ADVERTORIAL
Al Haris Apresiasi Terselenggaranya Tournament International Gateball Gubernur Cup III di Provinsi Jambi
Jambi – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos. MH menyampaikan bahwa dirinya sangat mengapresiasi atas terselenggaranya Open Tournament International Gateball Gubernur Cup III di Provinsi Jambi, ini merupakan hal yang sangat luar biasa karena peminatnya juga banyak. Hal tersebut dikemukakan Gubernur saat Pembukaan Welcome Party Jambi Open Tournament International Gateball Gubernur Cup III Tahun 2024 dalam rangka HUT Ke-67 Provinsi Jambi, bertempat di Rumah Kito Resort Hotel, Puri Mayang Jambi, Kamis, 25 Januari 2024 malam.
“Terimakasih dan apresiasi kepada seluruh panitia pelaksana, peserta, wasit dan semua pihak yang telah turut andil dalam mempersiapkan turnamen gateball internasional Gubernur Cup III yang akan kita mulai hari ini, tanggal 25 Januari hingga 28 Januari 2024. Saya berharap turnamen ini bisa menjadi momentum yang tepat untuk saling mengeratkan jalinan silahturahmi dan persaudaraan,” ujar Gubernur Al Haris.
Dalam kesempatan ini, orang nomor satu di Provinsi Jambi tersebut secara khusus juga mengapresiasi keikutsertaan peserta/pemain tim gateball dari luar Provinsi Jambi dan juga dari India dan Thailand.
“Terimakasih telah turut berpartisipasi dalam memeriahkan Hari Jadi ke-67 Provinsi Jambi. Gateball ini semakin tahun semakin banyak peminatnya, dari yang pertama dan kedua bertambah terus dan berkembang sangat luar biasa ini olahraga. Meskipun baru di Indonesia tapi penggemarnya cukup banyak, ini olahraga sederhana tapi banyak makna,” ucap Gubernur Al Haris.
Al Haris menuturkan, perkembangan gateball saat ini sangat luar biasa dan dirinya pun merasa bangga atas hal tersebut.
“Saya bangga sekali malam ini, yang pertama kami melihat perkembangan gateball kita luarbiasa. Artinya, Pak Menteri berhasil membuat suatu kegiatan dan mewarnai olahraga untuk teman-teman Dinas PU,” kata Gubernur Al Haris.
Selanjutnya Al Haris juga mengatakan, olahraga gateball tidak hanya olahraga fisik saja namun bisa juga olahraga batin.
“Jadi teman-teman yang mungkin sehari-hari berhadapan dengan pekerjaan yang sangat padat sekali di Dinas PU tinggal pegang stik dan pukul bola dengan rasa gembira dan bahagia untuk berolahraga,” tutur Gubernur Al Haris.
Gubernur Al Haris juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada tamu spesial yang mana dari dua negara yang turut ikut berpartisipasi dalam turnamen gateball tersebut.
“Saya ucapkan terimakasih kepada kontingen dan spesial dari dua negara Thailand dan India serta 15 provinsi yang ikut meramaikan event kali ini,” ujar Gubernur Al Haris.
“Melalui turnamen kali ini, diharapkan kita dapat menyuarakan pentingnya olahraga demi menjaga kesehatan tubuh dari sedini mungkin. Semoga turnamen ini berlangsung lancar dan sukses sampai penutupan nanti,” kata Gubernur Al Haris.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Pergatsi Ir. Jarot Widyako dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya open turnamen Gateball Gubernur Cup III yang dirangkai dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Jambi yang ke-67.
“Kegiatan open turnamen Gateball yang diselenggarakan di Jambi ini sangat luar biasa perkembangannya, dalam waktu yang singkat bisa mengundang dua negara yang ikut dalam open ini yaitu India dan Thailand. Harapan kita kedepannya bisa lebih besar lagi dan banyak negara yang hadir,” ucapnya.
Sementara itu juga, Ketua pelaksana open turnamen Gateball Gubernur Cup III Jambi, M. Fauzi mengatakan, open turnamen Gateball Gubernur Cup III ini merupakan ajang silaturahmi bagi seluruh atlet gateball nasional maupun internasional.
“Saya sangat mengapresiasi dan berterimakasih kepada para kontingen yang telah hadir dalam open turnamen gateball, ini merupakan turnamen yang ketiga secara internasional yang mana sebelumnya kedua kali digelar secara nasional. Jadi kami dengan melakukan evaluasi maka kita tingkatkan open turnamen ini internasional,” ujar Fauzi.
Kesempatan ini juga dhadiri Forkopimda Provinsi Jambi, Pj. Walikota Jambi Sri Purwaningsih, Sekda Provinsi Jambi H. Sudirman, SH, MH, para Kepala OPD dilingkup Pemerintah Provinsi Jambi serta para tamu undangan lainnya
ADVERTORIAL
Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Gus Fawait Dorong Kesetaraan Pendidikan dan Hak Santri
DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember menegaskan komitmennya dalam memberikan kesempatan yang setara bagi santri untuk mengakses pendidikan, pelayanan publik, hingga berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah.
Komitmen tersebut disampaikan oleh Bupati Jember Muhammad Fawait dalam peringatan Hari Santri Nasional 2026 yang berlangsung di Alun-alun Jember pada Sabtu malam, 10 Oktober 2026.
Di tengah kemeriahan acara yang dihadiri oleh para ulama, pengasuh pesantren, tokoh lintas agama, dan jajaran pemerintah daerah, Gus Fawait mengajak masyarakat untuk mengubah pandangan terhadap lulusan pesantren yang kerap dianggap terbatas pada bidang keagamaan saja.
Menurutnya, pendidikan di pesantren membekali para santri dengan nilai-nilai pengabdian yang kuat sebagai modal untuk mengisi berbagai posisi strategis di masyarakat.
“Santri pintar ngaji kitab, santri pintar baca Al-Qur’an, santri juga bisa memimpin menjadi bupati,” ujar Gus Fawait di hadapan ribuan warga yang memadati lokasi acara.
Lebih lanjut, ia menilai bahwa kesetaraan tidak cukup hanya disuarakan melalui pidato, melainkan harus diwujudkan secara nyata lewat kebijakan yang membuka peluang luas bagi perkembangan santri.
Salah satu langkah konkret yang dijalankan adalah penyediaan program beasiswa pendidikan dari Pemkab Jember guna membantu para santri berprestasi melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi.
Gus Fawait menegaskan, keberhasilan seorang santri tidak semata-mata diukur dari kemampuan membaca kitab kuning atau menghafal Al-Qur’an, sebab prestasi di bidang akademik maupun nonakademik juga memerlukan pengakuan yang adil.
“Kita tidak ingin membeda-bedakan yang santri maupun yang bukan santri, tetapi kita harus memberikan hak santri seutuhnya,” katanya.
Selain sektor pendidikan, perhatian pemerintah daerah terhadap komunitas pesantren juga direalisasikan melalui bidang kesehatan.
Warga ber-KTP Jember kini dapat memanfaatkan akses pengobatan gratis di berbagai rumah sakit di seluruh Indonesia.
Pemkab Jember turut menghadirkan layanan Mobil Cinta yang disiapkan untuk membantu masyarakat kurang mampu, termasuk mempermudah proses pengantaran pasien yang membutuhkan penanganan medis segera.
Kebijakan tersebut dinilai sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang pendidikan atau lingkungan tempat tinggal mereka.
Di samping itu, Gus Fawait mengingatkan bahwa santri memiliki tanggung jawab yang lebih luas di tengah masyarakat, yakni menjaga persatuan dan keutuhan bangsa serta mengambil peran strategis dalam menghadapi berbagai tantangan negara.
“Saya cerita ini bukan niat sombong. Kita hanya ingin memberikan pesan bahwa santri kalau diberi amanah, insyaallah tidak akan kalah dengan yang bukan santri,” ucapnya.
Ia menegaskan bahwa para santri berhak memperoleh porsi perhatian yang adil dalam pemanfaatan anggaran daerah, baik untuk kebutuhan pendidikan maupun program pembangunan lainnya, sehingga stigma lama dapat dihilangkan sepenuhnya.
“Tidak boleh lagi santri dipandang kelas dua, kelas tiga dan sebagainya. Santri punya hak yang sama mendapatkan perhatian dari APBD Kabupaten Jember,” tutur Gus Fawait. (*)
ADVERTORIAL
Gus Fawait Gerak Cepat Evakuasi Warga Penderita Ulkus Pedis Kronis di Sumberbaru Jember
DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, bergerak cepat merespons kondisi kesehatan seorang warga lanjut usia bernama Amze Suminah (71), warga Sumberbaru, yang menderita Ulkus Pedis Kronis.
Pada Sabtu, 10 Oktober 2026 malam, Gus Fawait mendatangi langsung pasien yang sebelumnya dirawat di rumah untuk memastikan penanganan medis yang optimal.
Dalam kunjungan tersebut, Gus Fawait langsung menginstruksikan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana, Kepala Dinas Sosial, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, serta jajaran terkait seperti pihak puskesmas agar turun tangan secara langsung ke lapangan.
“Pasien sebenarnya telah mendapatkan kunjungan dan layanan Homecare sebanyak tiga kali oleh petugas puskesmas setempat,” katanya.
Namun, pihak keluarga sempat menolak rujukan ke rumah sakit sehingga tim medis menyesuaikan dengan merawat pasien di rumah.
Setelah koordinasi lintas sektor melibatkan kepala dinas kesehatan dan prosedur medis yang komprehensif, keluarga akhirnya sepakat untuk memindahkan pasien agar mendapat perawatan intensif di RSD dr. Soebandi.
Gus Fawait menegaskan bahwa pemerintah daerah selalu berupaya memberikan pelayanan kesehatan terbaik, khususnya bagi warga yang kurang mampu.
Mengingat kondisi ekonomi keluarga yang terbatas, pemerintah memastikan seluruh proses pengobatan hingga pendampingan keluarga di rumah sakit akan difasilitasi penuh.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu melapor jika menemukan kasus serupa melalui pemerintah daerah. Tujuannya, agar penanganan cepat dapat segera dilakukan,” tuturnya. (*)
ADVERTORIAL
Ning Ghyta Temui Langsung Warga Penerima Layanan Homecare Jember
DETAIL.ID, Jember – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jember, Ghyta Eka Puspita, melakukan peninjauan lapangan terhadap sejumlah warga penerima program layanan Homecare di wilayah Kecamatan Kaliwates dan Sumbersari pada Sabtu, 10 Oktober 2026.
Peninjauan ini difokuskan pada kelompok rentan yang meliputi ibu hamil dengan risiko tinggi, balita penderita stunting, serta warga penyandang disabilitas mental.
Di Kecamatan Kaliwates, sasaran peninjauan mencakup seorang ibu hamil dengan riwayat persalinan sesar pada anak pertama yang mengalami Kekurangan Energi Kronis serta memiliki berat badan 38,6 kilogram, serta dua balita berusia 1 tahun 11 bulan dan 2 tahun yang teridentifikasi stunting.
Sementara itu, peninjauan di Kecamatan Sumbersari menyasar seorang warga dengan kondisi disabilitas mental autis.
Dalam kesempatan tersebut, Ghyta Eka Puspita menekankan sinergi dan keterlibatan aktif seluruh jajaran pemerintah daerah mulai dari tingkat kecamatan hingga kelurahan demi keberhasilan program layanan kesehatan masyarakat ini.
“Bahu membahu untuk Homecare ini mudah-mudahan bisa menjadi program yang sukses. Intinya kita bergotong royong,” ujar Ning Ghyta.
Ketika menyambangi warga penyandang disabilitas mental autis, Ning Ghyta mendapati seorang anak yang hidup bersama kakaknya yang memiliki keterbatasan fisik dan mental setelah ditinggalkan oleh orang tua mereka.
Menanggapi situasi tersebut, ia berharap pihak kecamatan dapat memberikan fasilitasi agar anak tersebut tetap memperoleh hak pendidikannya, salah satunya dengan mengarahkannya ke program Sekolah Rakyat yang ada di Jember.
“Ya mudah-mudahan nanti Pak Camat bisa memfasilitasi. Mudah-mudahan adiknya semangat untuk sekolah,” ucapnya.
Program kunjungan jemput bola ini memberikan kesan mendalam bagi para keluarga penerima manfaat.
Findaria selaku ibu dari Elisa, balita yang mengalami stunting, menyampaikan rasa syukurnya atas perhatian yang diberikan langsung ke kediamannya.
“Bahagia. Senang,” kata Findaria.
Ungkapan senada juga disampaikan oleh Asmiati, ibu dari Alea yang juga merupakan balita penderita stunting.
Ia mengaku sangat terbantu dengan kehadiran serta perhatian yang diberikan oleh pemerintah daerah melalui program tersebut.
“Merasa terbantu. Kedatangannya Ning Ghyta, saya senang. Karena saya dibantu oleh Ibu Bupati,” ucap Asmiati.
Asmiati memaparkan, dirinya memperoleh arahan langsung terkait pemenuhan kebutuhan gizi anak berupa pasokan susu khusus yang dapat diambil secara berkala di Puskesmas terdekat apabila persediaan di rumah telah habis.
“Alea ini stunting anaknya. Kalau habis susunya sama Ning Ghyta suruh ambil ke Puskesmas. Kalau di Indomaret-Indomaret ini enggak ada katanya. Soalnya ini susunya mahal,” tuturnya. (*)



