Connect with us
Advertisement

ADVERTORIAL

Wagub Sani: IKAPTK Provinsi Jambi Upaya Membangun Persaudaraan dan Silahturahmi Antar Sesama

Published

on

Jambi – Wakil Gubernur (Wagub) Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I menuturkan, jadikan Liga Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Provinsi Jambi sebagai upaya membangun kebersamaan, persaudaraan dan silaturrahmi serta kompetensi yang sehat antara sesama.

Demikian dikemukakan Wagub saat Pembukaan Liga Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Provinsi Jambi Tahun 2024, bertempat di Jambi Mini Soccer (JMS) Jambi, Kebun Handil, Kota Jambi, Sabtu, 27 Juli 2024 sore.

Dalam kata sampaiannya, Wagub Sani mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pengurus IKAPTK Provinsi Jambi.

“Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pengurus IKAPTK dan semua pihak yang telah menginisiasi, menyelenggarakan serta mensukseskan kegiatan liga ini. Walaupun kita ketahui bersama bahwa anggota IKAPTK ini disibukkan dengan kegiatan sehari-sehari selaku aparatur sipil negara, namun tetap menjaga kesehatan melalui olahraga tetap dikedepankan, salah satunya dengan diadakannya liga ini,” ucap Wagub Sani.

“Melalui semangat Liga IKAPTK ini semoga terjalin silaturahmi sesama para alumni yang berasal dari kabupaten/kota se-Provinsi Jambi. Untuk itu, mari kita jadikan pertandingan atau liga ini sebagai upaya membangun kebersamaan, persaudaraan, dan kompetensi yang sehat antara kita semua,” kata Wagub Sani.

Wagub Sani mengimbau seluruh pemain, wasit, dan panitia untuk melaksanakan pertandingan dengan menjunjung tinggi sportivitas.

“Mari kita laksanakan pertandingan ini dengan menjunjung tinggi sportivitas yang baik,” tutur Wagub Sani.

Wagub Sani menuturkan, ada beberapa hal yang penting dapat diperoleh dari pelaksanaan liga IKAPTK diantaranya selain berdampak terhadap kesehatan sesuai dengan semboyan yang berbahasa latin, “Mens Sana in Corpore Sano”, dimana didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat.

“Selain itu juga akan terbangun teamwork antara sesama ASN, yang pada akhirnya berimplikasi terhadap meningkatnya kinerja para ASN, terutama para anggota IKAPTK,” ujar Wagub Sani.

Sementara itu, Wagub Sani memamaparkan, pertandingan yang dilaksanakan ini bukanlah mencari kalah atau menangnya.

“Dalam liga yang dilaksanakan buka mencari kalah atau menangnya, tetapi untuk saling menjaga tali silaturrahmi antar Aparatur Sipil Negara (ASN) khususnya anggota IKAPTK lingkup Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Jambi, serta memberikan kesempatan kepada ASN untuk mengembangkan minat dan bakat mereka, terutama dalam bidang keolahragaan,” ujar Wagub Sani.

Wagub Sani menegaskan, IKAPTK dibentuk dengan tujuan untuk memperkokoh semangat kekeluargaan dan jiwa korsa diantara sesama alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan, serta memelihara ikatan yang kuat antara alumni dengan almamaternya.

“Tujuan kita bersama adalah memperkokoh semangat kekeluargaan dan jiwa korsa diantara sesama alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan, serta memelihara ikatan yang kuat antara alumni dengan almamaternya, serta melakukan upaya-upaya untuk membantu alumni dalam meningkatkan kemampuannya dalam meniti karier dan mencapai sasaran dalam rangka pengembangan wilayah pengabdiannya,” kata Wagub Sani.

“Liga Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Provinsi Jambi Tahun 2024, saya nyatakan dibuka. Semoga Liga ini berjalan dengan lancar dan sukses,” ujar Wagub Sani.

Pembukaan pertandingan Liga Pamong ini ditandai dengan tendangan bola pertama oleh Wagub Sani.

Selanjutnya, Ketua Penyelenggara Kemas Muhammad Fuad mengatakan, pada hari ini adalah pembukaan perdana Liga Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Provinsi Jambi Tahun 2024, yang hadir pada hari ini seluruh perwakilan alumni yang tercantum dalam IKAPTK se-Provinsi Jambi, yang berasal dari kabupaten/kota se-Provinsi Jambi.

“Selain itu kami juga pada pagi tadi sudah mengadakan pertandingan Billiard dan Domino. Jumlah alumni IKAPTK se-Provinsi Jambi kurang lebih sebanyak 700 orang alumni yang tersebar se-Provinsi Jambi, kami juga ditempa bersama-sama melaksanakan tugas di pemerintah mulai dari kelurahan sampai di Provinsi Jambi ini,” ujar Kemas Fuad.

Advertisement

ADVERTORIAL

Ringankan Beban Wali Murid, Bupati Bondowoso Serahkan 1.000 Seragam Gratis untuk Siswa SD–SMP

DETAIL.ID

Published

on

Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, secara simbolis serahkan 1000 seragam sekolah gratis untuk siswa SD dan SMP di Pendopo setempat, Rabu (17/6/2026). (Foto: DETAIL/Rehan)

DETAIL.ID, Bondowoso – Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, menyerahkan 1.000 seragam sekolah gratis bagi siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), pada Rabu, 17 Juni 2026, di Pendopo Kabupaten Bondowoso.

Anggaran pengadaan 1.000 seragam sekolah tersebut bersumber dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bondowoso.

Bupati Hamid menyampaikan apresiasi setinggi‑tingginya kepada BAZNAS atas terselenggaranya penyaluran bantuan 1.000 stel seragam sekolah tersebut.

“Ini merupakan bukti nyata kehadiran BAZNAS dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, sekaligus meringankan beban wali murid menjelang tahun ajaran baru,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati mengemukakan bahwa bantuan seragam ini bukan sekadar pemberian barang semata, melainkan bentuk investasi sosial dan dorongan semangat bagi para siswa.

“Melalui seragam baru ini, kami berharap tumbuh rasa percaya diri pada diri anak‑anak, berkurangnya kesenjangan sosial di lingkungan sekolah, serta terpacunya semangat belajar agar mereka meraih cita‑cita setinggi langit,” katanya.

Bupati juga mengajak para wali murid untuk terus mendampingi, mengarahkan, dan mendoakan anak‑anaknya, agar kelak tumbuh menjadi generasi yang saleh‑salehah, berakhlak mulia, cerdas, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Bondowoso.

Reporter: Rehan

Continue Reading

ADVERTORIAL

Konsultasi Syarat Pengurusan Berkas Pertanahan, MPP Jadi Pilihan Masyarakat Cari Kepastian Layanan Pertanahan

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Tangerang – Sebelum mengurus sertipikat atau melakukan peralihan hak atas tanah, masyarakat ada yang memilih mencari informasi terlebih dahulu agar proses yang dijalani tidak terhambat kekurangan dokumen maupun kesalahan prosedur. Kehadiran layanan pertanahan di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Tangerang menjadi salah satu sarana yang dimanfaatkan masyarakat untuk mendapatkan kepastian informasi tersebut.

Hal itu yang dilakukan Andri saat datang untuk berkonsultasi terkait proses peralihan hak tanah di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu di Kota Tangerang. Ia mengaku berkonsultasi di loket pelayanan pertanahan milik Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) setempat untuk mencari kepastian informasi mengenai syarat dan dokumen yang harus disiapkan.

“Di loket BPN barusan dijelaskan detail, mulai dari dicek sertipikat asli, AJB (Akta Jual Beli), BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan), sampai PBB (Pajak Bumi dan Bangunan). Jadi kita tahu apa saja yang harus disiapkan dan tidak bingung lagi,” ujar Andri.

Menurutnya, cara petugas loket BPN dalam menjelaskan juga membuat masyarakat lebih nyaman saat berkonsultasi. Suasana pelayanan yang tidak kaku membuat warga lebih leluasa bertanya terkait proses yang belum dipahami.

“Bagus, tadi dijelaskan secara sedetil-detilnya, tidak berbelit-belit. Sebenarnya itu kan yang kami perlukan, informasi yang jelas, disampaikan secara santai, tapi tetap jelas,” ujar Andri.

Pengalaman serupa dirasakan masyarakat asal Tangerang, Bukit Solomon Kusuma Negara ketika mengurus sertipikat tanah untuk rumah milik orang tuanya. Tak perlu buang waktu banyak, ia bisa mengurus dua urusan sekaligus dalam satu waktu. Ia mengurus validasi BPHTB di loket Bapenda dan berkonsultasi mengenai tahapan pendaftaran sertipikat tanah di Loket BPN tanpa harus berpindah-pindah tempat.

“Tadi saya konsultasi di loket BPN, dijelaskan berkas yang dibutuhkan apa saja untuk pendaftaran pertama kali ini. Cukup mudah karena semua layanan bisa terintegrasi di sini. Penjelasan dari petugas juga jelas dan membantu,” kata Bukit Solomon Kusuma Negara.

Sebagai informasi, loket ATR/BPN di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Tangerang ini dilaksanakan pada tiap hari Senin dan Kamis, pukul 08.00-15.00 WIB. Jadwal tersebut merujuk pada nota kesepahaman antara Pemerintah Kota Tangerang dengan Kantor Pertanahan Kota Tangerang. (*)

Continue Reading

ADVERTORIAL

Menteri Nusron Ingin Target PTSL Tahun 2027 Ditambah untuk Perluas Kepastian Hukum bagi Masyarakat

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Jakarta – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menginginkan target program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) pada tahun 2027 ditambah. Menurutnya, PTSL menjadi salah satu program strategis untuk memperluas kepastian hukum hak atas tanah masyarakat melalui pendaftaran tanah secara lengkap berbasis wilayah.

“Pertama, soal prioritas PTSL pada tahun 2027 supaya ditambah. Pada tahun ini dan juga tahun depan, prioritas kami tidak hanya PTSL, tetapi juga penambahan sertipikasi per sektor, yakni sektor perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR),” tutur Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, dalam Rapat Kerja bersama Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis, 11 Juni 2026.

Menteri Nusron menjelaskan, PTSL ini menjadi program strategis karena dilaksanakan berbasis wilayah desa dengan tujuan mewujudkan pendaftaran tanah secara lengkap. Melalui program tersebut, seluruh bidang tanah dalam satu desa didaftarkan secara bersamaan, mulai dari rumah tinggal, lahan pertanian, perkebunan, tanah wakaf, tempat ibadah, hingga area pemakaman.

“Kalau PTSL berbasis wilayah desa, maka seluruh bidang tanah dalam satu desa didaftarkan secara bersamaan. Namun, bagi masyarakat yang belum terjangkau PTSL, khususnya di sektor perumahan, kami menyiapkan skema sertipikasi gratis. Ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program Tiga Juta Rumah agar MBR memperoleh kepastian hukum atas rumah yang mereka tempati,” ujar Menteri Nusron.

Selain melalui PTSL, Kementerian ATR/BPN menjalankan program sertipikasi rumah bagi MBR untuk menjangkau masyarakat yang belum terfasilitasi melalui program PTSL. Langkah ini juga menjadi bagian dari dukungan Kementerian ATR/BPN terhadap program Tiga Juta Rumah yang dicetuskan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Untuk mendukung program tersebut, di tahun 2026 ini Kementerian ATR/BPN mendapat target menyertipikasi satu juta rumah bagi MBR. Dalam menjalankan program sertipikasi tanah ini, Menteri Nusron mengatakan bahwa Kementerian ATR/BPN membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah maupun Anggota DPR RI guna mengidentifikasi masyarakat yang memenuhi kriteria penerima. Rumah milik MBR yang belum bersertipikat, termasuk yang menerima program bedah rumah pada periode 2016-2025, dapat diusulkan untuk mengikuti program sertipikasi gratis tersebut.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf, yang menjadi pimpinan rapat kerja kali ini pun menyampaikan dukungannya terhadap program Kementerian ATR/BPN, termasuk usulan penambahan target PTSL.

“Terkait usulan penambahan target PTSL yang terintegrasi, saya sependapat karena program ini memiliki dampak langsung bagi masyarakat dan layak menjadi salah satu program prioritas pada Tahun Anggaran 2027,” katanya.

Adapun dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI ini, turut hadir mendampingi Menteri ATR/Kepala BPN, Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan. Hadir pula sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama di lingkungan Kementerian ATR/BPN. (*)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs