ADVERTORIAL
Pimpin Apel Gabungan Sinergitas Menuju Batanghari Tangguh Tahun 2023, Bupati Fadhil Ingatkan PTT untuk Persiapkan Diri Tes CAT PPPK
Muara Bulian – Bupati Batanghari, Muhammad Fadhil Arief pimpin apel gabungan Sinergitas menuju Batanghari Tangguh Tahun 2023 yang pertama kali dilakukan yang dilaksanakan di Lapangan Kantor Bupati Batanghari pada Senin, 16 Oktober 2023.
Pada kesempatan itu, Fadhil Airef minta seluruh Pegawai Tidak Tetap (PTT) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Batanghari untuk dapat mempersiapkan diri mengikuti Computer Assisted Test (CAT) untuk seleksi penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Dimana diketahui, Pemerintah Kabupaten Batanghari membuka 1.099 formasi PPPK. Dengan rincian 487 formasi untuk tenaga guru, 551 formasi untuk tenaga kesehatan dan 61 formasi untuk tenaga teknis lainnya
Fadhil sempat menyayangkan bahwa pada pembukaan PPPK tahun lalu, dari 1000 lebih formasi yang dibuka hanya dapat diisi sekitar 700 PPPK. Hal tersebut lantaran, belum adanya persiapan yang matang dari PTT yang ada di Kabupaten Batanghari.
“Kami mengusulkan PPPK sesuai kebutuhan. Tahun kemarin kita buka paling besar se provinsi, tapi sayang tidak bisa semua diisi. Dari 1027 formas tahun kemarin, yang terisi 700 an,” ujar Fadhil.
Ia mengatakan, bahwa Pemerintah Kabupaten Batanghari akan terus mengusulkan PPPK kepada Pemerintah Pusat sesuai dengan kebutuhan yang ada.
Namun, Fadhil berharap agar para PTT dapat mempersiapkan diri. Mengingat, saat ini seluruh peserta seleksi PPPK diwajibkan untuk mengikuti tes CAT.
“Tahun ini CAT, hasil keluar saat itu juga. Mental disiapkan. Ini harus adik-adik lakukan, tidak ada yang bisa menolong. Kecuali diri sendiri, buat simulasi atau ikut bimbel boleh,” tuturnya.
Lebih lanjut, Fadhil juga menegaskan untuk peserta seleksi PPPK agar tidak mudah diiming-imingi jika ada yang menjanjikan dapat meloloskan.
“Kalau adik-adik lolos, itu karena kemampuan kalian,” ujarnya.
Fadhil juga meminta kepada seluruh Kepala OPD agar dapat mendata dan memberikan laporan usulan jumlah formasi PPPK tahun 2024 sesuai dengan kebutuhan. Agar seluruh PTT dilingkungan Pemerintah Kabupaten Batanghari dapat terakomodir.
“Kita sudah buat kebijakan, bahwa tahun depan akan tetap dianggarkan dan diusulkan sesuai formasi kebutuhan. Jadi saya minta OPD jangan asal-asalan, usulkan sesuai dengan beban kerja,” ucapnya.
ADVERTORIAL
Gebrakan Gus Fawait Lindungi PMI: Jember Kini Punya Layanan Administrasi Mandiri dan Cek Kesehatan Termurah se-Jatim
DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember resmi memutus rantai birokrasi panjang bagi warganya yang ingin bekerja ke luar negeri.
Melalui instruksi langsung Bupati Gus Fawait, Jember kini menghadirkan Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) di Mall Pelayanan Publik serta layanan pemeriksaan kesehatan (medical check up) mandiri di rumah sakit daerah guna mencegah pemberangkatan pekerja secara non-prosedural.
Dalam peresmian klinik CPMI di RSD Balung pada Senin, 27 April 2026, Gus Fawait menyoroti bahwa selama ini warga Jember terpaksa mengambil risiko melalui jalur ilegal akibat jauhnya lokasi pengurusan dokumen.
Beliau menegaskan bahwa kehadiran layanan ini adalah jawaban atas absennya fasilitas negara di daerah penyumbang PMI terbesar.
“Jember sebagai salah satu daerah penyumbang PMI justru belum memiliki fasilitas tersebut,” ucapnya dengan nada tegas.
Kini, seluruh pengurusan administrasi bisa diselesaikan tanpa harus keluar kota menuju Malang atau Surabaya
Lebih dari sekadar memangkas jarak, Gus Fawait juga membuat kebijakan radikal dengan menekan biaya pemeriksaan kesehatan menjadi Rp450.000 dari tarif normal Rp750.000.
“Ini menjadi biaya atau harga paling murah yang kita lihat bahkan se-Jawa Timur,” kata Gus Fawait saat menjelaskan skema efisiensi biaya tersebut.
Melalui kemudahan akses dan tarif yang sangat terjangkau ini, Pemkab Jember optimis para calon pekerja akan lebih memilih jalur resmi yang menjamin keamanan mereka di luar negeri kelak.
Langkah ini dipandang sebagai bukti nyata kehadiran pemerintah daerah bagi rakyatnya.
“Ini bentuk keberpihakan kami kepada calon PMI dan kami berharap CPMI di Kabupaten Jember,” tutur Gus Fawait.
[post-view]
ADVERTORIAL
Pemkab Jember Percepat Akses Layanan Publik, Siapkan Empat Titik MPP Mini
DETAIL.ID, Jember — Pemerintah Kabupaten Jember menyiapkan empat titik Mall Pelayanan Publik (MPP) Mini di sejumlah kecamatan untuk mempercepat akses layanan publik bagi masyarakat di wilayah dengan jarak tempuh jauh dari pusat kota.
Program ini digagas untuk menjawab kebutuhan warga yang selama ini harus menempuh perjalanan hingga satu sampai dua jam hanya untuk mengurus administrasi di pusat pemerintahan.
“Kita tahu bahwa jarak seperti di kecamatan Jombang dan tengah kota ini bisa waktu sejam sampai dua jam,” kata Bupati Jember, Muhammad Fawait.
Empat lokasi yang disiapkan sebagai MPP Mini meliputi:
- Kecamatan Jombang
- Kecamatan Tanggul
- Kecamatan Mayang
- Wilayah utara (dalam proses, direncanakan di sekitar Kalisat)
Pemkab Jember menempatkan fasilitas tersebut di titik yang mewakili wilayah barat selatan, barat utara, dan timur selatan, serta memperluas jangkauan ke wilayah utara.
Melalui MPP Mini atau Pemkab Jember Mini, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan publik tanpa harus datang ke Kota Jember.
Layanan yang disediakan meliputi perizinan, administrasi kependudukan, hingga layanan sosial.
“Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan akses pelayanan yang biasanya harus ke kota, hari ini bisa diurus di MPP Mini,” ujarnya.
Gus Fawait menyebut, pengembangan layanan di tingkat kecamatan terus dilakukan agar semakin lengkap dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung.
“Kalau dulu mencetaknya di kecamatan, hari ini akan ditambahi lagi fungsi yang ada di MPP Mini,” katanya.
Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerataan layanan publik di Kabupaten Jember yang memiliki karakter wilayah beragam, mulai dari pegunungan, perkebunan, hingga kawasan pesisir.
“Masyarakat Jember tidak perlu mencari sampai ke Kota Jember, cukup ada di wilayah-wilayah yang sudah kita siapkan,” ucapnya.
Saat ini, Pemkab Jember masih mempercepat proses penyelesaian dan kesiapan operasional MPP Mini, termasuk di wilayah utara yang masih dalam tahap pengembangan.
Gus Fawait menyampaikan, peresmian fasilitas tersebut akan dilakukan secara bertahap setelah seluruh kesiapan terpenuhi.
“Saya akan mengajak kawan-kawan langsung ke Jombang, Tanggul, dan Mayang di kemudian hari,” ujarnya.
ADVERTORIAL
Gus Fawait Raih Penghargaan Tokoh Pengentasan Kemiskinan dari Beritajatim
DETAIL.ID, Jember – Momentum peringatan HUT ke-20 Beritajatim.com menjadi catatan manis bagi Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Bertempat di Grand City Surabaya, pada Selasa, 21 April 2026, Bupati Jember Gus Fawait menerima penghargaan sebagai Tokoh Pengentasan Kemiskinan Berbasis Akselerasi Pembangunan.
Penghargaan ini menjadi bukti nyata atas keberhasilan validasi data dan aksi nyata di lapangan yang dilakukan jajaran pemerintah daerah untuk memutus rantai kemiskinan ekstrem di wilayah tersebut.
Gus Fawait memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para ASN yang telah bersinergi lintas sektor hingga mengantarkannya pada puncak kesuksesan ini.
“Saya persembahkan award ini kepada seluruh jajaran Pemerintahan Kabupaten Jember, para ASN yang hari ini turun ke bawah untuk bahu-membahu. Tidak melihat asal mereka, apakah guru, nakes, atau yang lain, semua bersatu untuk memastikan data kemiskinan ekstrem di Jember benar-benar valid,” katanya.
Gus Fawait menekankan bahwa intervensi pembangunan tidak akan berjalan efektif tanpa pondasi data yang akurat.
Ia percaya bahwa dengan menekan angka kemiskinan, maka masalah sosial turunan lainnya akan ikut terurai.
“Kita tahu bahwa kemiskinan ini mengakibatkan banyak masalah lain, mulai dari angka stunting, angka kematian ibu dan bayi, hingga tindak kriminalitas. Ujung dari semua masalah itu adalah faktor kemiskinan,” tuturnya.


