada di urutan ke-7. Alhamdulillah kenaikan inflasi itu dapat dikendalikan dengan cepat,” ucap Bupati.

Sedangkan atas lobi yang dilakukan ke pemerintah pusat, tegas bupati, Kabupaten Merangin berhasil mendapatkan kucuran kenaikan Dana Alokasi Khusus (DAK) pada 2023 sebesar 400 persen dari tahun 2022. DAK pada 2024 jelas bupati, akan terus meningkat, karena Kabupaten Merangin selalu terbuka terhadap bebagai investor yang akan masuk ke Kabupaten Merangin.

Tampak hadir pada acara tersebut, Ketua TP PKK Merangin Hj Nurhaida Mashuri, perwakilan Forkopimda Merangin, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di jajaran Pemkab Merangin dan perwakilan dari BKKBN Perwakilan Provinsi Jambi.

Pada acara tersebut juga dilakukan pencanangan Kampung Keluarga Berkualitas (KKB) serentak untuk 205 desa dan 10 kelurahan dalam Kabupaten Merangin, ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Merangin H Mashuri.

Sementara itu, Wabup Merangin Nilwan Yahya, berterimakasih kepada BKKBN Perwakilan Provinsi Jambi yang telah mencanangkan KKB secara secara serentak untuk semua desa dan semua kelurahan di Kabupaten Merangin.

Melalui KKB itu, Wabup minta untuk terus meningkatkan kesejahteraan keluarga dan memberantas kemiskinan ekstrim.

“Tempo hari Merangin dinyatakan sebagai kabupaten yang kemiskinan ekstrimnya berada diurutan kedua di Provinsi Jambi,” ujar Wabup.

Namun berkat kerja keras tim Merangin lanjut wabup, sehingga dari angka 4,2 persen kemiskinan ekstrim, pada Agustus 2023 turun menjadi 0,9 persen. Untuk itu wabup mengajak untuk selalu bekerja secara profesional dan ikhlas.

“Alhamdulillah pada 2024 nanti untuk honor Kepala Desa dan Badan Pemusyawarahan Desa akan mengalami kenaikan sebesar empat persen dari sebelumnya,” ucap Wabup disambut tepuk tangan para kades yang hadir.

Reporter: Daryanto

Advertisement

DAERAH

Kasus RT Cabul Masuk Tahap Dua, Jaksa Siapkan Tuntutan Maksimal

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Merangin – Kejaksaan Negeri Merangin akhirnya menerima pelimpahan tahap dua berkas tersangka AS, Ketua RT cabul yang selama ini kasusnya menyita perhatian publik beberapa waktu lalu.

Tersangka Ketua RT cabul dibawa ke Kejaksaan bersama dengan barang bukti kejahatannya. Selain itu pada tahap dua yang dilakukan penyidik juga turut serta membawa korban ke Kejaksaan.

Kajari Merangin, Yusmanely melalui Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Merangin, Hakim mengatakan bahwa pihaknya sudah menerima pelimpahan kasus dari Polres Merangin.

“Hari ini kita sudah menerima tahap dua atas nama tersangka AS, dengan barang bukti kejahatannya. Selain itu penyidik juga menghadirkan korban,” ucap Hakim pada Senin, 20 Juli 2026.

Hakim juga mengatakan bahwa setelah tahap dua pihaknya akan menyiapkan tuntutan terhadap kasus pencabulan yang diserahkan Polres Merangin ke tahap persidangan.

“Untuk melengkapi berkas sampai ke persidangan, kita segera menyusun tuntutan, tentu dengan sejumlah barang bukti dan juga BAP yang diterima, kita akan tuntut tersangka dengan tuntutan yang maksimal, sebab korbannya masih anak-anak dan menyita perhatian publik,” katanya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, kasus pencabulan yang menimpa korban terjadi sejak korban masih duduk di kelas IV sekolah dasar.

Selama ini tersangka diketahui memiliki kelakuan bejad dan sangat keji, sebab pelaku melakukannya secara berulang kali, selain melakukan pelecehan terhadap korban di dapur rumahnya, pelaku juga sering mendatangi kamar korban saat korban tengah tertidur pulas, pelaku sering menggerayangi tubuh korban dan menciumi alat vital korban hingga pelaku puas.

Terpisah, Ahmad Robi, S.H., M.H, selaku pengacara negara yang mendampingi korban berharap jaksa penuntut umum bisa menegakkan keadilan seadil-adilnya bagi korban.

“Saya berharap jaksa bisa memberikan tuntutan yang maksimal dan hakim juga agar bisa memutuskan keadilan bagi korban yang masih anak-anak dan perbuatan tersangka sangat biadab sebab dilakukan sejak korban masih kelas 4 SD sampai kelas 6 SD dan kasus ini jadi perhatian publik,” ucapnya.

Reporter: Daryanto

Continue Reading

DAERAH

Tahun 2026 Kementerian ATR/BPN Kembali Peroleh Predikat WTP dari BPK RI

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025 dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI). Opini tersebut diserahkan oleh Anggota III BPK RI, Akhsanul Haq, kepada Sekretaris Jenderal (Sekjen) ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, di Kantor BPK RI, Jakarta, Kamis, 16 Juli 2026.

“Alhamdulillah, Kementerian ATR/BPN kembali berhasil memperoleh opini WTP. Pimpinan menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran, baik di Kementerian ATR/BPN Pusat, Kantor Wilayah, maupun Kantor Pertanahan yang telah bekerja keras sehingga capaian ini dapat kita raih,” ujar Dalu Agung Darmawan usai menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI.

Predikat WTP tahun ini menjadi opini WTP ke-14 secara berturut-turut yang diraih Kementerian ATR/BPN. Raihan tersebut berhasil dipertahankan setelah BPK RI memeriksa Laporan Keuangan Kementerian ATR/BPN Tahun Anggaran 2025.

“Opini WTP ini harus menjadi momentum bagi kita untuk segera menindaklanjuti seluruh temuan BPK yang masih perlu diselesaikan. Ini juga menjadi bagian dari evaluasi dalam mengelola keuangan dan pelaksanaan program di lingkungan Kementerian ATR/BPN,” kata Dalu Agung Darmawan.

Memasuki semester kedua Tahun Anggaran 2026, Dalu Agung Darmawan juga mengingatkan seluruh jajaran agar mempercepat pelaksanaan program dan penyerapan anggaran sesuai target yang telah ditetapkan. Ia optimistis seluruh target kinerja tahun ini dapat dicapai melalui penguatan koordinasi dan pelaksanaan program secara konsisten.

Pada kesempatan ini, turut menerima predikat yang sama, sejumlah Menteri dan Kepala Badan Kabinet Indonesia Bersatu. Hadir mendampingi Sekjen ATR/BPN, Kepala Biro Keuangan dan Barang Milik Negara, Kartika Sari. (*)

Continue Reading

DAERAH

Menteri Nusron Laporkan Realisasi Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2025 kepada Komisi II DPR RI

DETAIL.ID

Published

on

Jakarta – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, melaporkan realisasi anggaran Kementerian ATR/BPN tahun 2025 dalam Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Rabu, 15 Juli 2026. Laporan disampaikan sebagai tindak lanjut dari pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2025 yang tengah diajukan oleh Kementerian Keuangan ke Badan Anggaran DPR RI.

“Realisasi anggaran Kementerian ATR/BPN tahun 2025 mencapai 95,73% atau sekitar Rp6.128.365.417.558 dari total pagu Rp6.401.913.357.000,” ujar Menteri Nusron di Gedung DPR RI, Jakarta.

Di hadapan Ketua, Wakil Ketua, beserta Anggota Komisi II DPR RI dan disimak oleh perwakilan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) serta Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang turut mengikuti rapat, Menteri Nusron memaparkan rincian pengelolaan anggaran Kementerian ATR/BPN. Dalam perjalanan tahun anggaran 2025, Kementerian ATR/BPN memperoleh tambahan anggaran Rp490,2 miliar, hibah dalam negeri Rp12,79 miliar, serta hibah luar negeri Rp22,60 miliar.

Di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah di 2025, Kementerian ATR/BPN memperoleh relaksasi blokir anggaran dalam dua tahapan. Anggaran tersebut kemudian dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan belanja pegawai dan mendukung pelaksanaan program prioritas nasional di bidang layanan pertanahan dan tata ruang.

“Tahap pertama Rp766,4 miliar dialokasikan untuk belanja pegawai non-ASN yang beralih status jadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Tahap dua Rp666,9 miliar untuk belanja pegawai calon ASN, program prioritas nasional, layanan pertahanan dan ruang, sarana prasarana, dan dukungan manajemen PNBP,” ujar Menteri Nusron.

Setelah menerima laporan dari Menteri Nusron, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Zulfikar Arse Sadikin sebagai pimpinan rapat meminta agar Kementerian ATR/BPN menguatkan pengelolaan keuangan negara. Ia ingin pengelolaannya berbasis kinerja yang berorientasi pada keluaran (output), hasil (outcome), dan dampak (impact) yang terukur.

“Komisi II DPR RI meminta Kementerian ATR/BPN menerapkan mekanisme check and balance guna mencegah terjadinya penyimpangan, temuan berulang, dan kerugian negara. Terutama pada program prioritas nasional maupun program yang berdampak langsung kepada masyarakat,” ujar Zulfikar Arse Sadikin.

Pada rapat tersebut, Menteri ATR/Kepala BPN hadir dengan didampingi Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, serta para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN. Jajaran Kementerian ATR/BPN di daerah juga ikut mengikuti jalannya rapat secara daring. (*)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs