ADVERTORIAL
Gubernur Jambi Lantik Puluhan Kepala Sekolah dan Pejabat Fungsional di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi
Jambi – Gubernur Jambi Al Haris melantik puluhan Kepala SMA, Kepala SMK, dan Kepala SLB, serta pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi.
Pelantikan Kepala Sekolah dan Pejabat Fungsional ini berlangsung di auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Jumat, 24 Januari 2025 pagi.
Pelantikan Kepala SMA, Kepala SMK, Kepala SLB dan pejabat fungsional ini dihadiri Kepala BKD dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi.
Gubernur Jambi Al Haris mengatakan ditangan kepala sekolah tergantung masa depan anak-anak Jambi. Oleh sebab itu dirinya mengharapkan agar kepala sekolah yang baru dilantik untuk dapat bekerja dengan optimal.
“Tugas kita Kepsek berat tergantung masa depan anak-anak Jambi. Saat ini pemerintah tengah melakukan langkah-langkah agar anak bangsa Indonesia cerdas. Pemerintah fokus membangun sumber daya manusia anak bangsa bangus dengan program makan bergizi gratis, yang sudah bertahap berjalan,” katanya.
“Kepsek harus peduli, harus bisa merespon apa perkembangan masyarakat dan mengelola mendidik sekolah dengan baik. Pikirkan ada satu tanggung jawab besar anak sekolah keluarnya bagus diterima di perguruan tinggi, artinya kita mendidik diikuti kualitas lulusan yang baik. Dimanapun ditempatkan sama saja. Kita harus lebih optimal lagi kedepannya, selamat bekerja semoga tuhan memberkahi kita semua,” ujarnya.
Berikut nama-nama Kepala Sekolah yang dilantik:
-
Arif Rahman dilantik menjadi Kepala SMAN 2 Batanghari
-
Afrizal S.Pd M.Pd dilantik menjadi Kepala SMAN 3 Batanghari
-
Sasmarita dilantik menjadi Kepala SMAN 4 Batanghari
-
Mahyudin dilantik menjadi kepala SMAN 9 Batanghari
-
Ratih Budiharti dilantik menjadi Kepala SMAN 10 Batanghari
-
Musmulyadi dilantik menjadi Kepala SMAN 11 Batanghari
-
Nur Alip dilantik menjadi Kepala SMKN 8 Batanghari
-
Lukman dilantik menjadi Kepala SMKN 9 Batanghari
-
Khairu Azmi dilantik menjadi Kepala SMKN Pertanian Batanghari
-
Budi Prasetyo dilantik menjadi Kepala SLBN Muarojambi
-
Sukadi dilantik menjadi Kepala SMAN 5 Muarojambi
-
Rina Marlina dilantik menjadi Kepala SMAN 6 Muarojambi
-
Edi Sutrisno dilantik menjadi Kepala SMAN 7 Muarojambi
-
Eko Purwadi dilantik menjadi Kepala SMAN 12 Batanghari
-
Anifral Hendri dilantik menjadi Kepala SMAN 17 Muarojambi
-
Nova Triana Hakim dilantik menjadi Kepala SMAN 15 Muarojambi
-
Hendri Yulianto dilantik menjadi Kepala SMA Titian Teras
-
Togap Simanungkalit dilantik menjadi Kepala SMKN 8 Muarojambi
-
Ahmad Yani dilantik menjadi Kepala SMKN 11 Muarojambi
-
Rama Fajria dilantik menjadi Kepala SLBN Muaro Bungo
-
Lugimin dilantik menjadi Kepala SMAN 1 Bungo
-
Subhan Suhardiyanto dilantik menjadi Kepala SMAN 3 Bungo
-
Mardona dilantik menjadi Kepala SMAN 6 Bungo
-
Khoirul Hadi dilantik menjadi Kepala SMAN 8 Bungo
-
Tri Qurniawan dilantik menjadi Kepala SMAN 12 Bungo
-
Suci Hervina dilantik menjadi Kepala SMAN 13 Bungo
-
Gia Sarahayu dilantik menjadi Kepala SMAN 14 Bungo
-
Zulia Saputra dilantik menjadi Kepala SMKN 5 Bungo
-
Muhamad Taraki dilantik menjadi Kepala SMKN 10 Bungo
-
Al Sobri dilantik menjadi Kepala SMKN 12 Bungo
-
Riky Mayudi dilantik menjadi Kepala SMKN 9 Bungo
-
Eko Yulianto dilantik menjadi Kepala SLBN Tebo
-
Mulyadi dilantik menjadi Kepala SMAN 2 Tebo
-
Mahmud Munawar dilantik menjadi Kepala SMAN 3 Tebo
-
Mukriyanto dilantik menjadi Kepala SMAN 8 Tebo
-
Edi Widodo dilantik menjadi Kepala SMAN 9 Tebo
-
Ince Toradina Butarbutar dilantik menjadi Kepala SMAN 13 Tebo
-
Beni Hendra dilantik menjadi Kepala SMAN 14 Tebo
-
Reni Darlina dilantik menjadi Kepala SMAN 18 Tebo
-
Elok Puspa Yuning dilantik menjadi Kepala SMAN 19 Tebo
-
Junaldi dilantik menjadi Kepala SMAN 20 Tebo
-
Henang Priyanto dilantik menjadi Kepala SMAN 1 Merangin
-
Nopen Asri dilantik menjadi Kepala SMAN 4 Merangin
-
Agus Salim dilantik menjadi Kepala SMAN 5 Merangin
-
Dian Adriadi dilantik menjadi Kepala SMAN 6 Merangin
-
Maryulis dilantik menjadi Kepala SMAN 11 Merangin
-
Wiji dilantik menjadi Kepala SMAN 12 Merangin
-
Epi Suryati dilantik menjadi Kepala SMKN 9 Merangin
-
Suaidi dilantik menjadi Kepala SMKN 11 Merangin
-
Ahmad Ziaulhaq dilantik menjadi Kepala SMAN 1 Sarolangun
-
Dafnedi dilantik menjadi Kepala SMAN 3 Sarolangun
-
Sunarto dilantik menjadi Kepala SMAN 7 Sarolangun
-
Azwardiansyah dilantik menjadi Kepala SMAN 9 Sarolangun
-
Imam Khomsum dilantik menjadi Kepala SMKN 1 Sarolangun
-
Fairuz Sabadi dilantik menjadi Kepala SMKN 4 Sarolangun
-
Wagiani dilantik menjadi Kepala SMKN 13 Sarolangun
-
Khairil Anam dilantik menjadi Kepala SMAN 2 Tanjungjabung Barat
-
Beni Desnora dilantik menjadi Kepala SMAN 7 Tanjungjabung Barat
-
Mugiono Hadi dilantik menjadi Kepala SMAN 11 Tanjungjabung Barat
-
Asmaida dilantik menjadi Kepala SMAN 16 Tanjungjabung Barat
-
Harliawan dilantik menjadi Kepala SMAN 17 Tanjungjabung Barat
-
M Asis Syamsuddin dilantik menjadi Kepala SMAN 18 Tanjungjabung Barat
-
Herman Joni dilantik menjadi Kepala SMKN 6 Tanjungjabung Barat
-
Umi Pujiastuti dilantik menjadi Kepala SLBN Kuala Tungkal
-
Rosniat Telaumbanua dilantik menjadi Kepala SLBN Merlung
-
Nurkholishuda dilantik menjadi Kepala SMAN 1 Tanjungjabung Timur
-
Siti Sainah dilantik menjadi Kepala SMAN 9 Tanjungjabung Timur
-
Karnama dilantik menjadi Kepala SMAN 6 Kota Jambi
-
Acendra dilantik menjadi Kepala SMAN 8 Kota Jambi
-
Repreanis dilantik menjadi Kepala SMKN 1 Kota Jambi
-
Hendri dilantik menjadi Kepala SMAN 2 Kerinci
-
Marjan dilantik menjadi Kepala SMAN 5 Kerinci
-
Nelly Afrianti dilantik menjadi Kepala SMAN 4 Kerinci
-
Mimi Sariani dilantik menjadi Kepala SMAN 10 Kerinci
-
Azwardi dilantik menjadi kepala SMAN 6 Kerinci
-
Hendra Mawardi dilantik menjadi Kepala SMAN 3 Kerinci
-
Purnawadi dilantik menjadi Kepala SMAN 11 Kerinci
-
Mat Ribo dilantik menjadi Kepala SMAN 14 Kerinci
-
Nelly dilantik menjadi Kepala SLBN Pinang Merah
-
Nani Yanti dilantik menjadi Kepala SLBN Sungai Penuh
-
Maizirwan dilantik menjadi Kepala SMAN 4 Sungai Penuh
-
Saswardi dilantik menjadi Kepala SMKN 1 Sungai Penuh
-
Erdayono dilantik menjadi Kepala SMKN 2 Sungai Penuh
ADVERTORIAL
Produksi Beras Tertinggi di Tapal Kuda, Jember Jadi Salah Satu Lumbung Pangan Utama Jawa Timur
DETAIL.ID, Jember – Kabupaten Jember tercatat sebagai penghasil beras terbesar di kawasan Tapal Kuda Jawa Timur berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis pada Senin, 2 Mei 2026.
Berdasarkan data tersebut, Kabupaten Jember menghasilkan 446.097 ton beras pada periode Januari–Juli 2026.
Jumlah itu menempatkan Jember di posisi ketiga tingkat Jawa Timur setelah Kabupaten Lamongan dengan produksi 508.126 ton beras dan Kabupaten Bojonegoro sebanyak 507.947 ton beras.
Capaian tersebut memperkuat peran Jember sebagai salah satu lumbung pangan utama di Jawa Timur.
Pada data komoditas padi, Jember juga menempati peringkat ketiga di Jawa Timur dari sisi luas panen.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengapresiasi capaian sektor pertanian yang terus menunjukkan tren positif.
“Tingginya produksi padi di Jember terlihat dari besarnya serapan gabah yang dilakukan Perum Bulog,” katanya.
Gus Fawait juga memberikan apresiasi kepada Bulog Jember beserta seluruh jajaran, termasuk dukungan TNI dan Polri, yang terlibat dalam proses serapan gabah hingga mencatatkan capaian tertinggi di Jawa Timur.
Pemerintah Kabupaten Jember saat ini terus menjalankan berbagai program untuk memperkuat sektor pertanian.
Program optimalisasi lahan (Oplah), perbaikan jaringan irigasi, pompanisasi, hingga pengelolaan lahan pertanian produktif terus digencarkan guna meningkatkan hasil panen petani.
Selain itu, Pemkab Jember memperketat pengawasan distribusi pupuk subsidi agar tepat sasaran.
Langkah tersebut dilakukan seiring meningkatnya alokasi pupuk subsidi dari pemerintah pusat untuk mendukung kebutuhan petani.
Di sisi lain, luas Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di Kabupaten Jember pada 2025 bertambah 373,59 hektare dibandingkan tahun sebelumnya.
Penambahan luas lahan tersebut menjadi salah satu faktor yang mendukung penguatan sektor pertanian daerah.
Pemkab Jember juga bersinergi dengan pemerintah pusat melalui penyaluran bantuan sektor pertanian senilai Rp312 miliar.
Bantuan tersebut meliputi alat dan mesin pertanian modern, benih, bibit, serta pembangunan infrastruktur pertanian guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.
ADVERTORIAL
Urus Sendiri Tanpa Perantara, Masyarakat Rasakan Perubahan Layanan Pertanahan
DETAIL.ID, Jakarta – Transparansi proses, kejelasan informasi, serta kemudahan akses layanan menjadi hal yang makin dirasakan masyarakat saat mengurus urusan pertanahan di Kantor Pertanahan (Kantah). Pengalaman tersebut membentuk kesan baru bagi masyarakat yang tadinya ragu untuk mengurus secara mandiri karena belum memahami tahapan proses layanan pertanahan dengan pasti.
“Menurut saya perkembangannya sangat luar biasa. Meskipun saya bolak-balik, tapi transparan dan jelas. Menurut saya sudah sangat luar biasa,” ujar Sutrisno (61), pensiunan BUMN yang tengah mengurus peningkatan hak atas tanahnya dari Hak Guna Bangunan (HGB) menjadi Hak Milik (HM) di Kantah Kota Bogor.
Sutrisno memilih mengurus sendiri proses peningkatan hak atas tanahnya tanpa menggunakan jasa notaris. Keputusan itu diambil setelah dirinya mengetahui proses pengurusan di Kantah bisa dilakukan langsung oleh pemohon dengan biaya yang lebih terjangkau.
“Pertama saya mau nyoba lewat notaris. Memang harganya mahal. Saya mau merubah HGB ke HM. Itu diminta puluhan juta lewat notaris. Terus nanya ke sini, bisa tidak tanpa lewat notaris, ternyata bisa,” kata Sutrisno.
Proses pengurusan yang dijalani Sutrisno saat ini dilakukan secara bertahap, mulai dari pengukuran ulang hingga nantinya masuk ke tahap pelepasan hak dan penerbitan sertipikat hak milik. Meski sempat beberapa kali kembali untuk melengkapi persyaratan administrasi, ia menilai seluruh proses dijelaskan secara terbuka oleh petugas.
“Ini saya sudah ke sini dua kali. Yang pertama belum ada batas kanan-kiri untuk memenuhi persyaratannya, kekurangan saya untuk teliti. Lalu balik lagi, kurang bawa saksi. Hari ini sudah komplit untuk minta surat permohonan pengukuran ulang,” ujar Sutrisno.
Pengalaman tersebut berbeda jauh dibandingkan ketika Sutrisno mengurus sertipikat sekitar 15 tahun lalu. Ia merasa kala itu proses layanan pertanahan masih terkesan rumit dan tidak transparan.
Bahkan, Sutrisno pernah mengalami kendala saat menggunakan bantuan pihak lain untuk mengurus sertipikat tanahnya. Urusannya tak kunjung selesai selama satu tahun. Pengalaman itulah yang membuat dirinya ragu untuk mengurus sendiri sebelum akhirnya mencoba datang langsung ke Kantah. Ke depan, ia berharap kualitas layanan pertanahan terus meningkat, termasuk dengan penerapan Sertipikat Elektronik yang menurutnya semakin memudahkan masyarakat dalam mengamankan aset tanah. (*)
ADVERTORIAL
Ekonomi Jember Segera Merata dengan KDKMP
DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember tengah merancang skema taktis untuk mengintegrasikan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai rantai pasok utama (supplier) kebutuhan komoditas program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
Langkah ini diambil agar seluruh hasil bumi dan produksi pangan petani lokal dapat terserap seutuhnya oleh pasar domestik.
Rencana strategis tersebut dipaparkan oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait, usai menyerahkan bantuan armada operasional berupa mobil pikap dan truk kepada pengurus KDKMP bersama jajaran Forkopimda di Jember.
“Filosofi koperasi adalah pemerataan ekonomi, pemberdayaan ekonomi mikro, dan penurunan kesenjangan pendapatan. Itu yang menjadi perhatian utama Presiden,” ujar Gus Fawait.
Ia menerangkan, selain diproyeksikan menyokong program MBG, KDKMP mengemban peran vital untuk mengontrol stabilitas harga gabah di tingkat bawah.
Koperasi diinstruksikan melakukan intervensi langsung dengan menyerap hasil panen masyarakat guna memastikan harga gabah tidak dipermainkan oleh spekulan atau tengkulak.
Gus Fawait juga membantah keras anggapan miring yang menyebut KDKMP akan menjadi saingan berat bagi pelaku usaha swasta.
Ia mendesak publik untuk melihat fungsi kehadiran koperasi ini secara objektif sebagai pengisi kekosongan sektor komersial yang selama ini belum terjangkau oleh korporasi besar.
“Jangan terpengaruh persepsi yang salah. Koperasi ini bukan untuk bersaing dengan swasta, tetapi mengisi ruang yang belum terlayani sehingga manfaat ekonomi bisa dirasakan lebih merata,” katanya menegaskan.
Sementara itu, Komandan Kodim 0824/Jember, Letkol Inf Rifqi Muhammad Syuhada memaparkan bahwa pembentukan KDKMP di lapangan terus dikebut secara masif.
Hingga saat ini, TNI telah menuntaskan pembentukan di 42 titik atau rampung 100 persen dari target fase awal.
“Kami berharap seluruh target desa dan kelurahan dapat terpenuhi pada Agustus 2026. Kendala saat ini sebagian besar berkaitan dengan ketersediaan lahan yang harus disiapkan masing-masing desa,” tutur Rifqi.



