SIASAT
Al Haris Pasca Debat: Silakan Rakyat Menilai
DETAIL.ID, Jambi – Al Haris, Calon Gubernur Jambi petahana tampak santai saja menghadapi debat kandidat yang digelar oleh KPU Provinsi Jambi pada Minggu malam, 27 Oktober 2024.
Mulai dari pemaparan visi-misi hingga sesi debat selesai, Gubernur Jambi 2021 – 2024 itu tampak seolah paham betul dengan persoalan Jambi terkini dan jawaban atas sejumlah persoalan yang ada.
Usai debat, kepada sejumlah awak media Haris bilang bawa momen debat pertama yang baru dia lakoni tersebut hanyalah untuk mempertajam visi-misi, agar publik dapat menilai pasangan calon yang ada.
“Ini hanyalah mempertajam visi – misi kita agar publik bisa menilai apa visi-misi Gubernur dan Wakil Gubernur. Nah kami pasangan incumben sudah jelas, tinggal kami meyakinkan publik semuanya agar mereka bisa melanjutkan visi-misi itu,” kata Al Haris.
Disinggung soal capaian selama kepemimpinan di periode pertamanya. Calon Gubernur Jambi 2 periode itu juga dengan percaya diri menyampaikan bahwa setidaknya terdapat 12 indikator sebagai bukti kinerjanya.
Kata Haris, kita punya 12 indikator, nah 8 indikator itu sudah melebihi 100 persen. 4 indikator itulah mendekati 100 persen. “Itulah visi-misi kami 2021-2024. Artinya semua indikator yang dulu kami sampaikan di publik itu tercapai, ya kan,” ujar Haris.
Dia juga mengaku bahwa sepanjang periode pertama sebagai Gubernur Jambi terdapat banyak penghargaan yang dia terima dari berbagai lembaga. Meskipun tak menjelaskan secara gamblang, namun menurutnya tentu publik dapat menilai bagaimana kinerjanya untuk periode pertama sebagai Gubernur Jambi terlebih di bidang infrastruktur.
“Kita bekerja untuk rakyat, contoh tahun yang lalu saja. Batang Asai (jalan), tuntas ya kan. Yang dulu warga 4 jam (perjalanan) sekarang 2 jam, 1 jam setengah. Kumpeh misalnya dulu warga setiap jam jalan orang bawa sawit sudah. Kita bangun juga Islamic Center yang hampir selesai. Nah saya kira itu membuktikan kita bekerja,” katanya.
Gubernur Jambi 2021 – 2024 itu pun menekankan progres positif pembangunan Jambi dibawah kepemimpinannya sekalipun dia memimpin kala wabah Covid-19 melanda sehingga harus lebih banyak berfokus pada agenda penanganan Covid-19 di awal masa jabatannya.
“Nah karna itu silahkan rakyat menilai. Kita ini seperti apa. Kalau (menjabat) 5 tahun lagi ini selesai menurut saya. Berarti Jambi akan maju, Insya Allah,” katanya.
Pertanyaan wartawan tak berhenti pada soal pembangunan Jambi. Kandidat Paslon Nomor Urut 2 itu juga disinggung soal tenaga kerja rentan yang masih minim perlindungan.
Soal ini Al Haris juga mengklaim bahwa dia juga sudah memikirkan untuk program asuransi perlindungan pekerja rentan, mulai dari sopir angkot, ojol, hingga pekerja seni. Hingga memaksimalkan produktifitas petani lewat skema pemberian kredit untuk alat berat.
“Jangan sampai mereka bekerja ketika ada masalah enggak ada asuransinya. Ini perlu ke depan saya kira. Karena banyak sekali warga Jambi yang bekerja di sektor yang rawan tadi. Maka nanti ke depan Insya Allah visi-misi Jambi yang ke-2 ini itu kita masukkan juga. Termasuk juga kredit murah 2 persen untuk petani kita. Selama ini belum ada itu,” katanya.
Reporter: Juan Ambarita
SIASAT
Reses, Daulat Sitorus Serap Aspirasi Buruh
DETAIL.ID, Jambi – Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jambi, Daulat Sitorus menggelar reses khusus bersama para buruh di Rumah Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Provinsi Jambi, Senin, 25 Mei 2026.
Dalam pertemuan tersebut, para buruh menyampaikan sejumlah aspirasi terkait persoalan ketenagakerjaan di Provinsi Jambi. Salah satu yang menjadi perhatian yakni pentingnya dukungan anggaran terhadap Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit sebagai forum komunikasi antara pemerintah, pengusaha dan pekerja.
Selain itu, para buruh juga menyoroti maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dilakukan sejumlah perusahaan dengan dalih efisiensi.
Menanggapi hal tersebut, Daulat menegaskan dirinya akan memperjuangkan seluruh aspirasi buruh di DPRD Provinsi Jambi.
Daulat pun menekankan bahwa perjuangan buruh harus mendapat perhatian serius dari pemerintah, terutama di tengah kondisi ekonomi yang membuat banyak pekerja berada dalam situasi tidak pasti.
”Terkait banyaknya perusahaan melakukan pengurangan tenaga kerja dengan alasan efisiensi. Ini tentu harus menjadi perhatian bersama agar hak-hak pekerja tetap terlindungi,” ujar Daulat.
Politisi PDI Perjuangan itu juga mengaku memiliki kedekatan emosional dengan kalangan pekerja. Menurutnya, dirinya berasal dari lingkungan buruh dan dibesarkan oleh perjuangan kaum buruh.
”Saya berasal dari buruh dan dibesarkan oleh buruh. Karena itu, aspirasi para pekerja akan terus saya perjuangkan,” katanya.
Reses tersebut menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dan para pekerja untuk menyampaikan berbagai persoalan ketenagakerjaan yang terjadi di lapangan, mulai dari ancaman PHK hingga perlindungan hak-hak buruh di Provinsi Jambi.
Reporter: Juan Ambarita
SIASAT
Hasto Kristianto Sampaikan Pesan-pesan Megawati di Konferda dan Konfercab PDI Perjuangan se-Provinsi Jambi
DETAIL.ID, Jambi – Sekretaris Jendral DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristianto menyampaikan sejumlah poin penting dalam agenda Konferda dan Konfercab PDI Perjuangan se-Provinsi Jambi pada Minggu, 30 November 2025.
Hasto bilang, dirinya mendapat pesan dari Megawati untuk menyerukan politik lingkungan PDI Perjuangan yang diawali dengan semangat kecintaan terhadap tanah air. Sebagaimana gerakan merawat pertiwi yang telah dicanangkan dan harus terus digerakkan. PDI perjuangan pun menyerukan untuk moratorium hutan, agar tidak disalahgunakan bagi kepentingan segelintir pihak.
“Selain menyelamatkan ekosistem kita, Ibu Mega juga berpesan agar Badan Penanggulangan Bencana terus bergerak membantu rakyat membantu rakyat dalam tanggap darurat bemcana, sebagaimana terjadi di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat serta daerah-daerah lain,” ujar Hasto.
Menurut Hasto, PDI Perjuangan lewat organisasi sayap Badan Serbaguna (Baguna) kini juga tengah aktif bergerak membantu masyarakat terdampak bencana tanpa membeda-bedakan afiliasi politiknya. Semua itu, kata Hasto, digerakkan oleh nilai-nilai kemanusiaan.
Sekjen PDI Perjuangan tersebut juga menyoroti kondisi ekosistem lingkungan yang jadi pemicu bencana alam di sejumlah daerah di Indonesia saat ini, terkhusus di Pulau Sumatera. Oleh karena itu Ketua Umum PDI Perjuangan juga mengajak agar semua masyarakat bersama-sama saling merawat ekosistem lingkungan, yang tak lain merupakan jalan peradaban manusia itu sendiri.
“Maka mari kita jaga peradaban kita, dengan (menjaga) hutan-hutan tropis sebagai paru-paru dunia dan pusat ekosistem yang harusnya kita kaji manfaatnya bagi kemanusiaan, bukan dieksploitasi yang kemudian menciptakan bencana di mana-mana,” katanya.
Sementara itu disinggung terkait target Pemilu 2029, Hasto bilang saat ini PDI Perjuangan lebih berbicara pada konsolidasi mulai ideologi hingga organisasi politik kader. Sebab menurut Hasto target politik PDI Perjuangan sendiri merupakan fungsi di tengah-tengah rakyat.
“Itu akan dicanangkan di dalam Konferda dan Konfercab ini serta sikap politik kita. Terhadap lingkungan, perekonomian rakyat, sikap politik terhadap geopolitik dan geostrategis dari Jambi. Ini semua akan disampaikan kepada masyarakat luas,” katanya.
Secara geografis, letak Provinsi Jambi yang berada di tengah-tengah Pulau Sumatera, maka menurut Hasto aspek konektografi harus dikedepankan. Selain itu ia kembali menekankan soal pentingnya menjaga lingkungan khususnya ekosistem Sungai Batanghari.
Kata Hasto, agar tidak ada lagi limbah industri yang dibuang ke Sungai Batanghari, yang telah merekam jejak peradaban yang luar biasa.
“Itu pesan utama dari ibu Megawati, cintailah lingkungan hidup. Selamatkanlah hutan-hutan kita, selamatkanlah sungai-sungai kita,” ujarnya.
SIASAT
Sah! Pelantikan Kepala Daerah dan Wakil Daerah Terpilih Pemilukada 2024 Dipercepat
DETAIL.ID, Tebo – Pelantikan Bupati dan Wakil Terpilih Kabupaten Tebo dijadwalkan akan dilangsungkan pada tanggal 6 Februari 2025.
Hal tersebut diketahui setelah terbitnya surat dengan kop Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) tertanggal 22 Januari 2025 tentang kesimpulan rapat kerja dan rapat dengar pendapat Komisi II DPR RI dengan Kementerian Dalam Negeri, Komisi Pemilihan Umum RI, Badan Pengawas Pemilu RI, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum RI.
Dalam isi surat tersebut, pada point pertama DPR RI dan peserta rapat diatas menyetujui pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih dari hasil pemilihan serentak tahun 2024 yang tidak ada sengketa hasil perselisihan di Mahkamah Konstitusi dan telah ditetapkan ditetapkan oleh KPU Kabupaten serta sudah diusulkan oleh DPRD Provinsi/Kabupaten/Kota kepada Presiden RI/Menteri Dalam Negeri RI untuk Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota dilaksanakan pelantikan serentak pada tanggal 6 Februari 2025 oleh Presiden Republik Indonesia di Ibukota Negara, kecuali Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Provinsi Aceh sesuai dengan Peraturan Perundang Undangan yang berlaku.
Kemudian pada point kedua, pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih dari hasil pemilihan serentak tahun 2024 yang masih dalam proses sengketa perselisihan hasil pemilihan di Mahkamah Konstitusi RI akan dilaksanakan setelah Putusan Mahkamah Konstitusi RI berkekuatan Hukum. Sesuai dengan peraturan perundang undangan yang berlaku.
Terkait hal ini, Ketua Tim Koalisi Partai Agus – Nazar, H.Harmain saat di wawancarai media ini pada Rabu, 22 Januari 2025, mengatakan sangat bersyukur jadwal pelantikan ini di majukan lebih cepat dari jadwal semula.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur kepada Allah, semoga pelantikan ini berjalan dengan lancer sesuai dengan harapan,” ujar Harmain.
Kemudian, Harmain juga berpesan kepada Bupati dan Wakil Bupati Tebo terpilih yaitu saudara Agus dan Nazar, pasca pelantikan nanti dapat menjalankan amanah dari rakyat dengan sebaik-baiknya dalam membangun Kabupaten Tebo untuk lima tahun mendatang sesuai dengan visi dan misi yang berkeadilan demi Tebo Maju.
Reporter: Hary Irawan



