ADVERTORIAL
Gubernur Al Haris Hadiri Pelepasan Siswa/i SMK Kesehatan Baiturrahim di Ball Room GTC UIN STS Jambi
Jambi – Gubernur Jambi, Al Haris, S.Sos, MH memberikan motivasi kepada siswa/siswi Kelas XII SMK Kesehatan Baiturrahim Angkatan ke-VII Tahun Pelajaran 2023/2024, yang baru lulus untuk terus melanjutkan studinya ke jenjang yang lebih tinggi.
Motivasi tersebut dikatakan Gubernur saat menghadiri Pelepasan Siswa/Siswi Kelas XII SMK Kesehatan Baiturrahim Angkatan ke-VII Tahun Pelajaran 2023/2024, bertempat di Ball Room GTC UIN STS Jambi (Belakang MTs Labor Telanaipura), Senin, 20 Mei 2024 siang.
“Kami bangga dengan anak sekalian bahwa sudah menyelesaikan studinya. Mudah mudahan lulusan SMK Baiturrahim ini bisa melanjutkan studi di perguruan tinggi yang kelak bisa mengisi SDM Provinsi Jambi diberbagai bidang kedepannya, dan juga selamat kepada seluruh orang tua, wali murid yang telah memberikan bekal kepada ananda semua,” tutur Al Haris
“Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, atas berkah dan ridho-Nya kita masih diberi kesehatan dan kesempatan, sehingga pada hari ini kita semua dapat melihat langsung anak-anak kita menyelesaikan dan Pelepasan Kelas XII SMK Kesehatan Baiturrahim Jambi Tahun Pelajaran 2023/2024,” katanya.
Pada kesempatan tersebut Gubernur Al Haris mengatakan bahwa perjuangan pendiri Sekolah SMK Baiturrahim Jambi dan perguruan tingginya sangat luar biasa.
“Saya sangat bangga dengan pendiri Yayasan SMK dan perguruan tinggi nya Baiturrahim Jambi, dari awal sampai saat ini kami sangat memahami perjuangan beliau untuk memajukan dunia pendidikan di Provinsi Jambi. Banyak yang mendirikan sekolah dan akhirnya tutup, karena banyak sekali tantangan-tantangan yang harus dilalui, tapi SMK dan perguruan tinggi Baiturrahim dengan sungguh-sungguh dan gigih akhirnya berhasil seperti yang kita lihat sekarang ini. Kami sangat mengapresiasi perjuangan beliau,” ujar Gubernur Al Haris.
“Pendidikan adalah fondasi kuat bagi kemajuan individu, masyarakat, dan bangsa, melalui pendidikan kita mempersiapkan generasi muda masa depan untuk menghadapi tantangan global dengan keberanian dan kecerdasan. Patut diberikan apresiasi kepada SMK Kesehatan Baiturrahim Jambi beserta para guru yang secara konsisten terus melakukan upaya peningkatan mutu pendidikan di Provinsi Jambi,” katanya.
Selain itu, Gubernur Al Haris juga sangat mengapresiasi sekolah SMK dan perguruan tinggi Baiturrahim Jambi yang ikut berpartisipasi dalam peningkatan SDM di Provinsi Jambi.
“Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada pendiri Yayasan SMK Kesehatan Baiturrahim dan perguruan tinggi Baiturrahim yang ikut membantu Pemerintah Provinsi Jambi meningkatkan SDM. Saya apresiasi dan ucapkan terima kasih juga kepada Bapak/Ibu guru yang telah mendampingi, membimbing, dan mendidik anak-anak dengan penuh kesabaran dan dedikasi tinggi. Semoga menjadi amal jariyah untuk bapak ibu semua dalam peningkatan SDM di Provinsi Jambi,” ucap Gubernur.
“Selamat kepada anak-anakku Kelas XII yang hari ini dinyatakan lulus. Hari ini kita akan mengantar dan melepas anak-anak kita menuju jenjang kehidupan selanjutnya. Semoga pelepasan yang kita laksanakan saat ini tidak hanya sebagai momen kenangan indah, namun juga sebagai batu loncatan bagi siswa/siswi kelas XII untuk tetap semangat mengejar cita-cita dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi lagi,” tuturnya.
ADVERTORIAL
Kukuhkan Pengurus Baru, Pemkab Jember dan MUI Garap Sektor Sosial-Kesehatan
DETAIL.ID, Jember – Pengukuhan Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Jember periode 2026–2031 menjadi pijakan awal penguatan kerja sama antara ulama dan pemerintah daerah.
Berlangsung di Pendopo Wahyawibawagraha, Minggu, 23 Agustus 2026, sebanyak 23 pengurus resmi dilantik dengan KH. Abdul Haris, sebagai Ketua MUI Kabupaten Jember.
Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, mengungkapkan bahwa tata kelola daerah memerlukan integrasi antara program birokrasi dan peran sentral lembaga keagamaan.
Pendekatan kultural ulama dinilai sangat krusial, terutama dalam menembus persoalan penerimaan program kesehatan, edukasi imunisasi anak, hingga penanganan warga miskin ekstrem dan disabilitas melalui skema home care.
“Saya mohon bantuan kepada MUI. Ada di beberapa tempat yang tidak ikut imunisasi karena masih menganggap imunisasi itu haram. Walaupun MUI sudah mengeluarkan fatwa, mudah-mudahan bisa diperkuat dengan MUI Kabupaten Jember. Kolaborasi antara pemerintah dengan MUI ini perlu diperluas, salah satunya untuk menjawab persoalan imunisasi sebagai upaya menyiapkan generasi-generasi Indonesia yang berkualitas,” tutur Gus Fawait.
Di sisi lain, Ketua MUI Kabupaten Jember, KH. Abdul Haris, menegaskan komitmennya untuk memosisikan MUI sebagai mitra strategis yang tetap objektif dan kritis.
Pembagian peran antara pembangunan material oleh pemerintah dan pembinaan spiritual oleh ulama diharapkan mampu menciptakan keseimbangan dalam pembangunan daerah.
“Saya sangat setuju bahwa kolaborasi antara pemerintah dengan MUI ini perlu diperluas. Kita ingin bersama-sama memastikan pembangunan Jember tidak hanya menghasilkan kemajuan secara material, tetapi juga melahirkan masyarakat yang sehat, berpendidikan, berkarakter, dan memiliki masa depan yang lebih baik,” kata KH. Abdul Haris. (*)
ADVERTORIAL
Hadiri IISMEX 2026 di Jakarta, Fadhil Arief Tegaskan Dorong Tata Kelola Pemerintahan yang Adaptif terhadap Perkembangan Teknologi
Batanghari – Bupati Batanghari, Muhammad Fadhil Arief menghadiri Indonesia International Smart City Expo & Forum (IISMEX) 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta pada Rabu, 12 Agustus 2026.
Ajang yang berlangsung pada 11-13 Agustus 2026 tersebut menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batanghari untuk memperluas wawasan dan membangun jejaring kemitraan dalam pengembangan smart city.
Partisipasi Pemkab Batanghari difokuskan pada pengembangan konsep kota cerdas, transformasi digital, serta optimalisasi pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Batanghari.
Melalui forum internasional tersebut, Pemkab Batanghari menegaskan komitmennya mendorong tata kelola pemerintahan yang inovatif, efektif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Percepatan digitalisasi diharapkan dapat menghadirkan pelayanan publik yang lebih mudah, cepat, dan transparan bagi masyarakat.
Selain itu, Pemkab Batanghari berkomitmen terus menghadirkan inovasi berbasis teknologi sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan. (*)
ADVERTORIAL
Pemkab Jember Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah untuk Percepat Pengentasan Kemiskinan
DETAIL.ID, Jember – Langkah proaktif Pemerintah Kabupaten Jember dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan warga terus digenjot melalui pendekatan kolaboratif bersama pemerintah pusat.
Komitmen ini mengemuka saat Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, memaparkan berbagai program strategis daerah di hadapan jajaran kementerian di Jakarta.
Dalam kunjungan tersebut, Pemkab Jember tidak hanya membawa daftar usulan, melainkan memaparkan data faktual, sistem pendukung digital, serta rekam jejak pelaksanaan program di lapangan guna memastikan sinkronisasi kebijakan berjalan efektif.
“Kami datang bukan hanya membawa usulan. Kami ingin menunjukkan apa yang sudah dikerjakan di Jember, lengkap dengan data dan sistemnya, kemudian mencari peluang untuk menyinergikannya dengan program pemerintah pusat,” kata Gus Fawait.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk mendukung target besar pemerintah pusat dalam mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem hingga nol persen, serta menurunkan angka kemiskinan nasional secara berkelanjutan.
Di Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), Pemkab Jember memaparkan efektivitas program Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan) serta layanan kesehatan jemput bola Homecare.
Melalui program Bunga Desaku, pemerintah kabupaten mendekatkan berbagai jenis pelayanan publik, menyerap aspirasi warga secara langsung, hingga mengoptimalkan pengendalian inflasi di tingkat lokal.
Sementara itu, layanan Homecare hadir memberikan akses kesehatan gratis langsung ke rumah warga miskin dan rentan yang memiliki keterbatasan mobilitas.
Selain sektor pemberdayaan desa dan pelayanan kesehatan, Pemkab Jember juga memperkuat kerja sama dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (Kementerian PKP) melalui percepatan program bedah rumah atau Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).
Berkat kesiapan data dan kecepatan administratif, Pemkab Jember berhasil memenuhi seluruh tahapan program sesuai tenggat waktu yang ditetapkan pusat.
Gus Fawait menegaskan bahwa penanganan masalah sosial dan ekonomi tidak bisa diselesaikan secara parsial, melainkan membutuhkan integrasi lintas sektor yang komprehensif.
“Kemiskinan tidak bisa diselesaikan dengan satu program. Kesehatan, rumah layak, pendidikan, pelayanan publik, infrastruktur dan ekonomi keluarga saling berkaitan. Karena itu penanganannya juga harus dilakukan bersama dan terintegrasi,” tutur Gus Fawait.



