ADVERTORIAL
Begini Pesan Al Haris Saat Lepas Keberangkatan Jamaah Haji Plus Arminareka Perdana
Jambi – Gubernur Jambi, Al Haris melepas keberangkatan 87 Jamaah Haji Plus Arminareka Perdana, bertempat di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Sabtu, 25 Mei 2024 pagi.
“Alhamdulillah pada hari ini kita melepas keberangkatan Jamaah Haji Plus, yang dibawah PT. Arminareka Perdana, kita tahu semua berangkat haji sekarang ini, sangat panjang sekali nomor antri atau nomor tunggu, tidak semudah seperti dulu, saat ini haji plus juga antri, artinya peminat masyarakat kita untuk naik haji itu bertambah setiap tahunnya sedangkan kouta haji terbatas. Untuk Jambi pada tahun ini ada 3.100 orang yang berangkat haji, itu sudah lama sekali menunggu keberangkatannya, untuk itu gunakanlah waktu untuk ibadah dengan sebaik-baiknya,” ucap Gubernur Al Haris.
Dalam kesempatan tersebut Gubernur Al Haris juga berpesan kepada Calon Jamaah Haji yang berangkat melalui PT. Arminareka Perdana, untuk menjalankan ibadah dengan sebaik-baiknya.
“Gunakan waktu ibadah dengan sebaik-baiknya, jagalah kesehatan selama ditanah suci disamping ibadah wajib dan rukun haji kita. Diluar hukum haji, sikap dan mental kita menjadi ukuran ibadah kita, harus saling tolong menolong, ada masalah jangan diributkan atau diperpanjang, harus bisa mengihklaskan,” kata Gubernur Al Haris.
“Dalam melaksanakan ibadah haji kita membutuhkan kesabaran dan keihklasan, kita jangan terburu-buru dalam melakukan sesuatu tindakan, ditanah suci kita butuh kekompakan dalam mengerjakan ibadah, jangan melarang orang tua atau lansia mau melaksanakan ibadah dimasjid, silahkan bimbing mereka, bantu mereka, karena kita yakin Allah juga melindungi kita semua disana. Disinilah Allah akan menguji kita, apakah kita tulus melaksanakan perintahnya,” ujarnya.
Pada kesempatan ini Gubernur Al Haris juga menceritakan pengalamannya waktu berangkat haji. Menurut orang nomor satu di Provinsi Jambi tersebut dalam melaksanakan haji yang utama adalah jaga kesehatan dan kekompakan.
“Dalam melaksanakan ibadah haji jaga kesehatan dan kekompakan, apalagi waktu melempar jumroh, jangan ada yang terpisah dari kelompok, kita harus melihat ketua kelompok dan juga kita harus saling mengingatkan, jangan lupa ikuti panduannya, jangan terpisah dari kelompok,” kata Gubernur Al Haris.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Jambi dan masyarakat Provinsi Jambi saya mengucapkan selamat menjalankan ibadah haji, semoga selalu diberikan kesehatan dan kekuatan, selamat sampai ketanah suci dan selamat kembali ketanah air. Semoga menjadi haji yang mabrur dan mabrurah,” katanya.
Gubernur Al Haris juga mohon dido’akan Provinsi Jambi ini agar aman, damai dan sejahtera. “Saya mohon do’a dari seluruh Jamaah Calon Haji Plus Arminareka, apabila nanti telah berada ditanah suci agar selalu mendo’akan Provinsi Jambi yang kita cintai ini supaya diberikan keberkahan oleh Allah, SWT, aman, damai, dan sejahtera, baldatun toyyibatun warobbun ghoffur,” tuturnya.
Sementara itu, Pembimbing ibadah haji pusat Ust. Kh. Fauzi Ikhsan menyampaikan, pada tahun 2024 ini PT. Arminareka Perdana alhamdulillah memberangkatkan 1.935 jamaah haji dengan 9 penerbangan, khusus untuk Provinsi Jambi yang berangkat melalui Jamaah Haji Plus PT. Arminareka Perdana sebanyak 87 jamaah haji dibawah bimbingan cabang ibu Wiwit Widyawati dan bimbingan Ust. Muhammad Sabki Al Hafidz dan sudah ada 3 pesawat yang berangkat menuju tanah suci.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh CJH atas pilihannya kepada PT. Arminareka Perdana dalam menjalankan ibadah haji, insya Allah selama 27 hari kita bersama-sama di kota suci Mekah dan Madinah. Semoga perjalanan kita aman, lancar dan tak kurang satu apapun serta bisa menjalankan ibadah haji dengan sempurna dan kembali ketanah air dalam keadaan sehat dan memperoleh haji yang mabrur,” ujarnya.
ADVERTORIAL
Gus Fawait Dorong Hilirisasi Kopi dan Baksos Lewat Aksi Gowes Kebun Sumberwadung Jember
DETAIL.ID, Jember — Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, memimpin aksi gowes bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan camat se-Kabupaten Jember pada Senin, 5 Oktober 2026.
Menempuh rute dari Kebun Sumberwadung hingga Pendopo Wahyawibawagraha, kegiatan ini menggabungkan pemantauan ekonomi daerah dengan aksi sosial masyarakat.
Sepanjang rute perjalanan, rombongan menyalurkan bantuan sembako serta menyediakan layanan pengobatan gratis bagi warga setempat.
Gus Fawait menegaskan bahwa kegiatan lintas sektor ini menjadi sarana mempererat kebersamaan jajaran pemerintah daerah dalam membangun Jember.
Dalam peninjauan tersebut, Gus Fawait memberikan perhatian khusus pada kinerja BUMD Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan.
Beliau mengapresiasi inovasi dan langkah hilirisasi produk perkebunan yang dinilai mampu memberikan nilai tambah ekonomi serta mendorong pengentasan kemiskinan di kawasan pedesaan.
Langkah hilirisasi ini memperkuat rencana peluncuran branding “Jember Surga Kopi Indonesia”.
Potensi komoditas unggulan seperti kopi Liberika, Robusta, cerutu, hingga produk pangan sehat edamame dan cokelat menjadi modal kuat Jember sebagai pusat kopi nasional.
Selain sektor perkebunan, Gus Fawait juga menyoroti percepatan perbaikan sarana pendidikan melalui program revitalisasi sekolah.
“Kami mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan fasilitas sekolah yang rusak berat agar segera dijadikan prioritas penanganan oleh pemerintah daerah,” kata Gus Fawait. (*)
ADVERTORIAL
Gus Fawait Pastikan Kontrak PPPK Jember Aman dan Siapkan Layanan Mobil Cinta
DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember menegaskan komitmennya untuk tidak memutus kontrak tenaga PPPK maupun PPPK paruh waktu dalam penyusunan Rancangan APBD 2027 pada Senin, 5 Oktober 2026.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Jember Muhammad Fawait seusai Rapat Paripurna III DPRD Jember terkait jawaban Bupati atas pandangan umum fraksi terhadap Raperda APBD Kabupaten Jember Tahun Anggaran 2027.
Bupati yang akrab disapa Gus Fawait tersebut menyampaikan bahwa kesamaan pandangan antara legislatif dan eksekutif menjadi modal penting untuk memperkuat ruang fiskal daerah, khususnya dalam menyokong sektor pelayanan dasar dan penanganan kemiskinan.
“Yang pertama tadi saya sampaikan bahwa hampir keseluruhannya kita mempunyai pandangan yang sama antara legislatif dan eksekutif,” kata Gus Fawait.
Jika skema pembiayaan PPPK paruh waktu nantinya ditanggung pemerintah pusat, tambahan ruang fiskal daerah akan difokuskan untuk memperluas cakupan layanan kesehatan dan pendidikan.
Pemkab Jember memperkuat program Universal Health Coverage (UHC) dan Home Care, serta menghadirkan operasional armada Mobil Cinta mulai Kamis mendatang untuk mengantar pasien kurang mampu pulang dari rumah sakit secara gratis.
Di sektor pendidikan, selain memetakan sekolah rusak berat untuk diajukan revitalisasinya ke pusat, Pemkab Jember menggandeng kelompok pengajian lintas agama guna menjalankan program kejar paket demi mendongkrak rata-rata lama sekolah.
“Ini tidak bisa kita lakukan secara biasa-biasa saja. Kita harus lakukan sebuah kebijakan yang out of the box, menggandeng semua pihak termasuk kelompok-kelompok pengajian,” ujarnya.
Layanan Home Care juga diintegrasikan langsung dengan petugas Dispenduk untuk penyelesaian dokumen kependudukan warga di tempat.
Sementara untuk program rumah tidak layak huni (RTLH), Pemkab Jember menargetkan perbaikan 2.000 rumah tahun ini dari total kebutuhan 7.000 hingga 12.000 unit berbasis kriteria Kementerian Perumahan.
Pendataan warga miskin turut diperketat dengan membagi kelompok desil 1 yang didata oleh ASN dan desil 2 oleh mahasiswa KKN kolaboratif.
Pemkab Jember membedakan penanganan antara warga tidak produktif yang disokong bantuan sosial dan pangan, dengan warga usia produktif yang didorong lewat pelatihan kerja.
Salah satu program unggulan bagi warga usia produktif adalah SMK Go Global yang disosialisasikan bersama Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia untuk membuka jalur kerja legal bagi siswa kurang mampu tingkat SMK, MA, dan SLTA sederajat.
“Bukan cuma rumahnya saja yang kita perbaiki, kalau usia produktif kita akan beri pelatihan. Kalau usia produktif, kita akan dorong supaya mereka punya pendapatan, salah satunya melalui program SMK Go Global,” tutur Gus Fawait.
Skema ini disiapkan agar upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Jember dapat berdampak jangka panjang dan berkelanjutan.
“Jember tidak ingin penanganan kemiskinan hanya berhenti pada bantuan, tetapi harus membuka jalan agar masyarakat produktif bisa bekerja dan meningkatkan pendapatannya,” ucapnya. (*)
ADVERTORIAL
Gus Fawait Dorong Sinergi Pemkab-TNI Perkuat Produksi Beras Jember
DETAIL.ID, Jember – Suasana peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Makodim 0824 Jember berlangsung hangat pada Senin, 5 Oktober 2026.
Bupati Jember Muhammad Fawait bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) secara sengaja datang tanpa kabar untuk memberikan kejutan langsung kepada jajaran TNI.
“Kami ingin memberikan surprise jajaran Forkopimda di sini, untuk datang secara bersama-sama menyampaikan selamat Hari Jadi TNI,” kata Bupati yang akrab disapa Gus Fawait tersebut.
Selain membawa pesan kebersamaan dan kekompakan untuk mendukung program pemerintah pusat era Presiden Prabowo Subianto, momentum ini juga dimanfaatkan untuk mempererat sinergi sektor ketahanan pangan.
Kolaborasi antara Pemkab Jember dan TNI dinilai membuahkan hasil signifikan terhadap peningkatan produksi beras daerah.
“Ke depan kita dan TNI juga punya tugas untuk ikut serta meningkatkan ketahanan pangan dan itu sudah di Jember. Produksi beras kita yang mungkin beberapa tahun yang lalu sempat nomor 5, nomor 4, hari ini sudah nomor 3. Itu bentuk sinergi konkret antara pemerintah daerah dengan TNI,” ujarnya.
Acara peringatan yang digelar secara sederhana dan kekeluargaan tersebut turut melibatkan berbagai lapisan elemen masyarakat, mulai dari institusi daerah hingga para pengemudi ojek online. (*)



