ADVERTORIAL
Pemerintah Provinsi Jambi Berusaha Berikan yang Terbaik Untuk Masyarakat
Jambi – Gubernur Jambi Al Haris mengatakan bahwa sebagai penyelenggara Pemerintahan Provinsi Jambi, dirinya akan terus berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat, walaupun masih ada kurangnya. Untuk itu perlu kebersamaan antara Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Provinsi serta masyarakat dengan tujuan pembangunan bersama.
Hal tersebut diungkapkan Gubernur saat melakukan Safari Ramadan 1445 H Pemerintah Provinsi Jambi bersama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Sarolangun, bertempat di Masjid Jami’ Annajah, Desa Ladang Panjang Kecamatan Sarolangun, Kabupaten Sarolangun, Senin, 18 Maret 2024.
Dalam kata sambutannya, Gubernur Al Haris menuturkan, Safari Ramadan yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jambi saat ini merupakan malam yang ke-3 di Kabupaten Sarolangun, dimana sebelumnya di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh.
“Safari yang dilakukan bertujuan untuk memperkuat silaturahim dengan masyarakat, dimana kami sebagai penyelenggara pemerintahan sangat sibuk dan tidak sempat untuk bersilaturahim bersama masyarakat, tidak sempat saling kunjung mengunjung. Karana kami pemimpin gudangnya salah dan gudangnya khilaf, dengan safari ini sebagai upaya dalam memperkuat tali silaturahim dengan masyarakat, dan ini juga upaya kami untuk melihat lebih dekat kondisi masyarakat,” tutur Gubernur Al Haris.
“Kami meyakini bahwa masih ada kekurangan dalam pelaksanaan pembangunan di Provinsi Jambi. Namun, kami akan terus berupaya meningkatkan kinerja pemerintahan jauh lebih baik. Ide dan saran konstruktif serta dukungan dan kontribusi seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan, sehingga apa yang menjadi cita-cita bersama bisa terwujud,” kata Gubernur Al Haris.
Gubernur Al Haris juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat di Kabupaten Sarolangun, dimana pada saat ini baru selesai melaksanakan Pilpres dan Pileg, DPR RI, DPD, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota.
“Alhamdulillah kita sudah selesai melaksanakan dengan aman dan kondusif, mari kita jaga kekompakan dan persatuan. Walau ada riak-riak sedikit, itu sudah biasa dalam politik, jangan sampai kita pecah, mari bersatu untuk tujuan yang sama yaitu membangun Provinsi Jambi,” ucap Gubernur Al Haris.
Dalam kesempatan tersebut Gubernur Al Haris juga menegaskan bahwa masyarakat wajib menjaga kondusifitas menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
“Sebentar lagi kita akan melaksanakan Pilkada, saya mengajak dan berpesan kepada seluruh masyarakat untuk selalu menjaga kekompakan dan kebersamaan, karena kekeluargaan merupakan hal yang paling utama,” ujar Gubernur Al Haris.
“Saya sengajo merekomendasikan untuk bantuan CSR Bank Jambi besar disini dan ditambah lagi dengan dana hibah dari Pemprov Jambi, karena memang disini gudangnya ulama, disini banyak melahirkan ulama,” tuturnya.
Selanjutnya, Gubernur Al Haris juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten dan masyarakat Sarolangun yang telah menjaga kondusifitas pada Pemilu dulu sehingga berjalan aman dan lancar.
“Pemilu sudah berlangsung, alhamdulillah lancar, tidak ada keributan di Jambi, tinggal kita jaga kondisi itu sampai Pilkada nanti. Siapapun calonnya nanti yang penting aman dan damai,” katanya.
Sementara itu, Pj Bupati Sarolangun Bachril Bakri, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan tim Safari Ramadan Provinsi Jambi.
“Pemerintah Kabupaten Sarolangun juga melaksanakan Safari Ramadhan, hari ini kami juga sekaligus meresmikan Safari Ramadhan. Safari Ramadhan kami bagi beberapa tim, ada tim Bupati, tim Ketua DPRD, tim Dandim, tim Polres, tim Kajari dan tim Pengadilan Negeri untuk bisa turun di 11 kecamatan dalam Kabupaten Sarolangun,” ujar Bachril.
Pada Safari Ramadan yang dihadiri ratusan warga Desa Ladang Panjang Kabupaten Sarolangun ini Gubernur Al Haris juga berkesempatan menyerahkan bantuan pembangunan masjid melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank 9 Jambi dan BAZNAS Provinsi Jambi, dengan total bantuan hibah uang sebesar Rp 200.000.000 untuk Masjid Jami’ Annajah, Desa Ladang Panjang Kecamatan Sarolangun, Kabupaten Sarolangun dan ada 11 masjid yang berada di Kabupaten Sarolangun mendapatkan hibah sebesar Rp 385 juta yang diterima secara simbolis dari masing-masing pengurus masjid serta bantuan sembako untuk kaum duafa.
ADVERTORIAL
Dukung Prestasi Nasional, UNJA Lepas Kontingen Abdidaya dan Satria Data
Jambi – Universitas Jambi (UNJA) melepas kontingen mahasiswa yang akan berlaga di Anugerah Abdidaya Ormawa dan Satria Data 2026. Pelepasan ini menjadi bentuk dukungan universitas kepada mahasiswa yang telah lolos ke tahap final dan siap berkompetisi di tingkat nasional. Acara berlangsung di Lantai 3 Gedung UNIFAC UNJA Mendalo, Senin, 19 Oktober 2026.
Kegiatan dihadiri Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNJA, Prof. Dr. Fauzi Syam, S.H., M.H.; Ketua Satgas Satria Data UNJA, Bunga Mardhotillah, S.Si., M.Stat.; Ketua Satgas PPK Ormawa UNJA, Dr. Ir. Fuad Muchlis, S.P., M.Si.; serta dosen pembimbing, tim pendamping, dan mahasiswa kedua kontingen.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNJA, Prof. Dr. Fauzi Syam, S.H., M.H., Ketua Satgas Satria Data, Bunga Mardhotillah, S.Si., M.Stat., Ketua Satgas PPK Ormawa UNJA, Dr. Ir. Fuad Muchlis, S.P., M.Si., serta dosen pembimbing, tim pendamping, dan mahasiswa yang tergabung dalam kedua kontingen.
Dalam sambutannya, Prof. Fauzi Syam menyampaikan pencapaian hingga babak final adalah buah dedikasi, kerja keras, dan kolaborasi yang harus terus dijaga. Ia juga menekankan bahwa mahasiswa UNJA tidak perlu merasa rendah diri ketika berhadapan dengan perguruan tinggi lain. Menurutnya, mahasiswa UNJA memiliki kemampuan untuk bersaing dan menunjukkan prestasi di tingkat nasional.
“Dalam bidang kemahasiswaan harus ditanamkan dalam diri kita bahwa kita tidak kalah dengan universitas besar sekalipun,” katanya.
Prof. Fauzi berharap seluruh kontingen dapat menjaga kekompakan, meningkatkan kepercayaan diri, dan memberikan kemampuan terbaik selama kompetisi berlangsung.
Sementara itu, Ketua Satgas Satria Data UNJA, Bunga Mardhotillah mengingatkan mahasiswa agar tetap percaya diri dalam menghadapi persaingan dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi. Menurutnya, integritas harus menjadi prinsip utama yang dipegang selama mengikuti kompetisi.
“Berkompetisilah dengan penuh integritas, karena ketika ada satu kesalahan atau satu kecurangan yang kita lakukan, nama UNJA yang kita pertaruhkan,” ucapnya.
Selanjutnya, Ketua Satgas PPK Ormawa UNJA, Dr. Fuad Muchlis menambahkan bahwa jalan menuju final melewati proses panjang, dari penyusunan proposal, pendampingan, dan pelaksanaan program hingga seleksi berlapis, dengan dukungan universitas, fakultas, pemerintah daerah, dan masyarakat.
“Perjuangan dan kesungguhan itu tidak hanya berhenti di sini. Masih ada satu tahapan lagi,” ujarnya.
Pelepasan kontingen dilakukan secara simbolis melalui pengenaan seragam kontingen UNJA, sebagai tanda kesiapan mahasiswa membawa nama almamater di tingkat nasional.
UNJA berharap kontingen Abdidaya Ormawa dan Satria Data 2026 berkompetisi dengan menjunjung tinggi integritas, menjaga kekompakan, dan menampilkan kemampuan terbaik, serta terus memperkuat prestasi UNJA di bidang kemahasiswaan. (www.unja.ac.id)
ADVERTORIAL
Dubes Palestina Beri Kuliah Umum di UNJA, Bicara Diplomasi Global dan Perdamaian
Jambi – Universitas Jambi (UNJA) melalui Jurusan Ilmu Sosial dan Ilmu Politik bekerja sama dengan Kedutaan Besar Palestina di Indonesia menggelar Studium Generale atau Kuliah Umum bertajuk “Palestine, Global Diplomacy, and the Quest for Lasting Peace” di Auditorium Lantai 7 Gedung Singadekane UNJA, Telanaipura, Kota Jambi, pada Jumat, 16 Oktober 2026. Kegiatan ini menghadirkan Duta Besar Palestina untuk Indonesia, H.E. Abdulfattah A.K. Al-Sattari, sebagai narasumber.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik UNJA, Prof. Dr. Hafrida, S.H., M.H; Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Hubungan Masyarakat, dan Sistem Informasi UNJA, Prof. Dr. Revis Asra, S.Si., M.Si.; para pimpinan lembaga di lingkungan UNJA yakni Kepala Biro; Direktur Pascasarjana UNJA; Dekan dan Wakil Dekan Fakultas; ketua jurusan dan koordinator program studi; dosen; tenaga kependidikan; mahasiswa; serta delegasi Kedutaan Besar Palestina di Indonesia.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Hubungan Masyarakat, dan Sistem Informasi UNJA, Prof. Revis Asra menyampaikan apresiasi atas kunjungan Duta Besar Palestina ke UNJA. Ia menegaskan bahwa Indonesia dan Palestina memiliki hubungan persahabatan yang kuat, berlandaskan nilai kemanusiaan, keadilan, dan hak setiap bangsa untuk meraih kemerdekaan.
“Sebagai institusi akademik, Universitas Jambi bukan hanya tempat untuk mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga tempat untuk menumbuhkan hati nurani, empati, serta komitmen terhadap keadilan dan martabat manusia,” ujarnya.
Prof. Revis menambahkan bahwa dukungan terhadap Palestina tidak semata-mata dipandang sebagai bentuk bantuan, tetapi juga merupakan tanggung jawab moral. Menurutnya, kegiatan ini menjadi kesempatan berharga bagi mahasiswa dan dosen untuk memperoleh pemahaman langsung mengenai situasi dan perjuangan masyarakat Palestina melalui perspektif diplomatik.
Memasuki agenda utama, Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Al-Sattari membahas pentingnya pendidikan, peran generasi muda, serta perjuangan masyarakat Palestina dalam memperoleh kemerdekaan. Ia mengajak mahasiswa untuk memanfaatkan masa perkuliahan sebagai kesempatan mempersiapkan diri menjadi generasi yang mampu membawa perubahan bagi bangsa.
“Siapa yang akan memimpin Indonesia ke depan? Saya yakin salah satu di antara kalian semuanya,” katanya.
Al-Sattari menjelaskan bahwa para pemimpin bangsa pada awalnya juga mahasiswa yang menjalani proses pendidikan dan pembentukan karakter, sehingga mahasiswa berperan penting menyiapkan masa depan negara.
Ia juga membagikan pengalaman pribadinya menghadapi konflik sejak kecil, ketika keluarganya harus meninggalkan rumah untuk mencari tempat yang lebih aman saat Gaza diserang. Ia menyoroti kondisi masyarakat yang terdampak konflik, termasuk anak-anak, perempuan, dan warga sipil, serta menekankan pentingnya melihat persoalan Palestina tidak hanya dari sisi politik dan keamanan, tetapi juga dari sisi kemanusiaan, hak hidup, dan hak untuk hidup aman serta bermartabat.
Selain itu, ia menyampaikan pesan mengenai pentingnya peran perempuan dalam kehidupan masyarakat. Ia mengingat kembali nasihat ibunya yang mengajarkan bahwa laki-laki dan perempuan memiliki kedudukan penting dalam membangun masyarakat.
“Laki-laki adalah separuh dari masyarakat dan perempuan juga separuh yang lainnya dari masyarakat,” tuturnya.
Menurut Al-Sattari, pendidikan dan nilai-nilai yang ditanamkan keluarga maupun lingkungan akademik berperan membentuk kesadaran generasi muda terhadap identitas, sejarah, dan tanggung jawab mereka, termasuk memahami perjuangan kemerdekaan Palestina sebagai bagian penting dari sejarah.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa UNJA diharapkan mendapat wawasan langsung tentang diplomasi internasional dan isu Palestina, sekaligus terdorong berpikir kritis dan peduli pada persoalan kemanusiaan global. (www.unja.ac.id)
ADVERTORIAL
Gubernur Al Haris Bagikan Sembako dan Masker ke 200 Ojek Terdampak Kabut Asap di Bungo
Jambi – Gubernur Jambi, Al Haris menunjukkan kepeduliannya terhadap warga yang terdampak kabut asap di Kabupaten Bungo. Didampingi Bupati Bungo Dedi Putra dan Wakil Bupati Tri Wahyu Hidayat, Al Haris membagikan bantuan sembako dan masker kepada 200 pengemudi ojek online dan ojek pangkalan pada Senin, 19 Oktober 2026.
Bantuan tersebut diberikan untuk membantu meringankan beban para pengemudi ojek yang penghasilannya ikut terdampak akibat kabut asap. Kondisi udara yang memburuk membuat aktivitas masyarakat di luar rumah berkurang, sehingga jumlah penumpang ojek turut menurun.
Paket bantuan yang dibagikan berisi beras 10 kilogram, sarden, minyak goreng, gula, mi instan, teh, serta satu kotak masker untuk setiap penerima.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi Johansyah dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jambi Lutfiah.
Al Haris mengatakan, bantuan itu merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang merasakan langsung dampak kabut asap, terutama para pekerja sektor informal yang mengandalkan penghasilan harian.
“Kita membagikan bantuan ala kadarnya kepada teman-teman yang terdampak asap ini. Saya tahu banyak tukang ojek yang terganggu aktivitasnya. Banyak warga yang enggan keluar rumah, sehingga penumpang juga berkurang,” kata Al Haris.
Menurutnya, kabut asap tidak hanya mengganggu kesehatan dan aktivitas masyarakat, tetapi juga berdampak pada perekonomian warga. Para pengemudi ojek menjadi salah satu kelompok yang merasakan dampak tersebut karena pendapatan mereka bergantung pada jumlah penumpang setiap hari.
Karena itu, pemerintah memberikan bantuan sembako untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok keluarga sekaligus membagikan masker sebagai upaya perlindungan saat masyarakat harus beraktivitas di luar rumah.
“Kalau pun naik ojek, mungkin penumpangnya tidak memakai masker. Nah, ini kita berikan masker, ada bantuan beras dan sembako. Paling tidak, pemerintah hadir karena ini musibah,” ujarnya.
Al Haris berharap bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban para pengemudi ojek yang mengalami penurunan pendapatan selama kabut asap melanda wilayah Jambi, termasuk Kabupaten Bungo.
“Nilainya mungkin tidak seberapa, tetapi yang penting niat dan kepedulian kami untuk masyarakat yang terdampak asap. Kami ingin berbagi dengan para pelaku usaha yang selama ini ikut merasakan dampaknya,” ucapnya.
Sementara itu, Nofri, pengemudi ojek pangkalan di Pasar Atas Bungo, menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan Pemerintah Provinsi Jambi. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi para pengemudi ojek yang sedang menghadapi kesulitan ekonomi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Jambi Al Haris yang telah memberikan bantuan bahan pangan. Tentu ini sangat membantu kami di tengah kondisi kabut asap seperti sekarang,” kata Nofri.
Nofri mengungkapkan, kabut asap membuat aktivitas mencari penumpang menjadi terganggu. Kondisi tersebut berdampak langsung pada penghasilan para pengemudi ojek yang harus memenuhi kebutuhan keluarga setiap hari.
“Mudah-mudahan kondisi udara segera membaik sehingga bisa kembali beraktivitas dengan nyaman kami ojek dapat bekerja seperti biasa,” tuturnya. (*)



