ADVERTORIAL
Pjs Sudirman Buka Raker Dewan Pengurus Korpri Provinsi Jambi Masa Bakti 2024-2029
Jambi – Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Jambi yang juga merupakan selaku Ketua KORPRI Provinsi Jambi Dr. H. Sudirman, SH, MH mengatakan pentingnya perhatian terhadap anggota KORPRI, baik dari segi kualitas, kesejahteraan, maupun perlindungan.
Hal ini dikatakannya pada saat membuka Rapat Kerja Dewan Pengurus KORPRI Provinsi Jambi Masa Bakti 2024-2029, bertempat di Gedung Mahligai Bank Jambi, Kota Jambi, Kamis, 17 Oktober 2024.
Dalam kata sambutannya, Pjs. Gubernur Sudirman mengatakan, perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah adalah tahapan-tahapan kegiatan yang melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan didalamnya, termasuk peran penting dari pegawai Republik Indonesia.
“Eksistensi KORPRI berperan penting dalam kemajuan daerah dan negara. Dewan Pengurus KORPRI Provinsi Jambi, yang membina seluruh pegawai Republik Indonesia, khususnya Provinsi Jambi, untuk mandiri, bebas, aktif, profesional, netral, produktif, dan bertanggung jawab, guna meningkatkan pengabdiannya dalam mengisi kemerdekaan dan pelaksanaan pembangunan, serta kesetiaan kepada cita-cita perjuangan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945,” ujar Pjs. Gubernur Sudirman.
“Apresiasi yang tinggi saya sampaikan kepada Bapak/Ibu Dewan Pengurus KORPRI Provinsi Jambi yang telah menginisiasi rapat kerja ini serta kepada peserta rapat, yang telah semangat untuk hadir dan berpartisipasi dalam rapat kerja tahunan ini,” tuturnya.
Pjs. Gubernur Sudirman berharap kepada seluruh pengurus Korpri dapat meningkatkan persatuan dan kesatuan serta kesolidan menuju KORPRI yang semakin maju dan kuat.
“Dengan kuatnya KORPRI, maka akan menjadi perekat pemersatu bangsa, demi mewujudkan kemajuan pembangunan daerah yang kita cintai,” ucapnya.
“Rapat kerja ini dapat dimanfaatkan dan dioptimalkan sebaik-baiknya, sehingga dapat menyatukan persepsi yang sejalan dan seirama guna menghasilkan program dan kebijakan yang berarti bagi peningkatan kualitas KORPRI sebagai pengayom, pelindung, dan peningkatan kesejahteraan dan kualitas anggotanya, agar para anggotanya dapat dengan optimal dan profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Pjs. Gubernur Sudirman mengatakan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai anggota KORPRI harus menjalankan empat fungsi utama.
“Fungsi pertama adalah pelayanan publik. ASN harus memastikan bahwa pelayanan publik berjalan dengan baik tanpa diskriminasi. Fungsi kedua adalah pembangunan, dimana ASN harus mengawal perencanaan dan pelaksanaan pembangunan agar sesuai dengan yang diharapkan. Fungsi ketiga adalah pemberdayaan, yakni ASN perlu memberdayakan masyarakat agar mampu mandiri. Dan fungsi keempat adalah pengaturan, memastikan bahwa regulasi yang ditetapkan dilaksanakan sesuai aturan,” katanya.
“Melalui rapat kerja Dewan Pengurus KORPRI Provinsi Jambi masa bakti 2024-2029 dapat membuat kebijakan ataupun program guna meningkatkan pelayanan yang berbanding lurus dengan kesejahteraan anggotanya melalui pembinaan dalam bidang pendidikan, kesehatan, keagamaan, serta kewirausahaan, serta yang terkait penghargaan, pengayoman, dan perlindungan hukum untuk meningkatkan harkat dan martabat anggota KORPRI, yang dirumuskan secara transparan, responsif, efisien, efektif, akuntabel, partisipatif, terukur, berkeadilan, dan berwawasan lingkungan,” ujarnya.
Pada sesi wawancara Pjs. Gubernur Sudirman menyampaikan bahwa rapat koordinasi dan evaluasi dalam menyusun dan menentukan program dan kebijakan demi kemajuan KORPRI dan anggotanya, selama kurun waktu 5 tahun dan program kerja KORPRI 1 tahunan.
“Selama ini program KORPRI sudah berjalan dengan baik dan cukup positif seperti kita berkerja sama dengan PT. Taspen, tabungan hari tua dan kecelakaan bagi ASN, serta kemaren sudah ada 5 rumah ASN yang kita bedah bagi ASN yang Golongan I dan II dan kita akan terus akan mendata lagi bagi ASN yang rumahnya tidak layak huni akan kita bantu bedah rumah agar layak huni,” katanya.
“Juga ada asuransi kematian bagi ASN akan kita bantu senilai 42 juta, ini sudah mulai berjalan, selain itu bantuan ASN sembako tiap lebaran dan kurban sapi yang distribusikan di masjid-masjid dan rencana pembelian mobil jenazah bagi anggota korpri dan sistem pemakaman bagi anggota Korpri,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Korpri Provinsi Jambi Hendrizal mengatakan, program kerja ini tidak hanya fokus pada pengembangan internal organisasi, tetapi juga berorientasi pada kesejahteraan anggota KORPRI diberbagai aspek.
“Kami juga berupaya untuk terus meningkatkan kesejahteraan anggota melalui partisipasi dalam berbagai kegiatan berskala nasional,” ujar Hendrizal.
“Dengan berbagai program yang telah disusun, KORPRI dapat terus menjadi organisasi yang dinamis dan responsif terhadap perkembangan zaman, sekaligus menjadi pelindung bagi anggotanya dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara,” tuturnya.
ADVERTORIAL
Gubernur Al Haris Dorong Penguatan SDM Guru pada Koordinasi Program Prioritas GTK 2026
Jambi – Gubernur Jambi, Al Haris menghadiri kegiatan Koordinasi Program Prioritas Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Provinsi Jambi Tahun 2026 yang digelar di Aston Jambi Hotel & Conference Center, pada Kamis, 12 Maret 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan kualitas guru serta tenaga kependidikan guna mewujudkan pendidikan bermutu di Provinsi Jambi.
Dalam sambutan dan arahannya, Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa pemerintah saat ini tengah mendorong penguatan sektor pendidikan melalui berbagai program, termasuk pembangunan sejumlah sekolah yang merupakan program pemerintah pusat.
“Pemerintah sedang menggerakkan sektor pendidikan, termasuk pembangunan beberapa sekolah dari program pemerintah pusat. Ini menjadi bagian dari upaya kita meningkatkan kualitas pendidikan di daerah,” ujar Gubernur Al Haris.
Dikatakan Gubernur Al Haris, salah satu persoalan yang masih dihadapi daerah adalah keberadaan guru yang belum masuk dalam skema paruh waktu.
“Persoalan kita ada pada guru yang belum masuk paruh waktu. Saya sudah berkali-kali menemui dan berdiskusi dengan Menteri PANRB untuk mencari solusi terbaik,” katanya.
Ia juga menambahkan, untuk memastikan para guru tersebut tetap menjalankan tugasnya, Pemerintah Provinsi Jambi juga telah mengambil langkah melalui kebijakan daerah.
“Saya bahkan membuatkan mereka Surat Keputusan (SK) Gubernur agar mereka tetap bekerja sebagaimana mestinya sambil menunggu kebijakan lebih lanjut dari pemerintah pusat,” kata Gubernur Al Haris.
Sementara itu, Direktur Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (GTKPG), Prof. Dr. Nunuk Suryani, M.Pd., mengapresiasi perhatian besar Gubernur Jambi terhadap peningkatan kualitas guru dan tenaga kependidikan.
“Kami melihat komitmen yang kuat dari pemerintah daerah, khususnya Gubernur Jambi, dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia guru dan tenaga kependidikan. Hal ini sangat penting untuk mewujudkan tujuan Pendidikan Bermutu untuk Semua,” ucap Nunuk.
Nunuk menjelaskan, pemerintah telah menyiapkan grand design pemenuhan kebutuhan guru secara berkelanjutan yang mencakup tahapan pre-service, in-service, hingga post-service.
“Melalui skema tersebut, kita ingin memastikan bahwa proses pemenuhan kebutuhan guru tidak hanya soal jumlah, tetapi juga kualitas dan pengembangan karier guru secara berkelanjutan,” ucapnya.
“Selain itu, pemerintah juga terus berupaya menyelesaikan berbagai persoalan guru non-ASN. Kami memastikan bahwa guru non-ASN tetap dapat bekerja sambil menunggu proses penataan yang sedang dilakukan pemerintah,” katanya.
Kegiatan tersebut diakhiri dengan penandatanganan deklarasi bersama komitmen dalam mendukung program prioritas Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Jambi serta pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) di lingkungan BGTK.
Penandatanganan deklarasi ini menjadi bentuk kesepakatan bersama dalam mewujudkan tata kelola kelembagaan yang bersih, transparan, dan berintegritas guna mendukung peningkatan kualitas layanan bagi guru dan tenaga kependidikan di Provinsi Jambi.
ADVERTORIAL
Bank Jambi Optimalkan Layanan Kantor Cabang untuk Antisipasi Lonjakan Transaksi Jelang Idul Fitri
Jambi – Bank Jambi memastikan kesiapan operasional dalam melayani kebutuhan transaksi nasabah menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, termasuk proses pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah (Pemda).
Kesiapan tersebut tetap dilakukan meskipun saat ini bank sedang dalam tahapan pemulihan sejumlah layanan sistem pasca gangguan yang sempat terjadi.
Direktur Utama Bank Jambi H. Khairul Suhairi, S.E., M.M. menyampaikan bahwa manajemen telah melakukan berbagai langkah mitigasi operasional untuk memastikan layanan perbankan tetap berjalan optimal, khususnya dalam menghadapi peningkatan volume transaksi musiman menjelang Lebaran.
“Kami telah menyiapkan aspek likuiditas, penguatan operasional kantor layanan, serta optimalisasi sumber daya manusia untuk mengantisipasi peningkatan transaksi, termasuk pencairan THR Pemda. Prinsipnya, pelayanan kepada nasabah tetap menjadi prioritas utama,” ujar Khairul Suhairi, pada Kamis, 12 Maret 2026.
Menurutnya, penyaluran THR bagi ASN daerah merupakan salah satu periode dengan intensitas transaksi yang cukup tinggi, baik dalam bentuk penarikan tunai maupun transaksi pembayaran lainnya. Oleh karena itu, Bank Jambi memastikan kesiapan pengelolaan likuiditas serta dukungan operasional di seluruh jaringan kantor layanan.
Ia menjelaskan bahwa meskipun proses pemulihan sistem digital masih berlangsung, bank tetap memastikan layanan transaksi melalui kantor cabang dapat berjalan secara normal guna menjaga keberlangsungan aktivitas perbankan masyarakat.
“Proses pemulihan sistem kami lakukan secara bertahap dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian (prudential banking) serta penguatan aspek keamanan sistem. Di sisi lain, layanan transaksi dasar kepada nasabah tetap kami jaga agar aktivitas ekonomi masyarakat tidak terganggu,” katanya.
Sementara itu, pengamat perbankan Laila Farhat, S.E., M.M. menilai kesiapan Bank Jambi dalam mengantisipasi penyaluran THR Pemda menunjukkan pengelolaan likuiditas dan manajemen operasional bank daerah yang cukup adaptif dalam menghadapi lonjakan transaksi musiman.
Menurutnya, penyaluran THR ASN melalui bank daerah memiliki efek berganda terhadap perekonomian regional karena akan meningkatkan peredaran uang di masyarakat menjelang Lebaran.
“Dalam perspektif intermediasi perbankan, kelancaran pencairan THR Pemda akan memperkuat perputaran likuiditas di daerah serta mendorong peningkatan aktivitas konsumsi masyarakat, khususnya di sektor perdagangan dan UMKM,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa stabilitas layanan perbankan pada periode tersebut juga menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap bank daerah.
“Selama manajemen mampu memastikan kesiapan likuiditas, stabilitas operasional, serta keamanan sistem, maka layanan transaksi masyarakat, termasuk penarikan THR ASN, dapat berjalan dengan baik,” tuturnya.
ADVERTORIAL
Sambut Idul Fitri, Ketua TP-PKK Kabupaten Batanghari Salurkan Tali Asih ke Anak Panti Asuhan
Batanghari – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Batanghari, Zulva Fadhil, menyalurkan tali asih kepada anak-anak panti asuhan.
Kegiatan tersebut, Zulva Fadhil mendatangi tiga panti asuhan yang ada di Kecamatan Muara Bulian seperti di Panti Muhammadiyah, Panti Dharma Ibu serta Panti Tiara Bhakti pada Kamis, 12 Maret 2025.
Ketua TP-PKK Kabupaten Batanghari Zulva Fadhil mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah setempat terhadap anak-anak yang membutuhkan.
“Hari ini kita akan menyalurkan santunan ke tiga panti asuhan, yaitu Panti Muhammadiyah Pantai Dharma Ibu, dan nanti akan dilanjutkan ke panti lainnya,” kata Zulva Fadhil.
Ia juga menjelaskan momentum ini sangat tepat, karena sebentar lagi akan menyambut hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah dan pemerintah Kabupaten Batanghari ingin memberikan santunan kepada anak-anak yang membutuhkan.
Santunan ini diberikan dalam bentuk uang tunai dan bahan-bahan kebutuhan pokok. Zulva Fadhil juga mengunjungi anak-anak panti asuhan dan melihat langsung keadaannya.
“Alhamdulillah, anak-anak kita terurus dengan baik dan sejahtera,” katanya.
Panti asuhan ini tidak hanya menampung anak-anak yatim piatu, tetapi juga anak-anak dari kaum duafa, anak terlantar, dan anak-anak yang keluarganya tidak mampu mengurus dan menyekolahkan nya.
“Kami berharap santunan ini dapat membantu meringankan beban anak-anak dan keluarga mereka,”ujarnya.
Zulva Fadhil juga mengapresiasi kerja keras pengurus panti asuhan yang telah merawat dan mendidik anak-anak dengan baik. Untuk itu ia berharap anak-anak ini dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia.
Kegiatan ini merupakan salah satu program TP-PKK Kabupaten Batanghari yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan anak-anak dan keluarga yang membutuhkan.
Ketua TP-PKK Kabupaten Batanghari bersama pemerintah setempat akan terus berupaya untuk memberikan bantuan dan dukungan kepada anak-anak dan keluarga yang membutuhkan.


