ADVERTORIAL
Komisi III DPRD Provinsi Jambi Terima Kunjungan Forum BPD Se-Tabir Raya Kabupaten Merangin
Jambi – Sekretaris Komisi III DPRD Provinsi Jambi, Ahmad Fauzi Ansori menerima kunjungan Forum Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Tabir Raya, Kabupaten Merangin, Jumat, 9 Agustus 2024.
Dalam pertemuan yang digelar di Ruang Banggar Gedung DPRD Provinsi Jambi itu, Forum BPD se-Tabir Raya yang terdiri dari 8 kecamatan itu menyampaikan beberapa aspirasi untuk kemajuan di wilayah tersebut.
Ketua Forum BPD se-Tabir Raya, Ridho Kurniawan mengatakan BPD mempunyai tanggungjawab menyerap aspirasi masyarakat dan menyampaikan kembali kepada anggota DPRD Provinsi Jambi, baik terkait infrastruktur dan program-program lainnya.
“Kami BPD harus melalukan inovasi agar aspirasi masyarakat di level paling bawah tersampaikan dan bisa membantu pemerintah desa mewujudkan cita-cita pembangunannya,” kata Ridho.
Ia menyebut kerusakan infrastruktur di wilayah Tabir, seperti ruas jalan Bungo Tanjung-Margo ke daerah Tabir Timur itu masih rusak parah dan memprihatinkan. Meski itu jelas kewenangan kabupaten, BPD se-Tabir Raya akan terus mendorong dan memperjuangkannya agar aspirasi masyarakat tersampaikan.
Sementara Sekretaris Komisi III DPRD, Ahmad Fauzi Ansori mengakui banyak infrastruktur jalan rusak yang perlu mendapat perhatian di wilayah Tabir. Namun hal tersebut katanya masih terkendala anggaran sehingga banyak infrastruktur yang belum tersentuh perbaikan.
“Kita tau anggaran kita tidak cukup untuk memperbaikan kerusakan jalan di Provinsi Jambi. Namun kami DPRD Provinsi tentu akan memperjuangkan aspirasi masyarakat yang disampaikan Forum BPD ini,” ujar Fauzi.
Ia juga menyebut kerusakan jalan khususnya jalan provinsi seperti di Kabupaten Merangin memang membuat cost transportasi jadi tinggi. Sebab itu dewan akan mendorong agar jalan-jalan yang rusak secepatnya tersentuh perbaikan.
“Kita kaya dengan Sumber daya alam kita miliki seperti sawit, tapu kalau jalannya buruk tentu ongkos angkut menjadi mahal. Maka tugas kami sebagai wakil khususnya Dapil Merangin yang memperjuangkannya ke depan,” kata Fauzi.
Fauzi juga mengapresiasi BPD se-Tabir Raya yang proaktif menyampaikan aspirasi. Menurutnya ini pertama kali Forum BPD menyampaikan aspirasi ke DPRD Provinsi Jambi.
“Ini pertama kali Forum BPD menyampaikan aspirasi ke DPRD Provinsi Jambi. Dan tentu mereka sudah terlebih dahulu menganalisia mana kebutuhan masyarakat yang menjadi prioritas. Dan itu yang mereka perjuangkan,” ujar Fauzi.
ADVERTORIAL
Dari Mekkah, Gus Fawait Tegaskan Standar Layanan SPPG Jember
DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, memberi arahan kepada Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Jember melalui Zoom dari Tanah Suci Mekkah, dalam rapat koordinasi yang digelar Satgas di Pendapa Wahyawibawagraha pada Senin malam, 2 Maret 2026.
Perwakilan masing-masing SPPG hadir langsung di pendapa untuk mengikuti rapat tersebut.
Gus Fawait mengikuti jalannya koordinasi meski sedang menjalani ibadah umrah.
Dalam arahannya, ia menyampaikan hasil evaluasi Badan Gizi Nasional (BGN) terhadap pelaksanaan program di Jember.
Ia menyebut BGN menjatuhkan sanksi kepada dapur yang tidak memenuhi standar pelayanan.
“Bagi dapur yang tidak memenuhi standar pelayanan, maka akan ada sanksi tegas dari BGN,” katanya saat memberikan arahan via zoom, Senin, 2 Maret 2026.
Gus Fawait juga mengungkapkan adanya tiga dapur di Jember yang terkena sanksi suspend akibat ketidaksesuaian menu selama Ramadan.
“Kemarin saya dapat kabar, ada 3 dapur yang di suspend oleh BGN, karena dinilai memberikan menu yang tidak sesuai selama Ramadan ini,” ujarnya.
Ia menyatakan Pemerintah Kabupaten Jember mendukung langkah BGN dalam menjaga mutu layanan program gizi.
“Saya sebagai kepala daerah tentu mendukung keputusan dari BGN,” ucapnya.
Gus Fawait meminta seluruh pengelola SPPG fokus memperbaiki layanan agar tidak ada lagi dapur yang menerima sanksi.
“Saya berharap tidak ada lagi dapur yang di suspend oleh BGN. Ayo berikan pelayanan yang terbaik bagi anak-anak kita,” katanya.
Ia juga menyampaikan rencana pemberian penghargaan pada akhir tahun bagi SPPG dengan kinerja terbaik.
“Nanti kita akan berikan awarding di akhir tahun, bagi SPPG di Jember yang memberikan pelayanan terbaik,” tuturnya.
Reporter: Dyah Kusuma
ADVERTORIAL
Pemkab Jember Dorong Pj Kades Patemon Terbitkan Perkades APBDes demi Pulihkan Layanan Desa
DETAIL.ID, Jember – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jember, Adi Wijaya, menyarankan Penjabat (Pj) Kepala Desa Patemon segera menyusun Peraturan Kepala Desa (Perkades) tentang APBDes di Desa Patemon.
Hal tersebut sebagai langkah mengatasi kelumpuhan layanan pemerintahan akibat mandeknya pembahasan Perdes APBDes bersama BPD.
Langkah ini menjadi solusi darurat agar operasional pemerintahan desa, termasuk pembayaran gaji perangkat desa, tetap berjalan meski belum ada persetujuan bersama terkait Perdes APBDes.
Adi Wijaya merujuk pada ketentuan dalam Permendagri Nomor 110 Tahun 2016 dan Nomor 20 Tahun 2018 yang mengatur penggunaan Perkades dalam kondisi tertentu.
“Dalam hal Perdes APBDes belum ada proses pembahasan atau persetujuan bersama, maka teman-teman bisa menggunakan Perkades APBDes untuk mencairkan belanja operasionalnya. Jadi, gaji dan lain sebagainya itu bisa dibayarkan,” ujar Adi Wijaya, Senin, 2 Maret 2026.
Menurut Adi, opsi Perkades APBDes menjadi langkah jangka pendek paling realistis guna memastikan kebutuhan dasar organisasi pemerintahan desa tetap berjalan demi pelayanan kepada masyarakat.
DPMD Jember juga melakukan koordinasi gabungan bersama unsur Forkopimda serta melibatkan Muspika Pakusari untuk mengawal proses tersebut.
Selain itu, DPMD siap menurunkan sumber daya manusia guna memberikan bimbingan teknis apabila dibutuhkan oleh pihak desa maupun kecamatan.
“DPMD siap untuk memfasilitasi. Jika memang masih membutuhkan panduan, kami akan turunkan sumber daya kami maupun bisa langsung berkonsultasi di kantor kami,” kata Adi Wijaya.
Reporter: Dyah Kusuma
ADVERTORIAL
DPRD Provinsi Jambi Siapkan Pansus Percepatan Jalan Khusus Batu Bara
Jambi – DPRD Provinsi Jambi menegaskan komitmennya dalam mengawal penyelesaian pembangunan jalan khusus atau hauling batu bara di Provinsi Jambi. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga iklim investasi tetap kondusif sekaligus mengatasi persoalan kemacetan yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
Ketua DPRD Provinsi Jambi, Muhammad Hafiz Fattah, menyampaikan hal tersebut usai menerima audiensi dan surat resmi dari Keluarga Besar Pemuda Pancasila yang turut memberikan perhatian terhadap persoalan angkutan batu bara.
Menurut Hafiz, kemacetan akibat aktivitas kendaraan batu bara sudah menjadi persoalan serius yang berdampak langsung pada kenyamanan masyarakat. Ia menegaskan pembangunan jalan khusus batu bara merupakan solusi jangka panjang yang tidak bisa lagi ditunda.
Proyek tersebut sebelumnya ditargetkan rampung pada 2024, namun hingga memasuki 2026 belum juga selesai. Sejumlah kendala di lapangan seperti penolakan, persoalan ganti rugi lahan, hingga izin pemakaian kawasan hutan produksi menjadi hambatan dalam proses pembangunan.
Untuk memastikan progres berjalan sesuai rencana, DPRD berencana membentuk Panitia Khusus (Pansus) percepatan jalan batu bara sebagai bentuk pengawasan ketat terhadap proyek strategis tersebut.
Berdasarkan rapat terakhir di rumah dinas gubernur, proyek ini diharapkan dapat diselesaikan pada Agustus atau September 2026.


