Connect with us
Advertisement

ADVERTORIAL

Buka Rakornis Tim Penggerak PKK Kabupaten Asahan Bulan Januari 2025, Bupati Asahan: Samakan Persepsi, Pelihara Komitmen

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Asahan – Bupati Asahan, H. Surya, B.Sc., buka Rapat Koordinasi Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (Rakornis) TP PKK Kabupaten Asahan bulan Januari tahun 2025 yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan pada Jumat, 31 Januari 2025. Turut hadir para pada acara tersebut Asisten, Staf Ahli Bupati, OPD, Camat se-Kabupaten Asahan, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan dan beserta pengurus. Hadir juga Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Asahan, Kader TP PKK dan tamu undangan lainnya.

Dalam laporan Kepala Dinas Pemerintah Masyarakat dan Desa, Suherman Siregar, S. STP., MM., mengatakan tujuan rapat koordinasi teknis TP PKK Kabupaten Asahan di bulan Januari ini untuk menyamakan persepsi dan memelihara komitmen para pengurus tim penggerak PKK baik tingkat Kabupaten maupun Kecamatan Desa/Kelurahan.

Lebih lanjut, terinformasi nya kebijakan Pemerintah Kabupaten Asahan ke Kecamatan dan Desa dalam hal keterpaduan pengelolaan gerakan PKK serta menambah wawasan pengetahuan pengurus TP PKK tentang materi yang disampaikan oleh narasumber.

Sebelum menyampaikan bimbingannya, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan beserta Bupati Asahan, Wakil Bupati Asahan serta Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan memberikan piagam penghargaan Desa terbaik tingkat Kabupaten Asahan.

Sementara Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, Hj. Titiek Sugiharti Surya mengatakan, “Rakornis TP PKK Kabupaten Asahan kali ini merupakan Rakornis Istimewa dikarenakan Rakornis terakhir bagi saya,”. Lebih lanjut OPD yang membantu program yang masih berlangsung seperti lomba posyandu, hatinya PKK yang sesuai dengan kriteria baik tingkat Kabupaten/Provinsi semoga dapat bisa dimenangkan kembali.

“Kemudian saya dalam memimpin kepengurusan TP PKK Kabupaten Asahan ingin menyampaikan kepada seluruh OPD, TP PKK tingkat Kabupaten, Kecamatan Desa/Kelurahan yang telah bekerjasama dan berkolaborasi membantu program-program TP PKK Kabupaten Asahan sampai ke tingkat Desa/Kelurahan mengucapkan terimakasih dan memohon maaf kepada semuanya,” kata Titiek.

Ditempat yang sama, Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Asahan, Yusnila Indriati Taufik menyampaikan, “Di sini sebagaimana hari ini merupakan hari terakhir Ibu Ketua TP PKK Kabupaten Asahan dalam membina kami, saya mengucapkan terimakasih kepada Ibu karena ikut membimbing kami di kepengurusan TP PKK Kabupaten Asahan hingga Kecamatan serta Desa/Kelurahan,”.

Yusnila Indriati Taufik mengatakan selamat bertugas di tempat yang baru kepada Ketua TP PKK Kabupaten Asahan Hj. Titiek Sugiharti Surya dan dapat berkunjung ke Kabupaten Asahan dan dapat memperhatikan kepengurusan yang baru TP PKK Kabupaten Asahan.

Kemudian Bupati Asahan H. Surya, B.Sc mengatakan, “Ketika pelaksanaan pelantikan Bupati Asahan dan Wakil Bupati Asahan terbaru maka berakhirlah masa jabatan saya. Untuk itu di dalam berinteraksi di masa Pemerintahan saya sebagai Kepala Daerah mengucapkan terimakasih dan permohonan maaf kepada semuanya, OPD, Para Camat, TP PKK Kabupaten Asahan, TP PKK Kecamatan, TP. PKK Desa/Kelurahan dan tamu undangan lainnya,”.

Selanjutnya disampaikan dalam Rapat koordinasi TP PKK Kabupaten Asahan hari ini merupakan program program Bupati Asahan dan Wakil Bupati Asahan H. Surya, B.Sc dan Taufik Zainal Abidin. Kemudian untuk itu Kepala Dinas Pemerintahan Masyarakat dan Desa agar berkoordinasi dan berkolaborasi dengan Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan untuk menyesuaikan program TP PKK Kabupaten Asahan Bupati dan Wakil Bupati Asahan yang baru untuk menjadikan Kabupaten Asahan yang lebih baik lagi.

Lebih lanjut beliau berpesan setiap amanah yang diberikan oleh pimpinan Bupati Asahan dan Wakil Bupati Asahan yang terbaru kepada semua Aparatur Sipil Negara (ASN) agar dapat memberikan dedikasi dan loyalitas dalam bekerja dan menanamkan rasa tanggung jawab kepada diri kita demi Kabupaten Asahan yang lebih baik lagi.

Di akhir, Bupati Asahan membuka Rapat Koordinasi (Rakornis) Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga TP PKK Kabupaten Asahan.

Repoetr: Fitriyani Harahap

Advertisement

ADVERTORIAL

Anak Dirawat Lima Hari di Puskesmas, Warga Patrang Jember Bersyukur Seluruh Biaya Dijamin JKN

DETAIL.ID

Published

on

Benny Satria Indra Cahyadi menunjukkan aplikasi mobile JKN. (Foto: Dok/Humas BPJS Kesehatan Cabang Jember)

DETAIL.ID, Jember – Ketakutan akan bayang-bayang biaya tebus obat dan sewa kamar rawat inap yang mahal seketika sirna dari benak Benny Satria Indra Cahyadi (34).

Warga Desa Banjarsengon, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember ini mengaku sangat bersyukur karena status kepesertaan aktif Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) miliknya menjadi penolong utama saat sang buah hati jatuh sakit.

Benny merupakan peserta JKN segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) alias peserta mandiri.

Manfaat nyata dari program yang dikelola oleh BPJS Kesehatan ini ia rasakan langsung saat anaknya mendadak mengalami diare akut disertai dehidrasi.

Tanpa berpikir panjang, ia melarikan anaknya ke Puskesmas Sukorambi.

Akibat kondisi fisik yang lemas, sang anak harus menjalani rawat inap selama lima hari berturut-turut.

Beruntung, seluruh tindakan medis, fasilitas kamar, hingga obat-obatan dijamin penuh tanpa ada pungutan biaya tambahan sepeser pun.

“Menurut saya, manfaat Program JKN sudah terbukti dan nyata dirasakan oleh masyarakat. Selama mengikuti prosedur yang berlaku dan status kepesertaan aktif, pelayanan kesehatan dapat diakses tanpa harus khawatir dengan biaya. Saya dan istri merasa lebih tenang karena telah terlindungi oleh Program JKN. Kehadiran program ini sangat membantu meringankan beban biaya pengobatan keluarga kami. Bahkan, saat ini anak kami telah menjalani rawat inap selama lima hari dan seluruh pelayanan yang dibutuhkan tetap dijamin sesuai ketentuan yang berlaku,” ucap Benny saat mendampingi anaknya.

Selama mendampingi buah hatinya di faskes, Benny juga mengapresiasi sistem pelayanan yang teratur.

Menurutnya, tidak ada sekat pembeda atau diskriminasi yang ia terima. Petugas medis memberikan penanganan yang setara, cepat, dan ramah seperti pasien umum lainnya.

Pengalaman berharga ini membuat Benny sadar bahwa program JKN merupakan bentuk nyata dari sistem gotong royong berskala nasional.

Ia pun mengetuk hati masyarakat Jember lainnya untuk tidak lalai dalam menunaikan kewajiban iuran bulanan demi menjaga status kepesertaan tetap aktif.

“Saya berharap masyarakat dapat terus menjaga kepesertaan JKN tetap aktif dengan membayar iuran secara rutin. Program JKN bukan hanya memberikan perlindungan bagi diri sendiri dan keluarga, tetapi juga menjadi wujud gotong royong. Ketika kita sehat, iuran yang kita bayarkan membantu peserta lain yang sedang membutuhkan pelayanan kesehatan. Sebaliknya, ketika kita sakit, kita juga akan mendapatkan perlindungan yang sama,” tutur Benny.

Penulis: Tim Redaksi DETAIL.ID

Continue Reading

ADVERTORIAL

Warga Jember Rasakan Manfaat Layanan BPJS SATU! dan PIPP Rumah Sakit

DETAIL.ID

Published

on

Petugas BPJS Kesehatan memberikan pelayanan bantuan aktivasi status kepesertaan di RS. (Foto: Dok/Humas BPJS Kesehatan Cabang Jember)

DETAIL.ID, Jember – Langkah taktis BPJS Kesehatan Cabang Jember menempatkan petugas BPJS Siap Membantu (BPJS SATU!) dan Petugas Informasi dan Penanganan Pengaduan Peserta Rumah Sakit (PIPP RS) di area rumah sakit mendapat sambutan hangat dari masyarakat.

Kehadiran mereka dinilai memangkas kebingungan pasien saat berhadapan dengan kendala administrasi faskes.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jember, Yessy Novita, mengungkapkan bahwa kehadiran para petugas ini krusial untuk mengurai benang kusut yang sering dihadapi peserta, terutama terkait status kepesertaan non-aktif dan miskomunikasi prosedur kedaruratan.

“Peserta JKN tidak perlu khawatir apabila mengalami kendala saat mengakses layanan di rumah sakit. Selain hadir secara langsung, petugas kami juga dapat dihubungi melalui nomor kontak yang tersedia di berbagai titik strategis rumah sakit. Dengan demikian, peserta tetap dapat memperoleh informasi, pendampingan, dan penyelesaian masalah secara cepat,” kata Yessy.

Manfaat pengawasan langsung di lapangan ini diakui oleh Andik (51), warga Jember yang juga merupakan peserta aktif JKN.

Baginya, komitmen pendampingan nyata ini memberikan rasa tenang yang luar biasa bagi pasien maupun keluarga yang sedang fokus pada penyembuhan.

Berkaca dari pengalaman pribadinya yang berulang kali terbantu oleh program proteksi kesehatan ini, Andik pun mengingatkan warga lainnya untuk tidak menunda urusan administrasi jaminan kesehatan mereka.

“Saya berharap masyarakat yang belum terdaftar atau kepesertaannya tidak aktif dapat segera menjadi peserta JKN. Dari pengalaman yang saya rasakan, Program JKN memberikan banyak kemudahan, mulai dari proses pendaftaran yang praktis hingga akses pelayanan kesehatan yang lebih terjamin. Saya sudah beberapa kali memanfaatkan JKN saat berobat dan manfaatnya sangat besar, terutama dalam mengurangi beban biaya kesehatan yang terus meningkat,” tutur Andik.

Penulis: Tim Redaksi DETAIL.ID

Continue Reading

ADVERTORIAL

Tak Ada Diskriminasi, Pasien PBI JKN di Puskesmas Sukorambi Jember Dapat Layanan Setara

DETAIL.ID

Published

on

Intan Kurnia Andriani menunjukkan aplikasi mobile JKN. (Foto: Dok/Humas BPJS Kesehatan Cabang Jember)

DETAIL.ID, Jember – Stereotip mengenai adanya perbedaan perlakuan antara pasien umum dan pasien jaminan kesehatan sosial di fasilitas medis kini terbantahkan.

Mutu layanan yang setara dan tanpa diskriminasi dirasakan langsung oleh masyarakat saat mengakses pengobatan di tingkat puskesmas.

Hal tersebut ditegaskan oleh Intan Kurnia Andriani (23), warga Desa Kebonagung, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember.

Sebagai pemegang kartu aktif Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI JK) yang dibiayai oleh pemerintah, ia mengaku mendapatkan hak pelayanan yang sama baiknya dengan pasien komersial.

“Saya merasakan bahwa pelayanan yang diberikan, baik di puskesmas maupun rumah sakit, sama baiknya dan tidak membedakan peserta JKN dengan pasien lainnya. Proses pelayanannya juga cepat,” kata Intan saat mendampingi putranya berobat di Puskesmas Sukorambi.

Pengalaman tersebut ia dapati ketika sang anak membutuhkan penanganan medis darurat akibat gejala diare.

Begitu tiba di Puskesmas Sukorambi, petugas medis sigap melakukan tindakan kedaruratan tanpa menunda waktu hanya karena urusan administrasi, lalu mengarahkan alur perawatan ke poliklinik rawat jalan secara teratur.

Kemudahan ini kian optimal berkat pemanfaatan sistem antrean digital melalui Aplikasi Mobile JKN.

Mengingat perlindungan kesehatan telah mengover seluruh anggota keluarganya selama lima tahun terakhir, inovasi non-tunai dan non-fisik ini dinilai memberikan ketenangan finansial yang mutlak bagi masyarakat kelas pekerja di Jember.

Akses fasilitas kesehatan yang gratis, responsif, dan adil ini diharapkan dapat memicu kesadaran kolektif bagi generasi muda di wilayah Tapal Kuda untuk memastikan status kepesertaan JKN mereka tetap aktif sebagai bantalan proteksi dini.

Penulis: Tim Redaksi DETAIL.ID

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs