ADVERTORIAL
Pemerintah Kabupaten Batanghari Raih Predikat Kualitas Tertinggi Kepatuhan Pelayanan Publik Ombudsman RI Perwakilan Jambi
Jambi – Pemerintah Kabupaten Batanghari dianugerahi Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik dengan predikat Kualitas Tertinggi dari Ombudsman RI Perwakilan Jambi.
Anugerah Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik dari Ombudsman RI Perwakilan Jambi tersebut diterima oleh Asisten III Setda Batanghari, Asri Yonalsah di Kota Jambi pada Selasa, 3 Desember 2024.
Pelayanan merupakan poin penting untuk menentukan kualitas penyelenggaraan pelayanan publik. Setiap pelayanan publik memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP), mengatur kinerja dalam melayani masyarakat.
Pada kesempatan itu, Asisten III Setda Batanghari mengucapkan terima kasih kepada Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Jambi atas evaluasi atau penilaian terhadap kepatuhan penyelenggaraan pelayanan publik tersebut.
Sementara itu Gubernur Jambi, Al Haris pada kesempatan itu berharap bahwa sebagai penyelenggara negara, instansi pemerintah dalam wilayah Provinsi Jambi dapat meningkatkan kualitas penyelenggaraan pelayanan publik nya, melakukan kerja sesuai dan memenuhi standar pelayanan, mendorong komitmen untuk meningkatkan kompetensi penyelenggara pelayanan publik demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, dalam wawancaranya dengan awak media Gubernur Al Haris menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas keaktifan Ombudsman Republik Indonesia dalam Penyerahan Hasil Program Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2024 dan melakukan pendampingan dan pengawasan terhadap penyelenggaraan layanan publik, sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kita mengapresiasi kerja dari Ombudsman yang telah konsisten menilai setiap kinerja dan langkah-langkah yang dilakukan oleh pemerintahan daerah, Kepolisian dan Pertanahan. Kenapa penilaian ini dilakukan, karena saat ini kita dihadapkan pada masyarakat yang membutuhkan pelayanan yang cepat tetapi bukan hanya cepat tapi juga berkualitas. Oleh karena itu kita berharap para pejabat daerah ketika menghadapi penilaian Ombudsman yang bukan hanya memberikan apresiasi kepada siapa yang hebat, tetapi juga koreksi bagi yang lemah juga,” ujar Gubernur Al Haris.
“Dan kita menyadari bahwa ada beberapa daerah yang masih belum begitu sempurna dan perlu kita evaluasi lagi agar kita ke depan bisa memberikan pelayanan terbaik bagi publik, kepada Masyarakat, karena itu adalah hak rakyat,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Jambi, Saiful Roswandi mengatakan bahwa Penilaian atau Opini Pengawasan ini merupakan barometer kondisi pelayanan publik di Jambi yang tiap tahun diadakan. Namun praktiknya masih ada Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) yang nilainya belum baik.
“Kami berharap hasil Penilaian dapat meningkat, apalagi sudah disosialisasikan seperti saat ini. Kami meminta komitmen Pimpinan setiap OPD dan terutama kepala daerah agar benar-benar serius memperhatikan fasilitas dan sumber daya manusia diaspek pelayanan. Selain itu juga memprioritaskan anggaran dibidang pelayanan. Jangan sampai ada fasilitas layanan yang tidak tersedia atau SDM yang tidak kompeten,” kata Saiful Roswandi.
Saiful juga menambahkan, fasilitas layanan, SDM yang kompeten dan anggaran yang cukup merupakan hal penting pada layanan publik. “Kami berharap pimpinan unit dan kepala daerah perhatikan kebutuhan tersebut, fasilitas yang harus diperhatikan adalah ruang tunggu dan juga toilet yang harus diperhatikan kenyamanan dan kebersihan nya,” katanya.
ADVERTORIAL
Bupati Fadhil Arief Didampingi Bunda Zulva Fadhil Hadiri Pentas Seni dan Bazar HUT SMA N 6 Batanghari
Batanghari – Bupati Batanghari, Muhammad Fadhil Arief menghadiri kegiatan Pentas Seni dan Bazar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 SMA Negeri 6 Batanghari, yang digelar pada Senin, 15 Desember 2025.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Batanghari didampingi oleh Bunda Literasi Batanghari, Zulva Fadhil. Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Batanghari ini disambut hangat oleh pihak sekolah, dewan guru, serta para siswa-siswi SMA Negeri 6 Batanghari.
Acara berlangsung meriah dengan menampilkan berbagai pentas seni kreasi siswa, mulai dari tari tradisional, parodi, hingga penampilan fesyen unik.
Selain itu, bazar yang diadakan turut menampilkan beragam produk hasil kreativitas siswa dan pelaku UMKM, yang menarik perhatian para pengunjung.
Fadhil Arief mengapresiasi SMA Negeri 6 Batanghari yang terus berkomitmen dalam mengembangkan bakat dan kreativitas siswa melalui kegiatan positif seperti pentas seni dan bazar. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah pembentukan karakter, kreativitas, serta jiwa kewirausahaan bagi generasi muda.
“Kegiatan seperti ini sangat positif karena tidak hanya mengasah kemampuan akademik, tetapi juga mengembangkan potensi seni, budaya, dan kewirausahaan siswa,” ujar Bupati.
Sementara itu, Bunda Literasi Batanghari, Zulva Fadhil, juga memberikan apresiasi atas partisipasi aktif siswa dan sekolah dalam mendukung gerakan literasi dan kreativitas di lingkungan pendidikan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batanghari, kepala sekolah, serta tamu undangan lainnya.
Peringatan HUT ke-23 SMA Negeri 6 Batanghari ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan serta mencetak generasi muda yang berprestasi, kreatif, dan berdaya saing.
ADVERTORIAL
Bupati Fadhil Arief Resmi Buka Kejurprov Futsal Jambi Tahun 2025 di GOR BSC Batanghari
Batanghari – Tahun ini, Kabupaten Batanghari menjadi tuan rumah pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Futsal Jambi Tahun 2025. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Batanghari Muhammad, Muhammad Fadhil Arief pada Minggu, 14 Desember 2025.
Pembukaan kegiatan yang diselenggarakan di GOR BSC Batanghari tersebut, turut dihadiri oleh KONI Jambi, Ketua DPRD Kabupaten Batanghari, unsur Forkopimda, Pj Sekda Batanghari, Kepala OPD dilingkup Pemkab Batanghari, dan KONI Batanghari.
Kejuaraan ini menjadi ajang bergengsi tingkat provinsi yang mempertemukan atlet-atlet futsal terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Jambi.
Kejurprov Futsal sendiri dijadwalkan berlangsung selama enam hari, mulai 13 hingga 18 Desember 2025. Ajang ini diikuti 8 kabupaten dan satu kota yakni Kabupaten Batang hari, Kota Jambi, Kabupaten Tanjungjabung Barat, Tanjungjabung timur, Merangin, Sarolangun, Bungo, dan Kabupaten Tebo.
Dalam sambutannya, Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief menyampaikan terima kasih kepada KONI Provinsi Jambi yang telah mempercayakan Kabupaten Batanghari sebagai tuan rumah Kejurprov Futsal Provinsi Jambi Tahun 2025.
“Kami pertama-tama mengucapkan terima kasih kepada KONI Provinsi Jambi yang mempercayakan Batanghari untuk menjadi tuan rumah Kejurprov Futsal ini. Karena jarang-jarang KONI menunjuk Batanghari sebagai tuan rumah,” ujarnya.
Fadhil Arief menegaskan bahwa olahraga, khususnya olahraga beregu seperti futsal, memiliki peran penting dalam proses pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda. Melalui olahraga, nilai kerja sama, disiplin, dan sportivitas dapat terbentuk dengan baik.
Lebih lanjut, Bupati Batanghari menyinggung arah kebijakan olahraga nasional yang menempatkan sepak bola sebagai salah satu cabang olahraga prioritas.
Ia menekankan pentingnya pembinaan melalui kompetisi berjenjang, termasuk Liga Sekolah, yang terbukti menjadi fondasi kuat kemajuan olahraga di berbagai negara.
“Kami terus berbenah diri untuk menjadikan Kabupaten Batanghari sebagai kota olahraga di Provinsi Jambi. Bagaimana masyarakatnya hobi berolahraga, bagaimana venue olahraganya cukup memadai sebagai sarana olahraga yang representatif di kabupaten/kota yang ada di Provinsi Jambi,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga berpesan kepada seluruh atlet untuk selalu menjunjung tinggi sportivitas serta menghormati keputusan wasit dan perangkat pertandingan agar kompetisi berjalan dengan baik.
ADVERTORIAL
Guna Percepatan Penurunan Stunting, Wabup Bakhtiar Terima Bantuan Beras Fortifikasi untuk Baduta Batanghari dari Pemprov Jambi
Jambi – Wakil Bupati Batanghari, H. Bakhtiar, SP menghadiri sekaligus menerima secara simbolis bantuan beras Fortifikasi untuk anak bayi di bawah umur dua tahun (Baduta) stunting, beresiko stunting dan stunting di wilayah Kabupaten Batanghari dari Pemerintah Provinsi Jambi.
Penyerahan bantuan tersebut bertempat di Aula Bappeda Provinsi Jambi pada Jumat, 12 Desember 2025.
Pemerintah Provinsi Jambi terus memperkuat komitmen percepatan penurunan stunting melalui intervensi gizi spesifik.
Salah satunya diwujudkan dengan penyaluran bantuan beras fortifikasi bagi anak bayi di bawah usia dua tahun (baduta) yang mengalami stunting, berisiko stunting, dan stunting berat.
Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani atas nama Pemerintah Provinsi Jambi secara simbolis melakukan penyerahan bantuan kepada Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi.
Kabupaten Batanghari sendiri tercatat menerima bantuan beras fortifikasi sebanyak 7.075 kilogram, yang akan disalurkan kepada anak-anak sasaran sesuai data prioritas.
Wakil Gubernur Abdullah Sani menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk intervensi nyata Pemerintah Provinsi Jambi dalam menekan angka stunting, khususnya di daerah-daerah rentan rawan pangan.
Menurutnya, pemenuhan gizi sejak usia dini menjadi kunci mencetak generasi sehat dan berkualitas.
“Penanganan stunting tidak bisa ditunda. Bantuan beras fortifikasi ini diharapkan mampu membantu pemenuhan kebutuhan gizi baduta, terutama di wilayah prioritas,” ujarnya.
Secara keseluruhan, tercatat sebanyak 1.649 anak baduta menjadi calon penerima manfaat program ini yang tersebar di berbagai kabupaten/kota di Provinsi Jambi. Sasaran difokuskan pada daerah rawan pangan prioritas 1 hingga prioritas 4.
Sementara itu, Wabup Bakhtiar mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Jambi.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran serta bersinergi dengan tenaga kesehatan dan perangkat desa dalam upaya penurunan stunting.
“Ini menjadi penguatan bagi kami di daerah. Bantuan ini akan dimaksimalkan untuk mendukung tumbuh kembang anak-anak Batang Hari agar terhindar dari stunting,” tuturnya.
Melalui kolaborasi lintas pemerintah dan pemangku kepentingan, diharapkan target penurunan stunting di Provinsi Jambi tahun 2025 dapat tercapai secara signifikan.

