Connect with us
Advertisement

ADVERTORIAL

Gubernur Jambi Diwakili Asisten I Sambut Kedatangan Jemaah Haji Kloter BTH 22 Provinsi Jambi

Published

on

Jambi – Gubernur Jambi yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Jambi Arief Munandar, SE menyampaikan ucapan selamat datang kembali di Provinsi Jambi kepada Bapak Haji dan Ibu Hajjah yang telah melaksanakan ibadah haji, selamat berkumpul kembali dengan keluarga tercinta, semoga ibadah yang dilaksanakan membawa kemabruran bagi diri pribadi juga keluarga dan masyarakat.

Hal tersebut dikatakan Gubernur melalui Asisten I saat Penyambutan Kedatangan Jemaah Haji Kloter BTH 22 Provinsi Jambi sebanyak 446 orang, bertempat di Asrama Haji Jambi, Selasa, 16 Juli 2024 malam.

“Saya mengucapkan selamat datang kembali ditanah air, di Provinsi Jambi bagi para dhuyufurrahman tamu-tamu Allah. Alhamdulillahirobbilalamiin, semoga jemaah beserta seluruh Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD)/Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU) dan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dalam keadaan sehat walafiat dan insyaa Allah menjadi haji yang mabrur. Aamiin Ya Robbalalamiin,” ujar Gubernur melalui Asisten I.

Selain itu dalam sambutan tertulisnya tersebut Gubernur juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada penyelenggara urusan haji, baik dari PHD/KBIHU, PPIH, serta petugas-petugas lainnya yang telah berdedikasi memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh jemaah haji yang tergabung dalam kloter BTH 22, yakni jemaah yang berasal dari Kota Jambi, Kabupaten Tebo dan Kabupaten Sarolangun.

“Hari ini kita melihat wajah-wajah berseri dari para haji dan hajjah yang telah melaksanakan ibadah rukun Islam kelima dengan tanpa ada hambatan. Namun, mari kita meluangkan waktu sejenak untuk mendoakan jemaah yang sedang sakit selama proses pelaksanaan ibadah hingga pulang ke tanah air, semoga diberikan kesehatan secepatnya,” ujarnya.

Dikatakan Gubernur, ibadah haji adalah perjalanan yang penuh makna dan pengorbanan. Ibadah haji mengajarkan banyak nilai-nilai seperti kesabaran, ketabahan, kebersamaan, hingga ketawadhuan kepada Allah SWT.

“Pengalaman spiritual yang telah kita peroleh selama di Tanah Suci dapat membawa perubahan positif bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat sekitar,” katanya.

“Saya berharap, semangat dan nilai-nilai kebaikan yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji dapat di implementasikan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga kita semua dapat turut serta dalam membangun masyarakat yang lebih baik dan berakhlak mulia,” tuturnya.

Pada sesi wawancara dengan para awak media Asisten I Arif Munandar menyampaikan bahwa jemaah pertama pemulangan asal Provinsi Jambi yakni Kloter BTH 22 Asal Kabupaten Sarolangun, Kota Jambi dan Kabupaten Tebo sudah kembali dengan selamat sampai di Asrama Haji Jambi dan besok kembali ke kabupaten masing-masing.

“Dalam satu minggu ini kita akan terus menyambut kepungan dari kloter selanjutnya. Jumlah sekarang 443 dari total 449, dua meninggal, dua tanazul, satu sakit di Madinah dan satu lagi sakit di Batam.

“Semoga yang sakit cepat sembuh dan kembali ke Jambi dan yang meninggal kita do’akan semoga diterima semua amal baiknya, diampuni semua dosanya dan diterima disisi Allah SWT,” ujar Arif Munandar.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Haji Antara Provinsi Jambi H. Zoztafia menyampaikan bahwa secara umum penyelenggaran haji tahun ini berjalan lancar dan aman untuk Provinsi Jambi.

“Mungkin masih ada kurangnya, untuk itu kami mohon maaf atas pelayanan yang kurang, tapi kami akan terus berusaha memperbaiki sistem dan akan memperbaiki lebih baik lagi kedepannya,” ucap Zoztafia.

“Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh petugas yang telah membantu kelancaran mulai dari keberangkatan hingga kembali ketanah air dengan selamat, terutama kami ucapkan terima kasih kepada bapak Gubernur Al Haris yang penuh perhatian kepada jemaah haji, beliau terus memantau perkembangan haji kita, dan terus mendo’akan agar semua yang berangkat dapat melaksanakan rangkaian ibadah haji dengan sukses dan selamat kembali ketanah air dengan selamat,” katanya.

Advertisement

ADVERTORIAL

Gus Fawait Dorong Hilirisasi Kopi dan Baksos Lewat Aksi Gowes Kebun Sumberwadung Jember

DETAIL.ID

Published

on

Gus Fawait gowes bareng di Kebun Sumberwadung, Senin (5/10/2026). (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember — Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, memimpin aksi gowes bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan camat se-Kabupaten Jember pada Senin, 5 Oktober 2026.

Menempuh rute dari Kebun Sumberwadung hingga Pendopo Wahyawibawagraha, kegiatan ini menggabungkan pemantauan ekonomi daerah dengan aksi sosial masyarakat.

Sepanjang rute perjalanan, rombongan menyalurkan bantuan sembako serta menyediakan layanan pengobatan gratis bagi warga setempat.

Gus Fawait menegaskan bahwa kegiatan lintas sektor ini menjadi sarana mempererat kebersamaan jajaran pemerintah daerah dalam membangun Jember.

Dalam peninjauan tersebut, Gus Fawait memberikan perhatian khusus pada kinerja BUMD Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan.

Beliau mengapresiasi inovasi dan langkah hilirisasi produk perkebunan yang dinilai mampu memberikan nilai tambah ekonomi serta mendorong pengentasan kemiskinan di kawasan pedesaan.

Langkah hilirisasi ini memperkuat rencana peluncuran branding “Jember Surga Kopi Indonesia”.

Potensi komoditas unggulan seperti kopi Liberika, Robusta, cerutu, hingga produk pangan sehat edamame dan cokelat menjadi modal kuat Jember sebagai pusat kopi nasional.

Selain sektor perkebunan, Gus Fawait juga menyoroti percepatan perbaikan sarana pendidikan melalui program revitalisasi sekolah.

“Kami mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan fasilitas sekolah yang rusak berat agar segera dijadikan prioritas penanganan oleh pemerintah daerah,” kata Gus Fawait. (*)

Continue Reading

ADVERTORIAL

Gus Fawait Pastikan Kontrak PPPK Jember Aman dan Siapkan Layanan Mobil Cinta

DETAIL.ID

Published

on

Bupati Jember, Muhammad Fawait, diwawancarai media. (Foto: DETAIL/Dyah Kusuma)

DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember menegaskan komitmennya untuk tidak memutus kontrak tenaga PPPK maupun PPPK paruh waktu dalam penyusunan Rancangan APBD 2027 pada Senin, 5 Oktober 2026.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Jember Muhammad Fawait seusai Rapat Paripurna III DPRD Jember terkait jawaban Bupati atas pandangan umum fraksi terhadap Raperda APBD Kabupaten Jember Tahun Anggaran 2027.

Bupati yang akrab disapa Gus Fawait tersebut menyampaikan bahwa kesamaan pandangan antara legislatif dan eksekutif menjadi modal penting untuk memperkuat ruang fiskal daerah, khususnya dalam menyokong sektor pelayanan dasar dan penanganan kemiskinan.

“Yang pertama tadi saya sampaikan bahwa hampir keseluruhannya kita mempunyai pandangan yang sama antara legislatif dan eksekutif,” kata Gus Fawait.

Jika skema pembiayaan PPPK paruh waktu nantinya ditanggung pemerintah pusat, tambahan ruang fiskal daerah akan difokuskan untuk memperluas cakupan layanan kesehatan dan pendidikan.

Pemkab Jember memperkuat program Universal Health Coverage (UHC) dan Home Care, serta menghadirkan operasional armada Mobil Cinta mulai Kamis mendatang untuk mengantar pasien kurang mampu pulang dari rumah sakit secara gratis.

Di sektor pendidikan, selain memetakan sekolah rusak berat untuk diajukan revitalisasinya ke pusat, Pemkab Jember menggandeng kelompok pengajian lintas agama guna menjalankan program kejar paket demi mendongkrak rata-rata lama sekolah.

“Ini tidak bisa kita lakukan secara biasa-biasa saja. Kita harus lakukan sebuah kebijakan yang out of the box, menggandeng semua pihak termasuk kelompok-kelompok pengajian,” ujarnya.

Layanan Home Care juga diintegrasikan langsung dengan petugas Dispenduk untuk penyelesaian dokumen kependudukan warga di tempat.

Sementara untuk program rumah tidak layak huni (RTLH), Pemkab Jember menargetkan perbaikan 2.000 rumah tahun ini dari total kebutuhan 7.000 hingga 12.000 unit berbasis kriteria Kementerian Perumahan.

Pendataan warga miskin turut diperketat dengan membagi kelompok desil 1 yang didata oleh ASN dan desil 2 oleh mahasiswa KKN kolaboratif.

Pemkab Jember membedakan penanganan antara warga tidak produktif yang disokong bantuan sosial dan pangan, dengan warga usia produktif yang didorong lewat pelatihan kerja.

Salah satu program unggulan bagi warga usia produktif adalah SMK Go Global yang disosialisasikan bersama Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia untuk membuka jalur kerja legal bagi siswa kurang mampu tingkat SMK, MA, dan SLTA sederajat.

“Bukan cuma rumahnya saja yang kita perbaiki, kalau usia produktif kita akan beri pelatihan. Kalau usia produktif, kita akan dorong supaya mereka punya pendapatan, salah satunya melalui program SMK Go Global,” tutur Gus Fawait.

Skema ini disiapkan agar upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Jember dapat berdampak jangka panjang dan berkelanjutan.

“Jember tidak ingin penanganan kemiskinan hanya berhenti pada bantuan, tetapi harus membuka jalan agar masyarakat produktif bisa bekerja dan meningkatkan pendapatannya,” ucapnya. (*)

Continue Reading

ADVERTORIAL

Gus Fawait Dorong Sinergi Pemkab-TNI Perkuat Produksi Beras Jember

DETAIL.ID

Published

on

HUT ke-81 TNI di Makodim 0824 Jember, Senin (5/10/2026). (Foto: DETAIL/Dyah Kusuma)

DETAIL.ID, Jember – Suasana peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Makodim 0824 Jember berlangsung hangat pada Senin, 5 Oktober 2026.

Bupati Jember Muhammad Fawait bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) secara sengaja datang tanpa kabar untuk memberikan kejutan langsung kepada jajaran TNI.

“Kami ingin memberikan surprise jajaran Forkopimda di sini, untuk datang secara bersama-sama menyampaikan selamat Hari Jadi TNI,” kata Bupati yang akrab disapa Gus Fawait tersebut.

Selain membawa pesan kebersamaan dan kekompakan untuk mendukung program pemerintah pusat era Presiden Prabowo Subianto, momentum ini juga dimanfaatkan untuk mempererat sinergi sektor ketahanan pangan.

Kolaborasi antara Pemkab Jember dan TNI dinilai membuahkan hasil signifikan terhadap peningkatan produksi beras daerah.

“Ke depan kita dan TNI juga punya tugas untuk ikut serta meningkatkan ketahanan pangan dan itu sudah di Jember. Produksi beras kita yang mungkin beberapa tahun yang lalu sempat nomor 5, nomor 4, hari ini sudah nomor 3. Itu bentuk sinergi konkret antara pemerintah daerah dengan TNI,” ujarnya.

Acara peringatan yang digelar secara sederhana dan kekeluargaan tersebut turut melibatkan berbagai lapisan elemen masyarakat, mulai dari institusi daerah hingga para pengemudi ojek online. (*)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs