DAERAH
Lebih dari 700.000 Pelaku Bisnis Gunakan Gran Max Sejak Diluncurkan pada 2007
DETAIL,ID, Jakarta – Sejak diluncurkan tahun pada tahun 2007, Gran Max yang diproduksi oleh PT Astra Daihatsu Motor telah digunakan oleh lebih dari 700.000 pelaku bisnis hingga tahun 2023 di seluruh Indonesia.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh media, kemarin, disebutkan bahwa hal itu dikatakan oleh Sri Agung Handayani, Marketing Director & Corporate Communication Director PT Astra Daihatsu Motor.
Dia mengatakannya salam acara GAIKINDO Indonesia International Commercial Vehicle Expo atau GIICOMVEC 2024 yang berlangsung pada 7 – 10 Maret 2024 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan pelanggan terutama para pelaku bisnis terhadap Gran Max yang berkontribusi dalam mendukung aktivitas mereka,” kata Sri.
“Selama 2023, Gran Max menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia di segmen pasar otomotif komersil, baik dari Gran Max PU (Pick Up) sebanyak 43.896 unit sekitar 49% mendominasi segmen Pick Up Low, dan Gran Max MB (Mini Bus) sebanyak 12.444 unit atau sebesar 85% mendominasi segmen pasar Semi Commercial,” ujarnya menambahkan
Selain itu, kata Sri, selama tahun 2023 penjualan ritel total Daihatsu Gran Max mencapai 56.340 unit atau berkontribusi 29% dari total penjualan Daihatsu di Indonesia.
Kemudian, tercatat sebanyak lebih dari 14 ribu unit, atau sekitar 25% total penjualan Gran Max menjadi pilihan armada bisnis bagi lebih dari 3.700 pelanggan fleet dari berbagai bidang usaha seperti logistik, komoditas, Shuttle Car, industri kreatif seperti kuliner, dan beragam bisnis lainnya.
Pada pameran kemarin, Sri bilang Daihatsu menghadirkan total 4 unit yang dapat menjadi inspirasi dan solusi mobilitas untuk berbagai kebutuhan komersial.
“Yakni 2 unit Gran Max Pick Up yang dimodifikasi menjadi mobil Café dan mobil boks, 1 unit Gran Max Blind Van yang didesain menjadi armada ekspedisi, serta 1 unit Daihatsu Luxio yang didesain menjadi mobil ambulans,” ujarnya.
Nah, ke-empat model ini menunjukkan bahwa mobil Daihatsu sebagai kendaraan multi fungsi cocok digunakan di berbagai bidang bisnis sesuai kebutuhan.
Selama pameran berlangsung, Daihatsu juga memberikan kemudahan bagi para pelaku usaha yang ingin memiliki Gran Max sebagai mitra bisnis mereka dengan menyediakan promo menarik mulai dari gratis biaya administrasi untuk pembelian kredit dan Diskon spesial.
Tak hanya itu, para pebisnis juga tetap tenang terhadap kemudahan perawatan Gran Max karena dapat menikmati layanan Servis Gratis Paling Komplit meliputi Gratis Jasa, Part, dan Oli selama 2 tahun atau 30.000 Kn mana yang lebih dulu tercapai.
Lalu, Servis Cepat lebih hemat waktu melalui fasilitas stall khusus Gran Max Service Center yang terdapat di bengkel resmi Daihatsu; servis kendaraan di mana saja.
“Dengan layanan yang didukung oleh 289 unit DMS (Daihatsu Mobile Service); serta jaringan servis sebanyak 172 bengkel resmi Daihatsu yang tersebar di seluruh Indonesia,” kata Sri
Dalam hal spesifikasi, Gran Max memiliki beragam tipe mulai dari Pick Up, Minibus, hingga Blind Van yang dapat dipilih sesuai kebutuhan para pebisnis. Gran Max juga tersedia dalam 2 pilihan mesin dengan kapasitas 1.3L dan 1.5L.
Pada varian mesin 1.5L, Gran Max Makin Kuat berkat mesin baru 1.5L 2NR-VE Dual VVT-I yang memiliki performa responsif dan bertenaga ketika melewati jalanan menanjak sambil membawa barang sekaligus, serta tetap memiliki konsumsi bahan bakar yang irit.
Pada varian Gran Max 1.5L juga Makin Aman berkat ukuran roda berdiameter 14 inch menambah jarak ketinggian dari tanah (ground clearance), sehingga membantu aktivitas berkendara tetap aman ketika melewati genangan air.
Gran Max di beberapa varian 1.5L juga Makin Nyaman karena dilengkapi dengan EPS (Electronic Power Steering) agar lebih ringan ketika bermanuver dan berbelok, serta tambahan cup holder dan dashboard storage untuk kemudahan peletakan barang yang serba guna.
Gran Max tersedia dalam berbagai varian, mulai dari tipe Gran Max Pick Up dengan harga mulai dari Rp161.450.000; disusul tipe Gran Max Blind Van mulai dari harga Rp178.100.000; serta Gran Max Mini Bus mulai dari harga Rp204.250.000 (OTR DKI Jakarta). Harga dapat berbeda tergantung varian yang dipilih, lokasi, dan wilayah.
Reporter: Heno
DAERAH
Banjir Melanda 11 Kecamatan, Pemkab dan BPBD Pasuruan Bangun Dapur Umum di Shelter Bencana
DETAIL.ID, Pasuruan – Intensitas hujan yang sangat deras ditambah angin kencang selama lebih dari dua jam pada Selasa malam, 24 Maret 2026 membuat sejumlah wilayah di Kabupaten Pasuruan, terendam banjir hingga Rabu pagi, 25 Maret 2026.
Dari catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan, setidaknya lebih dari 6.650 rumah di 11 kecamatan dilaporkan kebanjiran. Bahkan, ketinggian air sampai 1,5 meter lebih di beberapa wilayah.
Dari 11 kecamatan yang terkena dampak banjir, hampir 6 desa di Kecamatan Beji, airnya belum surut. Enam desa tersebut adalah Desa Beji, Kedungringin, Gununggangsir, Pagak, Kedungboto, dan Cangkringmalang. Khusus di Desa Beji, banjir paling parah terjadi di Dusun Pasinan, dimana ketinggian air mencapai 120 sentimeter dengan 72 rumah terendam.
Banjir juga melanda di Desa Jarangan dan Toyaning, Kecamatan Rejoso dengan ketinggian air antara 10-30 sentimeter. Berikutnya 4 kelurahan dan 3 desa di wilayah Kecamatan Bangil yang juga tergenang, yakni Kelurahan Kalianyar, Tambakan, Kauman, Kalirejo, Latek, serta Desa Manaruwi, Tambakan dan Masangan. Ketinggian air antara 20-60 sentimeter.
Di Kecamatan Winongan, setidaknya ada 8 desa yang terkena banjir yaitu Desa Menyarik, Mendalan, Gading, Minggir, Prodo, Winongan Lor, Winongan Kidul, dan Penataan. Ketinggian air paling tinggi di Menyarik, Gading dan Penataan hingga 80 sentimeter.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi mengatakan, banjir disebabkan karena intensitas hujan yang sangat lebat disertai angin kencang terjadi hampir di semua wilayah di Pasuruam dan berlangsung selama lebih dari dua jam.
“Kemarin sore sampai malam hujannya terus turun dengan intensitas sedang sampai lebat ditambah angin kencang. Intensitasnya juga cukup lama sampai lebih dari dua jam,” kata Sugeng melalui sambungan selulernya pada Rabu, 25 Maret 2026.
Usai kejadian, BPBD bersama relawan langsung ke lapangan untuk melakukan banyak hal. Mulai dari evakuasi korban, pembuatan dapur umum di shelter bencana hingga distribusi makanan siap saji seperti nasi bungkus dan lainnya.
“Kita evakuasi korban ke tempat yang lebih aman, kita bagikan sembako, makanan dan kita aktifkan tiga shelter di Bangil, Winongan dan Rejoso,” ujarnya.
Tak hanya bantuan, Pemkab Pasuruan menurut Sugeng juga menginventarisir kerusakan akibat banjir kali ini.
“Pak Bupati menugaskan kami dan OPD terkait lainnya untuk menginventarisir kerusakan infrastruktur akibat dampak banjir sekarang,” tuturnya.
Reporter: Tina
DAERAH
Pemerintah dan Dinas Perhubungan Kabupaten Probolinggo Bakal Pasang Portal Jalan di Delapan Titik
DETAIL.ID, Probolinggo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mengumumkan rencana pembangunan alat pengendali dan pengaman jalan berupa portal di sejumlah ruas jalan kabupaten. Langkah ini diambil guna meningkatkan keamanan, keselamatan serta menjaga keawetan infrastruktur jalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Berdasarkan dokumen resmi tertanggal 12 Maret 2026, pembangunan portal tersebut akan dimulai pada April 2026. Portal-portal ini akan dipasang dengan spesifikasi tinggi tiang 3,5 meter dan lebar yang menyesuaikan kondisi masing-masing ruas jalan. Material utama yang digunakan adalah besi WF dengan pengecatan warna hitam-kuning berbahan fosfor agar terlihat jelas oleh pengendara.
Kepala Dishub Kabupaten Probolinggo Edy Suryanto mengatakan pentingnya sinergi dalam kebijakan ini. “Kami mengharapkan kesediaan para stakeholder, terutama pemerintah kecamatan dan desa untuk mensosialisakan kebijakan ini kepada masyarakat serta pelaku usaha angkutan agar menyesuaikan dimensi kendaraannya sebelum melewati ruas jalan tersebut,” katanya pada Rabu, 25 Maret 2026.
Adapun delapan titik lokasi pembangunan portal tersebut meliputi Ruas Jalan Patalan-Patokan di Desa Patalan Kecamatan Wonomerto, Ruas Jalan Tamansari-Banjarsawah di Desa Tamansari Kecamatan Dringu, Ruas Jalan Klaseman-Maron di Desa Klaseman Kecamatan Gending serta Ruas Jalan Condong-Manggisan di Desa Betek Kecamatan Krucil.
Selanjutnya, Ruas Jalan Pesawahan – Tiris di Desa Pesawahan Kecamatan Tiris, Ruas Jalan Jabung – Besuk di Desa Jabungsisir Kecamatan Paiton, Ruas Jalan Tiris – Tlogosari di Desa Tiris, Kecamatan Tiris, Ruas Jalan Wonoasih – Bantaran di Desa Kedungsupit, Kecamatan Wonomerto.
Menurut Edy, kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan pimpinan daerah guna mengutamakan keselamatan lalu lintas dan menjaga aset jalan kabupaten yang telah diperbaiki oleh Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo.
“Pelaku usaha angkutan kayu, tambang hingga bus pariwisata diimbau untuk segera menyesuaikan tinggi muatannya maksimal 3,5 meter agar tidak terhambat saat melintas,” ujarnya.
Reporter: Tina
DAERAH
Wabup A. Khafidh Serahkan Bantuan Sosial untuk Korban Kebakaran di Seling
DETAIL.ID, Merangin – Musibah kebakaran menimpa keluarga Hasyim (52) warga RT 01 Desa Seling, Kecamatan Tabir. Rumah yang menjadi tempat berteduh bagi keluarga kecilnya hangus jadi abu akibat konsleting arus listrik, tepat pada hari ke-2 lebaran, Minggu, 22 Maret 2026.
Menindaklanjuti musibah tersebut, Wakil Bupati Merangin, A. Khafidh didampingi Kepala Dinas Sosial A. Lazik, Kabag Umum Ari Aniko menyalurkan bantuan sosial kepada Hasyim pada Rabu, 25 Maret 2026.
Bantuan yang diserahkan berupa beras, mie instan, minyak goreng, makanan siap santap, perlengkapan bayi, selimut, kasur, terpal dan bantuan lainnya.
“Pemerintah Kabupaten Merangin ikut merasa berduka dan prihatin atas terjadinya kebakaran ini. Kami memberikan bantuan yang mungkin jumlahnya tidak seberapa, namun ini adalah bentuk kepedulian kami kepada warga yang sedang tertimpa cobaan,” ujar A. Khafidh di lokasi penyerahan.
Ia menambahkan, momentum yang masih dalam suasana Hari Raya Idul Fitri diharapkan dapat sedikit terhibur dengan kehadiran pemerintah, sehingga keluarga korban tetap bisa merasakan suasana lebaran meski di tengah duka.
Berdasarkan laporan di lapangan, kebakaran tersebut diduga kuat dipicu oleh hubungan arus pendek atau korsleting listrik. Menanggapi hal itu, Wabup memberikan imbauan tegas kepada seluruh masyarakat Kabupaten Merangin, khususnya warga Desa Seling.
“Saya mengimbau kepada warga untuk memanfaatkan aliran listrik secara aman. Gunakan cara-cara yang baik dan pastikan instalasi listrik di rumah sesuai standar. Kita harap musibah akibat korsleting ini tidak terulang lagi di masa mendatang,” tuturnya. (*)



