Connect with us
Advertisement

ADVERTORIAL

Pemerintah Provinsi Jambi Akan Terus Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Bagi Masyarakat

Published

on

Jambi – Gubernur Jambi, Dr.H.Al Haris,S.Sos.,M.H., menyatakan Pemerintah Provinsi Jambi terus berupaya dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Hal tersebut dikatakan Al Haris pada Peresmian Gedung Graha Utama H.Masjchun Sofwan,S.H., RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi, bertempat di RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi, Selasa, 6 September 2023.

Al Haris bersama Wakil Gubernur Jambi, Drs.H.Abdullah Sani,M.Pd.I., mendampingi Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono yang secara langsung meresmikan Gedung Graha Utama H.Mascjhun Sofwan,S.H., RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi.

“Pembangunan Gedung Graha Utama H.Mascjhun Sofwan,S.H., ini merupakan salah satu wujud kesungguhan Pemerintah Provinsi Jambi dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan bagi masyarakat di Jambi. Ditengah keterbatasan dana yang kita miliki, Pemerintah Provinsi Jambi berusaha sebaik mungkin untuk bisa terus memberikan dan meningkatkan fasilitas dan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Jambi,” ujar Al Haris.

Al Haris mengharapkan, RSUD Raden Mattaher Jambi semakin meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan kesehatan dan terus berupaya agar pemberian pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, anti diskriminasi, dan efektif dengan mengutamakan kepentingan pasien dapat berkelanjutan.

“Sebagai salah satu penyelenggara pelayanan publik, RSUD Raden Mattaher hendaknya lebih mengutamakan kepuasaan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan. Saya tegaskan kepada manajemen rumah sakit beserta tenaga medisnya agar menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang ramah, cepat, tepat, dan memuaskan sebagai wujud implementasi kewajiban rumah sakit kepada pasien,” kata Al Haris.

Selanjutnya, Al Haris mengatakan, penamaan Graha Utama RSUD Raden Mattaher Jambi merupakan salah satu bentuk penghargaan kepada Gubernur Jambi Periode 1979 -1989 Masjchun Sofwan. Pemerintah Provinsi Jambi sudah meminta izin kepada keluarga untuk mengabadikan nama Masjchun Sofwan sebagai Graha Utama RSUD Raden Mattaher Jambi.

“Saya melihat Provinsi Jambi ini punya tokoh-tokoh yang luar biasa dan patut kita abadikan namanya supaya nanti kedepannya generasi muda bisa mengenalnya. Kita melihat seperti Abdurrahman Sayoeti sudah diabadikan di Rumah Sakit di Seberang dan SMA Titian Teras juga menggunakan nama beliau, ada nama Pahlawan Jambi yaitu Sultan Thaha Syaifuddin yang diabadikan menjadi nama Bandara,” tutur Al Haris.

Dante mengatakan, Kementerian Kesehatan RI kedepannya mempunyai target seluruh Provinsi yang ada di Indonesia harus memiliki Rumah Sakit Paripurna, yaitu Rumah Sakit yang mampu melayani bedah jantung terbuka, melakukan radiasi dan kemoterapi, melakukan hemodialisis dan transpalantasi ginjal, sedangkan untuk Rumah Sakit yang berada di Kabupaten/Kota harus memiliki Rumah Sakit Madya yaitu Rumah Sakit yang bisa menangani penyakit jantung non bedah, pembedahan dasar kemoterapi dan hemodialisis.

“Saya mengharapkan, Provinsi Jambi kedepannya bisa memiliki Rumah Sakit Paripurna dan disetiap Kabupaten/Kota memiliki Rumah Sakit Madya. Semoga peresmian Graha Utama RSUD Raden Mattaher Jambi ini menjadi titik tolak yang baik guna mewujudkan Rumah Sakit Paripurna di Provinsi Jambi,” ujar Dante.

“Saya melihat, Pemerintah Provinsi Jambi telah berkomitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat, baik itu mulai dari sarana, prasarana, alat kesehatan dan tenaga medis. Kualitas dokter spesialis di Provinsi Jambi bisa bersaing dengan dokter spesialis di daerah lainnya,” tutur Dante.

Advertisement Advertisement

ADVERTORIAL

Pemkab Jember Segera Cairkan Beasiswa Cinta Bergema 2026, Gus Fawait: Besok Sabtu Tindaklanjutnya!

DETAIL.ID

Published

on

Bupati Jember, Muhammad Fawait. (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Realisasi beasiswa Cinta Bergema tahun 2026 kian dekat.

Pemerintah Kabupaten Jember memastikan proses pencairan segera dilakukan setelah tahapan administrasi dirampungkan dalam waktu dekat.

Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah percepatan melalui pertemuan langsung dengan para mahasiswa penerima manfaat.

Pertemuan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 28 Maret 2026 sebagai bagian dari proses akhir sebelum dana dicairkan.

Dalam agenda tersebut, mahasiswa akan diminta melengkapi sejumlah dokumen serta mengikuti tahapan verifikasi data.

“Bagi adik-adik yang kemarin banyak bertanya saat saya live di media sosial, besok tindak lanjutnya hari Sabtu. Kita akan ada sosialisasi plus persiapan pencairan untuk tahap selanjutnya,” kata Gus Fawait.

Melalui upaya ini, Pemkab Jember berharap penyaluran beasiswa dapat berjalan lancar dan tepat sasaran.

Dukungan terhadap pendidikan tetap menjadi fokus utama pemerintah daerah dalam membantu mahasiswa memenuhi kebutuhan akademik mereka.

“Yang paling penting adalah beasiswa untuk tahun 2026 bisa segera direalisasikan,” tuturnya.

[post-view]

Continue Reading

ADVERTORIAL

Bunga Desaku Dongkrak Layanan Adminduk, Hampir 2.000 Dokumen Terbit di Jember

DETAIL.ID

Published

on

Layanan Adminduk dalam rangkaian Bunga Desaku. (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) mencatat capaian signifikan dalam pelayanan administrasi kependudukan sepanjang 2025.

Melalui rangkaian program Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan (Bunga Desaku), sebanyak 1.976 dokumen berhasil diterbitkan dari 12 kegiatan yang tersebar di delapan kecamatan.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kecamatan Tanggul, Silo, Ambulu, Panti, Arjasa, Kencong, Sumberbaru, hingga Tempurejo.

Program ini menjadi salah satu upaya mendekatkan layanan publik langsung ke masyarakat desa.

Kepala Dispendukcapil Jember, Bambang Saputro, menjelaskan bahwa pelayanan dimulai secara intensif sejak Mei 2025, dengan lokasi awal di Desa Kramatsukoharjo, Kecamatan Tanggul.

Dalam empat kali kunjungan selama bulan tersebut, pihaknya mampu menerbitkan 719 dokumen.

Permohonan KTP menjadi layanan paling banyak, dengan puncak pada 13 Mei mencapai 107 pemohon.

Memasuki Juni, layanan berlanjut di Kecamatan Arjasa melalui kegiatan Pasar Murah dengan 68 layanan.

Pada akhir bulan, kegiatan di Kecamatan Silo mencatat 215 layanan di Desa Sempolan dan 99 layanan di Desa Sidomulyo.

“Pada paruh kedua tahun 2025, volume pelayanan menunjukkan angka yang fluktuatif namun signifikan. Pada Juli & September di Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu (27 Juli), tercatat ada sebanyak 256 layanan dengan dominasi KTP sejumlah 179 dokumen,” kata Bambang, Kamis, 26 Maret 2026.

Capaian tertinggi dalam satu kali kunjungan terjadi di Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru pada 27 September, dengan total 349 layanan.

Lonjakan terlihat pada pengurusan Kartu Keluarga sebanyak 99 dokumen dan Akta Kelahiran 65 dokumen.

Sementara itu, kegiatan di Kecamatan Panti dan Desa Wonoasri, Kecamatan Tempurejo, masing-masing mencatat 28 dan 34 layanan.

Namun, antusiasme warga kembali meningkat saat peringatan Hari Kependudukan di Kecamatan Kencong dengan total 208 layanan.

“Secara keseluruhan, akumulasi layanan selama tahun 2025 didominasi oleh penerbitan KTP sebanyak 1.090 lembar. Disusul kemudian oleh pengurusan Kartu Keluarga (KK) sebanyak 398 dokumen dan Akte Kelahiran sebanyak 268 dokumen,” ucapnya.

Selain itu, Dispendukcapil juga mencatat layanan lain seperti 192 perekaman data, 8 akta kematian, 8 surat pindah, 6 biometrik, 4 Kartu Identitas Anak (KIA), serta 2 aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Untuk Surat Keterangan (SUKET), tidak terdapat permohonan selama periode tersebut.

Continue Reading

ADVERTORIAL

Komisi C DPRD Jember Ulas Dampak Nyata Program Bunga Desaku di Desa

DETAIL.ID

Published

on

Ardi Pujo Prabowo diwawancarai media. (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Jember, Ardi Pujo Prabowo, menilai program Bunga Desaku menghadirkan dampak langsung bagi masyarakat desa, Kamis, 26 Maret 2026.

Program Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan) yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Jember menghadirkan pelayanan publik dengan pola turun langsung ke wilayah desa.

Skema ini membuat pemerintah daerah dapat menjangkau persoalan warga secara lebih cepat.

Ardi menyebut langkah tersebut sejalan dengan visi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang mengarahkan pemimpin untuk hadir dekat dengan masyarakat.

“Kami dari legislatif, khususnya Fraksi Gerindra, sangat mendorong dan mendukung program ini. Apa yang dilakukan Bupati sudah searah dengan pesan Bapak Presiden Prabowo untuk selalu mendekatkan diri kepada masyarakat, mengayomi rakyat, serta mendengar langsung keluh kesah mereka,” ujar Ardi.

Ia memaparkan bahwa pembiayaan program telah melalui tahapan pembahasan resmi antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), sehingga berjalan sesuai ketentuan.

“Secara teknis, anggaran ini sudah melalui tahapan yang benar dalam pembahasan di legislatif. Jadi, menurut kami tidak ada masalah yang perlu dibesar-besarkan. Justru sudah sepatutnya pemerintah daerah hadir lebih dekat dengan rakyat,” katanya.

Menurut Ardi, kehadiran bupati di desa memberi ruang bagi warga untuk menyampaikan persoalan secara langsung, termasuk perbaikan jalan, fasilitas umum, serta kendala yang dihadapi petani di lapangan.

“Ini adalah bentuk pelayanan publik yang sesungguhnya. Dengan berada di pelosok, pemerintah bisa lebih cepat menerima masukan untuk kepentingan daerah kita tercinta,” tutur Ardi.

Continue Reading
Advertisement Seedbacklink
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs