Connect with us
Advertisement

DAERAH

Fakta Sahih, Investor Saham dari Kalangan Milenial Terus Bertambah

Published

on

Kepala PT BEI Perwakilan Provinsi Sumut, Muhammad Pintor Nasution mengungkapkan kalau jumlah investor saham dari kalangan milenial semakin bertambah. (DETAIL/ist)

DETAIL.ID, Medan – Ini ada sebuah fakta sahih dan tidak terbantahkan yang datang dari kantor PT Bursa Efek Indonesia (BEI), yaitu para investor saham dari kalangan milenial di Indonesia terus bertambah dari waktu ke waktu.

“Kesannya, di usia menjelang separuh abad, wajah pasar modal Indonesia tidak nampak menua, justru semakin belia dengan terus bertambahnya investor saham dari kalangan milenial,” kata Muhamad Pintor Nasution pada Rabu, 19 September 2024.

Kepada para wartawan di Medan, Kepala PT BEI Perwakilan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) ini mengakui penambahan investor dari kalangan milenial kian mewarnai gerak aktivitas pasar modal selama tahun 2024.

“Terus terang, kami dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI), kerap melakukan serangkaian edukasi dan sosialisasi pasar modal kepada seluruh masyarakat lewat berbagai kegiatan di seluruh Indonesia,” ujar Pintor.

“Hal itu kami lakukan, tentu saja dengan harapan terjadi peningkatan aktivitas di pasar modal, termasuk dari segi penumbuhan jumlah investor., baik investor dari kalangan karyawan atau pun kalangan milenial,” kata ia menambahkan.

Ia menjelaskan, program edukasi keuangan dan pasar modal dari BEI dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, khususnya berinvestasi di pasar modal.

Upaya ini, menurut Pintor, didukung dengan adanya program Sekolah Pasar Modal (SPM) sebagai ujung tombak program literasi dan inklusi pasar modal yang dilaksanakan melalui 29 Kantor Perwakilan BEI di seluruh Indonesia.

Pihaknya mencatat, sampai dengan 31 Agustus 2024, BEI telah melakukan 15.728 kegiatan literasi dan edukasi keuangan di seluruh Indonesia dengan rincian 7.657 kegiatan bersifat offline, 4.186 kegiatan bersifat online.

“Sedangkan untuk kegiatan dengan Duta Pasar Modal (DPM), hingga Juli 2024 telah dilakukan sebanyak 3.885 kegiatan,” ucap Pintor Nasution merinci.

Selain itu, pihaknya juga mencatat kalau jumlah peserta yang teredukasi juga mengalami peningkatan yakni 3.157.641 peserta pada tahun 2023 menjadi 15.333.848 peserta.

“Baik diedukasi secara daring maupun luring dari Januari sampai 31 Agustus 2024, data tersebut termasuk 2.642.664 peserta dari kegiatan DPM hingga Juli 2024,” tuturnya.

Hal ini, kata dia, juga terlihat dari data penambahan investor baru pasar modal tercatat sejumlah 1,49 juta investor baru sejak Januari sampai 31 Agustus 2024.

“Atau meningkat sebesar 12,27 persen menjadi 13,66 juta investor dibandingkan jumlah investor tahun 2023 sebesar 12,16 juta investor,” ujar Pintor lebih lanjut.

Dari jumlah tersebut, kata dia, terdapat penambahan jumlah investor baru saham sebanyak 671 ribu menjadi 5,92 juta investor per 31 Agustus 2024.

“Dari sebelumnya 5,2 juta investor saham per tahun 2023, atau meningkat sebesar 12,78 persen,” kata ia melanjutkan.

“Nah, agar jumlah investor terus bertambah, BEI berkomitmen penuh untuk mengedukasi masyarakat Indonesia melalui literasi pasar modal Indonesia,” ucap Pintor .

Dalam melaksanakan seluruh program dan kegiatan edukasi, ia bilang, BEI memiliki 29 Kantor Perwakilan se-Indonesia dan satu kantor pusat BEI di Jakarta.

“Semua fasilitas kantor kami tersebut siap mengedukasi masyarakat bersama stakeholders, baik secara offline atau online dan tanpa dipungut biaya atau gratis,” tutur Muhamad Pintor Nasution.

Reporter: Heno

Advertisement

DAERAH

Bupati H M Syukur: Empat RT di Empang Benao akan Terang

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Merangin – Setelah warga Dusun Rantau Palimbang Desa Rantau Limau Manis, Kecamatan Tabir Ilir yang segera menikmati aliran listrik, sekarang giliran rumah-rumah warga di empat Rukun Tetangga (RT) di Desa Empang Benao akan terang.

Kabar gembira untuk sekitar 200 orang Kepala Keluarga (KK) di RT 08, RT 10. RT 07 dan RT 11 itu, sebagaimana dikatakan Bupati H M Syukur menyusul telah datangnya truk pengangkut tiang PLN di Desa Empang Benao, Selasa malam, 8 September 2026.

“Alhamdulillah tiang-tiang PLN itu sudah tiba di Desa Empang Benao, semoga ini berkah karena rumah-rumah warga akan segera terang benderan dialiri listrik PLN,” ujar Bupati Merangin H M Syukur di rumah dinasnya, Selasa malam, 8 September 2026.

Kedatangan material jaringan listrik tersebut, disambut baik masyarakat setempat. Camat Pamenang, Pargito bersama Kepala Desa Empang Benao, M Yusuf menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati H M Syukur.

“Saya bersama Pak Kades mewakili warga di empat RT itu, sangat berterimakasih kepada Pak Bupati atas perjuangannya menerangkan empat RT yang memang belum tersentuh aliran listrik PLN,” ujar Pargito dibenarkan M Yusuf.

Nanti lanjut Camat Pamenang, pemasangan tiang listrik PLN itu, akan dimulai dari kawasan Pemakaman Umum (TPU) warga Desa Empang Benao menuju lapangan bola desa tersebut.

Mengingat tiang-tiang PLN itu sudah datang, masyarakat berharap proses pemasangan jaringan PLN dapat segera dilakukan, sehingga rumah-rumah warga di empat RT tersebut, dalam waktu dekat akan terang benderang. (*)

Continue Reading

DAERAH

Menteri Nusron Peringatkan Pengusaha: Kebakaran Lahan Dapat Batalkan HGU

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Jakarta – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan bahwa tindakan pembukaan lahan dengan cara pembakaran bisa menyebabkan pengusaha kehilangan Hak Guna Usaha (HGU)-nya. Hal tersebut ia sampaikan saat Rapat Koordinasi (Rakor) antara Pemerintah dengan Perusahaan Pemegang HGU dalam Penanggulangan dan Penanganan Puncak Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2026, di Graha Marinir Panti Perwira, Jakarta Pusat, Senin, 7 September 2026.

“Jadi kalau lahan terbakar itu dapat dibatalkan HGU-nya. Setelah melalui tahapan identifikasi dan inventarisasi, tinjauan lapangan atau verifikasi, pengkajian, pemberitahuan, dan pelepasan atau pembatalan HGU, apabila terbukti tidak dipenuhi (kewajibannya), HGU-nya dapat dibatalkan oleh menteri,” ujar Menteri Nusron di hadapan ratusan pengusaha pemegang HGU yang hadir dalam Rakor.

Ketentuan mengenai pembatalan HGU pada lahan terbakar diatur dalam Peraturan Menteri ATR/Kepala BPN Nomor 15 Tahun 2016. Menteri Nusron menjelaskan, berdasarkan ketentuan tersebut, HGU akan dihentikan sebelum jangka waktunya berakhir apabila pengelolaan usaha secara tidak bertanggung jawab membuka atau mengolah lahan dengan cara membakar.

“Kalau terbakarnya itu kurang dari 50% dari total lahan yang diberi HGU, maka yang dibatalkan adalah lokasi yang terdapat kebakaran. Tetapi, kalau kebakarannya di atas 50% dari total lahan HGU, misalnya HGU-nya 5.000 hektare, kebakarannya 3.000 hektare, maka pembatalannya dapat dilakukan keseluruhannya,” kata Menteri Nusron.

Selain potensi sanksi, pemegang HGU juga memiliki berbagai kewajiban yang tercantum dalam Surat Keputusan Pemberian HGU. Pemegang hak diwajibkan menyediakan sarana dan prasarana pengendalian kebakaran, sumber air, melakukan tata kelola air, serta melakukan pencegahan, pemadaman, dan penanganan pascakebakaran.

Menteri Nusron kemudian mengajak para pengusaha untuk bekerja sama mencegah dan mengatasi kebakaran hutan yang terjadi berbagai daerah di Indonesia. “Kami harapkan kita semua bersama-sama menangani dan memitigasi bencana ini untuk kemaslahatan masyarakat luas dan bangsa negara,” ucapnya.

Turut menyampaikan pengarahan dalam Rakor ini, sejumlah Menteri dan Kepala Lembaga Kabinet Merah Putih, Kepala Kepolisian Republik Indonesia dan Jaksa Agung. Mendampingi Menteri Nusron, Direktur Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah, Asnaedi; Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang, Lampri; serta Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol, Achmad. (*)

Continue Reading

DAERAH

Kapolres Jember Temui PWI, Buka Ruang Kritik dan Evaluasi

DETAIL.ID

Published

on

Kapolres Jember saat berkunjung ke Kantor PWI Jember, Selasa (8/9/2026). (Foto: DETAIL/Dyah Kusuma)

DETAIL.ID, Jember – Kapolres Jember, AKBP Alaiddin, membuka ruang komunikasi dengan insan pers saat berkunjung ke Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jember, Selasa, 8 September 2026.

AKBP Alaiddin datang bersama sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Jember dan diterima langsung Ketua PWI Jember, Sugeng Prayitno, beserta jajaran pengurus.

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana akrab dengan pembahasan seputar hubungan kepolisian dan media.

Dalam pertemuan itu, AKBP Alaiddin menyebut pers sebagai salah satu mitra strategis kepolisian dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Ia juga menekankan perlunya komunikasi langsung agar informasi yang berkembang di ruang publik dapat diklarifikasi dan disampaikan secara akurat.

“Polri dan pers merupakan mitra strategis. Kami akan terus bersinergi dengan baik serta berkomitmen membangun komunikasi yang sehat dan profesional,” ujar AKBP Alaiddin.

Menurut Alaiddin, media tidak hanya menjadi saluran informasi mengenai kegiatan kepolisian.

Kritik dan masukan dari wartawan juga dapat menjadi bahan evaluasi bagi Polres Jember dalam menjalankan pelayanan kepada masyarakat.

Ia berharap hubungan dengan PWI Jember tidak berhenti pada pertemuan kelembagaan.

Komunikasi secara berkala dinilai dapat memperkecil ruang kesalahpahaman ketika muncul persoalan yang menjadi perhatian publik.

Ketua PWI Jember, Sugeng Prayitno, mengatakan pihaknya menyambut terbuka kedatangan Kapolres Jember bersama jajaran.

Ia menilai pertemuan tersebut memberikan ruang bagi kedua pihak untuk menyampaikan pandangan secara langsung.

“Kami sangat senang dan terbuka menerima masukan dari Kapolres Jember. Tentunya ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami,” ucap pria yang akrab disapa Supra tersebut.

Supra mengatakan, PWI Jember tetap menempatkan kerja jurnalistik dalam koridor kode etik dan prinsip keberimbangan.

Kemitraan dengan kepolisian, menurutnya, tidak menghilangkan fungsi pers dalam menyampaikan informasi sekaligus melakukan kontrol sosial.

Ia juga menyebut kepolisian memiliki kebutuhan terhadap media dalam menyampaikan informasi mengenai keamanan, ketertiban, pelayanan publik, maupun program kepolisian kepada masyarakat.

Karena itu, komunikasi dua arah dinilai dapat menjadi ruang untuk melakukan klarifikasi ketika terdapat informasi yang belum utuh atau berkembang di tengah masyarakat.

“Kami berharap sinergitas yang telah terjalin antara PWI Jember dan Polres Jember dapat terus dipertahankan serta ditingkatkan pada masa mendatang,” katanya.

Pertemuan Kapolres Jember dengan PWI Jember tersebut ditutup dengan kesepakatan untuk menjaga komunikasi antara kedua pihak.

Hubungan tersebut diarahkan tetap berjalan dalam koridor profesional, dengan pers menjalankan fungsi jurnalistik dan kepolisian memberikan akses informasi kepada publik. (*)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs