ADVERTORIAL
Sekda Fajarman Lantik Pejabat Tinggi Pratama dan Fungsional di Lingkup Pemerintahan Kabupaten Merangin
Merangin – Penjabat (Pj) Bupati Merangin, H. Mukti yang dalam hal ini diwakilkan oleh Sekretaris Daerah Merangin, Fajarman melantik lima orang pejabat tinggi pratama dan dua orang pejabat fungsional yang dilaksanakan di Auditorium rumah dinas Bupati Merangin pada Kamis malam, 20 Juni 2024.
Dikatakan Sekda, terjadinya rotasi, mutasi dan promosi jabatan itu semata-mata dilakukan untuk memenuhi kebutuhan organisasi dan demi percepatan kemajuan Kabupaten Merangin ke depan.
Para pejabat yang dilantik tersebut jelas Sekda, ada yang sudah menduduki jabatan sebelumnya hampir lima tahun dan ada juga yang sudah menduduki jabatan sebelumnya memasuki lima tahun.
“Kita harapkan dengan perubahan ini, Merangin ke depan menjadi Kabupaten yang memiliki lebih sektor-sektor unggulan dan memiliki ciri khas serta keunikan tersendiri,” ujar Sekda pada pelantikan yang dihadiri para istri pejabat yang dilantik.
Melalui pelantikan itu diharapkan Fajarman, ke depannya Kabupaten Merangin mampu tampil menjadi kabupaten yang terbaik dibandingkan kabupaten/kota lain di Provinsi Jambi.
“Untuk mencapai tujuan tersebut, tentunya membutuhkan kerja konkrit dari kita semua. Memang sangat banyak PR kita ke depan, sehingga Merangin bisa maju, berkembang lebih baik lagi,” ucap Sekda.
Sebanyak lima pejabat tinggi pratama yang dilantik yaitu, Shobraini yang sebelumnya Kasat Pol PP dilantik menjadi Kepala Dinas Perhubungan, Dedi Darmantias yang sebelumnya Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan dilantik menjadi Kepala Dinas Perikanan.
Selain itu, Irsadi yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Perikanan dilantik menjadi Staf Ahli Bupati bidang keuangan pengembangan perekonomian dan pembangunan.
Zainal Abidin yang sebelumnya Staf Ahli Bupati bidang keuangan pengembangan perekonomian dan pembangunan dilantik menjadi Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura.
Sedangkan Slamet Sudarsono yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura dilantik menjadi Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan.
Dua orang pejabat fungsional yang dilantik yaitu, Selamat Riyadi yang sebelumnya Analis Informasi pada Sekretariat Daerah Kabupaten Merangin, dilantik menjadi Pengelola Pengadaan Barang Jasa Ahli Pertama pada Sekretariat Daerah Kabupaten Merangin.
Dan, Suprianto yang sebelumnya Penelaah Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa pada Sekretariat Daerah Kabupaten Merangin, dilantik menjadi Pengelola Pengadaan Barang dan Jasa Ahli Pertama pada Secretariat Daerah Kabupaten Merangin. (EPR/*)
ADVERTORIAL
Pemkab Jember Segera Cairkan Beasiswa Cinta Bergema 2026, Gus Fawait: Besok Sabtu Tindaklanjutnya!
DETAIL.ID, Jember – Realisasi beasiswa Cinta Bergema tahun 2026 kian dekat.
Pemerintah Kabupaten Jember memastikan proses pencairan segera dilakukan setelah tahapan administrasi dirampungkan dalam waktu dekat.
Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah percepatan melalui pertemuan langsung dengan para mahasiswa penerima manfaat.
Pertemuan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 28 Maret 2026 sebagai bagian dari proses akhir sebelum dana dicairkan.
Dalam agenda tersebut, mahasiswa akan diminta melengkapi sejumlah dokumen serta mengikuti tahapan verifikasi data.
“Bagi adik-adik yang kemarin banyak bertanya saat saya live di media sosial, besok tindak lanjutnya hari Sabtu. Kita akan ada sosialisasi plus persiapan pencairan untuk tahap selanjutnya,” kata Gus Fawait.
Melalui upaya ini, Pemkab Jember berharap penyaluran beasiswa dapat berjalan lancar dan tepat sasaran.
Dukungan terhadap pendidikan tetap menjadi fokus utama pemerintah daerah dalam membantu mahasiswa memenuhi kebutuhan akademik mereka.
“Yang paling penting adalah beasiswa untuk tahun 2026 bisa segera direalisasikan,” tuturnya.
[post-view]
ADVERTORIAL
Bunga Desaku Dongkrak Layanan Adminduk, Hampir 2.000 Dokumen Terbit di Jember
DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) mencatat capaian signifikan dalam pelayanan administrasi kependudukan sepanjang 2025.
Melalui rangkaian program Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan (Bunga Desaku), sebanyak 1.976 dokumen berhasil diterbitkan dari 12 kegiatan yang tersebar di delapan kecamatan.
Kegiatan tersebut berlangsung di Kecamatan Tanggul, Silo, Ambulu, Panti, Arjasa, Kencong, Sumberbaru, hingga Tempurejo.
Program ini menjadi salah satu upaya mendekatkan layanan publik langsung ke masyarakat desa.
Kepala Dispendukcapil Jember, Bambang Saputro, menjelaskan bahwa pelayanan dimulai secara intensif sejak Mei 2025, dengan lokasi awal di Desa Kramatsukoharjo, Kecamatan Tanggul.
Dalam empat kali kunjungan selama bulan tersebut, pihaknya mampu menerbitkan 719 dokumen.
Permohonan KTP menjadi layanan paling banyak, dengan puncak pada 13 Mei mencapai 107 pemohon.
Memasuki Juni, layanan berlanjut di Kecamatan Arjasa melalui kegiatan Pasar Murah dengan 68 layanan.
Pada akhir bulan, kegiatan di Kecamatan Silo mencatat 215 layanan di Desa Sempolan dan 99 layanan di Desa Sidomulyo.
“Pada paruh kedua tahun 2025, volume pelayanan menunjukkan angka yang fluktuatif namun signifikan. Pada Juli & September di Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu (27 Juli), tercatat ada sebanyak 256 layanan dengan dominasi KTP sejumlah 179 dokumen,” kata Bambang, Kamis, 26 Maret 2026.
Capaian tertinggi dalam satu kali kunjungan terjadi di Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru pada 27 September, dengan total 349 layanan.
Lonjakan terlihat pada pengurusan Kartu Keluarga sebanyak 99 dokumen dan Akta Kelahiran 65 dokumen.
Sementara itu, kegiatan di Kecamatan Panti dan Desa Wonoasri, Kecamatan Tempurejo, masing-masing mencatat 28 dan 34 layanan.
Namun, antusiasme warga kembali meningkat saat peringatan Hari Kependudukan di Kecamatan Kencong dengan total 208 layanan.
“Secara keseluruhan, akumulasi layanan selama tahun 2025 didominasi oleh penerbitan KTP sebanyak 1.090 lembar. Disusul kemudian oleh pengurusan Kartu Keluarga (KK) sebanyak 398 dokumen dan Akte Kelahiran sebanyak 268 dokumen,” ucapnya.
Selain itu, Dispendukcapil juga mencatat layanan lain seperti 192 perekaman data, 8 akta kematian, 8 surat pindah, 6 biometrik, 4 Kartu Identitas Anak (KIA), serta 2 aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Untuk Surat Keterangan (SUKET), tidak terdapat permohonan selama periode tersebut.
ADVERTORIAL
Komisi C DPRD Jember Ulas Dampak Nyata Program Bunga Desaku di Desa
DETAIL.ID, Jember – Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Jember, Ardi Pujo Prabowo, menilai program Bunga Desaku menghadirkan dampak langsung bagi masyarakat desa, Kamis, 26 Maret 2026.
Program Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan) yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Jember menghadirkan pelayanan publik dengan pola turun langsung ke wilayah desa.
Skema ini membuat pemerintah daerah dapat menjangkau persoalan warga secara lebih cepat.
Ardi menyebut langkah tersebut sejalan dengan visi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang mengarahkan pemimpin untuk hadir dekat dengan masyarakat.
“Kami dari legislatif, khususnya Fraksi Gerindra, sangat mendorong dan mendukung program ini. Apa yang dilakukan Bupati sudah searah dengan pesan Bapak Presiden Prabowo untuk selalu mendekatkan diri kepada masyarakat, mengayomi rakyat, serta mendengar langsung keluh kesah mereka,” ujar Ardi.
Ia memaparkan bahwa pembiayaan program telah melalui tahapan pembahasan resmi antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), sehingga berjalan sesuai ketentuan.
“Secara teknis, anggaran ini sudah melalui tahapan yang benar dalam pembahasan di legislatif. Jadi, menurut kami tidak ada masalah yang perlu dibesar-besarkan. Justru sudah sepatutnya pemerintah daerah hadir lebih dekat dengan rakyat,” katanya.
Menurut Ardi, kehadiran bupati di desa memberi ruang bagi warga untuk menyampaikan persoalan secara langsung, termasuk perbaikan jalan, fasilitas umum, serta kendala yang dihadapi petani di lapangan.
“Ini adalah bentuk pelayanan publik yang sesungguhnya. Dengan berada di pelosok, pemerintah bisa lebih cepat menerima masukan untuk kepentingan daerah kita tercinta,” tutur Ardi.



