ADVERTORIAL
Gubernur Jambi Kembali Raih Penghargaan TOP GPR Figure Award 2024
Jambi – Orang nomor satu di Provinsi Jambi menerima penghargaan Top GPR Figure Award 2024, lewat penghargaan tersebut bertambah pula penghargaan membanggakan yang diraih Gubernur Jambi, Al Haris.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Jambi juga meraih Top GPR Award se-Indonesia. Penghargaan lainnya yakni Top GPR Leader Award disematkan ke Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Sudirman.
Dalam pengantarnya, pihak GPR Institute menuturkan bahwa kepemimpinan Al Haris sudah teruji sejak menjabat sebagai Lurah dengan menyabet predikat Lurah Teladan se-Kota Jambi tahun 2024 dan 2005 silam.
Kegemilangan kepemimpinan seorang Al Haris semakin moncer dan cemerlang saat menjabat Bupati Kabupaten Merangin selama dua periode sejak 2013-2021.
Sementara sejak menduduki posisi sebagai orang nomor satu di Provinsi Jambi, Al Haris dinilai sukses menerapkan jargon ‘Jambi Mantap’ yakni Maju, Aman, Nyaman, Tertib, Amanah dan Profesional dibawah Ridho Allah SWT.
“Pemerintah Provinsi Jambi terus meningkatkan layanan berbasis digital melalui implementasi Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE),” kata pihak GPR Institute.
Pengukuhan penghargaan dilakukan secara virtual oleh pihak GPR Institute, Rabu, 17 Juli 2024 siang, dimana Gubernur Jambi yang diwakili Kadis Kominfo Provinsi Jambi Ariansyah menerima penghargaan tersebut.
Dalam sambutannya, Kadis Kominfo Ariansyah mengucapkan terima kasih atas kepercayaan penghargaan yang diberikan kepada Gubernur Jambi. Selain itu Ariansyah juga mengucapkan selamat kepada para penerima penghargaan lainnya.
“Izinkan saya mewakili bapak Gubernur Al Haris yang saat ini sedang dinas di Jakarta, menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada GPR Institute yang telah memberi kepercayaan atas penilaian Gubernur Jambi menerima penghargaan ini,” ujar Ariansyah.
Penghargaan ini diserahkan setelah dilaksanakan acara webinar nasional bertema ‘Artificial Intelligence: A New Landscape for Government Public Relations’.
Selain Gubernur Jambi Al Haris, Pemerintah Provinsi Jambi dan Sekda Provinsi Jambi, GPR Institue juga memberikan penghargaan kepada yang lainnya, diantaranya Budi Arie Setiadi, Kementerian Kominfo RI, Nadiem Anwar Makarim, Kemeddikbudristek RI, Kementerian ATR/BPN RI, Badan Narkotika Nasional (BNN) RI dan Universitas Indonesia.
Acara ini juga dihadiri Direktur GPR Institute Arief Munajad bersama para Narasumber webinar yakni Sunu Wibirama dan Ketua Umum Asosiasi Diskominfo Provinsi seluruh Indonesia H. Muhammad Faisal.
ADVERTORIAL
Jemaah Haji Wajib Pastikan Status BPJS Kesehatan Tetap Aktif
DETAIL.ID, Sumenep — BPJS Kesehatan mengingatkan seluruh calon jemaah haji untuk memastikan status kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mereka dalam kondisi aktif sebelum berangkat ke tanah suci.
Hal ini krusial untuk memberikan perlindungan finansial dan kesehatan bagi jemaah maupun keluarga yang ditinggal di tanah air.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan, Galih Anjung Sari, menegaskan bahwa status aktif JKN kini menjadi salah satu syarat administrasi wajib.
Mengingat gangguan kesehatan bisa terjadi kapan saja tanpa diduga, jaminan ini akan memastikan jemaah mendapatkan layanan medis tanpa kendala biaya.
“Calon jemaah haji bisa saja mengalami gangguan kesehatan kapan saja. Oleh sebab itu, pentingnya menjaga status kepesertaan JKN tetap aktif agar saat membutuhkan pelayanan kesehatan, biaya pengobatan dapat dijamin sesuai ketentuan,” kata Galih.
Galih juga mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan digital seperti PANDAWA atau Aplikasi Mobile JKN untuk mengecek status kepesertaan mereka secara berkala demi kelancaran ibadah.
Manfaat dari kepatuhan ini diakui langsung oleh Maryamah (68), salah satu peserta JKN asal Kabupaten Sumenep.
Ia mengaku merasa jauh lebih tenang dan bisa berkonsentrasi penuh pada ibadahnya di tanah suci karena urusan perlindungan kesehatan telah terjamin.
“Menjaga status kepesertaan JKN tetap aktif menurut saya memang menjadi kewajiban sebagai peserta. Kita tidak pernah tahu kapan akan sakit, sehingga perlindungan kesehatan sangat penting dimiliki,” tutur Maryamah.
Melalui kemudahan Aplikasi Mobile JKN, Maryamah menambahkan bahwa pengecekan status kini sangat praktis karena dapat diakses kapan saja dan di mana saja tanpa harus mengantre di kantor BPJS Kesehatan.
Reporter: Zainul Hasan
ADVERTORIAL
Bermasalah! Pemkab Jember Minta SPPG Al Mubarok dan Sumbersari 2 Ditutup
DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember merekomendasikan penghentian operasional dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayahnya, yaitu SPPG Al Mubarok Kaliwates dan SPPG Sumbersari 2.
Rekomendasi tersebut disampaikan langsung melalui surat resmi Bupati Jember, Gus Fawait, kepada Badan Gizi Nasional menyusul hasil evaluasi lapangan dan aduan masyarakat melalui kanal “Wadul Guse”.
Menurut PJ Sekretaris Daerah Jember sekaligus Ketua Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG), Achmad Imam Fauzi, surat tersebut dikirimkan pada 22 Mei 2026.
Langkah ini diambil setelah ditemukan berbagai masalah fatal terkait standar kebersihan, pengelolaan makanan, hingga keamanan kerja di kedua dapur tersebut.
Masalah serius terjadi di SPPG Al Mubarok Kaliwates yang diduga kuat menjadi penyebab keracunan makanan pada sejumlah anak PAUD dan TK.
Selain itu, petugas menemukan pelanggaran fatal berupa peletakan tabung gas di ruang tertutup yang mengancam keselamatan.
“Faktanya ada korban. Itu menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Keselamatan penerima manfaat program harus menjadi prioritas utama,” ujar Fauzi.
Di sisi lain, SPPG Sumbersari 2 juga dinilai bermasalah setelah sempat mengalami kebakaran akibat kebocoran gas di ruang oven pengering.
Kondisi ini diperparah dengan lokasi bangunan yang berada di dekat saluran irigasi besar dan rawan terjangkit banjir.
Pemkab Jember menegaskan tidak akan main-main dengan Program MBG karena menyangkut kesehatan anak-anak.
Seluruh mitra pun diwajibkan memenuhi standar operasional yang ketat.
Walau demikian, nasib akhir dari operasional kedua SPPG ini kini sepenuhnya berada di tangan keputusan Badan Gizi Nasional.
ADVERTORIAL
Bupati Jember Lantik 734 Kepala Sekolah, Beri Waktu Evaluasi 6 Bulan
DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember mencetak sejarah baru dengan menggelar pelantikan terbesar sepanjang sejarah daerah tersebut.
Sebanyak 734 kepala sekolah jenjang SD dan SMP resmi dilantik oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait, di SMP Negeri 7 Jember pada Sabtu, 23 Mei 2026.
Dalam arahannya, bupati yang akrab disapa Gus Fawait ini menegaskan bahwa jabatan baru ini datang dengan tanggung jawab besar.
Ia memberikan tenggat waktu yang singkat bagi para kepala sekolah untuk langsung tancap gas membuat terobosan di instansi masing-masing.
“Karena setiap 6 bulan akan kami evaluasi,” kata Gus Fawait.
Langkah tegas ini diambil karena sektor pendidikan menjadi salah satu pilar utama Pemkab Jember dalam misi pengentasan kemiskinan jangka panjang.
Selain dituntut memajukan prestasi siswa, para kepala sekolah juga diwajibkan membantu menyosialisasikan program strategis pemerintah, seperti Makanan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, dan Universal Health Coverage (UHC).
Gus Fawait mengingatkan bahwa membangun daerah membutuhkan kerja sama lintas sektor yang solid.
Terkait sisa posisi kepala sekolah yang masih kosong, ia memastikan pelantikan susulan akan segera dilakukan dalam waktu dekat.
“Mudah-mudahan sisa posisi yang ada, terutama untuk posisi Pelaksana Tugas (Plt), bisa segera disusul pelantikannya,” tuturnya.



