ADVERTORIAL
Wabup Asahan Resmi Buka Pelaksanaan MTQ dan FSQ ke-56 Tingkat Kelurahan Selawan
DETAIL.ID, Asahan – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran dan Festival Qasidah Seni Qasidah ke-56 Tingkat Keluhararan Selawan yang digelar di Masjid Al-Jihad pada Sabtu, 25 Januari 2025.
Pada kegiatan tersebut tampak hadir Wakil Bupati Asahan, Taufik ZA, S.Sos, M.Si, Camat Kota Kisaran Timur Ahmad Syaiful Parlagutan Pasaribu, S.AP., M.AP., yang dipilih oleh Sekretaris Kecamatan Kota Kisaran Timur Dedi Indra Manurung, S.Sos., Lurah Selawan Ade Rizki Dermansyah, S.IP, Ketua TP PKK Kelurahan Selawan, Bhabinkamtibmas, Babinsa, seluruh perangkat Kelurahan Selawan, peserta dan tamu undangan lainnya.
Dalam hal ini, Lurah Selawan Ade Rizki Dermansyah, S.IP., menyampaikan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi masyarakat Kelurahan Selawan atas kehadiran Wakil Bupati Asahan Taufik ZA, S.Sos, M.Si., yang dapat hadir di sela-sela kesibukan untuk memberikan motivasi dan semangat kepada para khafilah MTQ-FSQ Kelurahan Selawan.
Lurah Selawan juga mengatakan,”Mari bersama kita doakan Bapak Taufik ZA, S.Sos, M.Si diberikan kesehatan dan kelancaran dalam pelaksanaan Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Asahan tanggal 6 Februari 2025 mendatang,” katanya.
Lanjut Camat Kota Kisaran Timur, yang disampaikan oleh Sekretaris Kecamatan Kota Kisaran Timur, Dedi Indra Manurung, S.Sos mengatakan bahwa salah satu program pembangunan bidang agama adalah peningkatan pemahaman dan pengembangan nilai-nilai keagamaan di masyarakat dan diantaranya yakni melalui kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an.
Pada penyampaiannya, Sekretaris Kecamatan Kota Kisaran Timur juga mengatakan kegiatan ini merupakan pengembangan syiar Islam dan ikhtiar untuk mengagungkan kalam Ilahi untuk meneguhkan kesucian-Nya, memperkuat keimanan dan memperluas fungsi edukatif dari kitab suci Al-Qur’an bagi umat Islam.
Lanjut Sekretaris Kecamatan Kota Kisaran Timur menghimbau agar para peserta tidak hanya mengejar kemenangan, namun lebih kepada upaya memupuk motivasi dan keinginan yang kuat untuk menguasai ilmu-ilmu keagamaan yang berhubungan dengan Al-Qur’an baik melalui jalur pendidikan formal maupun informal.
Akhir penyampaiannya, Sekretaris Kecamatan Kota Kisaran Timur mengatakan kepada peserta yang sudah mengikuti kegiatan ini nantinya akan dilakukan proses seleksi untuk mengikuti pelaksanaan MTQ dan Festival Seni Qasidah Tingkat Kecamatan dan tingkat selanjutnya.
Pada kegiatan tersebut, Wakil Bupati Asahan Taufik ZA, S.Sos, M.Si menyampaikan sangat senang dan bahagia bisa melihat semangat khafilah Kelurahan Selawan, dan semoga setiap tahunnya kegiatan ini terlaksana dan lebih baik lagi.
Disela-sela kegiatan tersebut, Wakil Bupati Asahan memberikan hadiah hiburan kepada 6 anak yang menghafal ayat pendek Juz 30, serta memberikan hadiah tambahan kepada Juara MTQ Kelurahan Selawan dan kepada Dewan Hakim Kelurahan Selawan.
Reporter: Fitriyani Harahap
ADVERTORIAL
Pemkab Jember Segera Cairkan Beasiswa Cinta Bergema 2026, Gus Fawait: Besok Sabtu Tindaklanjutnya!
DETAIL.ID, Jember – Realisasi beasiswa Cinta Bergema tahun 2026 kian dekat.
Pemerintah Kabupaten Jember memastikan proses pencairan segera dilakukan setelah tahapan administrasi dirampungkan dalam waktu dekat.
Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah percepatan melalui pertemuan langsung dengan para mahasiswa penerima manfaat.
Pertemuan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 28 Maret 2026 sebagai bagian dari proses akhir sebelum dana dicairkan.
Dalam agenda tersebut, mahasiswa akan diminta melengkapi sejumlah dokumen serta mengikuti tahapan verifikasi data.
“Bagi adik-adik yang kemarin banyak bertanya saat saya live di media sosial, besok tindak lanjutnya hari Sabtu. Kita akan ada sosialisasi plus persiapan pencairan untuk tahap selanjutnya,” kata Gus Fawait.
Melalui upaya ini, Pemkab Jember berharap penyaluran beasiswa dapat berjalan lancar dan tepat sasaran.
Dukungan terhadap pendidikan tetap menjadi fokus utama pemerintah daerah dalam membantu mahasiswa memenuhi kebutuhan akademik mereka.
“Yang paling penting adalah beasiswa untuk tahun 2026 bisa segera direalisasikan,” tuturnya.
[post-view]
ADVERTORIAL
Bunga Desaku Dongkrak Layanan Adminduk, Hampir 2.000 Dokumen Terbit di Jember
DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) mencatat capaian signifikan dalam pelayanan administrasi kependudukan sepanjang 2025.
Melalui rangkaian program Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan (Bunga Desaku), sebanyak 1.976 dokumen berhasil diterbitkan dari 12 kegiatan yang tersebar di delapan kecamatan.
Kegiatan tersebut berlangsung di Kecamatan Tanggul, Silo, Ambulu, Panti, Arjasa, Kencong, Sumberbaru, hingga Tempurejo.
Program ini menjadi salah satu upaya mendekatkan layanan publik langsung ke masyarakat desa.
Kepala Dispendukcapil Jember, Bambang Saputro, menjelaskan bahwa pelayanan dimulai secara intensif sejak Mei 2025, dengan lokasi awal di Desa Kramatsukoharjo, Kecamatan Tanggul.
Dalam empat kali kunjungan selama bulan tersebut, pihaknya mampu menerbitkan 719 dokumen.
Permohonan KTP menjadi layanan paling banyak, dengan puncak pada 13 Mei mencapai 107 pemohon.
Memasuki Juni, layanan berlanjut di Kecamatan Arjasa melalui kegiatan Pasar Murah dengan 68 layanan.
Pada akhir bulan, kegiatan di Kecamatan Silo mencatat 215 layanan di Desa Sempolan dan 99 layanan di Desa Sidomulyo.
“Pada paruh kedua tahun 2025, volume pelayanan menunjukkan angka yang fluktuatif namun signifikan. Pada Juli & September di Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu (27 Juli), tercatat ada sebanyak 256 layanan dengan dominasi KTP sejumlah 179 dokumen,” kata Bambang, Kamis, 26 Maret 2026.
Capaian tertinggi dalam satu kali kunjungan terjadi di Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru pada 27 September, dengan total 349 layanan.
Lonjakan terlihat pada pengurusan Kartu Keluarga sebanyak 99 dokumen dan Akta Kelahiran 65 dokumen.
Sementara itu, kegiatan di Kecamatan Panti dan Desa Wonoasri, Kecamatan Tempurejo, masing-masing mencatat 28 dan 34 layanan.
Namun, antusiasme warga kembali meningkat saat peringatan Hari Kependudukan di Kecamatan Kencong dengan total 208 layanan.
“Secara keseluruhan, akumulasi layanan selama tahun 2025 didominasi oleh penerbitan KTP sebanyak 1.090 lembar. Disusul kemudian oleh pengurusan Kartu Keluarga (KK) sebanyak 398 dokumen dan Akte Kelahiran sebanyak 268 dokumen,” ucapnya.
Selain itu, Dispendukcapil juga mencatat layanan lain seperti 192 perekaman data, 8 akta kematian, 8 surat pindah, 6 biometrik, 4 Kartu Identitas Anak (KIA), serta 2 aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Untuk Surat Keterangan (SUKET), tidak terdapat permohonan selama periode tersebut.
ADVERTORIAL
Komisi C DPRD Jember Ulas Dampak Nyata Program Bunga Desaku di Desa
DETAIL.ID, Jember – Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Jember, Ardi Pujo Prabowo, menilai program Bunga Desaku menghadirkan dampak langsung bagi masyarakat desa, Kamis, 26 Maret 2026.
Program Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan) yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Jember menghadirkan pelayanan publik dengan pola turun langsung ke wilayah desa.
Skema ini membuat pemerintah daerah dapat menjangkau persoalan warga secara lebih cepat.
Ardi menyebut langkah tersebut sejalan dengan visi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang mengarahkan pemimpin untuk hadir dekat dengan masyarakat.
“Kami dari legislatif, khususnya Fraksi Gerindra, sangat mendorong dan mendukung program ini. Apa yang dilakukan Bupati sudah searah dengan pesan Bapak Presiden Prabowo untuk selalu mendekatkan diri kepada masyarakat, mengayomi rakyat, serta mendengar langsung keluh kesah mereka,” ujar Ardi.
Ia memaparkan bahwa pembiayaan program telah melalui tahapan pembahasan resmi antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), sehingga berjalan sesuai ketentuan.
“Secara teknis, anggaran ini sudah melalui tahapan yang benar dalam pembahasan di legislatif. Jadi, menurut kami tidak ada masalah yang perlu dibesar-besarkan. Justru sudah sepatutnya pemerintah daerah hadir lebih dekat dengan rakyat,” katanya.
Menurut Ardi, kehadiran bupati di desa memberi ruang bagi warga untuk menyampaikan persoalan secara langsung, termasuk perbaikan jalan, fasilitas umum, serta kendala yang dihadapi petani di lapangan.
“Ini adalah bentuk pelayanan publik yang sesungguhnya. Dengan berada di pelosok, pemerintah bisa lebih cepat menerima masukan untuk kepentingan daerah kita tercinta,” tutur Ardi.



