ADVERTORIAL
Gubernur Jambi Serahkan Bantuan Kepada 376 Orang Penerima Dumisake
Jambi – Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH menyerahkan bantuan secara simbolis kepada penerima bantuan beasiswa Dumisake Pemerintah Provinsi Jambi sebanyak 376 orang, diantaranya 300 orang penerima bantuan beasiswa Dumisake S1 kurang mampu/miskin dan 76 orang penerima program beasiswa Dumisake S3 Luar dan Dalam Negeri.
Hal tersebut dilaksanakan pada Penyerahan secara Simbolis Bantuan Beasiswa Dumisake Pemerintah Provinsi Jambi Tahun 2024, dengan tema ”Melalui Program Dumisake Pemerintah Provinsi Jambi Kita Wujudkan Sinkronisasi serta Sinergitas Kegiatan Bidang Pendidikan di Provinsi Jambi Tahun 2024 Menuju Jambi MANTAP 2024”, bertempat di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Selasa, 24 September 2024.
“Selamat saya sampaikan kepada Bapak, Ibu, Saudara, dan Saudari sekalian penerima Program Bantuan Beasiswa Dumisake Pemerintah Provinsi Jambi yang hari ini secara simbolis akan diterima oleh para penerima. Pada tahun 2024, Penerima Program Bantuan Beasiswa Dumisake S1 kurang mampu/miskin dan berprestasi sejumlah 300 orang, dan Penerima Program Beasiswa Dumisake S3 Luar Negeri dan Dalam Negeri sejumlah 76 orang,” ujar Gubernur Al Haris.
“Semoga bantuan beasiswa Program Dumisake ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, dioptimalkan untuk meningkatkan kualitas diri melalui pendidikan,” kata Gubernur Al Haris.
Gubernur Al Haris mengatakan, pendidikan menjadi salah satu dimensi dasar pembangunan manusia karena tak hanya mendapatkan pengajaran keahlian khusus tetapi juga sesuatu yang lebih mendalam, seperti pengetahuan, pertimbangan, dan kebijaksanaan.
“Pendidikan merupakan proses transfer yang meliputi transfer pengetahuan, nilai atau angka, dan kesadaran tentang titik yang dituju menjadi upaya untuk menciptakan sumber daya manusia yang lebih unggul dan matang yang berperan penting sebagai modal pembangunan suatu negara atau daerah,” kata Gubernur Al Haris.
Gubernur Al Haris mengungkapkan, berdasarkan data BPS Provinsi Jambi, capaian Indeks Pembangunan Manusia Provinsi Jambi tahun 2023 senilai 73,73 poin mengalami peningkatan sebesar 0,62 poin dari tahun 2022. Angka ini terus meningkat setiap tahunnya, hal ini menunjukkan semakin membaiknya pembangunan manusia di Provinsi Jambi.
“Terkait hal tersebut, dalam Visi Jambi MANTAP pada misi ketiga Memantapkan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dengan tujuan pembangunan Pemerintah Provinsi Jambi adalah Meningkatnya kualitas sumber daya manusia yang terdidik, sehat, berbudaya, agamis dan berkesetaraan gender, salah satunya diupayakan melalui meningkatnya kualitas pendidikan dengan pemberian beasiswa untuk S1 dan S3 serta bantuan pendidikan untuk siswa tidak mampu atau berprestasi,” ujar Gubernur Al Haris.
Gubernur Al Haris menuturkan, program bantuan pendidikan beasiswa yang termasuk dalam Program Dumisake Pemerintah Provinsi Jambi ini menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Provinsi Jambi dalam membentuk SDM yang cerdas intelektual maupun sosial. Dan diharapkan melalui ketersediaan biaya pendidikan bagi sumber daya manusia Provinsi Jambi ini, baik untuk menempuh pendidikan didalam maupun luar negeri, dengan beragam pengalaman sosial yang diperoleh selama masa pendidikan, dapat menjadi ikhtiar untuk menciptakan masyarakat yang cerdas intelektual sekaligus memiliki nilai luhur dan berbudaya.
“Selaku Kepala Daerah, saya berharap apa yang diberikan ini dapat meringankan beban pendidikan Bapak, Ibu, Saudara dan Saudari sekalian, memupuk semangat untuk terus belajar, bersekolah, melanjutkan pendidikan tanpa ujung, menciptakan para pembelajar sepanjang hayat. Selain menjadi bentuk nyata komitmen dan perhatian Pemerintah Provinsi Jambi terhadap pendidikan, dalam Program Beasiswa Dumisake ini juga terselip harapan kepada para penerima untuk turut memberikan kontribusinya bagi pembangunan daerah,” tutur Gubernur Al Haris.
“Saya dan seluruh masyarakat Provinsi Jambi berharap dengan keilmuan dan kompetensi di bidang masing-masing, bapak, ibu, dan saudara saudari sekalian dapat menyumbangkan gagasan, ide, solusi, dan kerja nyata untuk mengatasi berbagai permasalahan dan tantangan pembangunan, demi mewujudkan daerah dan masyarakat yang maju dan sejahtera secara berkelanjutan. Semoga beasiswa ini menjadi berkah tidak hanya bagi penerima, tetapi juga menjadi ikhtiar untuk mewujudkan kemaslahatan bersama,” tutur Gubernur Al Haris.
ADVERTORIAL
Kabupaten Jember Sabet Penghargaan Nasional Berkat Inovasi Pelayanan Publik
DETAIL.ID, Jember – Kabupaten Jember kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional melalui program inovatif yang dicanangkan oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait.
Penghargaan tersebut dianugerahkan oleh CNN Indonesia dalam ajang CNN Indonesia Awards 2026 bertajuk Karya Nyata untuk Indonesia Berdaya pada Jumat, 6 November 2026 di Ballroom Hotel JW Marriott, Jakarta.
Penghargaan bergengsi itu diberikan atas komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam memperkuat kualitas pelayanan publik hingga ke tingkat desa.
Penguatan tata kelola pemerintahan ini diwujudkan melalui efektivitas program Homecare serta layanan pengaduan Gerakan Nasional Pelayanan Publik bernama Wadul Gus’e.
Melalui terobosan tersebut, masyarakat dapat dengan mudah mengakses berbagai fasilitas kesehatan dasar serta layanan administrasi pemerintahan.
Selain itu, warga juga dapat menyampaikan aspirasi dan pengaduan secara langsung tanpa bergantung pada pusat layanan konvensional.
Kendati Kabupaten Jember kerap meraih penghargaan tingkat nasional, pimpinan daerah sering menugaskan jajaran Pemkab Jember untuk mewakili penerimaannya.
Langkah itu dilakukan karena Gus Fawait memilih tetap berfokus menyelesaikan berbagai agenda kerja pelayanan masyarakat Kabupaten Jember.
Meskipun berhalangan hadir secara langsung, Gus Fawait menyampaikan apresiasi yang mendalam atas pengakuan skala nasional tersebut.
Pihaknya menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi dorongan semangat untuk terus melayani masyarakat secara selaras dengan kebijakan pemerintah pusat.
“Apresiasi tingkat nasional ini dinilai menjadi vitamin yang sangat berharga bagi Pemkab Jember. Semangat pelayanan terpadu ini akan terus dipacu agar dampak pembangunan dapat dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat,” ucap Bupati Jember, Gus Fawait.
Pada prosesi penganugerahan di Jakarta, kehadiran Bupati Jember diwakili secara resmi oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jember, Akhmad Helmi Luqman.
Kepala Diskominfo menerima piala penghargaan tersebut atas nama Pemerintah Kabupaten Jember.
Seremoni penyerahan penghargaan berjalan dengan khidmat sebagai bentuk pengakuan publik terhadap transformasi pelayanan masyarakat di Kabupaten Jember, yang diharapkan mampu memperkuat komitmen seluruh perangkat daerah dalam menghadirkan inovasi pelayanan publik yang responsif dan berdaya guna. (*)
ADVERTORIAL
Gus Fawait Ungkap Pendidikan Agama Jadi Solusi Utama Tuntaskan Persoalan Kompleks di Jember
DETAIL.ID, Jember – Berbagai persoalan rumit di tingkat lokal hingga nasional diyakini dapat diatasi melalui penguatan sektor pendidikan dan penanaman nilai-nilai keagamaan.
Fondasi akhlak mulia ini dinilai mutlak untuk membentengi generasi penerus dari dampak buruk berbagai pengaruh negatif di era modern.
Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Bupati Jember, Gus Fawait, ketika menghadiri kegiatan Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan (Bunga Desaku) di Kantor Desa Sukoreno, Kecamatan Umbulsari, pada Selasa, 3 November 2026.
Di hadapan para guru ngaji, tokoh agama, serta masyarakat, ia menegaskan bahwa ilmu yang berlandaskan agama adalah bekal utama pembentukan karakter.
Pemerintah Kabupaten Jember memberikan atensi khusus kepada para pendidik keagamaan dari beragam latar belakang keyakinan.
Kelompok pengajian, majelis taklim, dan kegiatan rohani lintas agama dinilai memiliki peran vital dalam melahirkan generasi bangsa yang saleh, salehah, dan berkualitas.
Komitmen kuat juga disampaikan pemkab untuk terus bersinergi bersama para guru ngaji demi menyemarakkan kegiatan rohani warga.
“Dengan semakin maraknya majelis ilmu dan pengajian, diharapkan Kabupaten Jember senantiasa dilimpahi keberkahan dan kemakmuran,” kata Gus Fawait.
Di samping fokus pada pembangunan sumber daya manusia daerah, ia turut mengajak warga untuk mendoakan para pemimpin bangsa, khususnya Presiden Prabowo Subianto beserta jajaran pemerintahan pusat.
Persatuan dan kesatuan antarwarga dipandang sebagai landasan kokoh untuk mencapai cita-cita bersama.
“Semangat kebersamaan yang berakar dari nilai-nilai luhur kebangsaan dan keagamaan diyakini menjadi kunci utama dalam membawa bangsa Indonesia, khususnya Kabupaten Jember, menjadi daerah yang semakin unggul dan disegani,” tuturnya. (*)
ADVERTORIAL
Warga Jember Rasakan Manfaat Nyata Layanan JKN, Berobat Jadi Lebih Tenang
DETAIL.ID, Jember – Kehadiran Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dirasakan langsung oleh masyarakat dari berbagai kalangan sebagai bentuk perlindungan saat membutuhkan layanan medis.
Hal tersebut dialami Fatimah (45), seorang ibu rumah tangga yang berasal dari Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, yang telah lama terdaftar sebagai peserta JKN.
Bagi dirinya, program ini menghadirkan rasa tenang bagi keluarga manakala harus menjalani proses pengobatan di fasilitas kesehatan.
Sebagai bagian dari peserta JKN segmen Pekerja Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja yang mendapatkan fasilitasi dari Pemerintah Daerah, Fatimah menceritakan pengalamannya ketika menghadapi gangguan kesehatan pada saluran kemih atau urologi.
Kondisi tersebut memaruskannya memperoleh penanganan medis secara komprehensif hingga harus dirujuk ke rumah sakit.
Situasi itu membuatnya menyadari bahwa ketersediaan jaminan pembiayaan kesehatan sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya untuk mengantisipasi besarnya biaya pemeriksaan lanjutan maupun tindakan medis di rumah sakit.
“Bagi saya, Program JKN ini sangat membantu. Kita tidak pernah tahu kapan akan sakit dan membutuhkan pengobatan. Dengan adanya JKN yang iurannya ditanggung pemerintah, saya merasa lebih tenang karena ketika saya atau keluarga membutuhkan pelayanan kesehatan, tidak perlu terlalu khawatir memikirkan biaya pengobatannya,” ujar Fatimah, Jumat, 30 Oktober 2026.
Selain aspek pembiayaan, kemudahan akses serta mutu pelayanan di fasilitas kesehatan turut mendatangkan kesan positif baginya selama menjalani rangkaian perawatan.
Ia menilai pihak fasilitas kesehatan terus berbenah memberikan pelayanan terbaik demi kenyamanan pasien.
“Selama menggunakan JKN, saya merasa sangat terbantu dengan pelayanan yang diberikan. Ketika membutuhkan pengobatan, kami bisa mendapatkan penanganan sesuai prosedur. Saya juga melihat rumah sakit terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanannya agar pasien merasa lebih nyaman,” tuturnya.
Di akhir pengalamannya, Fatimah menyampaikan harapan agar Program JKN dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga.
Menurutnya, program ini merefleksikan semangat gotong royong dalam memenuhi hak dasar kesehatan bagi masyarakat luas.
“Menurut saya, JKN sangat bermanfaat bagi masyarakat. Jangan sampai kita baru menyadari pentingnya jaminan kesehatan ketika sudah sakit. Saya berharap program ini terus ada dan semakin baik pelayanannya, karena manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat seperti kami,” ucapnya. (*)



